TIDAK berkaitan dengan Italia, video yang dibagikan berasal dari film Korea Selatan tahun 2013 berjudul “Flu” (Gamgi).
NARASI
“berdoa untuk italia ????????
berdoa untuk italia #nepal #stayhome #corona”.
–
(“pray for italy ????????
pray for italy #nepal #stayhome #corona”).
======
(GFD-2020-3877) [SALAH] Video “berdoa untuk italia”
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 30/04/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
(1) First Draft News: “Konten yang Salah
Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”
Selengkapnya di http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S.
* SUMBER membagikan video dari film Korea Selatan tahun 2013 berjudul “Flu” (Gamgi).
* SUMBER menambahkan narasi yang salah yang menimbulkan kesimpulan keliru.
(2) IMDB:
* “Flu (2013)
42 of 270
Gamgi (2013)
Titles: Flu”
Foto di https://archive.md/iJV2b (arsip cadangan).
–
* “Flu ( 2013 )
Gamgi (judul asli)
Kekacauan terjadi ketika virus mematikan yang mengudara menginfeksi populasi kota Korea Selatan yang berjarak kurang dari 20 kilometer dari Seoul.”
Google Translate, selengkapnya di https://archive.md/nw5U4 (arsip cadangan).
======
(1) First Draft News: “Konten yang Salah
Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”
Selengkapnya di http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S.
* SUMBER membagikan video dari film Korea Selatan tahun 2013 berjudul “Flu” (Gamgi).
* SUMBER menambahkan narasi yang salah yang menimbulkan kesimpulan keliru.
(2) IMDB:
* “Flu (2013)
42 of 270
Gamgi (2013)
Titles: Flu”
Foto di https://archive.md/iJV2b (arsip cadangan).
–
* “Flu ( 2013 )
Gamgi (judul asli)
Kekacauan terjadi ketika virus mematikan yang mengudara menginfeksi populasi kota Korea Selatan yang berjarak kurang dari 20 kilometer dari Seoul.”
Google Translate, selengkapnya di https://archive.md/nw5U4 (arsip cadangan).
======
Rujukan
(GFD-2020-8066) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Pekerja Nigeria yang Mengamuk Karena Dikurung di Area Pabrik Cina Saat Lockdown?
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 30/04/2020
Berita
Video yang diklaim memperlihatkan peristiwa mengamuknya pekerja perusahaan Cina di Nigeria beredar di media sosial. Video ini disebarkan dengan narasi bahwa para pekerja itu mengamuk karena dikurung di area pabrik milik perusahaan Cina tersebut saat Nigeria memberlakukan lockdown di tengah pandemi virus Corona Covid-19.
Di Facebook, terdapat dua video yang dibagikan dengan narasi tersebut, yang diunggah oleh akun Akar Shenja pada 22 April 2020. Dalam video pertama, terlihat beberapa orang yang membakar tumpukan benda hingga mengeluarkan asap hitam yang membumbung tinggi. Puluhan orang dalam video itu kemudian bergerak menuju gerbang pabrik. Sementara dalam video kedua, terlihat ratusan orang yang berkumpul sembari mendengarkan seseorang yang sedang berorasi.
Adapun narasi utuh yang dibagikan oleh akun Akar Shenja adalah sebagai berikut:
"Pemerintah Nigeria menerapkan lockdown nasional untuk mencegah Corona!Namun pabrik China di Nigeria bisa mengunci pintu dan menyuruh pekerja tetap bekerja!Tanpa memberi jaminan makan yang layak!Setelah 14 hari pabrik memulangkan pekerja dengan tanpa memberi upah!Para pekerja mengamuk dan membakar pabrik!!"
Hingga artikel ini dimuat, unggahan akun Akar Shenja tersebut telah direspons lebih dari 900 kali, dikomentari lebih dari 350 kali, dan dibagikan lebih dari 300 kali.
Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Akar Shenja.
Apakah benar video tersebut merupakan video pekerja perusahaan Cina di Nigeria yang mengamuk karena dikurung di area pabrik saat lockdown di tengah pandemi virus Corona Covid-19?
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video-video tersebut menjadi beberapa gambar dengantoolInVID. Selanjutnya, gambar-gambar itu ditelusuri denganreverse image tool Google, Yandex, dan TinEye.
Hasilnya, diketahui bahwa kedua video itu telah ramai dibagikan di media sosial sejak dua pekan lalu, tepatnya pada 15 April 2020. Di Twitter, salah satu akun yang pernah menggunggah video pertama adalah akun terverifikasi milik Kayode Ogundamisi, @ogundamisi.
Dilansir dari Al Jazeera, Ogundamisi merupakan seorang komentator urusan Nigeria dan internasional. Dia juga terlibat dalam perjuangan pro-demokrasi Nigeria. Dalam cuitannya, Ogundamisi menulis, "Serangan terhadap perusahaan Cina di negara bagian Ogun, Nigeria barat daya. Properti hancur."
Tautan unggahan Ogundamisi di Twitter itu pun dimuat di situs media Nigeria, The Cable, pada tanggal yang sama. Berita mengenai hal tersebut diberi judul "VIDEO: Workers protest against Chinese company in Ogun for locking them in" atau "VIDEO: Para pekerja protes terhadap perusahaan Cina di Ogun karena mengunci mereka di dalam perusahaan".
Menurut The Cable, dalam video itu, terdapat seorang pemuda yang mengatakan bahwa mereka marah karena kelaparan. Beberapa pekerja yang protes pun berkata, "Tidak ada lagi manajemen. Manajemen seharusnya sudah mengatur ini sejak kemarin, membayar kami setidaknya dua-dua bulan gaji."
Juru bicara kepolisian Ogun, Abimbola Oyeyemi, mengatakan para pekerja perusahaan Cina di daerah Ibese, Ogun, itu memprotes keputusan korporasi yang mengunci mereka di dalam perusahaan. Sebelumnya, dalam rangka menghentikan penyebaran Covid-19, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari memerintahkan perpanjangan lockdown selama dua minggu di wilayah ibukota federal serta negara bagian Lagos dan Ogun.
Namun, menurut Oyeyemi, sejak lockdown dimulai, manajemen tidak mengizinkan pekerja keluar dari perusahaan. "Manajemen mengunci mereka di dalam. Jadi, itulah yang memicu protes. Dan ini telah diselesaikan. Insiden itu terjadi tiga hari lalu," katanya.
Dalam berita tersebut, Oyeyemi juga meluruskan isu bahwa video itu adalah video para pemuda Nigeria yang marah yang menghancurkan fasilitas milik perusahaan Cina. "Tidak ada yang menyerang. Yang terjadi adalah perselisihan antara pekerja dan manajemen perusahaan itu. Bukan anggota masyarakat yang menyerang perusahaan," ujar Oyeyemi.
Gambar tangkapan layar berita yang dimuat oleh The Cable.
Adapun video kedua, menurut penelusuran Tempo, pernah dimuat di situs komunitas online wartawan internasional yang fokus pada isu seputar Nigeria, Sahara Reporters, pada 15 April 2020. Video itu terdapat dalam berita yang berjudul "Virus Corona: Perusahaan Tiongkok Mengunci Pekerja Nigeria di Dalam Gedungnya di Ogun, Menolak untuk Membiarkan Mereka Pergi".
Sama dengan berita yang dimuat oleh The Cable, berita di Sahara Reporters ini menyatakan bahwa para pekerja di Ogun itu dikurung oleh perusahaan Cina yang mempekerjakan mereka. Perusahaan ini menolak membiarkan mereka pergi meskipun Presiden Muhammadu Buhari telah memperpanjang kebijakan lockdown di Lagos, Ogun, dan wilayah ibukota federal.
