tirto.id - Banjir di Sumatra masih terus menarik perhatian masyarakat. Sejumlah pejabat publik pun mulai memantau langsung lokasi dan turun memberikan bantuan.
ADVERTISEMENT
Di media sosial beredar sebuah unggahan video yang menampilkan Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, meninjau lokasi terdampak banjir. Video tersebut diklaim sebagai rekaman terbaru dari kunjungan Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Dalam potongan video itu, Jokowi tampak berjalan menyusuri area yang terdampak banjir serta memeriksa beberapa titik kerusakan, ditemani oleh sejumlah pengawal yang mengikutinya.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Unggahan tersebut disertai narasi negatif yang mengatakan seolah Jokowi datang untuk menjadi pahlawan.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
“Presiden sudah bukan, menteri juga bukan, DPR juga bukan, eh, tiba-tiba videonya muncul sedang meninjau lokasi bencana alam di Sumatra Barat. Wah, presiden yang sekarang kalah start dengan Wawak ini. Sudah begitu, datangnya beliau ke sana, meninjau masyarakat yang terdampak bencana atau mungkin menghitung gelondongan (kayu) yang hanyut? Itu saja, ada dua kemungkinan.” ucap narator dalam unggahan yang disebar melalui akun Facebook @Agus Setiyowidodo (arsip) pada Senin (1/12/2025).
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Header Periksa Fakta Jokowi Kunjungi Lokasi Bencana Sumatra.
Hingga Kamis (4/12/2025), unggahan tersebut telah ditonton sebanyak 6,9 ribu kali, memperoleh 121 tanda suka, 102 komentar, dan dibagikan sebanyak 17 kali.
ADVERTISEMENT
Klaim serupa juga ditemukan menyebar di TikTok melalui beberapa unggahan yang menampilkan potongan video yang sama, seperti unggahan ini, ini, ini dan ini.
Kolom komentar dipenuhi beragam respon masyarakat. Sebagian pengguna tampak mempercayai narasi video tersebut merupakan kunjungan terbaru Jokowi ke lokasi banjir di Sumatra. Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan keaslian konteks video.
Lantas bagaimana kebenarannya? Benarkah Jokowi baru-baru ini mengunjungi bencana banjir di Sumatra?
(GFD-2025-30707) Hoaks Video Kunjungan Jokowi ke Banjir Sumatra Tahun 2025
Sumber:Tanggal publish: 04/12/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tirto menelusuri sumber asli video dalam unggahan untuk memastikan keaslian konteks video, dengan menggunakan penelusuran gambar terbalik (reverse image search). Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan rekaman kunjungan Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada 21 Mei 2024.
Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”.
Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip).
Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru.
Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024.
Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar.
Video asli itu berasal dari kanal YouTube resmi @Sekretariat Presiden berikut, yang berjudul “Ket Pers Presiden Jokowi Usai Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang dan Galodo,Kab. Agam, 21 Mei 2024”.
Dalam video yang beredar, Jokowi juga terlihat mengenakan lencana merah putih yang merupakan tanda jabatan resmi yang hanya digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden yang sedang menjabat (Regulasip).
Dikarenakan Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden, penggunaan lencana tersebut menunjukkan bahwa video itu berasal dari masa saat ia masih menjabat. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa cuplikan yang digunakan dalam unggahan viral tersebut bukanlah video baru.
Dengan demikian, jelas bahwa video yang beredar tidak memiliki kaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi baru saja mengunjungi lokasi banjir terbaru di Sumatra. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi lama dari tahun 2024.
Selain itu, pemantauan Tirto melalui mesin pencari tidak menemukan informasi atau laporan resmi mengenai adanya kunjungan terbaru Jokowi ke wilayah banjir di Sumatra. Hal ini semakin menguatkan bahwa klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar.
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim kunjungan terbaru Joko Widodo ke lokasi banjir di Sumatra adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).
Video yang beredar bukan merupakan rekaman dari peristiwa banjir yang terjadi baru-baru ini, melainkan dokumentasi kunjungan Jokowi ke Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Mei 2024. Bukti dalam video menunjukkan video diambil tahun lalu, saat Jokowi masih menjabat sebagai Presiden Indonesia.
