Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di X menampilkan tangkapan layar yang diklaim sebagai berita CNN Indonesia.
Dalam unggahan tersebut, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, disebut menyatakan bahwa ekonomi Indonesia akan melampaui Amerika Serikat jika Joko Widodo kembali menjadi presiden pada 2029.
Unggahan itu menjadi ramai, bahkan disukai lebih dari 7 ribu kali dan dikomentari lebih dari 3 ribu kali oleh pengguna.
Berikut judul berita dalam tangkapan layar unggahan tersebut:
“Luhut Binsar Panjaitan: Jika Jokowi Jadi Presiden Lagi 2029 Saya Yakin Ekonomi Indonesia Melebihi Amerika”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah Artikel Luhut nyatakan ekonomi Indonesia lampaui Amerika jika Jokowi jadi presiden 2029?
(GFD-2025-29122) Hoaks! Artikel Ekonomi Indonesia lampaui Amerika jika Jokowi jadi presiden 2029
Sumber:Tanggal publish: 18/09/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan judul berita seperti yang ada dalam tangkapan layar unggahan tersebut.
ANTARA menemukan unggahan dengan foto, media, dan waktu yang sama, tetapi berjudul “Respons Luhut soal AEI Sebut Ekonomi Indonesia Dalam Kondisi Darurat”. Artikel asli tersebut berisi tanggapan Luhut atas pernyataan Aliansi Ekonomi Indonesia (AEI) yang menilai kondisi ekonomi nasional dalam keadaan darurat.
Dalam artikelnya, Luhut menjelaskan bahwa ia telah mendengar paparan AEI mengenai tantangan dan arah kebijakan ekonomi. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia, sekaligus berterima kasih atas masukan para ekonom.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, klaim bahwa Luhut menyatakan ekonomi Indonesia akan melampaui Amerika jika Jokowi menjabat lagi pada 2029 adalah hasil suntingan atau hoaks.
Klaim: Artikel Luhut nyatakan ekonomi Indonesia lampaui Amerika jika Jokowi jadi presiden 2029
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
ANTARA menemukan unggahan dengan foto, media, dan waktu yang sama, tetapi berjudul “Respons Luhut soal AEI Sebut Ekonomi Indonesia Dalam Kondisi Darurat”. Artikel asli tersebut berisi tanggapan Luhut atas pernyataan Aliansi Ekonomi Indonesia (AEI) yang menilai kondisi ekonomi nasional dalam keadaan darurat.
Dalam artikelnya, Luhut menjelaskan bahwa ia telah mendengar paparan AEI mengenai tantangan dan arah kebijakan ekonomi. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia, sekaligus berterima kasih atas masukan para ekonom.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, klaim bahwa Luhut menyatakan ekonomi Indonesia akan melampaui Amerika jika Jokowi menjabat lagi pada 2029 adalah hasil suntingan atau hoaks.
Klaim: Artikel Luhut nyatakan ekonomi Indonesia lampaui Amerika jika Jokowi jadi presiden 2029
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2025-29123) Cek fakta, video Anies Baswedan jadi menteri di Kabinet Merah Putih
Sumber:Tanggal publish: 18/09/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menarasikan bahwa Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022, Anies Baswedan, telah menjadi salah satu menteri di Kabinet Merah Putih.
Kabinet Merah Putih sendiri merupakan sebutan untuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam video tersebut terlihat Anies Baswedan dan Presiden Prabowo berjabat tangan.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Sehat sllu pak prabowo
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
ANIS BASWEDAN RESMI JADI MENTERI DI KABINET MERAH PUTIH?!
Alhamdulillah ada kemajuan”
Namun, benarkah video tersebut merupakan Anies Baswedan jadi menteri di Kabinet Merah Putih?
Kabinet Merah Putih sendiri merupakan sebutan untuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam video tersebut terlihat Anies Baswedan dan Presiden Prabowo berjabat tangan.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Sehat sllu pak prabowo
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
ANIS BASWEDAN RESMI JADI MENTERI DI KABINET MERAH PUTIH?!
Alhamdulillah ada kemajuan”
Namun, benarkah video tersebut merupakan Anies Baswedan jadi menteri di Kabinet Merah Putih?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ada pernyataan resmi yang menyebutkan Anies Baswedan diangkat sebagai menteri.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Video yang beredar ternyata identik dengan unggahan YouTube iNews berjudul “Momen Hangat Prabowo Subianto Jabat Tangan Anies Baswedan - iNews Siang 25/04”.