Dilansir dari Naija News, perusahaan Cina tersebut bernama Goodwill Ceramics. Perusahaan itu berada di zona perdagangan bebas Ogun-Guangdong, Igbesa, Ogun. Lokasi ini sesuai dengan nama yang tercantum di atas gerbang dalam video pertama. Menurut Naija News, perusahaan itu diduga mengunci lebih dari 100 pekerja Nigeria di pabrik tanpa memberi mereka makanan yang layak. Naija News juga melaporkan bahwa perusahaan ini menahan pekerja selama 14 hari.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, narasi yang dibagikan oleh akun Akar Shenja di atas sebagian benar. Video yang diunggah akun tersebut memang memperlihatkan pekerja perusahaan Cina di Nigeria yang mengamuk karena dikurung di area pabrik saat lockdown di tengah pandemi virus Corona Covid-19. Namun, tidak terdapat laporan yang menyatakan bahwa para pekerja itu membakar pabrik. Dalam video, mereka hanya terlihat membakar beberapa benda.
ZAINAL ISHAQ
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- http://archive.ph/KTaMG
- https://twitter.com/ogundamisi/status/1250312365452578818
- https://www.aljazeera.com/profile/kayode-ogundamisi.html
- https://www.thecable.ng/video-workers-protest-against-chinese-company-in-ogun-for-locking-them-in
- http://saharareporters.com/2020/04/15/coronavirus-chinese-company-locks-nigerian-workers-inside-premises-ogun-refuses-allow
- https://www.naijanews.com/2020/04/15/covid-19-lockdown-chinese-company-locks-nigerian-workers-inside-premises-in-ogun/
(GFD-2020-8067) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Satu-satunya Orang yang Boleh Duduk di Ka'bah Saat Corona?
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 30/04/2020
Berita
Foto yang memperlihatkan seorang pria yang sedang duduk di depan Ka'bah yang sepi pengunjung beredar di grup-grup percakapan WhatsApp sejak Rabu, 29 April 2020. Foto tersebut dibagikan dengan narasi bahwa pria itu, seorang tukang bersih-bersih, adalah satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka’bah saat pandemi virus Corona Covid-19.
Berikut narasi utuh yang menyertai foto tersebut:
"Satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka’bah saat ini!!Dia adalah tukang bersih-bersih. Bukan raja, bukan menteri, bukan pula pangeran, bukan pula ulama.Allah ternyata lebih memilih dia dibanding yang lain. Uang, kekayaan, status, pangkat, dan keluarga tidak apa-apanya di hadapan Allah. Maka, singkirkanlah rasa bangga yang berlebihan dengan itu semua, dan mulailah perlakukan mereka yang kurang beruntung dengan rasa hormat dan saling menghargai. Buanglah jauh-jauh kesombongan Anda, dan mulailah belajar menjadi seorang yang rendah hati."
Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Haji Apeh Dollar.
Selain di WhatsApp, foto dengan narasi yang sama juga beredar di Facebook. Foto itu salah satunya diunggah oleh akun Haji Apeh Dollar pada Sabtu, 18 April 2020. Hingga artikel ini dimuat, foto tersebut telah dibagikan sebanyak 772 kali dan direspons sebanyak 854 kali.
Apa benar foto di atas adalah foto satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka'bah saat pandemi Covid-19?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo dengan tool Source, foto tersebut dijepret oleh fotografer Associated Press (AP), Amr Nabil, pada 6 Maret 2020. Namun, menurut keterangan foto di situs AP, pria tersebut bukanlah tukang bersih-bersih, melainkan polisi.
Berikut keterangan foto yang ditulis AP: "Seorang polisi Saudi berdoa di depan Ka'bah, bangunan kubik di Masjidil Haram, di kota suci muslim Mekkah, Arab Saudi, Sabtu, 7 Maret 2020. Arab Saudi mengosongkan situs suci Islam untuk sterilisasi atas kekhawatiran terhadap virus Corona baru."
