(GFD-2025-29417) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru Sekolah Rakyat
Sumber:Tanggal publish: 04/10/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran seleksi PPPK jabatan fungsional Guru Sekolah Rakyat, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 26 September 2025.
Klaim link pendaftaran seleksi PPPK jabatan fungsional Guru Sekolah Rakyat berupa tulisan sebagai berikut.
"Kemensos resmi membuka Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Jabatan Fungsional Guru Sekolah Rakyat Tahap II Tahun Anggaran 2025.
Daftar sekarang!"
Dalam unggahan tersebut terdapat menu 'daftar sekarang'. Jika menu tersebut diklik akan muncul link berikut.
"https://daftarkandirimusekarang.biz.id/web/a/?fbclid=IwY2xjawNNZ5ZleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFvTkJaWnlrWUJ0UVcxN3dBAR4RaY0BasjfXNVYFJmfUgupuHG-v6CiNB5d7xkA6mXObtiUdnSOthFWdon1cA_aem_sGIJHML3UtgJbRziVGfaAg"
Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah identitas, seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Benarkah klaim link pendaftaran seleksi PPPK jabatan fungsional Guru Sekolah Rakyat? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran seleksi PPPK jabatan fungsional Guru Sekolah Rakyat. Penelusuran mengarah pada situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos) kemensos.go.id mengenai Pengumuman Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Guru Sekolah Rakyat Tahap II TA 2025.
Berdasarkan informasi dari situs tersebut, seleksi PPPK jabatan fungsional Guru Sekolah Rakyat Tahap II Tahun Anggaran 2025 telah selesai.
"Pengumuman Kelulusan PPPK JF Guru Sekolah Rakyat oleh Kemensos 13 Agustus 2025"
Selain itu, seleksi calon guru sekolah rakyat dilaksanakan oleh Kemendikdasmen. Laman resmi Kemendikdasmen dapat diakses pada ppg.dikdasmen.go.id/seleksi-guru-sekolah-rakyat-tahap-2.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran seleksi PPPK jabatan fungsional Guru Sekolah Rakyat tidak benar.
Seleksi PPPK jabatan fungsional Guru Sekolah Rakyat Tahap II Tahun Anggaran 2025 telah selesai.
Rujukan
(GFD-2025-29388) [SALAH] Presiden India Masuk Islam, Ribuan Patung Dewa Dihancurkan
Sumber: TiktokTanggal publish: 03/10/2025
Berita
Beredar video [arsip] dari akun tiktok “duniirsani” pada Selasa (27/09/2025) disertai takarir:
“Geger Presiden India Resmi masuk Islam, RIbuan patung dewa dihancurkan 02"
“Geger Presiden India Resmi masuk Islam, RIbuan patung dewa dihancurkan 02"
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Presiden India masuk Islam, ribuan patung dewa dihancurkan” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Selanjutnya Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri aktivitas Droupadi Murmu di Google. Hasilnya ditemukan artikel dari india times yang menjelaskan Presiden Murmu melakukan ritual Pind Daan (ritual Hindu untuk keselamatan jiwa leluhur dan anggota keluarga yang meninggal) di Kuil Vishnupad, Gaya pada Sabtu (20/9/2025).
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) kemudian menelusuri lebih dalam terkait kepercayaan Presiden India tersebut di Google, ditemukan artikel bkdaily.news.org yang terbit pada Jumat (22/7/2022) menjelaskan bahwa Droupadi Murmu mulai mengikuti gerakan Brahma Kumaris pada tahun 2009. Beliau menjalani kursus Meditasi Rajyoga di pusat Brahma Kumaris dan sejak saat itu menjadi pengikut setia
Hingga artikel ini terbit, tidak ditemukan berita Presiden India Droupadi Murmu masuk Islam dan ribuan patung dewa dihancurkan.
Selanjutnya Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri aktivitas Droupadi Murmu di Google. Hasilnya ditemukan artikel dari india times yang menjelaskan Presiden Murmu melakukan ritual Pind Daan (ritual Hindu untuk keselamatan jiwa leluhur dan anggota keluarga yang meninggal) di Kuil Vishnupad, Gaya pada Sabtu (20/9/2025).
