• (GFD-2025-29947) Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/11/2025

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial unggahan yang menyebut bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa peretas (hacker) dalam rangka membobol data anggaran di DPR.
    #inline1 img{max-width: 300px !important;height:auto;margin: 20px auto;}

    ADVERTISEMENT

    Narasi tersebut juga menyebut Purbaya berniat menggandeng tim hacker lokal guna menelusuri dan memperkuat sistem keuangan negara, termasuk menelusuri aliran anggaran rakyat yang disebut tersimpan di DPR dan lembaga terkait. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya transparansi total dalam pengelolaan keuangan negara, dan diklaim disampaikan langsung oleh Purbaya kepada publik.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Klaim ini beredar di sejumlah akun Facebook, antara lain “Lintas Berita”, “Chandra Ismail”, dan “Ardhi Ardhaz”(arsip) pada periode Minggu (26/10/2025) hingga Selasa (28/10/2025).
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali membuat gebrakan tak biasa. Kali ini, ia menyampaikan niat untuk menggandeng tim hacker lokal guna menelusuri dan memperkuat sistem keuangan negara, termasuk menelusuri aliran anggaran rakyat yang selama ini tersimpan di DPR dan lembaga terkait," bunyi dari bagian dari takarir unggahan tersebut.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR.

    Langkah ini, menurut Purbaya, merupakan bagian dari upaya transparansi total dalam pengelolaan keuangan negara. Ia bahkan dengan rendah hati menyampaikan kepada publik.

    ADVERTISEMENT

    “Kalau rakyat izinkan, saya pakai sedikit saja uang rakyat untuk bayar para ahli keamanan siber ini. Mereka akan bantu kita bongkar data anggaran yang selama ini tertutup,” bunyi takarir itu juga, diklaim disebut oleh Purbaya.

    Sepanjang Selasa (28/10/2025) hingga Sabtu (8/11/2025) atau selama 11 hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 7,3 ribu tanda suka, 1,9 ribu komentar dan telah dibagikan sebanyak 179 kali.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim itu?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR.

    Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR.

    “Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025).

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klaim yang menyebut bahwa Purbaya meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa peretas (hacker) dalam rangka membobol data anggaran di DPR bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Menteri Keuangan Purbaya tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Kementerian Keuangan juga telah mengeluarkan pernyataan bahwa klaim yang beredar merupakan hoaks.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan

  • (GFD-2025-29948) [SALAH] Megawati Larang DPR Fraksi PDIP Sahkan RUU Perampasan Aset

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 10/11/2025

    Berita

    Akun Facebook “Bang Sukri” pada Jumat (21/9/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:

    “Megawati larang DPR fraksi PDIP sahkan RUU Perampasan Aset
    Puan boikot semua rapat DPR
    Presiden Prabowo ultimatum bubarkan DPR RI”

    Hingga Senin (10/11/2025), unggahan telah disukai sekitar 3.900 akun, 418 kali dibagikan ulang, serta menuai 1.900-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran terhadap klaim dengan mengetikkan kata kunci “Megawati larang DPR fraksi PDIP sahkan RUU Perampasan Aset” di mesin pencarian Google. Namun, tidak terdapat informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    Penelusuran teratas merujuk pada artikel kompas.com berjudul “Cek Fakta: Benarkah Megawati Menolak RUU Perampasan Aset?”.

    Pada artikel yang tayang Selasa (4/9/2025) itu dijelaskan bahwa Megawati dan PDIP mendukung adanya RUU Perampasan Aset. Hanya saja, Megawati mengkhawatirkan adanya potensi penyalahgunaan oleh aparat penegak hukum.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “tengah malam KPK periksa Puan Maharani dan petinggi PDIP” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29949) [SALAH] Air Rebusan Ciplukan Bisa Mengatasi Stroke

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 10/11/2025

    Berita

    Pada Kamis (6/11/2025) akun Facebook “Dwi Brotowali” membagikan foto [arsip] dengan narasi:

    “Jangan putus asa,yg sakit stroke atasi dengan minum rutin air rebusan dari tanaman ciplukan ini” 

    Hingga Senin (10/11/2025) unggahan telah mendapatkan 3.800 tanda suka, 270 komentar dan telah dibagikan ulang 1.000 kali. 

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta tempo.co

    Dokter spesialis saraf RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, M. Reza Fathoni, Sp.N, menjelaskan bahwa masyarakat lebih sering mengonsumsi buah ciplukan dibanding daunnya. Buah ini mengandung karotenoid dan vitamin C yang bersifat antioksidan dan dapat membantu menjaga daya ingat, meski efeknya tidak terlalu besar.

