Akun Rap Faiqa Hamda (fb.com/abufaiqa.hamdashakia) mengunggah beberapa gambar dengan narasi sebagai berikut:
“Tantangan menggiurkan nih. Berharap sales-sales vakvak yang hobi menjual ayat bisa jadi volunteer nih. Jangan cuma triak ikhtiar sambil jualan ayatnya doang. Buktikan loyalismu sama nabi Bill Gay lah
—
*Copas Mba Menuk Kiki…
Elisa Granato adl seorg scientist yg berdedikasi tinggi pd ilmu pengetahuan. Saking dedikasinya sampe menawarkan diri jd kelinci percobaan vaksin kopit di inggris. Hasilnya dia meninggal 2 hari setelah divaksin. 4 rekannya pun lsg kipi berat dan berjuang mempertahankan nyawanya akibat komplikasi berat.
Kasian banget.. Pdhl sebelum mereka divaksin, mereka hrs melewati proses skrining kesehatan secara ketat. Apabila ada indikasi tdk sehat lsg di delet namany.
Pikirkan. Apakah saat bayi2 newborn itu divaksin, sebelumnya dilakukan skrining kesehatan ? Ngga kan? plg banter di cek suhu tubuh doang. Lalu begitu terjadi kematian dikatakan takdir. Fair ngga tuh?
Kasian 4 org ini.. Kalopun bisa sembuh, itu hanya kasat mata aja. Kerusakan udah terjadi dan zat2 pengawet vaksin akan terus mengendap di tubuhnya dan menghancurkan sistem metabolik perlahan2.. Kasian..
Berapa mereka dibayar utk jd kelinci lab? Hanya 100an sd 600an poundsterling. Ngga sepadan dgn nyawa yg disodorkan.
Silakan bermain2 dgn maut sodara2. Not for my fam and me lah..”
(GFD-2020-4803) [SALAH] “Elisa Granato kelinci percobaan vaksin kopit di inggris meninggal 2 hari setelah divaksin”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 01/05/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Elisa Granato, relawan uji coba vaksin Virus Corona atau COVID-19 meninggal dunia adalah klaim yang salah.
Elisa Granato masih hidup, bahkan dia menambahkan kalimat “100 persen hidup” di user name akun twitternya untuk membantah kabar yang beredar.
Kantor berita University of Oxford juga memberikan konfirmasi pada Reuters bahwa Elisa Granato masih hidup dan baik-baik saja.
Melalui laman resminya, University of Oxford mengatakan bahwa belakangan ini sebuah rumor palsu tentang progres dari uji coba vaksin virus corona telah beredar luas.
“Kami mendesak orang untuk tidak membagikan berita itu. Kami tidak akan memberikan komentar tentang proses berjalannya uji coba vaksin, tapi kami akan memberikan semua update terbaru terkait uji coba vaksin di sini,” kata seorang perwakilan University of Oxford melalui laman resminya.
Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial Inggris juga mengatakan melalui akun twitternya DHSCGovuk bahwa berita yang melaporkan kematian Elisa Granato adalah tidak benar.
Fergus Walsh, seorang wartawan dari BBC News juga mengonfirmasi bahwa Elisa Granato masih hidup.
“Itu tidak benar! pagi ini saya mengobrol bersama Elisa Granato melalui Skype. Dia mengatakan bahwa kondisinya baik-baik saja,” tulis Fergus Walsh melalui akun twitternya BBCFergushWalsh.
Elisa Granato masih hidup, bahkan dia menambahkan kalimat “100 persen hidup” di user name akun twitternya untuk membantah kabar yang beredar.
Kantor berita University of Oxford juga memberikan konfirmasi pada Reuters bahwa Elisa Granato masih hidup dan baik-baik saja.
Melalui laman resminya, University of Oxford mengatakan bahwa belakangan ini sebuah rumor palsu tentang progres dari uji coba vaksin virus corona telah beredar luas.
