SEBUAH video yang diklaim memperlihatkan demonstrasi di depan DPR pada 25 Agustus 2025 dibagikan akun 1 dan akun 2 [arsip] di Facebook.
Video itu menampilkan gelombang warga berjalan kaki sambil membentangkan poster protes. Narasinya menyebut massa menuju DPR RI untuk menolak kenaikan gaji anggota dewan. Dalam potongan lain, aparat keamanan terlihat menyemprotkan water canon ke arah kerumunan.
Benarkah peristiwa itu demo di DPR pada 25 Agustus 2025?
(GFD-2025-28705) Keliru: Video Demo di DPR pada 25 Agustus 2025
Sumber:Tanggal publish: 29/08/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi video itu lewat pencarian gambar terbalik Google dan membandingkan narasi dengan sumber kredibel. Hasilnya, meski benar ada unjuk rasa pada 25 Agustus 2025 di DPR, namun video tersebut bukan bagian dari peristiwa tersebut. Rekaman itu adalah demonstrasi di Alun-alun Kabupaten Pati pada Rabu 13 Agustus 2025.
Konten yang dibagikan akun pertama identik dengan video di kanal YouTube Tribun Kaltim Official, yang memberi keterangan bahwa rekaman itu adalah aksi demonstrasi di Pati pada 13 Agustus 2025.
Massa saat itu menuntut Bupati Pati, Sudewo, dilengserkan. Aksi berakhir ricuh setelah polisi membubarkan warga dengan gas air mata. Massa membalas dengan melempar ratusan gelas air mineral ke arah aparat.
Konten kedua juga cocok dengan video yang diunggah kanal YouTube CNN Indonesia. Dalam rekaman itu, massa tampak mundur setelah polisi menembakkan gas air mata.
Demo 25 Agustus 2025
Tempo mencatat, unjuk rasa dari berbagai kalangan memang berlangsung di depan gedung DPR RI pada Senin, 25 Agustus 2025. Seruan aksi itu disebarkan kelompok bernama “Revolusi Rakyat Indonesia,” meski sosok di balik gerakan ini tidak jelas.
Massa menuntut pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta mendesak DPR menjalankan fungsi pengawasan. Sejumlah mahasiswa juga bergabung dengan tuntutan berbeda. BEM Universitas Indraprasta PGRI, misalnya, menekan DPR agar segera mengesahkan RUU Perampasan Aset, seperti dilaporkan Tribunnews.
Konten yang dibagikan akun pertama identik dengan video di kanal YouTube Tribun Kaltim Official, yang memberi keterangan bahwa rekaman itu adalah aksi demonstrasi di Pati pada 13 Agustus 2025.
Massa saat itu menuntut Bupati Pati, Sudewo, dilengserkan. Aksi berakhir ricuh setelah polisi membubarkan warga dengan gas air mata. Massa membalas dengan melempar ratusan gelas air mineral ke arah aparat.
Konten kedua juga cocok dengan video yang diunggah kanal YouTube CNN Indonesia. Dalam rekaman itu, massa tampak mundur setelah polisi menembakkan gas air mata.
Demo 25 Agustus 2025
Tempo mencatat, unjuk rasa dari berbagai kalangan memang berlangsung di depan gedung DPR RI pada Senin, 25 Agustus 2025. Seruan aksi itu disebarkan kelompok bernama “Revolusi Rakyat Indonesia,” meski sosok di balik gerakan ini tidak jelas.
Massa menuntut pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta mendesak DPR menjalankan fungsi pengawasan. Sejumlah mahasiswa juga bergabung dengan tuntutan berbeda. BEM Universitas Indraprasta PGRI, misalnya, menekan DPR agar segera mengesahkan RUU Perampasan Aset, seperti dilaporkan Tribunnews.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim demo di DPR pada 25 Agustus 2025 adalah keliru.
Rujukan
- https://facebook.com/reel/1070074051968226
- https://facebook.com/reel/4146885232250918
- https://perma.cc/6HDJ-JDRU
- https://www.youtube.com/watch?v=67OyKTWtaII
- https://www.youtube.com/watch?v=wQ1JiqDdsDQ
- https://www.tempo.co/politik/demo-25-agustus-berlangsung-hingga-malam-polisi-dan-pelajar-bentrok-di-pejompongan-2062983 /cdn-cgi/l/email-protection#83e0e6e8e5e2e8f7e2c3f7e6eef3ecade0ecadeae7
(GFD-2025-28706) Keliru: Video Tentara Membela Pengunjuk Rasa di DPR 25 Agustus 2025
Sumber:Tanggal publish: 29/08/2025
Berita
NARASI yang menyebut tentara membela mahasiswa dalam demonstrasi di depan DPR RI pada 25 Agustus 2025 beredar di media sosial. Konten serupa tersebar di TikTok (akun satu [arsip] dan dua), Facebook (akun satu, dua, dan tiga), dan YouTube.
