• (GFD-2025-29406) [SALAH] Potret “Kondisi Usai Bom Jet Tempur Israel Jatuh di Madinah”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 03/10/2025

    Berita

    Pada Senin (22/9/2025) akun Facebook “Cakra Buana” membagikan video [arsip] disertai narasi :

    “kondisi saat ini di kota

    Madinah usai di bam

    jet tempur Israel

    Madinah”

    Hingga Jumat (3/10/2025) unggahan telah mendapatkan 5.700 tanda suka, 628 komentar dan telah dibagikan ulang 537 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta Kompas.com

    Sebuah objek terbang menyerupai rudal terlihat melintasi langit di dekat Masjid An Nabawi, Madinah, pada Kamis (11/9/2025). Video kejadian ini beredar di media sosial, salah satunya di akun Instagram ‘muslim’.

    Akun Facebook resmi Inside the Haramain melaporkan adanya suara ledakan keras dan rekaman visual yang menunjukkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.43 waktu setempat. Ledakan tersebut berasal dari sebuah drone tak berizin yang berhasil ditembak jatuh. Tidak ada laporan kerusakan akibat insiden ini.

    Objek terbang tersebut diduga merupakan rudal yang berasal dari Yaman dan ditujukan ke Israel. Menurut laporan euronews “Israel strikes key Houthi targets in Yemen after drone strike on airport” (Israel menyerang target utama Houthi di Yaman setelah serangan drone terhadap bandara) pada Kamis (11/9/2025). Yaman memang melakukan serangan drone ke Bandara Ramon di Israel. Sebagai balasan, Israel melancarkan serangan udara ke kamp militer dan markas propaganda Houthi di Yaman.

    Sementara itu, sumber asli dari video unggahan akun Facebook “Cakra Buana” belum dapat dipastikan. Kualitas video yang rendah serta adanya teks yang menutupi sebagian gambar membuat pencarian dengan reverse image tidak optimal. Namun, dapat dipastikan bahwa tidak ada rudal atau drone milik Israel yang jatuh di Madinah pada September 2025.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “kondisi usai bom jet tempur Israel jatuh di Madinah” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29407) [SALAH] Gubernur Aceh Ancam Pulangkan Ribuan Alat Berat Sumut Imbas Razia Kendaraan Pelat BL

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 03/10/2025

    Berita

    Akun Facebook “Rafa Andriyansyah” pada Kamis (2/10/2025) membagikan video [arsip], isinya berupa narasi:
    “Balas Aksi Menantu Jokowi Gubernur Aceh Ancam Pulangkan Ribuan Alat Berat Sumut.
    Gubernur Aceh Muzakir Manaf Mengancam Bakal Memulangkan Ribuan Ekskavator Dan Alat Berat Milik Pengusaha Asal Sumut
    Tindakan Ini Di Lakukan Sebagai Balasan Atas Razia Truk Berplat Nomor BL atau Aceh Yang Dilakukan Gubernur Sumut Bobby Nasution
    Saat Memberikan Keterangan Di Vanda Aceh,Senin 29 September 2025 Malam,Pria Yang Biasa Di Sapa Mualem Ini Meminta Bobby Menghentikan Razia Yang Dinilai Diskriminatif
    Jika Tidak Maka Jangan Salahkan Pemprov Aceh Jika Melakukan Tindakan Yang Sama,Salah Satunya Dengan Memulangkan Ribuan Unit Ekskavator Milik Pengusaha Sumut”
    Per Jumat (3/10/2025), konten tersebut mendapat lebih dari 18 ribu tanda suka dan 2.100-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memeriksa tangkapan layar konten menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke video di kanal YouTube Serambinews “BREAKING NEWS: Mualem Perintah Semua Beko Keluar dari Hutan Aceh”, tayang Kamis (25/9/2025).
    Konteks asli video adalah momen Gubernur Aceh Muzakir Manaf (alias Mualem) memberikan peringatan tegas terhadap aktivitas tambang emas ilegal di sejumlah kawasan hutan Aceh. Dalam pernyataan yang disampaikan pada Kamis (25/9/205) itu, Pemerintah Aceh memberi tenggat waktu dua minggu bagi pemilik dan operator untuk mengeluarkan alat berat dari kawasan hutan.
    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “razia kendaraan Bobby Nasution” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan medan.kompas.com “Penjelasan Bobby Nasution soal Hentikan Truk Pelat BL Asal Aceh di Langkat”.
    Dalam berita yang tayang Selasa (30/9/2025) itu, disebutkan bahwa Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution memberikan penjelasan terkait video viral saat dirinya menghentikan truk dengan pelat BL asal Aceh yang melintas di wilayah Langkat pada Sabtu (27/9/2025). Bobby menyebut hanya melakukan sosialisasi dan pendataan. Pasalnya, di Sumatra Utara, aturan pergantian pelat kendaraan milik perusahaan menjadi BK atau BB rencananya bakal diterapkan pada Januari 2026.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “Gubernur Aceh ancam pulangkan ribuan alat berat asal Sumatera Utara imbas razia kendaraan pelat BL” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29408) Cek Fakta: Hoaks Artikel Wapres Gibran Sebut Pemerintah Tidak Berdosa Pakai Dana Haji karena Tak Sengaja

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/10/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut pemerintah tidak berdosa memakai dana haji karena tidak sengaja. Postingan itu beredar sejak akhir pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 3 Oktober 2025.
    Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari CNN Indonesia berjudul "Wapres Gibran Pemerintah tidak sengaja memakai dana haji jadi tidak berdosa".
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Kasih lagi tuak sakau bro"
    Lalu benarkah postingan artikel Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut pemerintah tidak berdosa memakai dana haji karena tidak sengaja?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah laman CNNIndonesia.com pada 27 Februari 2025.
    Namun dalam artikel asli mempunyai judul "Gibran Beri Pantun 'Mata Merah': Perintah Presiden Dipatuhi Dong".
    Dalam artikel itu sama sekali tidak membahas pernyataan Gibran terkait dana haji.
    Artikel asli membahas pesan Gibran pada para kepala daerah dalam retret atau pembekalan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah pada Rabu (26/2/2025).