Gambar tangkapan layar unggahan foto di situs AP.
Dilansir dari situs berita Turki, Erzurum Sayfasi, foto jepretan Amr Nabil itu memang telah dipelintir. Menurut berbagai unggahan di media sosial, hanya staf kebersihan yang diizinkan beribadah di Ka'bah ketika tempat suci umat Islam itu ditutup sejak pandemi Covid-19.
Menurut sejarah, Ka'bah pernah ditutup beberapa kali karena berbagai alasan, seperti perang dan epidemi. Pada 1814 misalnya, ketika terjadi wabah di Hijaz, wilayah di sebelah barat laut Arab Saudi, yang menyebabkan kematian sekitar 8 ribu orang, ziarah di Ka'bah ditiadakan.
Namun, dikutip dari situs berita Arab Saudi, Sawaleif, saat salat tarawih pertama kemarin, terdapat beberapa jamaah yang melakukan salat di depan Ka'bah. Meskipun begitu, kebanyakan dari mereka adalah petugas administrasi masjid atau staf bagian wakah.
Dilansir dari berita di Liputan6.com pada 23 April 2020, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud mengizinkan salat tarawih berjamaah digelar di Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Namun, salat tersebut dilakukan dengan pengurangan rakaat menjadi sepuluh atau hanya lima kali salam.
Sebelumnya, pada pekan kedua April, salat tarawih berjamaah selama Ramadan di masjid-masjid Arab Saudi sempat dilaporkan bakal ditiadakan. Pada 21 April lalu, pemerintah Arab Saudi juga memperpanjang penangguhan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Itikaf pun ditangguhkan.
Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, membenarkan izin salat tarawih oleh Raja Salman tersebut. Namun, salat tarawih itu terbatas untuk petugas di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Sementara masyarakat umum tidak diperbolehkan. "Kena aturan jam malam," kata Agus.
Adapun dikutip dari Kumparan.com, saf salat tarawih di Masjidil Haram saat ini terlihat renggang, tidak lagi rapat seperti awal Ramadan. Jamaah pun tidak banyak, lantaran penutupan Masjidil Haram. Yang diperbolehkan masuk hanya para staf dan imam, dengan pemeriksaan kesehatan yang ketat.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, narasi bahwa foto itu adalah foto satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka'bah saat pandemi Covid-19, yakni tukang bersih-bersih, menyesatkan. Pria dalam foto itu bukan petugas kebersihan, melainkan polisi Arab Saudi yang bertugas di Masjidil Haram. Pemerintah Arab Saudi memang menangguhkan salat berjamaah di Masjidil Haram untuk mencegah penyebaran virus Corona. Namun, petugas masjid, seperti bagian administrasi, wakaf, dan sebagainya, serta para imam masih diperbolehkan salat di sana. Salat pun dilakukan dengan jaga jarak.
ZAINAL ISHAQ
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- http://archive.ph/Ki8zd
- http://www.apimages.com/metadata/Index/Virus-Outbreak-Mideast-Saudi-Arabia/13190f76996740fc801878dbebc37843/20/0
- https://www.erzurumsayfasi.com/haber/kabe-ibadete-kapatilinca-sadece-bir-kisi-ibadet-etti-goruntu-gorevlerin-icini-burktu-h924.html
- https://sawaleif.com/%D8%A3%D9%88%D9%84-%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9-%D8%AA%D8%B1%D8%A7%D9%88%D9%8A%D8%AD-%D8%A8%D8%A7%D9%84%D8%AD%D8%B1%D9%85%D9%8A%D9%86-%D8%A7%D9%84%D8%B4%D8%B1%D9%8A%D9%81%D9%8A%D9%86-%D9%88%D8%A7%D9%84-549881/
- https://www.liputan6.com/global/read/4235725/raja-salman-izinkan-sholat-tarawih-di-masjidil-haram-dan-masjid-nabawi-hanya-10-rakaat?source=search
- https://kumparan.com/kumparannews/saf-tarawih-berjemaah-di-masjidil-haram-renggang-ini-fatwanya-1tJHbja5vOn/full
(GFD-2020-3861) [SALAH] Sheikh Hamdan Al Maktoum Memberikan Uang Selama COVID-19
Sumber: facebook.comTanggal publish: 29/04/2020
Berita
Beredar postingan yang menyatakan bahwa Sheikha HamdanAl Maktoum akan membagikan uang selama masa pandemi COVID-19. Dalam konten postingan itu terdapat aturan yang harus dilakukan, yakni membagikan postingan itu ke 8 hingga 11 grup lainnya. Berikut kutipan narasinya:
“Bagaimana semua orang? ️ Ini bukan penipuan.
