(GFD-2025-29681) Hoaks Louis van Gaal Resmi Latih Timnas Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 27/10/2025
Berita
ADVERTISEMENT
Di tengah pengumuman pemutusan kerja sama ini, muncul berbagai spekulasi di media sosial mengenai siapa sosok pengganti legenda FC Barcelona itu untuk mengarsiteki Timnas Indonesia. Di Facebook, misalnya, ramai beredar narasi yang menyebut bahwa pelatih asal Belanda lainnya, Louis van Gaal, telah resmi menjadi pelatih baru Timnas Indonesia.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Narasi tersebut diunggah oleh sejumlah akun, di antaranya “S Ardiansyah” (arsip) , “Fans Timnas Indonesia” (arsip) pada Sabtu (18/10/2025) dan “Sudut Pandang” (arsip) pada Minggu (19/10/2025).
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
ins.adsbygoogle[data-ad-status="unfilled"] {
display: none !important;
}
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
“Breaking News ‼️ Louis Van Gaal Pelatih Baru Timnas Indonesia Tinggal Di Umumkan.” Tulis keterangan salah satu akun tersebut pada Sabtu (18/10/2025).
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Hoaks Louis van Gaal Resmi Latih Timnas Indonesia. foto/Hotline periksa fakta tirto
Sepanjang Sabtu (18/10/2025) hingga Senin (27/10/2025) atau selama sembilan hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 249 reaksi, 466 komentar dan 11 kali dibagikan. Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut? Benarkah Louis van Gaal resmi jadi pelatih timnas?
ADVERTISEMENT
Hasil Cek Fakta
Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert.
Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.
"Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir.
Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI.
“Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia.
Sebagai informasi, rumor mengenai Louis van Gaal yang disebut-sebut akan menjadi pelatih Timnas Indonesia bermula dari unggahan akun media asal Belanda, @433nl. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut bahwa pelatih gaek itu dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin (20/10/2025).
“Breaking, Senin ini (red-20/10/2025), mantan pelatih kepala Louis van Gaal akan menggelar konferensi pers, ia akan membawa berita besar. Apa yang akan ia sampaikan?,” tulis akun IG resmi @433nl.
Unggahan itu kemudian memicu spekulasi bahwa Van Gaal akan menukangi Timnas Indonesia. Namun, dugaan tersebut ternyata tidak berdasar. Isi konferensi pers Louis van Gaal sama sekali tidak berkaitan dengan penunjukannya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Dalam konferensi pers itu, pelatih berusia 74 tahun asal Belanda tersebut justru mengumumkan dukungannya terhadap sebuah pertandingan amal yang digelar oleh organisasi Spiere.
Kesimpulan
Hingga Senin (27/10/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert.
Sementara konferensi pers yang dilakukan van Gaal pada 20 Oktober 2025 lalu, tidak terkait dengan Timnas Indonesia. Pelatih 74 tahun itu mengumkan dukungannya terhadap sebuah pertandingan amal.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-12:23CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios
Rujukan
- https://web.facebook.com/S.Ardiansyah22/posts/pfbid0SoBK8ttk1GbiDsTxMKcaMNq2SSksK9Zfe7poD8M2wPu2k31pXjMJr59fEE4QLTCJl
- https://archive.ph/ZPQpy
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02THgT9LLf3B5NHtvDPJzKaA4tABmFoEvBzvai1YtGQqVaGGyhGFh1xaro9krFjVnBl&id=61551471239425
- https://archive.ph/wip/z0bsl
- https://web.facebook.com/opinisudutpandang/posts/pfbid0DRTNAEFfEz3VQBfq1SD1nJsuhm47gxUbHosAEjnTgbG5b7EFeDXywAwy5CdeowUvl
- https://archive.ph/wip/6kGNQ
- https://www.pssi.org/national-team/mens-seniors
- https://tirto.id/siapa-pelatih-baru-timnas-indonesia-pssi-ungkap-kriterianya-hknv
- https://tirto.id/erick-thohir-sty-kluivert-adalah-masa-lalu-timnas-indonesia-hkn7
- https://tirto.id/benarkah-van-gaal-pelatih-baru-timnas-indonesia-cek-infonya-hjVE
- https://www.instagram.com/p/DP5_9YpjaEs/?img_index=1
- https://tirto.id/isi-berita-besar-van-gaal-bukan-soal-pelatih-timnas-indonesia-hj3X
- https://mailto:factcheck@tirto.id
(GFD-2025-29682) [SALAH] Megawati Tidak Rela Uang Sitaan Korupsi Dikembalikan ke Negara
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 27/10/2025
Berita
Pada Selasa (21/10/2025) akun Facebook “Penting Jadi Duit” membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan momen Presiden Prabowo dan Menkeu Purbaya menyaksikan Kejaksaan Agung memamerkan uang sitaan kasus korupsi.
Terdapat klip Megawati mengatakan “Tidak. Tidak. Tidak. Dan…konstitusi itu paling tinggi lho”.
Unggahan disertai narasi:
Hingga Senin (27/10/2025) unggahan telah mendapatkan 131 tanda suka, 61 komentar dan telah dibagikan ulang 6 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Megawati tidak rela uang sitaan korupsi Rp13 triliun dikembalikan ke negara” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
TurnBackHoax kemudian menelusuri tangkapan layar video yang menampilkan potret Megawati melalui Google Lens. Hasil pencarian mengarah ke video dari kanal YouTube ‘Kompas.com’ “[FULL] Pidato Politik Megawati di Kongres VI PDIP”, yang tayang Sabtu (2/8/2025).
Video tersebut merupakan momen pidato Megawati pada penutupan Kongres ke-6 PDI Perjuangan (PDI-P) di Nusa Dua, Bali, pada Sabtu (2/8/2925. Dalam pidato aslinya, Megawati tidak membahas uang sitaan korupsi, melainkan menegaskan pandangannya mengenai sistem pemerintahan presidensial di Indonesia yang tidak mengenal istilah oposisi dan koalisi.
Kesimpulan
Rujukan
(GFD-2025-29683) Keliru: Pesan WhatsApp Bantuan Dana Prabowo Rp 58 Juta
Sumber:Tanggal publish: 27/10/2025
Berita
Pesan itu dikirimkan melalui WhatsApp dari seseorang bernama Yosef Tanujaya yang mengaku sebagai manajer pelaksana bantuan Presiden Prabowo. Dalam pesan itu, pengirim meminta penerima menyatakan setuju atau tidak setuju untuk menerima dana bantuan.
Benarkah ada bantuan dana dari Presiden Prabowo Subianto?
Hasil Cek Fakta
Nama Yosef Tanujaya tidak ditemukan dalam laman Sekretariat Presiden dan Kementerian Sosia, juga tidak muncul dalam siaran pers atau struktur kementerian maupun lembaga non-kementerian.
Selain itu, tidak ada jabatan Manajer Pelaksana Bantuan Presiden Prabowo Subianto. Selama ini, pelaksanaan bantuan dikelola oleh Kementerian Sosial dan Kementerian Keuangan.
Namun, Tempo menemukan nama Yosef Tanujaya pernah dikaitkan sebagai nama samaran Yosef Tjahjadjaja, seorang penipu yang terlibat dalam kasus pembobolan Bank Mandiri Cabang Mampang Prapatan.
Dilansir dari Bisnis.com, terpidana Yosef Tjahjadjaja ditangkap oleh tim penyidik Polda Jawa Barat pada 13 Juli 2021 setelah menjadi buron selama 15 tahun.
Menurut peneliti keamanan digital dari Monash University Indonesia Muhammad Johan Alibasa, warga perlu berhati-hati menerima pesan yang tiba-tiba menawarkan bantuan. Modus seperti ini seringkali terkait dengan penipuan.
Setelah mengirimkan pesan memberikan bantuan, biasanya penipu akan meminta data pribadi. Cara lainnya dengan mengirim kode tertentu atau tautan agar pemilik nomor menekannya, “Tautan biasanya mengandung virus berbahaya atau malware yang bisa meretas ponsel,” kata dia.
Penipuan Lewat WhatsApp
WhatsApp menjadi medium penipu untuk menargetkan korban. Bentuk-bentuk penipuan melalui Whatsapp antara lain:
Penipu berupaya untuk mendapatkan informasi sensitif seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau data identitas lainnya dengan menyamar sebagai layanan resmi WhatsApp.
Para penipu akan mengirim pesan kepada pengguna WhatsApp, mengklaim bahwa mereka telah memenangkan hadiah besar dari suatu perusahaan.
Love scam adalah bentuk penipuan di mana penipu berpura-pura menjadi orang yang tertarik pada korban. Mereka akan membentuk hubungan percakapan yang intim dengan tujuan untuk memperoleh uang atau informasi pribadi dari korban.
Penipu juga dapat memanfaatkan WhatsApp untuk menyebarkan malware atau virus.
Penipuan ini dilakukan dengan mengirimkan tautan undangan pernikahan kepada calon korban. Undangan yang dikirim sering kali berbentuk pesan undangan dalam format .apk, yang sebenarnya bertujuan untuk mencuri data pribadi seseorang.
Penipu sering menggunakan pesan berantai yang berisi link sebagai "link kuota gratis," padahal sebenarnya itu adalah tautan phishing yang berbahaya.
Penipu mencoba menghubungi korban melalui WhatsApp dengan alasan mereka salah memasukkan nomor telepon saat melakukan verifikasi, dan kode OTP terkirim ke nomor korban.
Pilihan editor: Inilah 7 Modus Penipuan di WhatsApp yang Perlu Anda Ketahui
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.presidenri.go.id/?s=Yosef+Tanujaya
- https://www.google.com/search?q=Yosef+Tanujaya+in+site%3A
- https%3A%2F%2Fkemensos.go.id&sca_esv=02f3821faf5a3ae0&biw=1800&bih=1015&tbm=nws&ei=zer-aLPEGrmw4-EPt6jd-Ag&ved=0ahUKEwjz3rTSu8OQAxU52DgGHTdUF48Q4dUDCA4&uact=5&oq=Yosef+Tanujaya+in+site%3A
- https%3A%2F%2Fkemensos.go.id&gs_lp=Egxnd3Mtd2l6LW5ld3MiLVlvc2VmIFRhbnVqYXlhIGluIHNpdGU6aHR0cHM6Ly9rZW1lbnNvcy5nby5pZEipClCqBliqBnAAeACQAQCYAYsBoAHhAaoBAzEuMbgBA8gBAPgBAZgCAaACkgHCAgUQABjvBcICCBAAGIAEGKIEmAMAiAYBkgcDMC4xoAedBLIHAzAuMbgHkgHCBwMyLTHIBwQ&sclient=gws-wiz-news
- https://kabar24.bisnis.com/read/20210713/16/1417289/15-tahun-buron-terpidana-pembobol-bank-mandiri-akhirnya-ditangkap#goog_rewarded /cdn-cgi/l/email-protection#6605030d00070d12072612030b1609480509480f02
(GFD-2025-29684) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan
Sumber:Tanggal publish: 27/10/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar postingan di media sosial klaim tautan pendaftaran pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 23 Oktober 2025.
Dalam postingan terdapat tulisan:
"Program pemutihan diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat yang selama ini tertunda karena kendala tunggakan, sehingga lebih banyak warga bisa kembali aktif dan menikmati manfaat BPJS"
Unggahan menyertakan poster yang berisi narasi sebagai berikut:
"PROGRAM PEMUTIHAN TUNGGAKAN IURAN BPJS KESEHATAN"
Postingan ini menyertakan link pendaftaran yang jika diklik muncul sebagai berikut: https://rfmadft.it.com/daftaarrkan-sekarang?fbclid=IwY2xjawNrzC5leHRuA2FlbQIxMQBicmlkETF5cUY3N3dRSlM2NlFJNjVmAR6MzlJV3wqH7T9APYCc3Lk186cWLOxoC-63Sk2xW0ADHeTqtqtQj4lwvUVyWw_aem_pEujTI60W_6MCT4R-Zjh6Q
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama, jenis kelamin, dan provinsi.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan. Penelusuran dilakukan dengan menghubungi Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah.
Dia menyatakan, link pendaftaran yang disebar salah satu akun di media sosial tersebut adalah hoaks.
"Hoaks," kata Rizzky kepada Liputan6.com, Senin (27/10/2025).
Rizzy menyatakan, pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan tersebut masih dalam proses.
"Perlu kami sampaikan bahwa saat ini pemerintah masih berproses merumuskan dan menyusun regulasinya dengan melibatkan berbagai pihak," ucap dia.
Sementara itu, dilansir dari Antara, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyatakan pemutihan tunggakan dilakukan bagi peserta BPJS yang pindah komponen, misalnya dari peserta mandiri yang berubah menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI).
"Jadi pemutihan itu intinya bagaimana untuk orang yang sudah biasa pindah komponen, dulunya itu katakanlah mandiri, lalu menunggak, padahal dia sudah pindah ke PBI, tetapi masih punya tunggakan. Nah, itu dibayari oleh pemerintah daerah misalnya (karena sudah menjadi PBI), tetapi (tercatat di sistem) masih punya tunggakan, maka tunggakan itu dihapus," ujar dia di Jakarta, Rabu 22 Oktober 2025.
Ghufron menegaskan, pemutihan ini harus tepat sasaran, misalnya mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Ya tentu kita harapkan tepat sasaran ya, jadi dia desilnya itu desil yang katakanlah masuk di dalam DTSEN," ucapnya.
Ia juga menekankan agar pemutihan ini tidak disalahgunakan oleh peserta dengan secara sengaja menunggak iuran.
"Yang jelas kalau BPJS itu istilahnya negara hadir, kemudian peserta itu bisa akses pelayanan, tetapi tidak disalahgunakan. Orang yang mampu ya bayar itu bukan terus, 'Wah, saya nunggu nanti biar ada pemutihan lagi' begitu, enggak, enggak terjadi itu," paparnya.
Ia menegaskan, pemutihan tunggakan ini benar-benar dikhususkan bagi peserta BPJS Kesehatan yang tidak mampu atau miskin.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan, tidak benar.




