• (GFD-2025-29263) Hoaks Video Ricuh Pengisian BBM di SPBU Lumajang

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/09/2025

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial, sebuah video yang diklaim memperlihatkan kericuhan di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

    ADVERTISEMENT

    Menurut keterangan dalam video tersebut, kericuhan terjadi saat masyarakat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Lumajang pada malam hari. Video itu juga menyebutkan bahwa kericuhan disebabkan oleh kebijakan baru dari Pertamina, dan jika kericuhan terus terjadi, warga akan membakar SPBU tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Video ini diunggah oleh akun Instagram “trend_politik.id” (arsip) pada Kamis (25/9/2025).

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam keterangannya, tertulis: “Menteri ESDM kurang ajar. Daerah Lumajang pengisian BBM berakhir ricuh.”
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Pembakaran SPBU. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut sudah disukai 989 orang dan mendapatkan 215 komentar. Klaim serupa juga ditemukan di TikTok. Video ini juga diunggah oleh akun “syahril.amiruddin91” sejak Kamis (25/9/2025). Pada pukul 22.00 di hari yang sama, video tersebut telah disukai lebih dari 36 ribu orang, mendapat 5.256 komentar, dan dibagikan 3.766 kali.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, benarkah informasi ini?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto menyimak keseluruhan isi video dari awal hingga selesai. Tidak ditemukan petunjuk bahwa warga yang berkerumun sedang mengisi BBM di SPBU tersebut.

    Dalam komentar unggahan itu, ditemukan klarifikasi yang menyatakan bahwa video tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

    “Halo, Sobat. Terkait informasi terkait SPBU 5467315 Sentul, Kab. Lumajang, berikut kami sampaikan: Video yang viral di media sosial yang menyebutkan adanya kerusuhan/penjarahan di SPBU adalah tidak benar (hoaks). Rekaman CCTV membuktikan bahwa tidak terjadi kerusakan maupun penjarahan. Kejadian pada Rabu (17/9/2025) malam merupakan keributan antar pemuda usai karnaval Desa Sentul akibat konsumsi minuman keras. Keributan tersebut tidak ada kaitannya dengan operasional SPBU. Saat kejadian, SPBU sudah tutup sejak pukul 21.00 WIB. Kondisi SPBU kini normal kembali beroperasi, pelayanan konsumen berjalan lancar. Pertamina Patra Niaga bersama pengelola SPBU telah berkoordinasi dengan Pemda dan aparat terkait, serta melakukan pembersihan area SPBU pascakejadian,” tulis akun “patraniaga.jatimbalinus.”

    Akun tersebut, menurut keterangan di lamannya, merupakan akun resmi PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Region Jawa Timur, Bali, NTT, dan NTB.

    Senada, berdasarkan pernyataan yang diterima Tirto dari Pertamina Patra Niaga pada Kamis (25/9/2025), video kericuhan yang disebut terjadi di SPBU Lumajang sebenarnya merekam peristiwa pada Rabu (17/9/2025) ketika karnaval di Desa Sentul berlangsung.

    Hujan deras membuat penonton berdesakan berteduh di area SPBU yang sudah tutup sejak pukul 21.00 WIB. Keributan terjadi akibat pengaruh minuman keras, bukan karena layanan SPBU. Tidak ada penjarahan atau kerusakan, hanya sampah yang berserakan keesokan harinya.

    Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengimbau masyarakat agar jeli dan teliti terhadap berbagai bentuk disinformasi yang beredar.

    “Selain isu pembatasan BBM, masyarakat juga perlu mewaspadai hoaks lainnya seperti rekrutmen fiktif yang meminta biaya, kabar mobil tangki Pertamina mengisi di SPBU swasta, maupun informasi palsu terkait harga,” imbau Roberth pada keterangannya.

    Masyarakat dapat memastikan kebenaran informasi terkait Pertamina, melalui kanal resmi perusahaan, seperti Pertamina Call Center 135 dan akun resmi media sosial Pertamina.