“Kami mendesak orang untuk tidak membagikan berita itu. Kami tidak akan memberikan komentar tentang proses berjalannya uji coba vaksin, tapi kami akan memberikan semua update terbaru terkait uji coba vaksin di sini,” kata seorang perwakilan University of Oxford melalui laman resminya.
Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial Inggris juga mengatakan melalui akun twitternya DHSCGovuk bahwa berita yang melaporkan kematian Elisa Granato adalah tidak benar.
Fergus Walsh, seorang wartawan dari BBC News juga mengonfirmasi bahwa Elisa Granato masih hidup.
“Itu tidak benar! pagi ini saya mengobrol bersama Elisa Granato melalui Skype. Dia mengatakan bahwa kondisinya baik-baik saja,” tulis Fergus Walsh melalui akun twitternya BBCFergushWalsh.
Kesimpulan
Elisa Granato masih hidup, bahkan dia menambahkan kalimat “100 persen hidup” di user name akun twitternya untuk membantah kabar yang beredar. Kantor berita University of Oxford juga memberikan konfirmasi pada Reuters bahwa Elisa Granato masih hidup dan baik-baik saja.
Rujukan
- https://depok.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/pr-09373505/cek-fakta-gagal-relawan-uji-coba-vaksin-virus-corona-meninggal-dunia-simak-faktanya?page=2
- https://www.snopes.com/fact-check/elisa-granato-trial-covid-19-vax/
- https://twitter.com/Prokaryota
- https://www.reuters.com/article/uk-factcheck-elisa-granato-vaccine/false-claim-the-first-volunteer-in-a-uk-coronavirus-vaccine-trial-has-died-idUSKCN2280MK
- https://twitter.com/DHSCgovuk/status/1254406873928908802
- https://twitter.com/BBCFergusWalsh/status/1254356432780214272
- https://covid19vaccinetrial.co.uk/news-about-trial-progress
- https://www.bbc.com/news/health-52394485
(GFD-2020-3877) [SALAH] Video “berdoa untuk italia”
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 30/04/2020
Berita
TIDAK berkaitan dengan Italia, video yang dibagikan berasal dari film Korea Selatan tahun 2013 berjudul “Flu” (Gamgi).
NARASI
“berdoa untuk italia ????????
berdoa untuk italia #nepal #stayhome #corona”.
–
(“pray for italy ????????
pray for italy #nepal #stayhome #corona”).
======
NARASI
“berdoa untuk italia ????????
berdoa untuk italia #nepal #stayhome #corona”.
–
(“pray for italy ????????
pray for italy #nepal #stayhome #corona”).
======
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
(1) First Draft News: “Konten yang Salah
Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”
Selengkapnya di http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S.
* SUMBER membagikan video dari film Korea Selatan tahun 2013 berjudul “Flu” (Gamgi).
* SUMBER menambahkan narasi yang salah yang menimbulkan kesimpulan keliru.
(2) IMDB:
* “Flu (2013)
42 of 270
Gamgi (2013)
Titles: Flu”
Foto di https://archive.md/iJV2b (arsip cadangan).
–
* “Flu ( 2013 )
Gamgi (judul asli)
Kekacauan terjadi ketika virus mematikan yang mengudara menginfeksi populasi kota Korea Selatan yang berjarak kurang dari 20 kilometer dari Seoul.”
Google Translate, selengkapnya di https://archive.md/nw5U4 (arsip cadangan).
======
(1) First Draft News: “Konten yang Salah
Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”
Selengkapnya di http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S.
* SUMBER membagikan video dari film Korea Selatan tahun 2013 berjudul “Flu” (Gamgi).
* SUMBER menambahkan narasi yang salah yang menimbulkan kesimpulan keliru.
(2) IMDB:
* “Flu (2013)
42 of 270
Gamgi (2013)
Titles: Flu”
Foto di https://archive.md/iJV2b (arsip cadangan).