Video itu memperlihatkan Prabowo Subianto berjabat tangan erat dengan Anies Baswedan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024–2029. Penetapan berlangsung di Gedung KPU pada Rabu, 24 April 2024.
Dengan demikian, klaim bahwa Anies Baswedan resmi menjadi menteri di Kabinet Merah Putih adalah hoaks.
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Video yang beredar ternyata identik dengan unggahan YouTube iNews berjudul “Momen Hangat Prabowo Subianto Jabat Tangan Anies Baswedan - iNews Siang 25/04”.
Video itu memperlihatkan Prabowo Subianto berjabat tangan erat dengan Anies Baswedan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024–2029. Penetapan berlangsung di Gedung KPU pada Rabu, 24 April 2024.
Dengan demikian, klaim bahwa Anies Baswedan resmi menjadi menteri di Kabinet Merah Putih adalah hoaks.
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2025-29124) Hoaks! Prabowo copot Menteri Keuangan Purbaya
Sumber:Tanggal publish: 18/09/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di YouTube menarasikan bahwa Presiden Prabowo mencopot jabatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang baru dilantik pada Senin, 8 September 2025.
Dalam video itu disebutkan, pencopotan dilakukan karena Purbaya kembali membuat gaduh publik dengan pernyataannya bahwa tuntutan 17+8 bukanlah tuntutan rakyat.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“PRESIDEN PECAT MENKEU BARU YANG BARU DILANTIK KEMARIN ! BLUNDER BESAR MENKEU BUAT SUASANA GADUH LAGI”
Namun, benarkah Prabowo copot Menteri Keuangan Purbaya?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dalam video itu disebutkan, pencopotan dilakukan karena Purbaya kembali membuat gaduh publik dengan pernyataannya bahwa tuntutan 17+8 bukanlah tuntutan rakyat.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“PRESIDEN PECAT MENKEU BARU YANG BARU DILANTIK KEMARIN ! BLUNDER BESAR MENKEU BUAT SUASANA GADUH LAGI”
Namun, benarkah Prabowo copot Menteri Keuangan Purbaya?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Presiden Prabowo mengenai pencopotan jabatan Menteri Keuangan Purbaya.
Justru pada Selasa (16/09), Presiden Prabowo memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, untuk membahas transisi energi dan kelangkaan bahan bakar minyak di beberapa SPBU swasta. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ikut hadir dalam rapat tersebut.
Purbaya juga mengklarifikasi ucapannya yang sebelumnya menuai reaksi publik terkait pernyataan soal tuntutan “17+8” yang hanya mewakili rakyat kecil.
“Kalau kemarin salah ngomong, saya minta maaf. Intinya, semakin cepat ekonomi pulih, semakin banyak lapangan kerja tercipta. Itu yang kita kejar,” katanya, dilansir dari ANTARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, klaim bahwa Presiden Prabowo telah mencopot jabatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa adalah tidak berdasar dan menyesatkan.
Klaim: Prabowo copot Menteri Keuangan Purbaya
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Justru pada Selasa (16/09), Presiden Prabowo memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, untuk membahas transisi energi dan kelangkaan bahan bakar minyak di beberapa SPBU swasta. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ikut hadir dalam rapat tersebut.
Purbaya juga mengklarifikasi ucapannya yang sebelumnya menuai reaksi publik terkait pernyataan soal tuntutan “17+8” yang hanya mewakili rakyat kecil.
“Kalau kemarin salah ngomong, saya minta maaf. Intinya, semakin cepat ekonomi pulih, semakin banyak lapangan kerja tercipta. Itu yang kita kejar,” katanya, dilansir dari ANTARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, klaim bahwa Presiden Prabowo telah mencopot jabatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa adalah tidak berdasar dan menyesatkan.
Klaim: Prabowo copot Menteri Keuangan Purbaya
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
(GFD-2025-29129) [HOAKS] Video Serangan Iran ke Israel pada 15 September 2025
Sumber:Tanggal publish: 18/09/2025
Berita
KOMPAS.com - Iran disebut melancarkan serangan ke Israel pada Senin (15/9/2025). Di media sosial, beredar video yang diklaim menampilkan dampak serangan.
Dalam video tersebut, terlihat kobaran api besar di daerah perkotaan. Kemudian, video menampilkan bangunan porak-poranda.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks dan video yang beredar terindikasi hasil manipulasi artificial intelligence (AI).