Tidak ditemukan adanya laporan resmi mengenai kunjungan terbaru mantan Presiden tersebut ke wilayah banjir di Sumatra. Dengan demikian, unggahan yang beredar menggunakan konteks yang keliru dan memunculkan narasi yang menyesatkan.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Video yang beredar bukan merupakan rekaman dari peristiwa banjir yang terjadi baru-baru ini, melainkan dokumentasi kunjungan Jokowi ke Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Mei 2024. Bukti dalam video menunjukkan video diambil tahun lalu, saat Jokowi masih menjabat sebagai Presiden Indonesia.
Tidak ditemukan adanya laporan resmi mengenai kunjungan terbaru mantan Presiden tersebut ke wilayah banjir di Sumatra. Dengan demikian, unggahan yang beredar menggunakan konteks yang keliru dan memunculkan narasi yang menyesatkan.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2238__znnid=318__cb=abaab1ccaa__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_desember%26utm_id%3Ddaihatsu_desember
- https://web.facebook.com/reel/1579867749837454
- https://archive.today/ZJ7GC
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2238__znnid=319__cb=9bdf446719__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_desember%26utm_id%3Ddaihatsu_desember
- https://vt.tiktok.com/ZSf7ygMPd/
- https://vt.tiktok.com/ZSf7yH92E/
- https://vt.tiktok.com/ZSf7fAfaR/
- https://vt.tiktok.com/ZSf7fRsQn/
- https://youtu.be/WhIrKzKIt5w?si=yQfmVRdQlFnocXjK
- https://www.regulasip.id/book/4327/read?utm
(GFD-2025-30465) Keliru: Video Israel dan Amerika Serikat Kirim Bantuan ke Sibolga
Sumber:Tanggal publish: 03/12/2025
Berita
VIDEO yang menampilkan manuver sejumlah helikopter beredar di TikTok [arsip] pada 28 November 2025. Pengunggah menyertakan klaim bahwa rekaman itu menunjukkan pengiriman bantuan bagi korban banjir di Kota Sibolga, Sumatera Utara.
Video tersebut menyorot helikopter yang mengudara di atas permukiman yang terendam hingga atap rumah. Teks dalam video menyebutkan narasi bahwa Amerika dan Israel tengah membantu warga Sibolga yang terjebak banjir.
Benarkah video tersebut merekam operasi bantuan Israel dan Amerika Serikat di Kota Sibolga?
Video tersebut menyorot helikopter yang mengudara di atas permukiman yang terendam hingga atap rumah. Teks dalam video menyebutkan narasi bahwa Amerika dan Israel tengah membantu warga Sibolga yang terjebak banjir.
Benarkah video tersebut merekam operasi bantuan Israel dan Amerika Serikat di Kota Sibolga?
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi video tersebut menggunakan mesin pencarian gambar Google serta menyandingkannya dengan informasi dari sumber kredibel. Hasilnya, rekaman helikopter itu tak berkaitan dengan pengiriman bantuan ke Sibolga.
Gambar helikopter hijau pada detik ketiga identik dengan unggahan Getty Images. Helikopter angkut medium Lockheed Martin US-101 itu merupakan dokumentasi lawas bertarikh 28 Januari 2005. Aktivitas armada tersebut tak berkaitan dengan bantuan banjir Sumatera pada akhir November 2025.
Video menampilkan tiga helikopter yang mengibarkan bendera Israel. Momen ini terekam dalam pertunjukan udara saat upacara kelulusan pilot di Pangkalan Udara Hatzerim, Gurun Negev, Israel selatan. Kantor berita Antara pernah memublikasikan foto peristiwa bertanggal 22 Desember 2021 tersebut.
Gambar pada menit ke-6, berkaitan dengan banjir yang terjadi di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utama. Visual tersebut sama dengan publikasi situs media iNews.
Bantuan Luar Negeri dan Kendala Logistik
Hingga 3 Desember 2025, Malaysia menjadi satu-satunya negara asing yang tercatat telah mengirimkan bantuan bencana banjir dan longsor di Sumatera. CNN Indonesia, melaporkan bantuan tersebut tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, pada 29 November 2025. Pemerintah Malaysia mengirimkan tim medis beserta pasokan obat-obatan senilai 1 juta ringgit.