Salah satu video memperlihatkan prajurit berbaret merah memprotes polisi yang berjaga di depan DPR. Video lain menampilkan mahasiswa menyambut kedatangan pasukan militer.
Benarkah kedua video itu merekam TNI membela demonstran saat aksi di DPR pada 25 Agustus 2025?
Salah satu video memperlihatkan prajurit berbaret merah memprotes polisi yang berjaga di depan DPR. Video lain menampilkan mahasiswa menyambut kedatangan pasukan militer.
Benarkah kedua video itu merekam TNI membela demonstran saat aksi di DPR pada 25 Agustus 2025?
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi narasi itu lewat pencarian gambar terbalik Google, analisis visual, dan alat pendeteksi akal imitasi. Hasilnya, video pertama merupakan konten buatan akal imitasi. Adapun video kedua berasal dari demonstrasi di Yogyakarta, bukan aksi di DPR RI pada 25 Agustus 2025.
Gambar awal pada video pertama menunjukkan sejumlah kejanggalan visual. Dalam satu frame, wajah prajurit tampak patah, padahal di frame sebelumnya utuh. Bagian tangan juga terlihat hilang sebagian. Kejanggalan seperti ini lazim ditemukan pada video buatan akal imitasi.
Selain itu, sejak frame awal prajurit tidak tampak mengenakan badge di lengan kanan. Namun pada detik ke-04, tiba-tiba muncul badge berwarna kuning di bagian tersebut.
Analisis menggunakan alat deteksi, Was It AI dan Hive Moderation, menyatakan kemungkinan 99 persen video dibuat dengan akal imitasi.
Sementara itu, penelusuran terhadap video kedua menunjukkan rekaman aksi demonstrasi menolak pengesahan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law di Jalan Malioboro, Yogyakarta, pada 8 Oktober 2020. Petunjuk ini diperoleh dari akun TikTok skuykulineran yang mengunggah video identik.
Tempo juga memverifikasi lokasi menggunakan Google Street View dan menemukan kecocokan dengan titik pengambilan gambar di Jalan Malioboro.
Kekerasan Polisi pada Demo 25 Agustus 2025
Tempo melaporkan, 1.250 personel gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP DKI dikerahkan untuk mengamankan demonstrasi di kawasan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta Pusat, pada Senin, 25 Agustus 2025.
Dalam kericuhan di kawasan Slipi, tentara terlihat berada di barisan polisi yang berjaga di simpang bawah jalan layang Slipi.
Kepala Divisi Hukum Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Yahya Ihyaroza, menilai polisi melakukan kekerasan saat menangkap peserta aksi. Bahkan, sejumlah warga yang bukan demonstran ikut menjadi korban pemukulan.
Pantauan Tempo di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa, 26 Agustus 2025 memperlihatkan beberapa orang yang ditangkap polisi mengalami luka memar di sekitar mata, goresan di wajah, hingga ada yang menggunakan gips di lengan.
Gambar awal pada video pertama menunjukkan sejumlah kejanggalan visual. Dalam satu frame, wajah prajurit tampak patah, padahal di frame sebelumnya utuh. Bagian tangan juga terlihat hilang sebagian. Kejanggalan seperti ini lazim ditemukan pada video buatan akal imitasi.
Selain itu, sejak frame awal prajurit tidak tampak mengenakan badge di lengan kanan. Namun pada detik ke-04, tiba-tiba muncul badge berwarna kuning di bagian tersebut.
Analisis menggunakan alat deteksi, Was It AI dan Hive Moderation, menyatakan kemungkinan 99 persen video dibuat dengan akal imitasi.
Sementara itu, penelusuran terhadap video kedua menunjukkan rekaman aksi demonstrasi menolak pengesahan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law di Jalan Malioboro, Yogyakarta, pada 8 Oktober 2020. Petunjuk ini diperoleh dari akun TikTok skuykulineran yang mengunggah video identik.