Aku Sheikha HamdanAl Maktoum. Tim saya dan saya sedang mengatur organisasi amal Pandemi COVID-19 untuk semua negara. Pilih huruf pertama nama anda dan anda akan menerima sesuai nama anda.!
A ............... 1 juta
B ............... 2 juta
C ................ 3 juta
D ................ 5 juta
E ................ 2 juta
F ................. 2 juta
G ................. 2 juta
H ................. 2 juta
Aku ................... 1 juta
J ................... 6 juta
K .................. 7 juta
L ................... 5 juta
M .................. 7 juta
N .................. 6 juta
O .................. 1 juta
P .................. 4 juta
Q ................... 2 juta
R .................... 1 juta
S ..................... 1 juta
T ...................... 1 juta
U ...................... 6 juta
V ..................... 4 juta
Dan ................. 1 juta
X .................... 9 juta
Y .................... 3 juta
Z ..................... 1 juta
BAGIKAN postingan ini di grup 8-11 sekarang. Baca selengkapnya, Bagikan lebih banyak kesempatan untuk menang. Uang Anda akan dikirim 10 menit setelah Anda mengirim pesan kepada kami, jangan abaikan, mungkin kesempatan Anda. Waktumu dimulai sekarang. Semoga beruntung dan Tuhan akan memberkatimu! ”
“Bagaimana semua orang? ️ Ini bukan penipuan.
Aku Sheikha HamdanAl Maktoum. Tim saya dan saya sedang mengatur organisasi amal Pandemi COVID-19 untuk semua negara. Pilih huruf pertama nama anda dan anda akan menerima sesuai nama anda.!
A ............... 1 juta
B ............... 2 juta
C ................ 3 juta
D ................ 5 juta
E ................ 2 juta
F ................. 2 juta
G ................. 2 juta
H ................. 2 juta
Aku ................... 1 juta
J ................... 6 juta
K .................. 7 juta
L ................... 5 juta
M .................. 7 juta
N .................. 6 juta
O .................. 1 juta
P .................. 4 juta
Q ................... 2 juta
R .................... 1 juta
S ..................... 1 juta
T ...................... 1 juta
U ...................... 6 juta
V ..................... 4 juta
Dan ................. 1 juta
X .................... 9 juta
Y .................... 3 juta
Z ..................... 1 juta
BAGIKAN postingan ini di grup 8-11 sekarang. Baca selengkapnya, Bagikan lebih banyak kesempatan untuk menang. Uang Anda akan dikirim 10 menit setelah Anda mengirim pesan kepada kami, jangan abaikan, mungkin kesempatan Anda. Waktumu dimulai sekarang. Semoga beruntung dan Tuhan akan memberkatimu! ”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, konten tersebut tidak benar. Sebab, Sheikh Hamdan Al Maktoum, Putra Mahkota Uni Emirat Arab, tidak pernah membuat kegiatan amal semacam itu melalui media sosial.
Adapun, melalui hasil pencarian, ditemukan sejumlah kasus modus penipuan di internet yang sudah pernah beredar mengatasnamakan Sheikh Hamdan. Modus operasinya ialah menggunakan nama Sheikh Hamdan dan fotonya untuk dapat menarik kepercayaan orang yang ditarget.
Modus penipuan dengan mencatut nama Sheikh Hamdan sudah beredar semenjak 2017, 2018, dan 2019. Penipuan dengan mencatut nama Sheikh Hamdan pada tahun 2017 modusnya berupa akun Facebook palsu. Kasus tersebut sudah pernah dibahas oleh gulfnews.com dengan artikel berjudul “Beware, Facebook scammers using UAE billionaires’ names.”
Pada tahun 2018, menggunakan metode SMS dan sudah dibahas oleh khaleejtimes.com dengan judul “SMS scam warning for UAE residents.” Dan, modus pada tahun 2019, muncul melalui Facebook dan mengaku memberikan giveaway hadiah. Modus operasi tersebut sudah pernah dibahas dubailad.com dalam artikel berjudul “SCAMMER USING HH SHEIKH HAMDAN’S NAME TO ENDORSE FAKE GIVEAWAYS.”
Lalu, di awal Januari 2020, modus operasinya melalui pesan melalui surel atau email dan sudah dibahas dalam forum diskusi stopscamfraud.com. Bila melihat narasi pada sumber, diketahui merupakan modifikasi dari modus penipuan yang beredar pada tahun 2019 dikaitkan dengan kondisi pandemi COVID-19.
Adapun, melalui hasil pencarian, ditemukan sejumlah kasus modus penipuan di internet yang sudah pernah beredar mengatasnamakan Sheikh Hamdan. Modus operasinya ialah menggunakan nama Sheikh Hamdan dan fotonya untuk dapat menarik kepercayaan orang yang ditarget.
Modus penipuan dengan mencatut nama Sheikh Hamdan sudah beredar semenjak 2017, 2018, dan 2019. Penipuan dengan mencatut nama Sheikh Hamdan pada tahun 2017 modusnya berupa akun Facebook palsu. Kasus tersebut sudah pernah dibahas oleh gulfnews.com dengan artikel berjudul “Beware, Facebook scammers using UAE billionaires’ names.”
Pada tahun 2018, menggunakan metode SMS dan sudah dibahas oleh khaleejtimes.com dengan judul “SMS scam warning for UAE residents.” Dan, modus pada tahun 2019, muncul melalui Facebook dan mengaku memberikan giveaway hadiah. Modus operasi tersebut sudah pernah dibahas dubailad.com dalam artikel berjudul “SCAMMER USING HH SHEIKH HAMDAN’S NAME TO ENDORSE FAKE GIVEAWAYS.”
Lalu, di awal Januari 2020, modus operasinya melalui pesan melalui surel atau email dan sudah dibahas dalam forum diskusi stopscamfraud.com. Bila melihat narasi pada sumber, diketahui merupakan modifikasi dari modus penipuan yang beredar pada tahun 2019 dikaitkan dengan kondisi pandemi COVID-19.
Kesimpulan
Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa konten mengatasnamakan Sheikh Hamdan merupakan konten yang tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Fabricated Content atau Konten Palsu.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1172459743086559
- https://turnbackhoax.id/2020/04/29/salah-sheikh-hamdan-al-maktoum-memberikan-uang-selama-covid-19/
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4240107/cek-fakta-hoaks-putra-mahkota-dubai-bagi-bagi-uang-di-tengah-wabah-covid-19
- https://gulfnews.com/uae/crime/beware-facebook-scammers-using-uae-billionaires-names-1.2105798
- https://www.khaleejtimes.com/business/telecom/sms-scam-warning-for-uae-residents
- https://www.dubailad.com/scammer-using-hh-sheikh-hamdans-name-to-endorse-fake-giveaways/
- https://www.stopscamfraud.com/viewtopic.php?f=10&t=38&p=38
Halaman: 7485/7991