Kondisi berbeda terjadi di Sumatera Utara. Hingga 27 November 2025, bantuan logistik belum mampu menembus daerah terdampak, termasuk Kota Sibolga. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengakui distribusi pangan via darat macet total lantaran akses jalan yang masih terputus.
Keterlambatan ini memicu kepanikan warga. Masyarakat yang terdampak bencana terpaksa mengambil langsung stok beras dan minyak goreng di gudang Bulog setempat.
Terkait total bantuan, Tempo, melansir klaim Kementerian Sosial (Kemensos) bahwa kucuran dana pemerintah pusat hingga Selasa, 2 Desember 2025, mencapai Rp25 miliar. Angka ini mencakup biaya pencarian korban hilang dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, namun belum termasuk donasi dari pihak swasta, komunitas, maupun negara sahabat.
Gambar helikopter hijau pada detik ketiga identik dengan unggahan Getty Images. Helikopter angkut medium Lockheed Martin US-101 itu merupakan dokumentasi lawas bertarikh 28 Januari 2005. Aktivitas armada tersebut tak berkaitan dengan bantuan banjir Sumatera pada akhir November 2025.
Video menampilkan tiga helikopter yang mengibarkan bendera Israel. Momen ini terekam dalam pertunjukan udara saat upacara kelulusan pilot di Pangkalan Udara Hatzerim, Gurun Negev, Israel selatan. Kantor berita Antara pernah memublikasikan foto peristiwa bertanggal 22 Desember 2021 tersebut.
Gambar pada menit ke-6, berkaitan dengan banjir yang terjadi di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utama. Visual tersebut sama dengan publikasi situs media iNews.
Bantuan Luar Negeri dan Kendala Logistik
Hingga 3 Desember 2025, Malaysia menjadi satu-satunya negara asing yang tercatat telah mengirimkan bantuan bencana banjir dan longsor di Sumatera. CNN Indonesia, melaporkan bantuan tersebut tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, pada 29 November 2025. Pemerintah Malaysia mengirimkan tim medis beserta pasokan obat-obatan senilai 1 juta ringgit.
Kondisi berbeda terjadi di Sumatera Utara. Hingga 27 November 2025, bantuan logistik belum mampu menembus daerah terdampak, termasuk Kota Sibolga. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengakui distribusi pangan via darat macet total lantaran akses jalan yang masih terputus.
Keterlambatan ini memicu kepanikan warga. Masyarakat yang terdampak bencana terpaksa mengambil langsung stok beras dan minyak goreng di gudang Bulog setempat.
Terkait total bantuan, Tempo, melansir klaim Kementerian Sosial (Kemensos) bahwa kucuran dana pemerintah pusat hingga Selasa, 2 Desember 2025, mencapai Rp25 miliar. Angka ini mencakup biaya pencarian korban hilang dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, namun belum termasuk donasi dari pihak swasta, komunitas, maupun negara sahabat.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan klaim video ihwal pengiriman bantuan Israel dan Amerika Serikat bagi korban banjir Sumatera pada akhir November 2025 adalah keliru.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@tobat176/video/7577027733235223829?_r=1&_t=ZS-91sAgWHDrjp
- https://perma.cc/H7AN-YQLS
- https://www.gettyimages.com/detail/photo/pentagon-washington-d-c-the-lockheed-martin-us-101-royalty-free-image/71569811
- https://www.antaranews.com/berita/2621173/israel-beli-helikopter-dan-pesawat-militer-senilai-31-miliar-dolar-as
- https://www.tiktok.com/@officialinews/video/7576648358060641552
- https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251130030529-20-1300975/malaysia-kirim-obat-obatan-hingga-tim-dokter-untuk-korban-banjir-aceh
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20251130095808-4-689707/bantuan-telat-korban-banjir-di-sibolga-menjarah-gudang-bulog /cdn-cgi/l/email-protection#d6b5b3bdb0b7bda2b796a2b3bba6b9f8b5b9f8bfb2
(GFD-2025-30466) Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Gebyar Undian Berhadiah Bank Nagari
Sumber:Tanggal publish: 03/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan tautan pendaftaran undian berhadiah Bank Nagari. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 25 November 2025.
