• (GFD-2025-29863) Tidak Benar Memandikan Anak Setelah Makan Sebabkan Asam Urat

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/10/2025

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan di media sosial mengklaim bahwa kebiasaan memandikan anak setelah makan dapat memengaruhi kondisi kesehatannya.

    ADVERTISEMENT

    Klaim tersebut dibagikan oleh akun Instagram @mendidikanaksholeh (arsip) pada Sabtu (18/10/2025). Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa aktivitas memandikan anak setelah makan bisa memicu peningkatan kadar asam urat dan berdampak pada gangguan fungsi ginjal.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Stop kebiasaan mandiin anak setelah makan! Anak 7 tahun dilarikan ke rumah sakit usai dimandikan ibunya. Dokter temukan tanda asam urat yang sudah menjalar ke ginjal," tulis pengunggah.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Informasi tersebut disematkan dalam sebuah gambar yang menunjukkan seorang anak perempuan sedang terkapar dengan selang infus di dekatnya.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Pengunggah menjelaskan, bahwa setelah makan, aliran darah akan terfokus ke organ pencernaan untuk memproses makanan. Bila anak langsung dimandikan, terutama dengan air dingin, pembuluh darah bisa menyempit sehingga aliran darah menjadi tidak lancar.

    Akibatnya, metabolisme purin dalam tubuh disebut terganggu dan dapat menyebabkan penumpukan asam urat yang berisiko merusak ginjal.

    “Lama-kelamaan, zat sisa purin yang tidak terurai dengan baik bisa menumpuk dan memicu asam urat, bahkan menyebabkan gangguan pada ginjal di kemudian hari,” klaimnya.

    ADVERTISEMENT

    Selain itu, unggahan tersebut memberikan “tips aman” agar anak tetap sehat, yaitu dengan memberi jeda 30–45 menit sebelum anak mandi, gunakan air hangat jika ingin membersihkan tubuh, dan ajak anak banyak minum air putih hangat untuk membantu proses metabolisme.

    Header periksa fakta Mandi Air Dingin Setelah Makan Berbahaya bagi anak. tirto.id/Fuad

    Hingga artikel ini ditulis pada Kamis (23/10/2025), unggahan tersebut sudah mendapatkan lebih dari 1.500 tanda suka, dan dikomentari 70 kali.

    Klaim serupa juga ditemukan di akun Instagram @ritahrp86 (arsip), dan akun Facebook “Ma’Rhevas Olshopp” (arsip).

    Namun, bagaimana kebenaran klaim ini?

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memahami hubungan antara mandi setelah makan yang menyebabkan penyakit, Tirto mewawancarai Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Dian Nuswantoro, dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.

    Dirinya menjelaskan, tidak benar kebiasaan memandikan anak dengan air dingin setelah makan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme purin.

    Wilson mengatakan, memang terdapat efek fisiologis sementara yang menyebabkan ketidaknyamanan atau gejala ringan, apabila melakukan aktivitas mandi setelah makan besar. Misalnya, menyebabkan rasa tidak nyaman di perut seperti mual atau kembung.

    Hal ini karena setelah makan, tubuh masuk ke fase digestive state, aliran darah meningkat ke organ pencernaan (terutama lambung, pankreas, dan usus) untuk membantu pencernaan pada fase ini. Proses ini disebut splanchnic vasodilation, yaitu pelebaran pembuluh darah di saluran cerna.

    Sementara itu, aliran darah ke otot dan kulit sedikit menurun untuk mengalihkan suplai ke sistem pencernaan.

    “Bila mandi dilakukan segera setelah makan besar, maka ada dua reaksi yang terjadi bersamaan: sistem pencernaan butuh lebih banyak darah untuk mencerna makanan, dan paparan air dingin menyebabkan vasokonstriksi kulit dan mengaktifkan simpatis sehingga menyebabkan redistribusi aliran darah,” papar Wilson.

    Akibatnya, sementara waktu perfusi ke saluran cerna bisa sedikit menurun. Menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, mual, atau kembung. Tapi tidak menyebabkan kerusakan organ, penyempitan pembuluh darah permanen, atau gangguan metabolisme.

    Lebih lanjut, Wilson menegaskan bahwa penyebab kadar asam urat tinggi, yang disebut sebagai dampak dalam unggahan media sosial, tidak ada kaitannya dengan kebiasaan mandi air dingin. Ia menjelaskan, metabolisme purin berkaitan dengan proses pembentukan dan pemecahan nukleotida (adenin dan guanin) dalam tubuh, yang hasil akhirnya adalah asam urat (uric acid).