Tempo juga memverifikasi lokasi menggunakan Google Street View dan menemukan kecocokan dengan titik pengambilan gambar di Jalan Malioboro.
Kekerasan Polisi pada Demo 25 Agustus 2025
Tempo melaporkan, 1.250 personel gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP DKI dikerahkan untuk mengamankan demonstrasi di kawasan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta Pusat, pada Senin, 25 Agustus 2025.
Dalam kericuhan di kawasan Slipi, tentara terlihat berada di barisan polisi yang berjaga di simpang bawah jalan layang Slipi.
Kepala Divisi Hukum Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Yahya Ihyaroza, menilai polisi melakukan kekerasan saat menangkap peserta aksi. Bahkan, sejumlah warga yang bukan demonstran ikut menjadi korban pemukulan.
Pantauan Tempo di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa, 26 Agustus 2025 memperlihatkan beberapa orang yang ditangkap polisi mengalami luka memar di sekitar mata, goresan di wajah, hingga ada yang menggunakan gips di lengan.
Kesimpulan
Tempo menyimpulkan, klaim bahwa video tersebut memperlihatkan tentara membela mahasiswa saat demo di DPR RI pada 25 Agustus 2025 adalah keliru. Sebagian rekaman terbukti buatan akal imitasi, sementara lainnya berasal dari demonstrasi di Yogyakarta pada 2020.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@bungkri/video/7542823322770279698?_r=1&_t=ZS-8zDGfsAh84m
- https://perma.cc/PRN5-5897
- https://www.tiktok.com/@dodo_saputra24/video/7542547973176052997?_r=1&_t=ZS-8zDGddTdWPE
- https://web.facebook.com/reel/666985389106416
- https://web.facebook.com/reel/1169229531711201
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid04PyuMcfvdnXacYdoQkpgBCwBYJMek2sQzF9GxeQCYeW99EuZZGbD8JKRaVjREkqal&id=61576611062625
- https://www.youtube.com/shorts/Gt4GgIR11k8
- http://wasitai.com
- http://hivemoderation.com
- https://www.tiktok.com/@skuykulineran/video/6881404523630382338
- https://www.tempo.co/hukum/polisi-diduga-lakukan-kekerasan-saat-tangkap-peserta-demonstrasi-25-agustus-2063586 /cdn-cgi/l/email-protection#1b787e707d7a706f7a5b6f7e766b7435787435727f
(GFD-2025-28710) [KLARIFIKASI] Reza Rahardian Demo di Depan Gedung DPR pada 2024, Bukan 25 Agustus 2025
Sumber:Tanggal publish: 29/08/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim menampilkan aktor Reza Rahardian ikut berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI.
Unggahan itu muncul saat berbagai kelompok masyarakat melakukan demosntrasi untuk memprotes kenaikan tunjangan anggota DPR RI pada 25 Agustus 2025.
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video keliru dan perlu diluruskan.
Video yang mengeklaim Reza Rahardian ikut berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 25 Agustus 2025 salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Dalam video itu tampak Reza sedang dikerubungi oleh sejumlah orang. Video diberi keterangan sebagai berikut:
Reza Rahardian ikut demo di DPR: Menyedihkan saya gak bisa duduk tenang di rumah
Unggahan itu muncul saat berbagai kelompok masyarakat melakukan demosntrasi untuk memprotes kenaikan tunjangan anggota DPR RI pada 25 Agustus 2025.
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video keliru dan perlu diluruskan.
Video yang mengeklaim Reza Rahardian ikut berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 25 Agustus 2025 salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Dalam video itu tampak Reza sedang dikerubungi oleh sejumlah orang. Video diberi keterangan sebagai berikut:
Reza Rahardian ikut demo di DPR: Menyedihkan saya gak bisa duduk tenang di rumah
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com melalui Google Search, tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang menyebut Reza Rahardian ikut dalam demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 25 Agustus 2025.
Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa video itu identik dengan unggahan di akun TikTok Kumparan ini.
Keterangan dalam unggahan menyebut bahwa video itu adalah momen ketika Reza mengikuti aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 22 Agutus 2024.
Seperti diberitakan Kompas.com, saat itu Reza ikut demonstrasi mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) di depan Gedung DPR/MPR RI karena merasa resah melihat situasi menjelang Pilkada 2024.
Adapun, aksi itu dilakukan usai DPR dan pemerintah membahas terkait revisi UU Pilkada.
Revisi itu dinilai tidak sesuai dengan putusan MK terkait ambang batas pencalonan kepala daerah.