Narasi yang mengeklaim Iran melancarkan serangan ke Israel dibagikan oleh akun Facebook ini pada Senin (15/9/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Hari ini Iran menyerang Israel
Dalam video tersebut, terlihat kobaran api besar di daerah perkotaan. Kemudian, video menampilkan bangunan porak-poranda.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks dan video yang beredar terindikasi hasil manipulasi artificial intelligence (AI).
Narasi yang mengeklaim Iran melancarkan serangan ke Israel dibagikan oleh akun Facebook ini pada Senin (15/9/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Hari ini Iran menyerang Israel
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan pemberitaan kredibel tentang adanya serangan yang dilancarkan Iran terhadap Israel pada Senin (15/9/2025).
Adapun, perang Iran dan Israel berlangsung selama 12 hari pada Juni 2025. Perang itu berakhir dengan gencatan senjata yang disepakati pada 24 Juni 2025.
Sebagaimana diberitakan Kompas.com, kesepakatan damai diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kesepakatan ini mencegah konflik bersenjata meluas.
Sementara itu, video yang dibagikan oleh akun Facebook tersebut tidak ditemukan dalam pemberitaan kredibel mana pun tentang Perang Iran-Israel.
Video itu merupakan hasil manipulasi AI. Ini terlihat dari visual yang tampak dilebih-lebihkan dan tidak sesuai dengan kondisi asli.
Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian mengambil tangkap layar dari video tersebut dan diuji dengan Hive Moderation untuk mengecek apakah konten itu AI generatif.
Hasilnya, probabilitas bahwa video itu dibuat dengan AI mencapai 99,9 persen.
Dampak serangan Iran ke Israel dapat disaksikan dalam video Kompas.com ini, yang menampilkan kerusakan di kota-kota Israel, termasuk Tel Aviv dan Haifa.
Tel Aviv dan Haifa mengalami kerusakan usai dihantam rudal Iran pada 22 Juni 2025. Serangan rudal Iran dilaporkan melukai 16 orang dan menghancurkan sejumlah bangunan.
Adapun, perang Iran dan Israel berlangsung selama 12 hari pada Juni 2025. Perang itu berakhir dengan gencatan senjata yang disepakati pada 24 Juni 2025.
Sebagaimana diberitakan Kompas.com, kesepakatan damai diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kesepakatan ini mencegah konflik bersenjata meluas.
Sementara itu, video yang dibagikan oleh akun Facebook tersebut tidak ditemukan dalam pemberitaan kredibel mana pun tentang Perang Iran-Israel.
Video itu merupakan hasil manipulasi AI. Ini terlihat dari visual yang tampak dilebih-lebihkan dan tidak sesuai dengan kondisi asli.
Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian mengambil tangkap layar dari video tersebut dan diuji dengan Hive Moderation untuk mengecek apakah konten itu AI generatif.
Hasilnya, probabilitas bahwa video itu dibuat dengan AI mencapai 99,9 persen.
Dampak serangan Iran ke Israel dapat disaksikan dalam video Kompas.com ini, yang menampilkan kerusakan di kota-kota Israel, termasuk Tel Aviv dan Haifa.
Tel Aviv dan Haifa mengalami kerusakan usai dihantam rudal Iran pada 22 Juni 2025. Serangan rudal Iran dilaporkan melukai 16 orang dan menghancurkan sejumlah bangunan.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim Iran melancarkan serangan ke Israel pada Senin (15/9/2025) adalah hoaks.
Tidak ada laporan kredibel tentang serangan Iran ke Israel pada tanggal tersebut. Sebelumnya, perang Iran dan Israel berlangsung selama 12 hari pada Juni 2025.
Perang itu berakhir dengan gencatan senjata yang disepakati pada 24 Juni 2025.
Tidak ada laporan kredibel tentang serangan Iran ke Israel pada tanggal tersebut. Sebelumnya, perang Iran dan Israel berlangsung selama 12 hari pada Juni 2025.
Perang itu berakhir dengan gencatan senjata yang disepakati pada 24 Juni 2025.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/2031514144369344
- https://www.kompas.com/global/read/2025/06/25/093313170/israel-iran-dan-as-klaim-kemenangan-dalam-perang-12-hari-siapa-yang?page=all
- https://video.kompas.com/watch/1856513/potret-kerusakan-tel-aviv-dan-haifa-usai-digempur-rudal-rudal-iran
- https://app.kompas.com/download?source=Kompas.com&medium=Referral&campaign=belowarticle
Halaman: 1477/8118