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) kemudian menelusuri lebih dalam terkait kepercayaan Presiden India tersebut di Google, ditemukan artikel bkdaily.news.org yang terbit pada Jumat (22/7/2022) menjelaskan bahwa Droupadi Murmu mulai mengikuti gerakan Brahma Kumaris pada tahun 2009. Beliau menjalani kursus Meditasi Rajyoga di pusat Brahma Kumaris dan sejak saat itu menjadi pengikut setia
Hingga artikel ini terbit, tidak ditemukan berita Presiden India Droupadi Murmu masuk Islam dan ribuan patung dewa dihancurkan.
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “Presiden India masuk Islam, ribuan patung dewa dihancurkan” merupakan konten palsu (fabricated content).
Rujukan
- http[Google] Hasil Pencarian Google dengan kata kunci “Presiden India Droupadi Murmu Masuk Islam” [india times] President perform pind daan rituals in gaya with emotional resonance [bkdaily.news.org] Droupadi Murmu's personal life story and her long time association with Brahma Kumaris
- https://timesofindia.indiatimes.com/city/patna/president-performs-pind-daan-rituals-in-gaya-with-emotional-resonance/articleshow/124014787.cms
- https://bkdailynews.org/droupadi-murmus-personal-life-story-and-her-long-time-association-with-brahma-kumaris/
- https://vt.tiktok.com/ZSDcoDDTL/ (Tautan unggahan akun Tiktok “duniirsani”)
- https://archive.ph/vwTGj (Arsip unggahan unggahan akun Tiktok “duniirsani”)
(GFD-2025-29393) [SALAH] Sebelas Pelajar Meninggal Akibat MBG
Sumber: twitter.comTanggal publish: 03/10/2025
Berita
Akun X “alisyarief” pada Senin (28/9/2025) mengunggah video [arsip] yang dengan narasi:
MBG makan korban 11 orang meninggal, Peringatan keras PKI biadab menyusup membunuh anak-anak disekolah menurunkan prabowo lewat makan gratis waspada yang punya anak-anak di sekolah
Per Jumat (3/10/2025) video itu sudah dilihat lebih dari 274 ribu kali, disukai 2 ribu, dibagikan ulang 965 kali dan menuai 557 komentar.
MBG makan korban 11 orang meninggal, Peringatan keras PKI biadab menyusup membunuh anak-anak disekolah menurunkan prabowo lewat makan gratis waspada yang punya anak-anak di sekolah
Per Jumat (3/10/2025) video itu sudah dilihat lebih dari 274 ribu kali, disukai 2 ribu, dibagikan ulang 965 kali dan menuai 557 komentar.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “sebelas pelajar meninggal akibat MBG” ke mesin pencari Google. Tidak ditemukan informasi dari laman berita kredibel atau akun resmi pemerintahan yang membenarkan klaim tersebut.
Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) coba melakukan penelusuran informasi tersebut melalui mesin pencarian Google dengan reverse image search. Hasilnya, video merupakan keracunan MBG di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat yang terjadi pada Rabu (24/9/2025).
Melansir dari akun Instagram resmi Badan Gizi Nasional (BGN) @badangizinasional.ri. BGN menyatakan, sebagaimana disampaikan oleh camat setempat, tidak ada satupun korban jiwa dalam insiden tersebut dikutip pada Senin (29/9/2025).
Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) coba melakukan penelusuran informasi tersebut melalui mesin pencarian Google dengan reverse image search. Hasilnya, video merupakan keracunan MBG di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat yang terjadi pada Rabu (24/9/2025).
Melansir dari akun Instagram resmi Badan Gizi Nasional (BGN) @badangizinasional.ri. BGN menyatakan, sebagaimana disampaikan oleh camat setempat, tidak ada satupun korban jiwa dalam insiden tersebut dikutip pada Senin (29/9/2025).
Kesimpulan
Unggahan berisi narasi “sebelas pelajar meninggal akibat MBG” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
(Ditulis oleh Yudho Ardi)
(Ditulis oleh Yudho Ardi)
(GFD-2025-29394) Keliru: Infeksi Cacing karena Mengkonsumsi Mi Instan Berlebihan
Sumber:Tanggal publish: 03/10/2025
Berita
SEBUAH video yang memperlihatkan proses operasi medis beredar di Facebook [arsip]. Dalam video itu terlihat tenaga medis mengeluarkan sejumlah cacing dari dalam usus. Pengunggah menambahkan narasi tertulis yang menyebut, penyumbatan usus oleh cacing itu terjadi karena pasien sering makan mi instan.
Benarkah mengkonsumsi mi instan berlebihan menimbulkan infeksi cacing?
Benarkah mengkonsumsi mi instan berlebihan menimbulkan infeksi cacing?