Padahal, sebelumnya MK telah memutuskan bahwa ambang batas pencalonan kepala daerah dari partai politik disamakan dengan pencalonan jalur independen atau perseorangan sebagaimana diatur dalam Pasal 41 dan 42 UU Pilkada.
Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa video itu identik dengan unggahan di akun TikTok Kumparan ini.
Keterangan dalam unggahan menyebut bahwa video itu adalah momen ketika Reza mengikuti aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 22 Agutus 2024.
Seperti diberitakan Kompas.com, saat itu Reza ikut demonstrasi mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) di depan Gedung DPR/MPR RI karena merasa resah melihat situasi menjelang Pilkada 2024.
Adapun, aksi itu dilakukan usai DPR dan pemerintah membahas terkait revisi UU Pilkada.
Revisi itu dinilai tidak sesuai dengan putusan MK terkait ambang batas pencalonan kepala daerah.
Padahal, sebelumnya MK telah memutuskan bahwa ambang batas pencalonan kepala daerah dari partai politik disamakan dengan pencalonan jalur independen atau perseorangan sebagaimana diatur dalam Pasal 41 dan 42 UU Pilkada.
Kesimpulan
Video yang diklaim menampilkan Reza Rahardian melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 25 Agustus 2025 merupakan informasi keliru.
Faktanya, video itu adalah momen ketika Reza mengikuti demonstrasi mengawal putusan MK terkait Pilkada pada 22 Agustus 2024. Tidak ada informasi valid Reza ikut dalam aksi memprotes tunjangan anggota DPR RI di Jakarta pada 25 Agustus 2025.
Faktanya, video itu adalah momen ketika Reza mengikuti demonstrasi mengawal putusan MK terkait Pilkada pada 22 Agustus 2024. Tidak ada informasi valid Reza ikut dalam aksi memprotes tunjangan anggota DPR RI di Jakarta pada 25 Agustus 2025.
Rujukan
- https://web.facebook.com/share/r/1FtA8kenwY/
- https://web.facebook.com/share/r/1B7XZ4U6tc/
- https://web.facebook.com/reel/769761099338360
- https://web.facebook.com/share/v/19nstNTd3s/
- https://www.tiktok.com/@kumparan/video/7405829006647381256?_t=ZS-8zF1siOIuFF&_r=1
- https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/22/13025141/reza-rahadian-ini-bukan-negara-milik-keluarga-tertentu
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
(GFD-2025-28711) Hoaks Video Prabowo Temui Mahasiswa yang Berdemonstrasi
Sumber:Tanggal publish: 29/08/2025
Berita
tirto.id - Aksi demonstrasi massa pada akhir Agustus 2025 berjalan ricuh. Berawal dari kemarahan masyarakat terkait penolakan besaran tunjangan perumahan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), aksi ini makin memanas dengan beragam tuntutan ke para wakil rakyat.
ADVERTISEMENT
Di tengah sorotan tajam terhadap unjuk rasa tersebut, di media sosial bersliweran video yang diklaim memperlihatkan sejumlah momen demonstrasi itu. Namun, tidak semua video yang tersebar dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Beberapa di antaranya justru memuat informasi menyesatkan atau disinformasi terkait aksi unjuk rasa tersebut.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Baru-baru ini, Tirto menemukan video mencurigakan yang mengeklaim Presiden Prabowo Subianto turun langsung menemui mahasiswa yang berdemonstrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin (25/8/2025). Video tersebut berisi gabungan klip yang memperlihatkan momen berbeda yang di antaranya menampilkan momen demonstrasi dan Prabowo yang nampak sedang berdiri di atas mobil.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
“Pada siang hari rombongaan kepresidenan tiba di Senayan. Kehadiran presiden di tengah-tengah demonstran sontak mengejutkan sejumlah pihak, termasuk para mahasiswa. Dengan rompi sederhana, Prabowo berdiri di atas mobil komando dan menyampaikan pernyataan di hadapan massa,” ujar narator dalam video tersebut.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Narasi ini diunggah oleh akun Facebook bernama “Sudirman” (arsip) dan “Khalis Bawean”(arsip) pada Selasa (26/8/2025). Berikut keterangan takarir pada salah satu unggahan tersebut:
“Maa shaa Allah, Presiden Prabowo, turun langsung temui mahasiswa yg berdemo, Semoga mendapat solusi terbaik untuk bangsa & negara Indonesia,” tulis keterangan penyerta salah satu unggahan tersebut.