–
* “Flu ( 2013 )
Gamgi (judul asli)
Kekacauan terjadi ketika virus mematikan yang mengudara menginfeksi populasi kota Korea Selatan yang berjarak kurang dari 20 kilometer dari Seoul.”
Google Translate, selengkapnya di https://archive.md/nw5U4 (arsip cadangan).
======
Rujukan
(GFD-2020-8066) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Pekerja Nigeria yang Mengamuk Karena Dikurung di Area Pabrik Cina Saat Lockdown?
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 30/04/2020
Berita
Video yang diklaim memperlihatkan peristiwa mengamuknya pekerja perusahaan Cina di Nigeria beredar di media sosial. Video ini disebarkan dengan narasi bahwa para pekerja itu mengamuk karena dikurung di area pabrik milik perusahaan Cina tersebut saat Nigeria memberlakukan lockdown di tengah pandemi virus Corona Covid-19.
Di Facebook, terdapat dua video yang dibagikan dengan narasi tersebut, yang diunggah oleh akun Akar Shenja pada 22 April 2020. Dalam video pertama, terlihat beberapa orang yang membakar tumpukan benda hingga mengeluarkan asap hitam yang membumbung tinggi. Puluhan orang dalam video itu kemudian bergerak menuju gerbang pabrik. Sementara dalam video kedua, terlihat ratusan orang yang berkumpul sembari mendengarkan seseorang yang sedang berorasi.
Adapun narasi utuh yang dibagikan oleh akun Akar Shenja adalah sebagai berikut:
"Pemerintah Nigeria menerapkan lockdown nasional untuk mencegah Corona!Namun pabrik China di Nigeria bisa mengunci pintu dan menyuruh pekerja tetap bekerja!Tanpa memberi jaminan makan yang layak!Setelah 14 hari pabrik memulangkan pekerja dengan tanpa memberi upah!Para pekerja mengamuk dan membakar pabrik!!"
Hingga artikel ini dimuat, unggahan akun Akar Shenja tersebut telah direspons lebih dari 900 kali, dikomentari lebih dari 350 kali, dan dibagikan lebih dari 300 kali.
Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Akar Shenja.
Apakah benar video tersebut merupakan video pekerja perusahaan Cina di Nigeria yang mengamuk karena dikurung di area pabrik saat lockdown di tengah pandemi virus Corona Covid-19?
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video-video tersebut menjadi beberapa gambar dengantoolInVID. Selanjutnya, gambar-gambar itu ditelusuri denganreverse image tool Google, Yandex, dan TinEye.
Hasilnya, diketahui bahwa kedua video itu telah ramai dibagikan di media sosial sejak dua pekan lalu, tepatnya pada 15 April 2020. Di Twitter, salah satu akun yang pernah menggunggah video pertama adalah akun terverifikasi milik Kayode Ogundamisi, @ogundamisi.
Dilansir dari Al Jazeera, Ogundamisi merupakan seorang komentator urusan Nigeria dan internasional. Dia juga terlibat dalam perjuangan pro-demokrasi Nigeria. Dalam cuitannya, Ogundamisi menulis, "Serangan terhadap perusahaan Cina di negara bagian Ogun, Nigeria barat daya. Properti hancur."
Tautan unggahan Ogundamisi di Twitter itu pun dimuat di situs media Nigeria, The Cable, pada tanggal yang sama. Berita mengenai hal tersebut diberi judul "VIDEO: Workers protest against Chinese company in Ogun for locking them in" atau "VIDEO: Para pekerja protes terhadap perusahaan Cina di Ogun karena mengunci mereka di dalam perusahaan".
Menurut The Cable, dalam video itu, terdapat seorang pemuda yang mengatakan bahwa mereka marah karena kelaparan. Beberapa pekerja yang protes pun berkata, "Tidak ada lagi manajemen. Manajemen seharusnya sudah mengatur ini sejak kemarin, membayar kami setidaknya dua-dua bulan gaji."