    Faktor-faktor yang mempengaruhi metabolisme purin meliputi: Pola makan tinggi purin (seperti jeroan, daging merah, dan beberapa jenis makanan laut), gangguan fungsi ginjal, aktivitas enzimatik (misalnya enzim xantin oksidase), konsumsi alkohol, asupan fruktosa tinggi, serta obesitas.

    “Paparan air dingin sama sekali tidak berpengaruh terhadap metabolisme purin atau produksi asam urat. Tidak ada mekanisme biokimia atau bukti klinis yang menunjukkan bahwa mandi air dingin memicu peningkatan produksi purin atau menyebabkan hiperurisemia,” jelasnya.

    Wilson menyampaikan, anak dapat mengalami hiperurisemia (peningkatan kadar asam urat dalam darah di atas nilai normal). Namun, kasus gout artritis (nyeri sendi akibat kristal urat) pada anak sangat jarang.

    Asam urat, kata Wilson, merupakan produk akhir metabolisme purin yang berasal dari makanan tinggi purin, metabolisme sel tubuh sendiri, dan gangguan ekskresi (pengeluaran) ginjal.

    Secara normal, tubuh menjaga keseimbangan antara produksi dan ekskresi asam urat melalui ginjal dan feses. Ketika produksi meningkat atau pembuangan menurun, terjadilah hiperurisemia.

    “Pada anak-anak, hiperurisemia lebih sering menjadi manifestasi atau tanda sekunder dari penyakit lain, bukan karena gaya hidup semata (seperti pada orang dewasa),” imbuh Wilson.

    Mengutip penelitian Kubota (2019), tingginya asam urat atau hiperurisemia sangat jarang terjadi pada anak-anak dan remaja. Sebagian penderita asam urat diketahui memiliki penyakit penyerta atau kondisi yang mendasarinya.

    Penelitian tersebut menjelaskan bahwa hiperurisemia umumnya disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti Down Syndrome, kelainan metabolik atau genetik, serta penyakit jantung bawaan. Selain itu, kondisi akut seperti gastroenteritis, asma bronkial yang menyebabkan hipoksia, penyakit ganas, dan efek samping obat juga dapat menjadi pemicu.

    Artikel yang sama juga menegaskan bahwa pada anak-anak dan remaja yang sehat, obesitas merupakan faktor utama penyebab meningkatnya kadar asam urat.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim bahwa memandikan anak setelah makan dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat dan gangguan ginjal adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Tidak ada bukti ilmiah atau mekanisme biokimia yang mendukung hubungan antara mandi air dingin setelah makan dengan gangguan metabolisme purin, peningkatan kadar asam urat, atau kerusakan ginjal. Paparan air dingin hanya menimbulkan efek fisiologis sementara, seperti rasa mual atau kembung, akibat perubahan sementara pada aliran darah tubuh setelah makan.

    Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti pola makan tinggi purin (jeroan, daging merah, seafood tertentu), gangguan fungsi ginjal, konsumsi alkohol dan fruktosa tinggi, obesitas, atau kondisi medis tertentu.

    Pada anak-anak, kasus asam urat tinggi sangat jarang dan umumnya menjadi gejala sekunder dari penyakit lain, bukan karena kebiasaan seperti mandi setelah makan.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-2025

    Rujukan

  • (GFD-2025-29657) Cek Fakta: Jalan Purwodadi Semarang Tutup Total Akibat Tanggul Jebol

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/10/2025

    Berita



    Murianews, Kudus – Beredar video yang menarasikan jalur Purwodadi arah Kota Semarang tutup total tak bisa dilewati akibat tanggul jebol. Yuk cek faktanya dulu lur.



    Video pendek dengan narasi jalur Purwodadi-Semarang tutup total akibat tanggul jebol beredar di sejumlah media sosial, salah satunya diunggah akun Threads bernama @thieoprasetyo, Kamis (23/10/2025).



    ”Info Jalur Purwodadi Kota arah Semarang tutup total tidak bisa dilewati. Tanggul Dempel Perbatasan Godong Jebol Separo Parah,” kata perekam video, seperti dikutip, Jumat (24/10/2025).



    Adapun pengunggah menuliskan narasi pada video itu sebagai berikut:



    ”Jln raya purwodadi- semarang (Mintreng) Tanggule jebol #banjir,” tulis pemilik akun.



    Setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Murianews.com video tersebut merupakan hoaks. Simak penelusuran selengkapnya di halaman berikut.



    Penelusuran...

    Hasil Cek Fakta



    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com video tersebut merupakan momen saat Tanggul Sungai Tuntang di Dusun Mlati, Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah jebol, pada 21 Januari 2025 lalu.



    Titik jebolan tanggul itu berada di sebelah Jalan Purwodadi-Semarang dan menyebabkan arus lalu lintas di sana terputus karena air dari Sungai Tuntang pun membanjiri jalan raya.



