Akun Facebook “Holandia” pada Kamis (10/7/2025) membagikan video [arsip] disertai narasi:
“Terima kasih saudara-saudara kami di Papua. Terima kasih atas dukungannya. Salam dari Israel”
Unggahan disertai takarir:
“ISRAEL UMAT PILIHAN ALLAH”
Per Senin (14/7/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 33.300 tanda suka dan 2.800 komentar.
(GFD-2025-27877) [SALAH] Video “Ucapan Terima Kasih Tentara Israel untuk Papua”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 14/07/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengunduh video tersebut dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, video itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 98,5 persen.
TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “tentara Israel berterima kasih ke warga Papua” ke mesin pencarian Google.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan unggahan resmi atau rekaman asli mengenai ucapan terima kasih tentara Israel kepada warga Papua.
TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “tentara Israel berterima kasih ke warga Papua” ke mesin pencarian Google.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan unggahan resmi atau rekaman asli mengenai ucapan terima kasih tentara Israel kepada warga Papua.
Kesimpulan
Unggahan video berisi klaim “ucapan terima kasih tentara Israel untuk warga Papua” adalah konten palsu (fabricated content).
(Ditulis oleh ‘Ainayya)
(Ditulis oleh ‘Ainayya)
Rujukan
- http[hivemoderation.com] Hasil deteksi AI
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://web.facebook.com/reel/1404670550654434 (unggahan akun Facebook “Holandia”)
- https://archive.ph/BtFhC (arsip unggahan akun Facebook “Holandia”)
- https://turnbackhoax.id/2025/07/14/salah-video-ucapan-terima-kasih-tentara-israel-untuk-papua/
(GFD-2025-27878) [PENIPUAN] Pendaftaran Bantuan “Indonesia Peduli Bersama” untuk Pekerja Migran
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 14/07/2025
Berita
“ BANTUAN TERBARU 2025 UNTUK TKI/TKW DI SINGAPURA
Halo Sahabat TKI/TKW di Singapura!
Apakah Anda belum menerima bantuan dari Program Indonesia Peduli Bersama?
Kini saatnya Anda mendapatkan dana bantuan secara GRATIS, tanpa dipungut biaya sepeserpun!
Program ini merupakan bentuk kepedulian dari Indonesia untuk para Pekerja Migran Indonesia di Singapura.
Jangan lewatkan kesempatan ini!
Segera daftarkan diri Anda sekarang juga!
Cukup kirimkan nomor telepon Anda melalui Messenger, dan tim kami akan menghubungi Anda untuk proses selanjutnya.
Hubungi kami sekarang melalui Messenger!
Salam hangat,
Kedutaan Besar Republik Indonesia – Singapura
Kami Peduli, Kami Hadir untuk Anda!”
Per Senin (14/7/2025), konten tersebut telah mendapatkan lebih dari 300 tanda suka dan 170-an komentar.
Halo Sahabat TKI/TKW di Singapura!
Apakah Anda belum menerima bantuan dari Program Indonesia Peduli Bersama?
Kini saatnya Anda mendapatkan dana bantuan secara GRATIS, tanpa dipungut biaya sepeserpun!
Program ini merupakan bentuk kepedulian dari Indonesia untuk para Pekerja Migran Indonesia di Singapura.
Jangan lewatkan kesempatan ini!
Segera daftarkan diri Anda sekarang juga!
Cukup kirimkan nomor telepon Anda melalui Messenger, dan tim kami akan menghubungi Anda untuk proses selanjutnya.
Hubungi kami sekarang melalui Messenger!
Salam hangat,
Kedutaan Besar Republik Indonesia – Singapura
Kami Peduli, Kami Hadir untuk Anda!”
Per Senin (14/7/2025), konten tersebut telah mendapatkan lebih dari 300 tanda suka dan 170-an komentar.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “akun KBRI Singapura” ke mesin pencarian Google.
Hasil penelusuran menunjukkan akun Facebook “Kedutaan Besar Republik Indonesia”—yang mengunggah informasi program bantuan “Indonesia Peduli Bersama—bukan merupakan akun resmi milik KBRI Singapura.
Akun media sosial resmi milik KBRI Singapura antara lain:
Facebook “Indonesian Embassy Singapore”
Instagram “kbrisingapura”
Twitter/X “kbrisingapura”
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel mengenai program bantuan “Indonesia Peduli Bersama” yang diberikan kepada pekerja migran di Singapura.
