• (GFD-2025-28964) [HOAKS] Raffi Ahmad Dipanggil KPK pada 9 September 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/09/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar narasi yang mengeklaim artis Raffi Ahmad dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (9/9/2025).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi yang mengeklaim Raffi Ahmad dipanggil KPK dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Selasa (9/9/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    tangis histeris nagita ketika rafi amad tak bisa mengelak saat dipriksa kpk,ternyata ia trbkti ber...lihat lanjutannya

    Screenshot Hoaks, Raffi Ahmad dipanggil KPK pada Selasa (9/9/2025)

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan pemberitaan kredibel yang menyebutkan bahwa Raffi Ahmad dipanggil KPK pada Selasa (9/9/2025).

    Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, foto Raffi Ahmad yang dibagikan oleh akun Facebook tersebut berasal dari pemberitaan Antara pada 26 September 2023.

    Artikel itu menyebutkan, Raffi Ahmad dengan didampingi beberapa stafnya menyambangi Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan.

    Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, kedatangan Raffi dalam rangka mengikuti kegiatan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).

    Sementara itu, foto Nagita Slavina menangis ditemukan di artikel Merdeka.com. Istri Raffi Ahmad itu diberitakan menangis saat menerima kejutan bunga dari karyawannya.‎Peristiwa itu juga dapat disaksikan di video YouTube Rans Entertainment yang tayang pada 17 April 2021.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim Raffi Ahmad dipanggil KPK pada Selasa (9/9/2025) adalah hoaks.

    Foto Raffi Ahmad yang dibagikan adalah saat dia mendatangi kantor KPK pada September 2023. Sementara foto Nagita Slavina menangis berasal dari konten YouTube pada April 2021.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29127) [SALAH] Puteri Komarudin Resmi Jadi Menpora

    Sumber: tiktok
    Tanggal publish: 09/09/2025

    Berita

    Pada Selasa (09/09/2025) akun Tiktok “chuffedclub_” membagikan video [arsip]
    berisi narasi :

    “Puteri Komarudin Resmi jadi Menpora Baru RI”

    Hingga Rabu (10/09/2025) unggahan mendapatkan sekitar 3030 tanda suka, 429 komentar, dan dibagikan ulang 148 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “pelantikan Menpora baru” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan informasi kredibel terkait pelantikan Puteri Komarudin jadi Menpora.
    Selain itu, berdasarkan siaran langsung di channel youtube KOMPASTV yang tayang Rabu (17/09/2025) menjelaskan bahwa Erick Presiden Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai menpora baru.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “Puteri Komarudin resmi jadi Menpora” merupakan konten menyesatkan (Misleading Content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-28925) Cek Fakta: Hoaks Video Jusuf Hamka Promosi Situs Judol untuk Bersedekah

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/09/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video pengusaha Jusuf Hamka mempromosikan situs judi online (judol) yang bertujuan untuk bersedekah. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingya pada 6 September 2025.
    Dalam postingannya terdapat video Jusuf Hamka dengan narasi sebagai berikut:
    "Saya Yusuf Hamka akhir-akhir ini saya sangat sering mendapat kabar banyaknya situs bodong yang beredar di Indonesia.
    Pesan saya bagi pihak berwajib untuk segera ditindaklanjuti supaya tidak ada lagi rakyat Indonesia yang habis hartanya ditipu oleh situs bodong.
    Maka daripada itu saya membuka situs xxx yang halal dan amanah untuk berbagi kepada kalian yang belum pernah merasakan jackpot dan kemenangan.
    Situs ini saya bangun dengan tujuan bersedekah senilai lima miliar rupiah per hari kepada rakyat Indonesia sehingga semua putaran saya jamin kemenangannya."
    Akun itu menambahkan narasi: "Terima Kasih Orang Baik Astaga! Beneran Ni Abah"
    Lalu benarkah postingan video pengusaha Jusuf Hamka mempromosikan situs judol yang bertujuan untuk bersedekah?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta menelusuri dan menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu diunggah oleh akun Intens Investigasi di Youtube pada 2 September 2025.
    Dalam video asli berjudul "Jusuf Hamka Sebut Uya Kuya Sampai Tidak Nafsu Makan Saat Ketahui Rumahnya Dijarah". Video itu sama sekali tidak membahas sama sekali terkait promosi situs judol seperti dalam postingan.
    Video asli sendiri berdurasi 31 menit 25 detik dan membahas terkait kondisi Uya Kuya usai rumahnya dijarah.
    Selain itu penelusuran dilanjutkan dengan menggunakan website pendeteksi AI, Hive Moderation. Di sana ditemukan bahwa audio dalam postingan merupakan modifikasi AI.

    Kesimpulan


    Postingan video pengusaha Jusuf Hamka mempromosikan situs judol yang bertujuan untuk bersedekah adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28933) [HOAKS] PBB Gelar Sidang Darurat Membubarkan DPR RI

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/09/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diklaim telah mengadakan sidang darurat untuk membubarkan DPR RI.

    Narasi itu beredar di media sosial di tengah gelombang aksi demonstrasi sebagai bentuk kekecewaan atas kinerja dan tunjangan DPR RI yang berlangsung pada akhir Agustus sampai September 2025.

    Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menunjukkan, informasi tersebut tidak benar atau merupakan hoaks.

    Informasi mengenai sidang darurat PBB untuk membubarkan DPR RI disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut teks yang tertera dalam video:

    PBB gelar sidang darurat, resmi bubarkan DPR

    Sementara, narator menyebutkan bahwa tunjangan DPR RI juga menjadi sorotan media luar negeri. Lantas, PBB meminta Kementerian Keuangan melakukan audit.

    Hasil Cek Fakta

    PBB tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan institusi parlemen di suatu negara.

    Hal ini tertuang dalam deklarasi yang diadopsi oleh Sidang Istimewa Dewan Antar-Parlemen 1995.

    Selama bertahun-tahun, organisasi internasional telah berhasil menetapkan hukum, standar, dan merancang program internasional di setiap bidang usaha manusia.

    Kendati demikian, PBB bukanlah pemerintahan dunia. Sehingga, tidak memiliki wewenang dalam penyelenggaraan negara.

    Parlemen di setiap negara, pada dasarnya bertanggung jawab langsung kepada warga negaranya.

    Adapun foto yang dipakai dalam narasi beredar bukanlah sidang PBB untuk membubarkan DPR RI.

    Satu foto menampilkan ribuan mahasiswa berhasil menduduki Gedung DPR RI pada 1998.

    Foto dari peristiwa yang sama dapat dilihat di situs Getty Image yang diunggah oleh jurnalis AFP, Choo Youn-Kong.

    Adapun foto lainnya menampilkan penampakan ruang sidang umum PBB.

    Hasil pencarian dengan reverse image search mengarahkan konten penampakan gedung serupa di Mahrnews.com.

    Dalam video yang disematkan, tampak delegasi PBB walk out saat pidato Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu pada 27 September 2024.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai sidang darurat PBB untuk membubarkan DPR RI merupakan hoaks.

    PBB tidak memiliki wewenang untuk membubarkan institusi parlemen suatu negara.

    Foto ruang sidang umum PBB pada 27 September 2024 bukan untuk membahas pembubaran DPR RI.

    Rujukan