• (GFD-2025-29551) [SALAH] Laga Indonesia Vs Iraq Resmi Diulang, Presiden Prabowo Temui Presiden FIFA

    Sumber: Tiktok
    Tanggal publish: 15/10/2025

    Berita

    Beredar unggahan [arsip] dari akun tiktok “userjohnson96” pada Selasa (04/10/2025) yang menampilkan Presiden Prabowo bersama Presiden FIFA disertai takarir :

    “Wasit China Terbukti Curang!! Laga Indonesia vs Irak Resmi di Ulang. Presiden Prabowo Temui FIFA”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Laga Indonesia vs Iraq resmi diulang, Presiden Prabowo temui Presiden FIFA” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim pengulangan pertandingan tersebut.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (Turnbackhoax) kemudian menelusuri pertemuan Prabowo dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino di google. Hasilnya, ditemukan video dari kanal Youtube Sekretariat Presiden dengan judul “Presiden Prabowo Menerima Kunjungan Presiden FIFA Gianni Infantino, New York, 24 September 2025” yang tayang Kamis (25/09/2025), memiliki video yang sama dengan klaim.

    Pertemuan dalam video tersebut membahas perkembangan pesat sepak bola Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen kerja sama antara Indonesia dan FIFA.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Laga Indonesia vs Iraq resmi diulang, Presiden Prabowo temui Presiden FIFA” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29552) [SALAH] Puan Maharani Izinkan Israel Tampil di Kejuaraan Senam Artistik 2025 di Jakarta

    Sumber: Tiktok
    Tanggal publish: 15/10/2025

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun tiktok “share_beritaviral25” pada Jumat (10/10/2025) yang menampilkan gambar Puan Maharani dan atlet Israel disertai takarir :

    “Hebob Dunia!, Puan Maharani Disorot Usai Izinkan Israel Dapat Tampil di Kejuaraan Senam Jakarta, Indonesia dituding Mulai Lunak Terhadap Zionis”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Puan Maharani izinkan Israel tampil di Kejuaraan Senam Artistik 2025 di Jakarta” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (Turnbackhoax) kemudian mencari lebih dalam terkait partisipasi Israel dalam Kejuaraan Senam Artistik 2025 di Google. Hasilnya, ditemukan artikel dari detik.com dengan judul “Langkah Tegas Pemerintah Tolak Visa Atlet Israel Berlaga di Jakarta”.

    Artikel yang tayang Sabtu (11/10/2025) tersebut mengutip pernyataan Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, bahwa pemerintah Indonesia tidak akan memberikan visa kepada atlet Israel yang berniat untuk hadir di Jakarta mengikuti kejuaraan senam artistik dunia yang diselenggarakan 19-25 Oktober yang akan datang. Sikap pemerintah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan.

    Dalam artikel tersebut juga dijelaskan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025. Ajang itu akan digelar di Jakarta pada 19-25 Oktober 2025. Ajang bertajuk 53rd Artistic Gymnastics World Championships Jakarta 2025 ini akan mempertandingkan Men's Artistic Gymnastics (MAG) dan Women's Artistic Gymnastics (WAG). Sekitar 500 atlet dari 78 negara akan berpartisipasi.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Puan Maharani izinkan Israel tampil di Kejuaraan Senam Artistik 2025 di Jakarta” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29553) Menyesatkan: Indonesia Kirim 20 ribu Anggota TNI ke Gaza

    Sumber:
    Tanggal publish: 15/10/2025

    Berita

    SEBUAH akun TikTok [arsip] pada 30 September 2025 mengunggah video dengan klaim bahwa 20 ribu tentara Indonesia dikirim sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa ke Gaza.

    Video itu menampilkan sejumlah pesawat TNI Angkatan Udara terbang dalam formasi di langit. Aksi tersebut disebut sebagai gebrakan nyata Presiden Prabowo Subianto.



    Benarkah 20 ribu pasukan TNI dikirim ke Gaza?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi konten itu lewat pencarian gambar terbalik Google dan membandingkannya dengan sumber kredibel. Hasilnya, video yang beredar merupakan bagian dari latihan tempur TNI AU menjelang HUT TNI yang diperingati 5 Oktober 2025 di Jakarta.



    Video sejumlah pesawat tempur TNI yang bermanuver di udara tersebut, identik dengan konten dari akun Instagram Harapanindah_info pada 2 Oktober 2025. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa barisan pesawat tempur TNI Angkatan Udara itu merupakan bagian dari latihan persiapan menjelang peringatan HUT TNI pada 5 Oktober 2025.

    Mengutip situs resmi TNI AU, sejumlah pesawat tempur, pesawat angkut, helikopter, dan pesawat latih dikerahkan untuk mendukung demonstrasi udara dalam peringatan HUT ke-80 TNI. Beberapa lapangan udara ditetapkan sebagai pangkalan aju, antara lain Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara Bandung, Atang Sendjaja Bogor, dan Pondok Cabe.