    Namun, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan efektivitas ciplukan baik buah maupun rebusan daunnya, dalam mengobati stroke. 

    “Untuk air rebusan daun, masih perlu penelitian lebih lanjut,” ujarnya kepada Tempo Jumat (31/10/2025).

    Ciplukan boleh dikonsumsi sebagai makanan tambahan bergizi, tetapi tidak dapat menggantikan terapi medis. Pasien stroke tetap membutuhkan pengobatan dan rehabilitasi sesuai anjuran dokter.

    Sebuah tinjauan dalam jurnal Antioxidants (2025) menyebut ciplukan atau Physalis anguata memiliki potensi farmakologis untuk gangguan saraf dan sindrom metabolik berkat senyawa physalins dan withanolides yang bersifat bioaktif. Penelitian di Nigeria juga menemukan bahwa ekstrak daun ciplukan memiliki kemampuan menangkap radikal bebas, meski pemanfaatannya sebagai obat masih memerlukan kajian mendalam. 

    Reza menegaskan, penyebab utama stroke antara lain hipertensi kolesterol tinggi dan diabetes. Pasien harus tetap mengonsumsi obat-obatan seperti pengontrol tekanan darah, obat diabetes atau pengencer darah secara rutin demi mencegah serangan ulang.

    Selain obat, fisioterapi dalam enam bulan pertama sangat penting untuk memulihkan fungsi tubuh melalui proses neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak memperbaiki jaringan yang rusak. 

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “air rebusan tanaman ciplukan dapat mengatasi stroke” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29950) Keliru: Desi Anwar Promosikan Air Garam untuk Nyeri Sendi

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/11/2025

    Berita

    SEBUAH video berlogo CNN Indonesia dengan klaim bahwa Desi Anwar dan Dr. Tony Setiobudi mempromosikan pengobatan nyeri sendi dengan air garam beredar di WhatsApp. 

    Dalam video itu, Desi Anwar mengatakan segelas air garam bisa menghilangkan nyeri sendi dalam beberapa hari. Setelahnya muncul potongan pernyataan Tony Setiobudi tentang metode tersebut. “Pergilah ke dapur, karena semua yang Anda butuhkan untuk memulihkan kesehatan sendi sudah ada di dalam lemari es,” ujarnya.



    Benarkah CNN Indonesia menayangkan program Desi Anwar bersama Dr. Tony Setiobudi tentang metode pengobatan nyeri sendi dengan air garam?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi video yang beredar dengan pencarian gambar terbalik dan mewawancarai Wakil Pemimpin Redaksi CNN Indonesia. Hasilnya, tidak ada siaran Desi Anwar tentang Dr Tony Setiobudi yang membagikan metode menyembuhkan nyeri sendi menggunakan air garam.

    Wakil Pemimpin Redaksi CNN Indonesia Revolusi Riza Zulverdi mengatakan kepada Tempo bahwa CNN Indonesia tidak pernah menayangkan siaran Desi Anwar dengan Dr. Tony Setiobudi sebagai narasumber.

    “Klaim itu tidak benar. CNN tidak menyiarkannya,” kata Revo, Jumat, 7 November 2025.

    Video asli siaran Desi Anwar diunggah akun YouTube CNN Indonesia pada 15 Juni 2025 dengan judul “Badai PHK Melanda, Anak Muda Sulit Cari Kerja?” 



    Dalam program itu, CNN Indonesia menghadirkan Valencia Gabriella, seorang Certified Professional Career Coach, yang membahas cara membangun karier di usia muda di tengah badai PHK. Tidak ada Dr. Tony Setiobudi sebagai narasumber, apalagi pembahasan tentang metode air garam untuk menghilangkan nyeri sendi.



    Potongan video Tony Setiobudi pada menit 01:35–02:58 identik dengan video yang diunggah di akun Dr Tony Setiobudi – Mount Elizabeth Hospital ada 18 Agustus 2022 berjudul “Kretek Tulang Belakang! Apakah Berbahaya?”.

    Dalam video aslinya, dokter spesialis bedah tulang di RS Mount Elizabeth Hospital Singapura itu menjawab sejumlah pertanyaan tentang asal bunyi “kretek” pada pinggang dan leher.

    Tempo juga memverifikasi video tersebut menggunakan pendeteksi video Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan ada kemungkinan 99 persen audio dalam video CNN Indonesia itu telah diubah dengan generator akal imitasi (AI).

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan bahwa siaran Desi Anwar yang membagikan metode penyembuhan nyeri sendi menggunakan air garam bersama Dr Tony Setiobudi adalah keliru.

    Rujukan