ADVERTISEMENT
Periksa Fakta Prabowo Temui Mahasiswa. foto/hotline periksa fakta tirto
Sepanjang Selasa (26/8/2025) hingga Jumat (29/8/2025) atau selama tiga hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 13 tanda suka dan satu komentar.
Lantas, bagaimana kebenaran video tersebut? Benarkah Prabowo turun langsung temui mahasiswa yang berdemonstrasi di DPR?
ADVERTISEMENT
Di tengah sorotan tajam terhadap unjuk rasa tersebut, di media sosial bersliweran video yang diklaim memperlihatkan sejumlah momen demonstrasi itu. Namun, tidak semua video yang tersebar dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Beberapa di antaranya justru memuat informasi menyesatkan atau disinformasi terkait aksi unjuk rasa tersebut.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Baru-baru ini, Tirto menemukan video mencurigakan yang mengeklaim Presiden Prabowo Subianto turun langsung menemui mahasiswa yang berdemonstrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin (25/8/2025). Video tersebut berisi gabungan klip yang memperlihatkan momen berbeda yang di antaranya menampilkan momen demonstrasi dan Prabowo yang nampak sedang berdiri di atas mobil.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
“Pada siang hari rombongaan kepresidenan tiba di Senayan. Kehadiran presiden di tengah-tengah demonstran sontak mengejutkan sejumlah pihak, termasuk para mahasiswa. Dengan rompi sederhana, Prabowo berdiri di atas mobil komando dan menyampaikan pernyataan di hadapan massa,” ujar narator dalam video tersebut.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Narasi ini diunggah oleh akun Facebook bernama “Sudirman” (arsip) dan “Khalis Bawean”(arsip) pada Selasa (26/8/2025). Berikut keterangan takarir pada salah satu unggahan tersebut:
“Maa shaa Allah, Presiden Prabowo, turun langsung temui mahasiswa yg berdemo, Semoga mendapat solusi terbaik untuk bangsa & negara Indonesia,” tulis keterangan penyerta salah satu unggahan tersebut.
ADVERTISEMENT
Periksa Fakta Prabowo Temui Mahasiswa. foto/hotline periksa fakta tirto
Sepanjang Selasa (26/8/2025) hingga Jumat (29/8/2025) atau selama tiga hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 13 tanda suka dan satu komentar.
Lantas, bagaimana kebenaran video tersebut? Benarkah Prabowo turun langsung temui mahasiswa yang berdemonstrasi di DPR?
Hasil Cek Fakta
Tirto mengamati video yang disertakan dalam sebuah unggahan. Video tersebut terdiri dari sejumlah klip berbeda yang disusun secara tidak berurutan. Klip pertama menampilkan situasi sebuah demonstrasi, namun tidak disertai keterangan yang menjelaskan konteks maupun lokasi kejadian.
Klip berikutnya memperlihatkan iring-iringan mobil kepresidenan yang tiba di suatu tempat, disusul dengan cuplikan Prabowo Subianto berdiri di atas mobil Maung Garuda miliknya. Setelah itu, video kembali menampilkan adegan demonstrasi, yang dilanjutkan dengan momen dan situasi berbeda yang menampilkan Prabowo sedang bersalaman dengan masyarakat.
Tirto menemukan kejanggalan pada video yang disertakan dalam klaim unggahan ini.
Video tersebut merupakan kompilasi dari beberapa momen berbeda yang terjadi di lokasi berlainan dan disusun tanpa urutan kronologis yang jelas.
Terpenting, tak terlihat adanya momen Presiden Prabowo Subianto secara langsung menemui mahasiswa yang tengah berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin (25/8/2025), seperti klaim utama unggahan.
Kami mencoba menelusuri satu per satu konteks momen dalam video tersebut dengan menggunakan teknik pencarian gambar terbalik (reverse image search).
Hasil pencocokan visual mengarahkan ke momen saat Prabowo berdiri di atas mobil Maung Garuda miliknya identik dengan potret yang terekam oleh Antara berikut.
Terdapat kesamaan identik yang memperlihatkan momen Prabowo mengenakan jas dan topi biru sedang menyapa warga di jalan. Berdasarkan keterangan Antara, momen tersebut terjadi usai Prabowo dilantik menjadi Presiden RI pada Minggu (20/10/2024).