    Sejak 28 September hingga menjelang 5 Oktober 2025, TNI AU menggelar latihan udara. Rangkaian demo udara itu menampilkan berbagai manuver atraktif seperti H-Gl turn, bomb burst, aerobatic, flypast 80, air refuelling, flypast tempur, dog fight, dan high-speed pass.

    Sedangkan video lengkap HUT TNI disiarkan langsung oleh akun YouTube Puspen TNI pada 5 Oktober 2025.

    Pengiriman Pasukan ke Gaza untuk Menyalurkan Bantuan 

    Mengutip laman resmi Tentara Nasional Indonesia, pasukan Garuda Merah Putih II dikirim untuk menjalankan operasi kemanusiaan di Gaza pada 17 Agustus hingga 9 September 2025.

    Pasukan berisi 88 personel itu terdiri dari kru penerbang dan tim pendukung teknis. Mereka menggunakan tiga pesawat Hercules C-130J TNI AU dari Skadron Udara 31.

    Dalam misi tersebut, TNI menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui udara (airdrop) dari pangkalan di Yordania dan Mesir, dengan total 91,4 ton atau sekitar 520 bundel bantuan.

    Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan, misi ini difokuskan untuk menyalurkan bantuan makanan bagi warga sipil yang terdampak krisis kemanusiaan di Gaza.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim video 20 ribu pasukan TNI yang dikirim ke Gaza adalah menyesatkan.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29554) Keliru: Menteri di Mongolia Membakar Diri setelah Gagal Menjalankan Tugas

    Sumber:
    Tanggal publish: 15/10/2025

    Berita

    SEBUAH video beredar di X atau Twitter [arsip] dan Threads [arsip] dengan klaim seorang menteri di Mongolia membakar diri karena gagal menjalankan tugas.

    Video tersebut menampilkan seorang pria berjas hitam menyiram tubuhnya dengan bahan bakar minyak sebelum menyalakan api hingga tubuhnya terbakar. Dua orang di belakangnya tampak panik dan berusaha menyelamatkan pria itu.



    Namun, benarkah menteri di Mongolia yang membakar diri karena merasa gagal menjabat seperti yang disebut dalam klaim?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi video itu menggunakan aplikasi pencarian gambar terbalik dan website kredibel lainnya. Video itu diunggah sekitar 10 tahun yang lalu dan pria di dalamnya bukanlah menteri di Mongolia.



    Pria dalam video itu bukan seorang menteri. Dia adalah ketua serikat pekerja di sebuah perusahaan tambang milik negara di Mongolia. Menurut Daily Mail, pria bernama S. Erdene itu membakar diri sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang merugikan pekerja. Aksi itu dilakukan pada November 2015.

    “Pemerintah tidak lagi mendukung perusahaan kami, keluarga para pekerja terpaksa kelaparan, inilah sebabnya saya akan membakar diri demi rakyat Mongolia dan anak-anak kami,” katanya sebelum beraksi.

    Rekan-rekannya di ruang konferensi pers berusaha memadamkan api sebelum pria itu dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Sekitar 30 hingga 40 persen tubuhnya terbakar, namun ia selamat setelah mendapat perawatan intensif.

    Aksi bakar diri itu terjadi saat serikat pekerja memprotes kebijakan pemerintah yang membuka investasi pertambangan untuk Cina, termasuk di area yang sebelumnya dikelola Erdenes Tavan Tolgoi. Langkah tersebut ditempuh pemerintah untuk menggairahkan investasi lokal yang lesu.

    Namun serikat pekerja khawatir, investasi dari Cina justru membawa tenaga kerja asing dan mempersempit peluang kerja masyarakat setempat. Mereka juga menolak rencana relokasi kerja yang dinilai merugikan pekerja.

    Media Mongolia 24tsag.mn melaporkan, aksi S. Erdene itu mendapat perhatian publik. Perdana Menteri Mongolia saat itu bahkan langsung mengadakan rapat darurat dan memerintahkan Wakil Perdana Menteri memperhatikan kondisi S. Erdene. Direktur utama perusahaan pun dicopot.

    Meski begitu, aksi Erdene juga menjadi perdebatan di kalangan warganet di Mongolia. Pasalnya, aksinya bisa saja membahayakan dan tak pantas ditiru. Serikat Pekerja Erdenes Tavan Tolgoi secara resmi menyatakan menyesalkan tindakan ketua mereka itu. Namun serikat pekerja juga menuntut manajemen perusahaan atas tuduhan menyebabkan seseorang melakukan bunuh diri.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim dalam video yang menyebutkan menteri Mongolia membakar diri karena menyesal gagal menjalankan tugas adalah klaim keliru.

    Rujukan