    Selain itu, Tirto juga menemukan klarifikasi dari Humas Polres Lumajang melalui unggahan Instagram pada Kamis (25/9/2025). Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa video yang mengklaim telah terjadi penyerangan warga terhadap SPBU Sentul di Lumajang, Jawa Timur, adalah tidak benar.

    “Ini dapat saya jelaskan sebagai berikut. Pada hari Rabu (17/9/2025) di wilayah Desa Sentul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, diselenggarakan karnaval dari sore hingga lewat tengah malam. Sekitar pukul 10 malam, hujan lebat turun. Penonton dan peserta karnaval berteduh di SPBU. Entah apa sebabnya, terjadi perkelahian. Itu urusan mereka, bukan urusan SPBU. Hanya ada perkelahian, tidak ada kejadian lain,” jelas perwakilan dari Polres Lumajang dalam unggahan video tersebut.

    Polres Lumajang menegaskan SPBU dalam keadaan aman dan mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat menerima, menyebarkan, dan memposting ulang informasi. Masyarakat diimbau selalu memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah atau kepolisian sebelum membagikannya.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran fakta, klaim bahwa warga menggeruduk SPBU di Lumajang dan terjadi kericuhan saat pengisian BBM adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Video yang beredar tidak ada kaitannya dengan operasional SPBU. Peristiwa yang terjadi adalah perkelahian antarwarga yang berteduh di SPBU karena hujan saat karnaval pada Rabu (17/9/2025).

    Humas Polres Lumajang juga menegaskan informasi kericuhan tersebut tidak benar, dan SPBU berada dalam keadaan aman.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29264) [SALAH] Massa Bakar Pom Bensin karena Kebijakan Pemerintah Motor Mati Pajak Tidak Boleh Isi Bensin

    Sumber: Tiktok
    Tanggal publish: 26/09/2025

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun tiktok “tresnokukecantolk” pada Rabu (24/09/2025) yang menampilkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terbakar disertai takarir:

    “Pom di bakar masa karena merasa jengkel dengan peraturan dan kebijakan pemerintah motor mati pajak gk boleh isi bensin”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “massa bakar pom bensin karena kebijakan pemerintah motor mati pajak tidak boleh isi bensin” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (Turnbackhoax) menelusuri lebih dalam melalui tangkapan layar dalam video klaim di Google Lens. Hasilnya, ditemukan unggahan tiktok dari @donystagremgulu pada Kamis (10/10/2024) yang memiliki video serupa dengan klaim.

    Selain itu, berdasarkan artikel tatarmedia.id kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tersebut terjadi di Jalan Teuku Umar, Desa Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh.

    Selanjutnya Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran lebih lanjut terkait pajak kendaraan mati tidak bisa isi BBM, ditemukan artikel dari ntvnews.id berjudul “Heboh Pajak Kendaraan Mati Gak Bisa Isi BBM, Ini Kata Pertamina” yang dimuat Rabu (24/9/2025).

    Artikel tersebut mengutip pernyataan Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso, yang menjelaskan bahwa terkait aturan pembatasan sejumlah hari dalam pembelian BBM serta larangan bagi penunggak pajak adalah tidak benar atau Hoax.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “massa bakar pom bensin karena kebijakan pemerintah motor mati pajak tidak boleh isi bensin” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29265) [SALAH] Salsa Erwina Gabung ke Kabinet Merah Putih