Berikut isi postingannya:
"Khusus Nasabah Bank Nagari yang sudah aktif menggunakan Ollin by Nagari, Ayo ikut program undian Hadiah Tabungan Bank Nagari
Buka rekening Sikoci & Sikoci Syariah, tingkatkan saldo, dan siap-siap bawa pulang hadiahnya
Ada hadiah mewah menanti:
1 Toyota Fortuner
1 Mitsubishi Xpander
1 Honda Brio Satya
56 Honda Vario
3 Yamaha NMax
5 Paket Umrah
10 Emas 2,5 gram
Periode sampai 31 Januari 2026, jangan sampai ketinggalan, Buruan Klik tombol (DAFTAR SEKARANG) di bawah ini."
Postingan itu juga disertai dengan link yang mengarah pada website tertentu.
Lalu benarkah postingan tautan pendaftaran undian berhadiah Bank Nagari?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi akun resmi Bank Nagari di Instagram, @banknagari.co.id yang sudah bercentang biru atau terverifikasi.
Di sana terdapat postingan yang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai akun palsu di media sosial yang mencatut nama bank tersebut. Imbauan itu diunggah pada 17 Oktober 2025.
Berikut isi unggahannya:
"CUKUP NABUNG!!
Untuk ikut Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari ✨
? Nggak perlu klik link! Nggak perlu isi form!
Cukup tingkatkan saldo tabungan kamu di Sikoci & Sikoci Syariah, dan raih kesempatan menang hadiah keren seperti:
? Toyota Fortuner
? Mitsubishi Xpander
? Honda Vario
✈️ Paket Umrah
dan banyak lagi! ?
⚠️ Tetap Waspada!
Informasi resmi hanya dari akun resmi Bank Nagari
Jangan pernah bagikan PIN/Password ATM/Ollin by Nagari ke siapa pun
Abaikan pesan atau link mencurigakan yang mengatasnamakan Bank Nagari
? Periode: 1 Agustus 2025 – 31 Maret 2026
? Yuk nabung sekarang, biar peluang menang makin besar!"
Di sisi lain di dalam postingan terdapat link yang mengarah pada website yang bukan milik Bank Nagari.
Di sana kita diminta memasukkan data pribadi seperti nama lengkap hingga nomor Telegram. Ini merupakan indikasi pencurian data hingga bisa menghubungkan kita ke pinjaman online ilegal.
Postingan tautan pendaftaran undian berhadiah Bank Nagari adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2025-30467) Keliru: Aceh Dilanda Gempa Berpotensi Tsunami pada 28 November 2025
Sumber:Tanggal publish: 03/12/2025
Berita
SEBUAH akun TikTok [arsip] menyebarkan narasi soal gempa berpotensi tsunami yang melanda Aceh pada 28 November 2025.
Video itu memperingatkan warga agar tak tidur terlalu lelap dan membiarkan pintu kamar tak terkunci. Pengunggah konten menuliskan klaim bahwa tanah di Simeulue terus bergerak dan memicu kekhawatiran tsunami. “Info dari simeulue tanah terus bergerak takut menimbulkan tsunami,” demikian teks yang tertulis dalam video.
Lalu, benarkah Aceh dilanda gempa berpotensi tsunami pada 28 November 2025 setelah bencana banjir?
Video itu memperingatkan warga agar tak tidur terlalu lelap dan membiarkan pintu kamar tak terkunci. Pengunggah konten menuliskan klaim bahwa tanah di Simeulue terus bergerak dan memicu kekhawatiran tsunami. “Info dari simeulue tanah terus bergerak takut menimbulkan tsunami,” demikian teks yang tertulis dalam video.
Lalu, benarkah Aceh dilanda gempa berpotensi tsunami pada 28 November 2025 setelah bencana banjir?
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi konten itu dengan mewawancarai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta membandingkannya dengan pemberitaan media kredibel. Hasil penelusuran memastikan tak ada gempa bumi berpotensi tsunami di Aceh pada 28 November 2025.
Kepada Tempo, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin membantah kabar tersebut. Ia menegaskan hasil pemantauan BMKG tidak mendeteksi gempa berpotensi tsunami pada periode itu.
"Informasi tersebut tidak benar," kata Andi pada Selasa, 2 Desember 2025. Ia menambahkan bahwa hingga kini belum ada negara atau teknologi yang mampu memprediksi waktu kejadian gempa bumi secara presisi.
