• (GFD-2019-1951) [SALAH] “#AniesDimana asiik nih nies”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 28/04/2019

    Berita

    “#AniesDimana
    asiik nih nies..loe dimana”.

    Hasil Cek Fakta

    Foto-foto yang dibagikan oleh SUMBER adalah dokumentasi lama, bukan kejadian saat ini, dan ada juga yang lokasi kejadiannya BUKAN di Indonesia. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2019-1948) [SALAH] “Suasana kali Sunter (POS Kota) #AniesDimana”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 27/04/2019

    Berita

    “Suasana kali Sunter (POS Kota)..trus gubernur sebagai pemimpin ngapain?
    #AniesDimana”.

    Hasil Cek Fakta

    Foto yang digunakan oleh SUMBER adalah artikel tahun 2012, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2019-1949) [SALAH] “solusi milenial ngatasin banjir #AniesDimana”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 27/04/2019

    Berita

    “Ini lah solusi milenial ngatasin banjir di DKI by Gabener
    #AniesDimana".

    Hasil Cek Fakta

    Foto yang dibagikan oleh SUMBER adalah hasil suntingan, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2019-1943) [SALAH] Pemerintah Tak Mampu, Dana Haji Menipis

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/04/2019

    Berita

    Innalillaahi Wainna Ilaihi Raajiuun
    Tadinya saya pikir, Haji thn 2019 ini bakal ada 10.000 jamaah tambahan yang akan menikmati Jamuan Allah Subhanahu Wa Taala untuk ber HAJI.
    TERNYATA…..
    Pemerintah Tidak Mampu Mendanai Tambahan Kuota Haji 10.000 Jamah Yang Diberikan Arab Saudi. Kemana Dana Haji Yg Sudah Terkumpul Selama Ini ??...

    Hasil Cek Fakta

    Sebelumnya, melansir dari republika.co.id (Rabu, 24/04/2019), Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu mengatakan uang setoran haji yang dikelola BPKH masih sangat terbatas. Oleh karena itu, untuk saat ini BPKH belum memiliki kemampuan membiayai 10 ribu kuota haji tambahan. Ia menyarankan, yang seharusnya menjadi sumber utama pembiayaan penyelenggaraan haji kuota tambahan adalah negara melalui APBN.
    Namun, hal tersebut telah dibantah oleh Anggito sendiri. Menurut rilis dari Divisi Komunikasi dan Humas BPKH, dana haji yang dikelola oleh BPKH hingga April tahun ini mencapai Rp 115 triliun. Dengan kata lain, ada peningkatan sebesar sebesar Rp 10 triliun dalam setahun. Anggito Abimanyu menyatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang menyebut, keuangan BPKH "menipis."
    "Dana BPKH berkecukupan dan aman. Lebih penting lagi untuk diketahui tidak ada satu rupiah pun dana haji digunakan langsung untuk kepentingan pembangunan infrastruktur," ujar Anggito dalam rilis Divisi Komisi dan Humas BPKH, Rabu (24/4/2019).
    Sementara itu, untuk penambahan kuota sebanyak 10 ribu jemah haji, BPKH mendukung pembiayaan efisien pengadaan Saudi Arabia Riyal (SAR) senilai Rp65 miliar dan optimalisasi nilai manfaat Rp55 miliar. Dari total kebutuhan biaya Rp353,7 miliar, BPKH akan memberikan kontribusi Rp120 miliar, sebesar Rp50 miliar dari efisien operasional oleh Kemenag, dan Rp183,7 miliar dari APBN.

    Rujukan