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 26/09/2025

    Berita

    Akun Facebook “Nurmafamily” pada Sabtu (13/9/2025) membagikan video [arsip] berisi narasi:
    “VIRAL LAGI!?
    RAFFI AHMAD DUKUNG PENUH KEPUTUSAN PRABOWO REKRUT SALSA ERWIN!!
    Raffi Ahmad langsung buka suara setelah mengetahui pak Prabowo Subianto berencana merekrut Salsa Erwin sang influencer yang tinggal di Denmark.
    Untuk bergabung bersama kabinet merah putih, Yang cukup mengagetkan Raffi Ahmad jabatan yang di tawarkan yaitu sebagai staf khusus kepresidenan Republik Indonesia.
    APAKAH KALIAN IKUT SETUJU????”
    Per Jumat (26/9/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 28.100-an tanda suka dan 1.700-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Salsa Erwina gabung Kabinet Merah Putih” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran teratas mengarah ke sejumlah video dari media massa, antara lain:
    YouTube kompas.tv “Blak-Blakan! Salsa Erwina Singgung Tuntutan 17+8, DPR, hingga Kader PDI-P | KOMPAS SIANG” tayang Selasa (9/9/2025). Dalam video ini, Salsa Erwina merespon 17 plus 8 tuntutan rakyat yang masih perlu dikawal agar segera dipenuhi para pemangku kebijakan.
    YouTube Tribunnews “Salsa Erwina Kegirangan seusai Prabowo Reshuffle Sri Mulyani-Budi Arie: Sesuai dengan Tema Kita!” tayang Rabu (10/9/2025). Dalam video ini, Salsa mengaku senang dengan reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo pada Senin (8/9/2025).
    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Salsa Erwina gabung ke Kabinet Merah Putih”.
    Sebagai informasi, dilansir dari tempo.co, sosok Salsa Erwina mencuat ke publik lantaran dirinya vokal secara terbuka menantang Ahmad Sahroni (kala itu Wakil Ketua Komisi III DPR) untuk debat mengenai tunjangan dan fasilitas anggota dewan. Aksi frontal itu ia unggah di akun TikTok @salsaer dan ditonton lebih dari 30,9 juta kali. Ia juga menjadi salah satu kreator konten yang mencetuskan tuntutan 17+8.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “Salsa Erwina gabung ke Kabinet Merah Putih” merupakan konten palsu (fabricated content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan

  • (GFD-2025-29266) [PARODI] Pemerintah Resmi Turunkan Harga BBM RON 95 Jadi Rp7.800 per Liter

    Sumber: Tiktok
    Tanggal publish: 26/09/2025

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun tiktok “anomaliai09” pada Selasa (23/09/2025) yang disertai takarir:

    “Pemerintah Resmi Turunkan Harga BBM RON 95 jadi Rp.7.800 per Liter”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “pemerintah resmi turunkan harga BBM RON 95 jadi Rp7.800 per liter” ke mesin pencarian Google.

    Pencarian teratas mengarah pada artikel dari cnnindonesia.com dengan judul “Malaysia Turunkan Harga BBM RON 95 Jadi Rp7.800 per Liter” yang dimuat Senin (22/9/2025). Hasil penelusuran tersebut sejalan dengan sulih teks yang terdapat dalam unggahan pada bagian akhir yaitu “kebijakan penurunan harga BBM ini bukan terjadi di Indonesia… melainkan di Malaysia”

    Kemudian, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri lebih dalam dengan memasukan kata kunci “penurunan harga bensin” ke mesin pencarian Google. Hasilnya ditemukan artikel dari cnbcindonesia.com dengan judul “Daftar Terbaru Harga BBM di Seluruh SPBU RI, Berlaku 22 September 2025”.

    Dalam artikel yang tayang pada Senin (22/09/2025) tersebut dijelaskan bahwa harga Pertamax atau RON 95 sebesar Rp 12.200 per liter. Adapun, Pertamax Green atau RON 95 tetap Rp 13.000 per liter.

    Selanjutnya, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri gambar dalam klaim dengan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar tersebut merupakan hasil unggahan terkait pom bensin pertamina dalam salah satu media sosial berbasis gambar.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “pemerintah resmi turunkan harga BBM RON 95 jadi Rp7.800 per liter” merupakan satir (satire/parody content).

    Rujukan