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi video itu dengan mewawancarai ahli kesehatan. Hasilnya, infeksi cacing pada manusia tidak ada kaitannya dengan konsumsi mi instan berlebihan.
Dokter spesialis penyakit dalam RSU Saiful Anwar Malang dr. Syifa Mustika menjelaskan, penyumbatan usus akibat cacing memang bisa terjadi. Usus manusia, kata dia, dapat dipenuhi cacing dalam jumlah besar seperti jenis cacing gelang (Ascaris lumbricoides). “Kondisi ini bisa menyebabkan penyumbatan usus dan memerlukan tindakan medis,” kata dr Syifa kepada Tempo, Ahad, 28 September 2025.
Namun, infeksi cacing tidak berasal dari mi instan. Cacing masuk ke tubuh melalui telur atau larva yang terbawa makanan dan minuman kotor, tanah terkontaminasi, atau tangan yang tidak dicuci dengan benar. Bahkan, larva jenis-jenis tertentu bisa menembus kulit, misalnya saat berjalan tanpa alas kaki di tanah yang terkontaminasi.
Menurut Syifa, pencegahan bisa dilakukan dengan kebiasaan sederhana. Cuci tangan dengan sabun sebelum makan, olah makanan dengan benar, dan gunakan alas kaki di lingkungan berisiko. “Penting juga minum obat cacing secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan,” kata Syifa.
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada 2015 menyatakan mi instan aman dikonsumsi. Tidak ada bukti zat di dalamnya seperti monosodium glutamat (MSG), methyl p-hydroxybenzoate, maupun asam benzoat berbahaya bagi tubuh.
Meski begitu, konsumsi mi instan berlebihan tetap berisiko bagi kesehatan. Artikel Tempo menyebut, makan mi dan nasi secara rutin tanpa diimbangi olahraga dapat memicu penyakit mulai dari diabetes, hipertensi, hingga kanker. Risiko itu muncul akibat gizi tak seimbang, tingginya asupan gula, serta tumpukan lemak yang tidak terbakar karena kurang aktivitas fisik.
Pilihan editor: Benar, Klaim Konsumsi Mie Instan dan Nasi Secara Rutin Memicu Risiko Diabetes, Hipertensi dan Kanker
Dokter spesialis penyakit dalam RSU Saiful Anwar Malang dr. Syifa Mustika menjelaskan, penyumbatan usus akibat cacing memang bisa terjadi. Usus manusia, kata dia, dapat dipenuhi cacing dalam jumlah besar seperti jenis cacing gelang (Ascaris lumbricoides). “Kondisi ini bisa menyebabkan penyumbatan usus dan memerlukan tindakan medis,” kata dr Syifa kepada Tempo, Ahad, 28 September 2025.
Namun, infeksi cacing tidak berasal dari mi instan. Cacing masuk ke tubuh melalui telur atau larva yang terbawa makanan dan minuman kotor, tanah terkontaminasi, atau tangan yang tidak dicuci dengan benar. Bahkan, larva jenis-jenis tertentu bisa menembus kulit, misalnya saat berjalan tanpa alas kaki di tanah yang terkontaminasi.
Menurut Syifa, pencegahan bisa dilakukan dengan kebiasaan sederhana. Cuci tangan dengan sabun sebelum makan, olah makanan dengan benar, dan gunakan alas kaki di lingkungan berisiko. “Penting juga minum obat cacing secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan,” kata Syifa.
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada 2015 menyatakan mi instan aman dikonsumsi. Tidak ada bukti zat di dalamnya seperti monosodium glutamat (MSG), methyl p-hydroxybenzoate, maupun asam benzoat berbahaya bagi tubuh.
Meski begitu, konsumsi mi instan berlebihan tetap berisiko bagi kesehatan. Artikel Tempo menyebut, makan mi dan nasi secara rutin tanpa diimbangi olahraga dapat memicu penyakit mulai dari diabetes, hipertensi, hingga kanker. Risiko itu muncul akibat gizi tak seimbang, tingginya asupan gula, serta tumpukan lemak yang tidak terbakar karena kurang aktivitas fisik.
Pilihan editor: Benar, Klaim Konsumsi Mie Instan dan Nasi Secara Rutin Memicu Risiko Diabetes, Hipertensi dan Kanker
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim video gumpalan cacing di usus akibat terlalu banyak makan mi instan adalah keliru.
Rujukan
Halaman: 1237/7954