Data laman BMKG juga menunjukkan nihilnya gempa pada 28 November 2025. Aktivitas seismik justru terekam sehari sebelumnya, 27 November 2025. Gempa pertama berkekuatan M 5,1 terjadi pukul 02.54 WIB di 75 kilometer barat daya Nias Barat, Sumatera Utara.
Guncangan berikutnya menyusul pada pukul 11.56 WIB dengan kekuatan M 6,3. Sumber gempa berada di 62 kilometer barat laut Sinabang, Aceh, pada kedalaman 10 kilometer. BMKG memastikan kedua lindu tersebut tidak berpotensi tsunami.
Bencana Banjir Sumatera di Aceh
Aceh menjadi satu dari tiga provinsi yang dihantam bencana ekologi di Sumatera berupa banjir dan longsor. Tempo mencatat terdapat sembilan kabupaten yang terendam banjir.
Bencana ini memaksa 455 kepala keluarga atau 1.497 jiwa mengungsi. Data periode 18 November hingga 26 November 2025 menunjukkan banjir merendam rumah milik 14.235 kepala keluarga atau setara 46.893 jiwa.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan hampir seluruh jalur utama di Provinsi Aceh putus total hingga 1 Desember 2025. Akses yang lumpuh mencakup perbatasan Sumatera Utara–Aceh Tamiang, Gayo Lues–Aceh Tamiang, Bireuen–Takengon, serta Bener Meriah–Bireuen. Jalur Banda Aceh–Lhokseumawe pun tak bisa dilalui.
Pilihan editor: Banjir Aceh, Kota Langsa Lumpuh Total Tanpa Listrik dan Internet
Kepada Tempo, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin membantah kabar tersebut. Ia menegaskan hasil pemantauan BMKG tidak mendeteksi gempa berpotensi tsunami pada periode itu.
"Informasi tersebut tidak benar," kata Andi pada Selasa, 2 Desember 2025. Ia menambahkan bahwa hingga kini belum ada negara atau teknologi yang mampu memprediksi waktu kejadian gempa bumi secara presisi.
Data laman BMKG juga menunjukkan nihilnya gempa pada 28 November 2025. Aktivitas seismik justru terekam sehari sebelumnya, 27 November 2025. Gempa pertama berkekuatan M 5,1 terjadi pukul 02.54 WIB di 75 kilometer barat daya Nias Barat, Sumatera Utara.
Guncangan berikutnya menyusul pada pukul 11.56 WIB dengan kekuatan M 6,3. Sumber gempa berada di 62 kilometer barat laut Sinabang, Aceh, pada kedalaman 10 kilometer. BMKG memastikan kedua lindu tersebut tidak berpotensi tsunami.
Bencana Banjir Sumatera di Aceh
Aceh menjadi satu dari tiga provinsi yang dihantam bencana ekologi di Sumatera berupa banjir dan longsor. Tempo mencatat terdapat sembilan kabupaten yang terendam banjir.
Bencana ini memaksa 455 kepala keluarga atau 1.497 jiwa mengungsi. Data periode 18 November hingga 26 November 2025 menunjukkan banjir merendam rumah milik 14.235 kepala keluarga atau setara 46.893 jiwa.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan hampir seluruh jalur utama di Provinsi Aceh putus total hingga 1 Desember 2025. Akses yang lumpuh mencakup perbatasan Sumatera Utara–Aceh Tamiang, Gayo Lues–Aceh Tamiang, Bireuen–Takengon, serta Bener Meriah–Bireuen. Jalur Banda Aceh–Lhokseumawe pun tak bisa dilalui.
Pilihan editor: Banjir Aceh, Kota Langsa Lumpuh Total Tanpa Listrik dan Internet
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan bahwa klaim Aceh dilanda gempa berpotensi tsunami setelah bencana banjir adalah keliru.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@wienparuka_0499/photo/7577773918073654549?_r=1&_t=ZS-91sBAZpSUB2
- https://perma.cc/CHF9-DVSQ
- https://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-m5
- https://www.tempo.co/politik/banjir-aceh-kota-langsa-lumpuh-total-tanpa-listrik-dan-internet-2093558 /cdn-cgi/l/email-protection#5e3d3b35383f352a3f1e2a3b332e31703d3170373a
Halaman: 941/7929