    Sebelumnya, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Grobogan Masrichan yang berada di lokasi menyatakan, warga yang akan melintas disarankan melalui jalur lain. Sebab, akan sangat membahayakan apabila dipaksakan dilalui karena derasnya arus.



    ”Kami laporkan bahwa posisi tanggul saat ini mengalami pergerakan, kemungkinan akan jebol. Dimohon untuk pengguna jalan agar memutar balik, baik yang dari Mintreng (Demak), maupun dari Gubug,” kata dia, beberapa saat sebelum tanggul jebol.



    Tanggul tersebut pun akhirnya benar-benar jebol. Posisi titik tanggul itu berada di dekat perbatasan Kabupaten Grobogan dan Demak. Sehingga, beberapa desa di wilayah Demak akan juga terdampak.



    Berita selengkapnya dapat klik tautan ini.



    Melalui unggahan Instagramnya, BPBD Grobogan memastikan video tersebut merupakan hoaks. Klip yang beredar merupakan video tanggul Tinanding Kecamatan Godong pada Januari lalu.



    ”Untuk saat ini tanggul aman dan jalan bisa dilalui. Dengan beredarnya video ini yang bermunculan kembali di FB dan Tiktok mohon untuk agar tidak panik. Informasi kebencanaan di Kabupaten Grobogan bisa langsung menghubungi PUSDALOPS BPBD GROBOGAN,” tulis BPBD Grobogan, Kamis (23/10/2025).



    Tangkap layar pernyataan BPBD Grobogan terkait video Jalan Purwodadi-Semarang tutup total karena tanggul jebol. (Murianews/IG BPBD Grobogan)



    Kesimpulan...

    Kesimpulan



    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com, video dengan narasi Jalan Purwodadi-Semarang tutup total akibat tanggul jebol merupaan Disinformasi dengan kategori false context atau konteks yang salah.



    Video yang beredar diketahui merupakan kejadian pada 21 Januari 2025 lalu, bukan terjadi baru-baru ini. BPBD Grobogan memastikan saat ini, Jalan Purwodadi-Semarang aman dan bisa dilalui.
  • (GFD-2025-29658) Menyesatkan: Coca-Cola Lebih Berbahaya daripada Alkohol

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/10/2025

    Berita

    NARASI yang menyebut ada larangan mengkonsumsi Coca-Cola di Cina,  beredar di Instagram [arsip] pada 14 Oktober 2025.

    Dalam keterangan unggahannya, klaim itu disebut berdasarkan sebuah riset terhadap 500 narapidana di berbagai penjara Cina. Mereka diminta mengkonsumsi Coca-Cola sebanyak tiga kali sehari selama enam bulan. Hasilnya, 75 orang meninggal dunia, 150 orang mengalami infeksi serius, sebagian lainnya menjadi penyandang disabilitas, dan sisanya menderita perburukan penyakit kronis dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

    Klaim itu juga menyebut bahwa selain Cina, minuman itu juga pernah dilarang di India, Latvia, Inggris, dan Ukraina. Bahkan di Turki, untuk pertama kalinya digelar sidang terhadap perusahaan Coca-Cola atas dugaan kandungan berbahaya yang dapat memicu penyakit paru-paru, hati, tiroid, hingga leukemia.



    Tempo akan memverifikasi dua hal terkait klaim yang beredar tersebut. Pertama, benarkah Cina melarang Coca-Cola karena hasil riset menunjukkan minuman soda tersebut lebih berbahaya daripada alkohol? Kedua, benarkah India, Latvia, Inggris dan Ukraina pernah melarang Coca-Cola karena alasan berbahaya bagi kesehatan?

    Hasil Cek Fakta

    Klaim 1: Riset klaim bahaya Coca-Cola pada narapidana di Cina

    Tempo tidak ditemukan riset terhadap 500 narapidana di berbagai penjaraseperti yang diklaim. Coca-Cola juga masih tersedia untuk dibeli di Taobao, e-commerce platform populer di Cina.

    Penelitian yang berhubungan dengan Coca-Cola di Cina memang ada. Penelitian itu menghubungkan dampak konsumsi Coca-Cola dengan meningkatnya obesites dan telah dimuat oleh The Guardian dan Yale. 

    Menurut peneliti di Center for Infectious Disease Education and Research, Osaka University dan apoteker David Chen, minuman bersoda apapun termasuk Coca-Cola berbahaya karena kandungan gula yang tinggi. 

    “Risikonya memicu diabetes,” kata David kepada Tempo, Rabu, 22 September 2025.

    Secara komposisi, kata David, Coca-Cola sudah divalidasi oleh BPOM. Komposisinya antara lain air berkarbonasi, gula, pewarna alami karamel (kelas IV), pengatur keasaman (asam fosfat), konsentrat kola dan kafein.

    “Jadi tidak benar minuman ini lebih berbahaya dari pada alkohol. Semua tergantung dari dosis gula dan etanol yang ada dalam minuman tersebut,” katanya.

    Klaim 2: India, Latvia, Inggris dan Ukraina pernah melarang Coca-Cola karena alasan berbahaya bagi kesehatan

    Klaim bahwa beberapa negara melarang konsumsi Coca-Cola tidak terbukti. Di Cina, India, dan Brasil, minuman ini tetap diperjualbelikan dan justru menjadi pendorong pertumbuhan perusahaan. Laporan kuartal pertama 2025 mencatat laba per saham yang disesuaikan 73 sen dan laba bersih $11,13 miliar, dengan pertumbuhan pendapatan organik 6 persen dan peningkatan volume penjualan 2 persen, terutama di pasar-pasar berkembang tersebut.

    Latvia memang memiliki larangan, tetapi fokusnya berbeda. Sejak Agustus 2006, pemerintah melarang penjualan junk food di lingkungan sekolah umum, termasuk makanan tinggi gula, garam, pewarna, dan perasa buatan. Larangan ini tidak spesifik menargetkan Coca-Cola dan berlaku hanya di sekolah, bukan untuk konsumsi umum. 

    Di Ukraina, seruan boikot Coca-Cola pada 2016 dan langkah beberapa jaringan supermarket pada 2022 bukan terkait kesehatan, melainkan akibat konflik geopolitik dan hubungan perusahaan dengan Rusia, sebagaimana diberitakan News Week. 

    Sementara itu, beberapa negara Eropa pernah menarik Coca-Cola dari pasaran karena kandungan klorat tinggi pada produksi tertentu di Belgia. Produk ini dikirim ke Belanda, Inggris, Jerman, Prancis, dan Luksemburg, dan penarikan dilakukan untuk mencegah risiko kesehatan, terutama bagi anak-anak.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim Cina melarang Coca-Cola dikonsumsi karena hasil penelitian menemukan Coca-Cola lebih berbahaya daripada alkohol adalah klaim menyesatkan.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29659) Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Haji Gratis dari Kemenag

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/10/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan tautan pendaftaran undian haji gratis dari Kemenag. Postingan itu beredar sejak awal bulan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 8 Oktober 2025.
    Dalam postingannya terdapat poster dengan narasi sebagai berikut:
    "Mau Haji Tanpa Biaya?
    Khusus 100 orang yang beruntung di tahun
    Pendaftaran gratis dan biaya keberangkatan ditanggung oleh pemerintah
    Min umur 26-65 tahun
    daftar sekarang"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "GRATIS!! TANPA DIPUNGUT BIAYA APAPUN. Selangkah menuju Baitullah ❤Insyaallah sebentar lagi impian mu untuk datang menuju Baitullah akan segara terwujud. Yuk Daftarkan Diri Anda Siapa Tau Di Antara Kita Bisa Menang Undian Haji GratisCARA DAFTARNYA HARUS MENGGUNAKAN NOMOR TELEGRAM AKTIF, KARENA UNDIANNYA DI GRUP TELEGRAM.LINK PENDAFTARAN Pendaftaran undian tidak di pungut biaya sepeserpun"
    Postingan itu juga disertai tautan yang mengarah pada website tertentu.
    Lalu benarkah postingan tautan pendaftaran undian haji gratis dari Kemenag?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari Kemenag. Bantahan itu diunggah dalam akun Instagram, @penais.kemenag sejak 28 Januari 2025 lalu.
    Berikut isi postingannya:
    "[WASPADA PENIPUAN]
    Beredar hoaks tentang pemberangkatan haji gratis di berbagai kanal media sosial yang mengatasnamakan Direktorat Penerangan Agama Islam. Kemenag RI tidak pernah membuka pendaftaran Haji gratis dengan syarat tertentu. Jika menemukan informasi serupa, abaikan dan laporkan.
    Pastikan selalu mendapatkan informasi resmi hanya melalui kanal Kemenag RI dan Informasi Haji."
    Selain itu sangat berbahaya untuk memberikan data pribadi seperti nama, nomor WhatsApp atau nomor Telegram kepada orang atau akun yang tidak dikenal di media sosial ataupun website yang tidak jelas.
    Pasalnya hal tersebut bisa membuat kita terjebak dalam scam, pencurian data atau terhubung ke pinjaman online ilegal.

    Kesimpulan


    Postingan tautan pendaftaran undian haji gratis dari Kemenag adalah hoaks.

    Rujukan