Hasil penelusuran menunjukkan akun Facebook “Kedutaan Besar Republik Indonesia”—yang mengunggah informasi program bantuan “Indonesia Peduli Bersama—bukan merupakan akun resmi milik KBRI Singapura.
Akun media sosial resmi milik KBRI Singapura antara lain:
Facebook “Indonesian Embassy Singapore”
Instagram “kbrisingapura”
Twitter/X “kbrisingapura”
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel mengenai program bantuan “Indonesia Peduli Bersama” yang diberikan kepada pekerja migran di Singapura.
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “bantuan Indonesia Peduli Bersama untuk pekerja migran” adalah konten tiruan (impostor content).
(Ditulis oleh ‘Ainayya)
(Ditulis oleh ‘Ainayya)
Rujukan
- http[Facebook] Akun Facebook KBRI Singapura “Indonesian Embassy Singapore” [Instagram] Akun Instagram KBRI “kbrisingapura” [X] Akun X KBRI Singapura “kbrisingapura”
- https://www.facebook.com/kbrisingapura
- https://www.instagram.com/kbrisingapura
- https://x.com/kbrisingapura
- https://www.facebook.com/61577471557488/posts/122102369900915718/ (unggahan akun Facebook “Kedutaan Besar Republik Indonesia”)
- https://archive.ph/Xmx0i (arsip unggahan akun Facebook “Kedutaan Besar Republik Indonesia”)
- https://turnbackhoax.id/2025/07/14/penipuan-pendaftaran-bantuan-indonesia-peduli-bersama-untuk-pekerja-migran/
(GFD-2025-27880) [SALAH] Jokowi Kritis Masuk Rumah Sakit
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 14/07/2025
Berita
Pada Jumat (27/06/2025) akun Facebook “Secercah Harapan” mengunggah video [arsip] yang mengklaim Jokowi kritis masuk rumah sakit. Video tersebut disertai narasi :
Jokowi kritis masuk rumah sakit. Inalilahhi wa inailaihi rojiun
Jokowi kritis masuk rumah sakit. Inalilahhi wa inailaihi rojiun
Hasil Cek Fakta
Disadur dari artikel Cek Fakta antaranews.com
Menurut penelusuran ANTARA, dengan kata kunci “Jokowi masuk rumah sakit dalam keadaan kritis”, hasilnya tidak ditemukan pernyataan resmi dari sumber terpercaya yang dapat mengonfirmasi informasi tersebut.
Potongan video yang beredar memperlihatkan plang nama “Toko Obat Sumber Husodo (Tek An Tong)”, yang berdasarkan pencarian Google Maps berada di kawasan Malioboro, Yogyakarta, dan berseberangan dengan “Angkringan Kopi Jos”.
Video serupa ditemukan di akun X dengan narasi tentang pelanggaran protokol kesehatan di Yogyakarta. Setelah ditelusuri, video itu merupakan dokumentasi kerumunan pada Minggu (20/9/2020), saat penertiban pengunjung Angkringan Kopi Jos yang melanggar protokol kesehatan COVID-19.
Menurut penelusuran ANTARA, dengan kata kunci “Jokowi masuk rumah sakit dalam keadaan kritis”, hasilnya tidak ditemukan pernyataan resmi dari sumber terpercaya yang dapat mengonfirmasi informasi tersebut.
Potongan video yang beredar memperlihatkan plang nama “Toko Obat Sumber Husodo (Tek An Tong)”, yang berdasarkan pencarian Google Maps berada di kawasan Malioboro, Yogyakarta, dan berseberangan dengan “Angkringan Kopi Jos”.
Video serupa ditemukan di akun X dengan narasi tentang pelanggaran protokol kesehatan di Yogyakarta. Setelah ditelusuri, video itu merupakan dokumentasi kerumunan pada Minggu (20/9/2020), saat penertiban pengunjung Angkringan Kopi Jos yang melanggar protokol kesehatan COVID-19.
Kesimpulan
Unggahan dengan narasi “Jokowi Kritis Masuk Rumah Sakit” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2025/07/14/salah-jokowi-kritis-masuk-rumah-sakit/ [antara.com] Hoaks! Jokowi kritis dan dilarikan rumah sakit pada akhir Juni 2025
- https://www.facebook.com/share/r/1Rt5UVQ41A/ (unggahan akun Facebook “Secercah Harapan”)
- https://archive.ph/wip/nVLkZ (arsip unggahan akun Facebook “Secercah Harapan”)
(GFD-2025-27885) [HOAKS] Kemenaker Salurkan BSU Sebesar Rp 1,7 Juta
Sumber:Tanggal publish: 14/07/2025
Berita
KOMPAS.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) disebut menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp 1,7 juta pada Juni-Juli 2025.
Narasi yang beredar di media sosial itu disertai tautan yang diklaim untuk mendaftar menjadi penerima bantuan. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks.
Informasi yang mengeklaim Kemenaker menyalurkan BSU sebesar Rp 1,7 juta dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada 10-11 Juli 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan subsidi upah senilai Rp. 1.700.000 Segera daftar dan cek nama anda Untuk penerimaan bantuan subsidi upah 2025
Screenshot Hoaks, Kemnaker salurkan BSU sebesar RP 1,7 juta
Narasi yang beredar di media sosial itu disertai tautan yang diklaim untuk mendaftar menjadi penerima bantuan. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks.
Informasi yang mengeklaim Kemenaker menyalurkan BSU sebesar Rp 1,7 juta dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada 10-11 Juli 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan subsidi upah senilai Rp. 1.700.000 Segera daftar dan cek nama anda Untuk penerimaan bantuan subsidi upah 2025
Screenshot Hoaks, Kemnaker salurkan BSU sebesar RP 1,7 juta
Hasil Cek Fakta
BSU adalah bantuan uang tunai Rp 300.000 per bulan untuk periode Juni dan Juli 2025, yang dicairkan sekaligus atau dirapel sehingga pekerja langsung mendapat bantuan Rp 600.000.
Syarat menjadi penerima BSU antara lain pekerja yang menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025 dengan gaji paling banyak Rp 3,5 juta.
Pekerja yang ingin mengetahui apakah namanya masuk penerima BSU 2025 bisa mengecek di laman resmi BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenaker, yakni:
Sementara itu, tautan yang diklaim untuk mendapatkan BSU Rp 1,7 juta tidak mengarah ke laman resmi BPJS Ketenagakerjaan maupun Kemenaker.
Tautan itu mengarah ke situs yang meminta pengunjung memasukkan data nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Ini merupakan modus phishing atau pencurian data.
Waspada, phishing bisa menjadi pintu masuk untuk bermacam kejahatan, termasuk membobol rekening perbankan Anda.
Syarat menjadi penerima BSU antara lain pekerja yang menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025 dengan gaji paling banyak Rp 3,5 juta.
Pekerja yang ingin mengetahui apakah namanya masuk penerima BSU 2025 bisa mengecek di laman resmi BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenaker, yakni:
Sementara itu, tautan yang diklaim untuk mendapatkan BSU Rp 1,7 juta tidak mengarah ke laman resmi BPJS Ketenagakerjaan maupun Kemenaker.
Tautan itu mengarah ke situs yang meminta pengunjung memasukkan data nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Ini merupakan modus phishing atau pencurian data.
Waspada, phishing bisa menjadi pintu masuk untuk bermacam kejahatan, termasuk membobol rekening perbankan Anda.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi yang mengeklaim Kemenaker menyalurkan BSU sebesar Rp 1,7 juta adalah hoaks.
Kemenaker memang menyalurkan BSU pada Juni-Juli 2025, tetapi nominalnya Rp 300.000 per bulan dan pencairannya dirapel. Sehingga, pekerja langsung menerima Rp 600.000.
Kemenaker memang menyalurkan BSU pada Juni-Juli 2025, tetapi nominalnya Rp 300.000 per bulan dan pencairannya dirapel. Sehingga, pekerja langsung menerima Rp 600.000.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02F9emoYV7Yni1N38BQYrbCjcAYYCGJ3bynrwh2j7ajjmHDk63YB1ZmcW54kixtzvZl&id=61576626691580
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02Xb4DgqKcDbdBsQM7r2HsPCP9nfzvzqPq1jsGRV7ck51X1nz39wjTUqXtQMsoE7Nkl&id=61576626691580
- https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/
- https://bsu.kemnaker.go.id/
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 1615/7951


