• (GFD-2025-29669) [SALAH] Shin Tae Yong Resmi Kembali ke Indonesia untuk Melatih Timnas

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 27/10/2025

    Berita

    Pada Minggu (19/10/2025) akun Facebook “Sepak BOLA Indonesia” membagikan foto [arsip] disertai narasi:


    “'🔴 LIVE: SHIN TAE YONG RESMI KEMBALI KE INDONESIA!





    Bandara Penuh Suporter, Teriakan “STY!” Bergema — Suasana Pecah, Bikin Merinding! 🇮🇩🔥





    Lihat cerita lengkapnya di komentar pertama 👇”
















    Hingga Senin (27/10/2025) unggahan telah mendapatkan 15.000 tanda suka, 2.100 komentar dan telah dibagikan ulang 54 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar dari foto melalui Google Lens. Hasil pencarian mengarah ke pemberitaan bola.com “Shin Tae-yong Tegaskan Tak Pernah Dapat Tawaran Jadi Direktur Teknik oleh PSSI”, tayang Senin (27/1/2025). 

    Diketahui, foto tersebut merupakan momen yang dipotret di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (26/1/2025) ketika Shin Tae-yong hendak pulang ke Korea Selatan.

    Sebagai informasi, dikutip dari kompas.com, Shin Tae-yong resmi diberhentikan dari jabatan pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1/2025). Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan alasan utama pemecatannya adalah perlunya kepemimpinan yang lebih efektif dalam menerapkan strategi yang disepakati bersama pemain. Evaluasi atas kinerja Shin Tae-yong mencakup kinerja tim dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, khususnya pertandingan melawan China pada Oktober 2024, yang dinilai kurang memuaskan

    kompas.com melaporkan bahwa hingga Senin (20/10/2025), PSSI belum menetapkan pelatih baru Timnas Indonesia setelah berakhirnya kerja sama dengan pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert. PSSI saat ini masih fokus melakukan evaluasi internal terkait kinerja tim.

    Melansir tempo.co, Kluivert resmi diputus kontrak oleh PSSI melalui mekanisme “mutual termination” pada Kamis (16/10/2025), setelah gagal membawa tim lolos ke Piala Dunia 2026. 

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim "Shin Tae-yong resmi kembali ke Indonesia untuk melatih Timnas” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29670) [PARODI] Pertamina Berikan Imbalan Rp7 juta untuk Postingan Citra Pertamina di Media Sosial

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 27/10/2025

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Pertamina menegaskan bahwa pesan yang beredar di media sosial yang menyebut bahwa Pertamina akan memberikan imbalan sebesar Rp7 juta kepada masyarakat yang membuat postingan positif tentang Pertamina adalah Hoaks.

    Unggahan dengan narasi “Pertamina berikan imbalan Rp7 juta untuk postingan citra Pertamina di media sosial” merupakan konten parodi (parody content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29671) Menyesatkan: Danau Susu di Cina yang Bisa Diminum

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/10/2025

    Berita

    KONTEN yang menampilkan danau berwarna putih seperti susu beredar di Facebook, Instagram, Tiktok, dan YouTube. Narator video mengklaim air danau itu bisa diminum langsung. 

    Ia menyebut danau bernama Baiyin Chagan Nuur atau Danau Susu berada di Mongolia Dalam, wilayah otonom Cina. Warga disebut dapat meminum airnya lewat keran khusus yang disediakan pemerintah setempat.



    Benarkah danau susu yang viral di Cina, airnya dapat dikonsumsi langsung?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo menelusuri konten itu lewat mesin pencari Baidu, Google, dan pemberitaan media kredibel. Dengan Baidu, Tempo memakai kata kunci berbahasa Mandarin “Niúnai hú" yang berarti danau susu. Di Google, kata kunci yang digunakan adalah milk lake dan “danau susu”.

    Hasil penelusuran menunjukkan danau itu benar berada di Taibus Banner, Xilin Gol League, Mongolia Dalam, wilayah otonom di bawah Cina. Namun airnya tidak layak dikonsumsi langsung.

    Warna putih susu di danau itu berasal dari kalsium karbonat dan partikel mineral yang teraduk dari dasarnya. Menurut situs resmi Biro Sumber Daya Air Kunming, danau ini sempat mengering pada 1960-an dan 1970-an akibat aliran hulu yang terputus dan kekeringan.

    Proyek restorasi ekologi kemudian dilakukan bertahap. Sejak 2024, warna danau mulai memucat seiring peningkatan agitasi mineral. Pada musim panas 2025, warna putih susu terlihat makin pekat.

    Media lokal Cina, The Cover melaporkan, Kepala Biro Pariwisata dan Budaya Xilingol Union, Zhao Donglong, menjelaskan partikel kalsium karbonat dan mineral lain di danau itu terus teraduk dan tersuspensi saat air mengalir. Karena itu, airnya tampak berwarna susu sepanjang tahun. “Danau semacam ini secara alami tidak bisa diminum,” ujarnya.

    National Park Service juga melaporkan hal yang sama, air sungai, rawa, atau danau bisa saja tampak bersih, tapi jika tidak diolah berisiko menimbulkan penyakit karena mengandung bakteri, virus, atau parasit. Air danau juga bisa tercemar bahan kimia dari limbah industri, pestisida, dan aktivitas manusia lainnya.

    Keran Susu dekat Danau

    Potongan video yang menampilkan wisatawan meminum susu dari keran dekat danau sebenarnya tidak bersumber dari danau. Pemerintah setempat meluncurkan proyek air keran susu pada Juni 2025 dengan menyuplai susu murni yang disimpan di bawah tanah. Susu itu dialirkan ke keran melalui pipa aman untuk digunakan.

    Susu yang dipakai dibeli dari supermarket dan disimpan pada suhu konstan di bawah tanah. Untuk menjaga keamanan, pemerintah hanya menyiapkan dua tangki susu yang dapat diakses selama dua jam. Setelah itu, tangki dan keran disterilkan sebelum digunakan kembali.

    Situs lokal Inner Mongolia Daily, juga melaporkan hal serupa: air danau tidak bisa diminum. Untuk menarik wisatawan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat bekerja sama dengan perusahaan susu lokal mendirikan “titik minum susu langsung” di tepi danau.

    Susu yang digunakan dibeli dari sumber resmi dan disimpan rapat di bawah tanah pada suhu konstan. Melalui proses sterilisasi ketat, susu murni itu dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran Tempo, klaim bahwa terdapat danau susu di Cina dan airnya dapat dikonsumsi langsung adalah menyesatkan.

    Danau Baiyin Chagan atau “danau susu” memang ada di Mongolia Dalam, wilayah teritori Cina. Warna danau yang seputih susu ini disebabkan oleh kalsium karbonat dan partikel mineral lainnya yang teraduk dari dasar danau. Tapi, airnya tidak bisa dikonsumsi langsung.

    Susu yang mengalir dari keran dekat danau bukan langsung berasal dari danau susu, melainkan diangkut melalui pipa makanan dari tangki susu segar yang tersembunyi di bawah tanah.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29672) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Voucher Listrik Gratis Program Kerja Sama PLN dan Telegram

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/10/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran program kerja sama PLN dengan Telegram voucher listrik gratis, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 12 Oktober 2025.
    Klaim link pendaftaran program kerja sama PLN dengan Telegram voucher listrik gratis berupa tulisan sebagai berikut.
    "PLN BEKERJA SAMA TELEGRAM Peduli hadirkan gratis voucher listrik Rp.250.000, Bagi pengguna dengan Kwh 450 sampai KWh 2200 kebawah.
    Daftar sekarang sebelum batas yang ditentukan melalui website resmi PLN Peduli dengan cara klik DAFTAR 👇👇 #TOKEN #LISTRILGRATIS #INDONESIA #"
    Unggahan tersebut menyertai link formulir registrasi program kerja sama PLN dengan Telegram voucher listrik gratis, sebagai berikut.
    "http://p1ksh2x.jxhut.me/ok/"
    Unggahan tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang memninta sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, provinsi dan nomor Telegram.
    Benarkah klaim link pendaftaran program kerja sama PLN dengan Telegram voucher listrik gratis? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran program kerja sama PLN dengan Telegram voucher listrik gratis, penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Viral Pembagian Token Listrik Gratis, Simak Penjelasan PLN" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 23 September 2025.
    Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, PLN tidak pernah membuat dan menyelenggarakan promo token listrik gratis seperti yang beredar di media sosial.
    "PLN memastikan tidak pernah memberikan promo dimaksud," kata Gregorius, saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa (23/9/2025)
    Gregorius pun menegaskan, informasi promo pembagian token listrik gratis yang beredar adalah hoaks dan indikasi scam.
    PLN mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi termasuk promosi yang bukan resmi bersumber dari PLN sehingga terhindar dari upaya penipuan.
    "Informasi tentang promo resmi dari PLN dapat dilihat pada aplikasi PLN Mobile," tuturnya.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran program kerja sama PLN dengan Telegram voucher listrik gratis tidak benar.
    PLN tidak pernah membuat dan menyelenggarakan promo token listrik gratis seperti yang beredar di media sosial. Informasi promo pembagian token listrik gratis yang beredar adalah hoaks dan indikasi scam.