    Kesimpulan


    Postingan artikel Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut pemerintah tidak berdosa memakai dana haji karena tidak sengaja adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29411) Ustaz Abdul Somad Bakal Diangkat Jadi Penasihat Polri, Apa Iya?

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/10/2025

    Berita

    tirto.id - Tokoh agama Ustaz Abdul Somad baru-baru ini dikabarkan bakal diangkat menjadi penasihat Polri. Informasi itu salah satunya dibagikan oleh akun "Randa Saputra" (arsip) di halaman Facebooknya.

    ADVERTISEMENT

    Dalam bentuk video tak sampai dua menit, terlihat sosok Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, bersama UAS, sapaan akrab Ustaz Abdul Somad. Keduanya tengah berdiri di hadapan pengeras suara dan di sampingnya terdapat beberapa orang berseragam polisi dan memakai kemeja putih.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    "Apabila UAS Diangkat sebagai Penasihat POLRI' maka insyaallah bnyak Polisi' Yg bertobat Krn Mereka Akan di Ajari Mana HALAL DAN mana yg HARAM," begitu bunyi keterangan yang menyertai video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    PERIKSA FAKTA Ustaz Abdul Somad Bakal Diangkat Jadi Penasihat Polri, Apa Iya?.

    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Rekaman itu tampaknya diambil di gedung Polri, yang terlihat dari logo Polri sebagai latarnya. Kemudian di bagian ujung kanan video terpampang logo Kompas TV dan di bagian bawah tertera tulisan, "Kapolri: Tim Bentukan Polri Selaras dengan Tim Presiden".

    Selama empat hari berseliweran di Facebook, yakni dari Senin (29/9/2025) sampai Jumat (3/10/2025), unggahan ini sudah dibagikan sebanyak 132 kali, mendapat 3.100 likes, dan 2.500 komentar. Warganet yang melontarkan komentar di unggahan itu tampak mempercayai narasi yang beredar dan ada pula yang menjelek-jelekkan UAS.

    Namun, benarkah narasi yang beredar?

    ADVERTISEMENT

    Hasil Cek Fakta

    Setelah menyimak cuplikan, Tim Riset Tirto mencoba menelusuri klaim ini lewat penelusuran Google. Kami memasukkan kata kunci, “Kapolri berencana angkat UAS sebagai penasihat Polri” di mesin perambahan Google, namun tak menemukan adanya berita kredibel yang mengonfirmasi.

    Dari pencarian itu Tirto justru menemukan unggahan Instagram resmi divisi Humas Polri tentang kegiatan keagamaan Polri yang mengundang UAS. Klip yang berseliweran tampak identik dengan unggahan Divisi Humas Polri.

    Kegiatan itu diselenggarakan di Mabes Polri, Jakarta pada Jumat (26/9/2025). Menurut informasi, kegiatan diawali dengan salat Jumat berjemaah bersama UAS, kemudian disusul dengan tausiah dan ceramah agama dari UAS.

    “Acara ini diikuti oleh jajaran Polda, Polres, dan Polsek secara serentak. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan bahwa tausiah tersebut menjadi penyemangat moral dan spiritual bagi anggota Polri. Melalui kegiatan ini, Polri ingin memperkuat persatuan, toleransi, dan kedekatan dengan masyarakat serta tokoh agama,” tulis Divisi Humas Polri dalam keterangannya.

    Video momen tersebut juga ditayangkanKompas TV bertajuk Kapolri: Tim Akselerasi Transformasi Polri Selaras dengan Komite Reformasi Polri Prabowo. Dalam video dan berita yang berseliweran, tidak ditemukan wacana soal pengangkatan UAS menjadi penasihat Polri.

    UAS sendiri hanya menyampaikan pesan keagamaan terkait toleransi, kekuatan mental, menghadapi tugas dan menjadi seseorang yang amanah.

    Sementara Listyo saat itu sebenarnya menyinggung soal Tim Akselerasi Transformasi Polri. Ia menegaskan tim yang dibentuknya tidak bertentangan dengan Komite Reformasi Polri yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

    Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk Komite Reformasi Polri, sementara Kapolri sudah lebih dulu membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri yang beranggotakan 52 perwira tinggi dan menengah.

    Kapolri menyebut tim bentukan Polri ini akan berjalan selaras dengan Komite Reformasi Polri. Tim tersebut nantinya bertugas melaksanakan rekomendasi hingga mengidentifikasi masalah sebagai langkah perbaikan internal Polri.

    Namun, tidak disebutkan sama sekali soal rencana UAS menjadi penasihat Polri.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa video dengan klaim UAS akan diangkat jadi penasihat Polri bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Klip itu identik dengan unggahan Instagram resmi divisi Humas Polri tentang kegiatan keagamaan Polri yang mengundang UAS. Kegiatan itu diselenggarakan di Mabes Polri, Jakarta pada Jumat (26/9/2025). Menurut informasi, kegiatan diawali dengan Salat Jumat berjemaah bersama UAS, kemudian disusul dengan tausiah dan ceramah agama dari UAS.

    UAS sendiri hanya menyampaikan pesan keagamaan terkait toleransi, kekuatan mental, menghadapi tugas dan menjadi seseorang yang amanah. Tidak ada penyebutan soal rencana UAS menjadi penasihat Polri.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan