• (GFD-2025-28133) [SALAH] Pemerintah Akan Batasi Telepon-Video pada WhatsApp

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 29/07/2025

    Berita

    Akun X “Heraloebss” pada Senin (17/7/2025) mengunggah foto [arsip] yang dengan narasi:

    MEDIA KOMUNIKASI DAN SILATURAHMI RAKYAT JELATA AKAN DIBATASI OLEH PEMERINTAH. Alasannya WhatsApp dianggap tidak berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur telekomunikasi

    Per Selasa (29/7/2025) video itu sudah dilihat lebih dari 20 ribu kali, disukai 117 kali, dibagikan ulang 43 kali dan menuai 50 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Pemerintah Batasi Telepon-Video pada WhatsApp” ke mesin pencari Google. Tidak ditemukan informasi dari laman berita kredibel atau akun resmi pemerintahan yang membenarkan klaim tersebut.

    Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, dilansir dari Komdigi, dalam artikelnya yang berjudul “Menkomdigi Tegaskan Tidak Ada Rencana Pemerintah Batasi WhatsApp Call dan VoIP” yang diunggah pada Jumat (18/7/2025), Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa tidak ada rencana dari pemerintah untuk membatasi layanan panggilan suara dan video.

    Meutya Hafid juga menjelaskan bahwa Menkomdigi menerima usulan dari beberapa kalangan, diantaranya dari Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) dan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), yang menyampaikan pandangan terkait penataan ekosistem digital, termasuk relasi antara penyedia layanan over-the-top (OTT) dan operator jaringan.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi “Pemerintah akan batasi Telepon-Video pada WhatsApp” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Yudho Ardi)
  • (GFD-2025-28134) [SALAH] Biaya Denda Tilang Terbaru

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 29/07/2025

    Berita

    Akun X “AkunMboizSam” pada Senin (21/7/2025) mengunggah foto [arsip] yang berisi narasi:

    “info denda tilang terbaru geis @Senaputra_FM @yusufgunawan patuhi aturan rambu2 marka lalu lintas semoga selamat sampe di jalan pokok d parkiran ojo sampe kenek tilang ges @picfrm_mlg”

    Per Selasa (29/7/2025) unggahan itu sudah dilihat lebih dari 150 kali, disukai 1 kali, dibagikan ulang 1 kali dan menuai 1 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) sebelumnya sudah mengusut kebenaran klaim serupa lewat artikel “[SALAH] Tarif Denda Tilang Terbaru” yang tayang pada Minggu (25/11/2024).

    Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, Divisi Humas Polri melalui akun Instagram resminya (@divisihumaspolri) memastikan bahwa informasi itu tidak benar alias hoaks. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., tidak pernah memberikan instruksi kepada jajaran Kepolisian Negara RI seperti informasi yang beredar tersebut, Sabtu (30/1/2021).

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi “biaya denda tilang terbaru” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Yudho Ardi)
  • (GFD-2025-28135) [SALAH] TNI Perdamaian Tantang Israel untuk Perang Besar

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 29/07/2025

    Berita

    Akun Facebook “Umbu EL Bara” pada Sabtu (5/7/2025) membagikan video [arsip] disertai narasi:
    “Indonesia harga mati
    TAK TERIMA DISURATI UNTUK TINGGALKAN GAZA TNI PERDAMAIAN TANTANG ISRAEL PERANG BESAR-BESARAN
    DUNIA KEMBALI DIGUNCANG OLEH KETEGANGAN BARU DI TIMUR TENGAH SETELAH BEBERAPA PEKAN TERAKHIR SITUASI DI JALUR GAZA TERUS MEMBURUK. SEBUAH SURAT RESMI YANG DIKIRIMKAN OLEH PEMERINTAH ISRAEL KEPADA KOMANDO PASUKAN PERDAMAIAN INDONESIA, TNI PERDAMAIAN, MENUAI REAKSI KERAS. ALIH-ALIH MUNDUR TNI JUSTRU MENYATAKAN PERANG BESAR KEPADA ISRAEL."
    Per Selasa (29/7/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 2.200-an tanda suka dan 136 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) sebelumnya sudah mengupas klaim mengenai TNI di Gaza lewat artikel “[SALAH] TNI Eksekusi Tentara Israel-AS di Gaza Selatan” yang tayang Selasa (22/7/2025). Faktanya, TNI tidak pernah mengirimkan pasukan ke Gaza, kendati pemerintah Indonesia telah menyatakan kesiapannya untuk melakukan hal itu.
    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “TNI tantang Israel berperang” ke mesin pencarian Google. Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel mengenai klaim TNI yang menantang pasukan Israel untuk perang besar-besaran.
    Berdasarkan penelusuran tangkapan layar video menggunakan Google Lens, diketahui kalau unggahan akun Facebook “Umbu EL Bara” merupakan kumpulan dari beberapa momen yang tidak saling berkaitan, antara lain:
    cbsnews.com: Berita yang tayang Selasa (6/5/2025) ini menjelaskan mengenai rencana Israel untuk menguasai seluruh Gaza dan akan memaksa warga Palestina pindah ke Gaza Selatan.
    themalteseherald.com: Berita yang tayang Sabtu (10/5/2025) ini menjelaskan mengenai Israel yang merebut kota Majdoulia di selatan Suriah setelah sebelumnya merebut kota Jamla.
    YouTube UNIFIL 23P dan YouTube Agus Merdeka Putra: Momen kontingen Indonesia yang menjuarai Small Arms Shooting Competition (SASCO) yang diselenggarakan oleh UNIFIL di Lebanon, Jumat (4/3/2022).

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “TNI perdamaian tantang Israel untuk perang besar” adalah konten palsu (fabricated content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan

  • (GFD-2025-28136) [SALAH] Dana Pensiun Hanya Bisa Diambil Melalui Kantor Pos

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 29/07/2025

    Berita

    Akun Facebook “Smart Driving School” pada Sabtu (5/7/2025) membagikan foto [arsip] dengan narasi:
    “UANG PENSIUN TAK LAGI MASUK REKENING, WAJIB AMBIL LANGSUNG DI KANTOR POS! NETIZEN: KOK KAYAK MUNDUR?”
    Unggahan disertai takarir:
    “Mulai 1 Juli 2025, para pensiunan dari PT Taspen gak lagi menerima dana pensiun lewat transfer bank. Sekarang, mereka harus mengambil langsung ke Kantor Pos terdekat setiap bulan.
    Perubahan skema ini resmi diluncurkan oleh PT Pos Indonesia dan PT Taspen di Jakarta. Setidaknya ada 142 ribu pensiunan yang akan mengikuti skema baru ini di seluruh Indonesia.
    Tujuan utamanya adalah mengoptimalkan aset negara dan memperkuat ekonomi nasional. PT Pos Indonesia juga menyatakan bahwa sistem pelayanan di Kantor Pos sudah disiapkan, termasuk antrean, loket, dan kenyamanan layanan.
    Langkah ini adalah bagian dari perluasan kerja sama antara PT Pos dan Taspen yang sebelumnya sudah melayani 500 ribu pensiunan dari Taspen dan Asabri.
    Menurut kalian, sistem ini lebih praktis atau justru bikin ribet?
    Sumber : MetroTV”
    Per Selasa (29/7/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 119 emoji reaksi dan 223 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta kompas.com.
    Untuk diketahui, ada perubahan sistem pengambilan gaji pensiunan beralih dari Bank SMBC menjadi ke PT Pos Indonesia yang berlaku mulai Juli 2025. Corporate Secretary PT Pos Indonesia Tata Sugiarta membenarkan perubahan tersebut.
    Selain 142.000 pensiunan yang sebelumnya terhubung dengan Bank SMBC, pencairan dana pensiun dilakukan seperti biasa.
    "Jadi, yang bisa ambil pensiunan di kantor pos itu 142.000 orang, selected saja, tersebar di seluruh Indonesia," ungkapnya, sebagaimana diwartakan kompas.com, Kamis (3/7/2025).
    PT Pos Indonesia membantah narasi mengenai penyaluran dana pensiun hanya melalui kantor pos.
    “Beredar informasi bahwa penyaluran dana pensiun hanya bisa dilakukan di Kantor Pos. Informasi tersebut TIDAK BENAR. Faktanya, PT TASPEN (Persero) memiliki 44 Mitra Bayar terpercaya untuk melayani penerima manfaat pensiun, yang terdiri dari 43 mitra Perbankan dan 1 mitra Kantor Pos,” tulis PT Pos Indonesia di akun Instagram resminya “posindonesia.ig” pada Sabtu (19/7/2025).

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “dana pensiun hanya bisa diambil melalui kantor pos” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan