(GFD-2025-30858) Cek Fakta: Hoaks Video Eks Menkes Siti Fadilah Supari Alami Kecelakaan Akibat Mobilnya Dibom
Sumber:Tanggal publish: 17/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video yang mengklaim mantan Menkes Siti Fadilah Supari mengalami kecelakaan karena mobilnya dibom. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Postingan video eks Menkes Siti Fadilah Supari banyak beredar di aplikasi percakapan WhatsApp. Dalam video berdurasi 1 menit 29 detik itu terdapat informasi yang menyebut mobil Siti dibom di jalan Tol Cikampek.
Video tersebut juga menginformasikan mobil eks Menkes tersebut mengalami ledakan dahsyat dan menghancurkannya menjadi kepingan. Namun Siti dikabarkan selamat dari peristiwa tersebut.
Lalu benarkah postingan video yang mengklaim mantan Menkes Siti Fadilah Supari mengalami kecelakaan karena mobilnya dibom?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari Kementerian Kesehatan. Bantahan itu disampaikan dalam postingan Instagram, @kemenkes_ri pada 16 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"#Healthies, beredar video dan narasi yang menyebut eks Menkes mengalami kecelakaan. Informasi tersebut tidak benar.
Pihak keluarga memastikan Ibu Siti Fadhila Supari dalam kondisi sehat.
Dengan demikian, narasi dalam video terkait mobil dibom, kecelakaan, hingga korban jiwa tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Yuk, selalu cek fakta sebelum percaya dan membagikan informasi. Salam sehat!"
Penelusuran dilanjutkan dengan situs pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil analisa menunjukkan audio dalam postingan merupakan modifikasi AI.
Di sisi lain redaksi iNews juga telah membantah tayangan tersebut. Hal ini disampaikan dalam artikel berjudul "HOAKS! Video Eks Menkes Siti Fadilah Supari Nyaris Tewas Terkena Ledakan di Tol Japek adalah Berita Bohong" yang tayang di iNews.id pada Selasa 16 Desember 2025.
"iNews Media Group tidak pernah memproduksi atau menayangkan mengenai insiden bom yang disebut-sebut menargetkan Siti Fadilah Supari. Seluruh narasi dalam video tersebut palsu.
iNews Media Group mengimbau masyarakat tidak percaya dan tidak menyebarkan hoaks. iNews juga akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang memanipulasi dan menyebarkan konten palsu."
Kesimpulan
Postingan video yang mengklaim mantan Menkes Siti Fadilah Supari mengalami kecelakaan karena mobilnya dibom adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2025-30875) [SALAH] Video Tim Gabungan TNI AL Mengepung Kilang Minyak Ilegal milik Malaysia di Blok Ambalat
Sumber: FacebookTanggal publish: 17/12/2025
Berita
Pada Senin (24/11/2025), beredar sebuah video (arsip cadangan) di Facebook oleh Page “CCTV Jalanan” (facebook.com/profile.php?id=61578637760590) dengan narasi:
“Tim Gabungan TNI AL
#viral #fyp #jangkauan”
di unggahannya dan
“Berita hangat hari ini
Sebuah kilang minyak ilegal milik Malaysia yang beroperasi di perairan blok Ambalat berhasil dikepung pasukan elit TNI
Fasilitas tersebut sudah berkali-kali diberi peringatan namun pihak Malaysia tak pernah mengindahkannya
Coba kalian bantu ketuk-ketuk layar agar kilang minyak Malaysia segera diledakkan”
di dalam video.
Per tangkapan layar dibuat unggahan tersebut sudah disukai 33 ribu kali, mendapatkan 2.2 ribu komentar, dan dibagikan 1.1 ribu kali oleh pengguna Facebook lainnya.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) memeriksa video yang disebarkan menggunakan SynthID, perkakas pendeteksi oleh Google. Hasilnya, terdeteksi video yang disebarkan dibuat menggunakan AI oleh Google.
Selain itu, pemeriksaan menggunakan Hive Moderation juga dijalankan dengan hasil terdeteksi video yang disebarkan adalah buatan AI dengan skor agregat 99.9%.
Kesimpulan
Rujukan
(GFD-2025-30876) [SALAH] Kepala SMP Negeri 1 Solo Tegaskan Gibran Tidak Lulus Sekolah
Sumber: facebook.comTanggal publish: 17/12/2025
Berita
Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Arini Arini Trisno Warsidi” pada Jumat (12/12/2025) berisi narasi:
“Kepala sekolah ini tegaskan Gibran tak lulus di SMPN 1 Solo. fix Gibran cuma lulus SD”.
Hingga Rabu (17/12/2025) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 78.400 tanda suka, 38.400-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 9.000 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “kepala sekolah sebut gibran tidak lulus sekolah di smpn 1 solo” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan kompas.com “Kepsek Tegaskan Wapres Gibran Lulus dari SMPN 1 Surakarta dan Punya Ijazah”.
Dari berita yang tayang Sabtu (27/9/2025) itu, diketahui bahwa Kepala SMP Negeri 1 Solo, Wuryanti, telah membantah informasi yang beredar. Ia memastikan Gibran lulus dari sekolah tersebut.
TurnBackHoax lalu memeriksa foto yang disertakan dalam unggahan dengan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke beberapa pemberitaan, antara lain:
Berita joglosemarnews.com “SMP Negeri 1 Solo Jawab Keraguan Dokter Tifa, Soal Ijazah Wapres Gibran”. Dari berita yang tayang Jumat (26/9/2025) itu, diketahui bahwa Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Solo, Wuryanti, menjawab keraguan Dokter Tifa tentang ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Wuryanti menegaskan Gibran lulusan dari sekolah tersebut.
Berita detik.com “Kepsek Pastikan Gibran Lulusan SMPN 1 Solo: Ada Ijazahnya” yang tayang Kamis (25/9/2025).
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.kompas.com/edu/read/2025/09/27/113554771/kepsek-tegaskan-wapres-gibran-lulus-dari-smpn-1-surakarta-dan-punya-ijazah
- https://joglosemarnews.com/2025/09/smp-negeri-1-solo-jawab-keraguan-dokter-tifa-soal-ijazah-wapres-gibran/
- https://www.detik.com/jateng/berita/d-8130339/kepsek-pastikan-gibran-lulusan-smpn-1-solo-ada-ijazahnya
- https://www.facebook.com/share/p/14TiE7moPm2/
- http://archive.today/itkVb
(GFD-2025-30877) [SALAH] TNI Desak DPR Bentuk Pansus untuk Mengusut Pembalakan Liar Sumatra
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 17/12/2025
Berita
Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “vidio_ia” pada Sabtu (6/12/2025). Isinya memperlihatkan TNI mendesak DPR RI membentuk panitia khusus menyelidiki bencana Sumatera. Video disertai narasi sebagai berikut:
“Penebangan kayu ilegal di Sumatra sudah merusak hutan tahun demi tahun dan dibiarkan tanpa tindakan tegas. Saya menuntut dibentuknya Pansus untuk mengusut kejahatan ini. Kalau tidak, saya yang akan membentuk tim senyap khusus untuk melenyapkan mereka. Ini semua untuk masyarakat Sumatra.”
Hingga Rabu (17/12/2025) unggahan telah mendapatkan 3.923 tanda suka, menuai 610 komentar dan telah dibagikan ulang sebanyak 997 kali oleh pengguna TikTok lainnya.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.
TurnBackHoax kemudian melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “TNI desak DPR bentuk pansus untuk mengusut pembalakan liar Sumatra” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim tersebut.