Sementara itu, klip yang menampilkan Prabowo bersalaman dengan warga identik dengan video yang diunggah di kanal youtube Tribunnews. Momen itu terjadi saat kunjungan Prabowo ke Karawang pada Desember 2024 lalu. Kedua momen dalam klip itu sama sekali tidak berkaitan dengan aksi demonstrasi di DPR pada Senin (25/8/2025) lalu.
Tirto kemudian mencoba menelusuri dan mencocokkan secara kronologis waktu berlangsungnya demonstrasi dengan keberadaan Presiden Prabowo Subianto pada hari yang sama.
Pada hari itu, Prabowo terpantau berada di Istana Negara untuk memberikan penghargaan anugerah tanda kehormatan bintang utama kepada beberapa tokoh. Di hari yang sama, ia juga melantik Brian Yuliarto sebagai Kepala Badan Industri Mineral, yang juga berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Kami juga tidak menemukan adanya pemberitaan media kredibel yang menyebut Prabowo menemui mahasiswa yang berdemonstrasi pada 25 Agustus 2025.
Klip berikutnya memperlihatkan iring-iringan mobil kepresidenan yang tiba di suatu tempat, disusul dengan cuplikan Prabowo Subianto berdiri di atas mobil Maung Garuda miliknya. Setelah itu, video kembali menampilkan adegan demonstrasi, yang dilanjutkan dengan momen dan situasi berbeda yang menampilkan Prabowo sedang bersalaman dengan masyarakat.
Tirto menemukan kejanggalan pada video yang disertakan dalam klaim unggahan ini.
Video tersebut merupakan kompilasi dari beberapa momen berbeda yang terjadi di lokasi berlainan dan disusun tanpa urutan kronologis yang jelas.
Terpenting, tak terlihat adanya momen Presiden Prabowo Subianto secara langsung menemui mahasiswa yang tengah berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin (25/8/2025), seperti klaim utama unggahan.
Kami mencoba menelusuri satu per satu konteks momen dalam video tersebut dengan menggunakan teknik pencarian gambar terbalik (reverse image search).
Hasil pencocokan visual mengarahkan ke momen saat Prabowo berdiri di atas mobil Maung Garuda miliknya identik dengan potret yang terekam oleh Antara berikut.
Terdapat kesamaan identik yang memperlihatkan momen Prabowo mengenakan jas dan topi biru sedang menyapa warga di jalan. Berdasarkan keterangan Antara, momen tersebut terjadi usai Prabowo dilantik menjadi Presiden RI pada Minggu (20/10/2024).
Sementara itu, klip yang menampilkan Prabowo bersalaman dengan warga identik dengan video yang diunggah di kanal youtube Tribunnews. Momen itu terjadi saat kunjungan Prabowo ke Karawang pada Desember 2024 lalu. Kedua momen dalam klip itu sama sekali tidak berkaitan dengan aksi demonstrasi di DPR pada Senin (25/8/2025) lalu.
Tirto kemudian mencoba menelusuri dan mencocokkan secara kronologis waktu berlangsungnya demonstrasi dengan keberadaan Presiden Prabowo Subianto pada hari yang sama.
Pada hari itu, Prabowo terpantau berada di Istana Negara untuk memberikan penghargaan anugerah tanda kehormatan bintang utama kepada beberapa tokoh. Di hari yang sama, ia juga melantik Brian Yuliarto sebagai Kepala Badan Industri Mineral, yang juga berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Kami juga tidak menemukan adanya pemberitaan media kredibel yang menyebut Prabowo menemui mahasiswa yang berdemonstrasi pada 25 Agustus 2025.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa video yang mengeklaim Presiden Prabowo Subianto turun langsung menemui mahasiswa yang berdemonstrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin (25/8/2025), bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Berdasarkan rangkuman laporan demonstrasi yang dilakukan reporter Tirto di lapangan dan pemberitaan media kredibel terkait, tidak ditemukan bukti atau keterangan resmi yang membenarkan klaim bahwa Prabowo menemui mahasiswa secara langsung saat demontrasi di Gedung DPR, Senin (25/8/2025).
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Berdasarkan rangkuman laporan demonstrasi yang dilakukan reporter Tirto di lapangan dan pemberitaan media kredibel terkait, tidak ditemukan bukti atau keterangan resmi yang membenarkan klaim bahwa Prabowo menemui mahasiswa secara langsung saat demontrasi di Gedung DPR, Senin (25/8/2025).
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
Halaman: 1419/7963