Juru bicara kepolisian Ogun, Abimbola Oyeyemi, mengatakan para pekerja perusahaan Cina di daerah Ibese, Ogun, itu memprotes keputusan korporasi yang mengunci mereka di dalam perusahaan. Sebelumnya, dalam rangka menghentikan penyebaran Covid-19, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari memerintahkan perpanjangan lockdown selama dua minggu di wilayah ibukota federal serta negara bagian Lagos dan Ogun.
Namun, menurut Oyeyemi, sejak lockdown dimulai, manajemen tidak mengizinkan pekerja keluar dari perusahaan. "Manajemen mengunci mereka di dalam. Jadi, itulah yang memicu protes. Dan ini telah diselesaikan. Insiden itu terjadi tiga hari lalu," katanya.
Dalam berita tersebut, Oyeyemi juga meluruskan isu bahwa video itu adalah video para pemuda Nigeria yang marah yang menghancurkan fasilitas milik perusahaan Cina. "Tidak ada yang menyerang. Yang terjadi adalah perselisihan antara pekerja dan manajemen perusahaan itu. Bukan anggota masyarakat yang menyerang perusahaan," ujar Oyeyemi.
Gambar tangkapan layar berita yang dimuat oleh The Cable.
Adapun video kedua, menurut penelusuran Tempo, pernah dimuat di situs komunitas online wartawan internasional yang fokus pada isu seputar Nigeria, Sahara Reporters, pada 15 April 2020. Video itu terdapat dalam berita yang berjudul "Virus Corona: Perusahaan Tiongkok Mengunci Pekerja Nigeria di Dalam Gedungnya di Ogun, Menolak untuk Membiarkan Mereka Pergi".
Sama dengan berita yang dimuat oleh The Cable, berita di Sahara Reporters ini menyatakan bahwa para pekerja di Ogun itu dikurung oleh perusahaan Cina yang mempekerjakan mereka. Perusahaan ini menolak membiarkan mereka pergi meskipun Presiden Muhammadu Buhari telah memperpanjang kebijakan lockdown di Lagos, Ogun, dan wilayah ibukota federal.
Dilansir dari Naija News, perusahaan Cina tersebut bernama Goodwill Ceramics. Perusahaan itu berada di zona perdagangan bebas Ogun-Guangdong, Igbesa, Ogun. Lokasi ini sesuai dengan nama yang tercantum di atas gerbang dalam video pertama. Menurut Naija News, perusahaan itu diduga mengunci lebih dari 100 pekerja Nigeria di pabrik tanpa memberi mereka makanan yang layak. Naija News juga melaporkan bahwa perusahaan ini menahan pekerja selama 14 hari.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, narasi yang dibagikan oleh akun Akar Shenja di atas sebagian benar. Video yang diunggah akun tersebut memang memperlihatkan pekerja perusahaan Cina di Nigeria yang mengamuk karena dikurung di area pabrik saat lockdown di tengah pandemi virus Corona Covid-19. Namun, tidak terdapat laporan yang menyatakan bahwa para pekerja itu membakar pabrik. Dalam video, mereka hanya terlihat membakar beberapa benda.
ZAINAL ISHAQ
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- http://archive.ph/KTaMG
- https://twitter.com/ogundamisi/status/1250312365452578818
- https://www.aljazeera.com/profile/kayode-ogundamisi.html
- https://www.thecable.ng/video-workers-protest-against-chinese-company-in-ogun-for-locking-them-in
- http://saharareporters.com/2020/04/15/coronavirus-chinese-company-locks-nigerian-workers-inside-premises-ogun-refuses-allow
- https://www.naijanews.com/2020/04/15/covid-19-lockdown-chinese-company-locks-nigerian-workers-inside-premises-in-ogun/
(GFD-2020-8067) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Satu-satunya Orang yang Boleh Duduk di Ka'bah Saat Corona?
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 30/04/2020
Berita
Foto yang memperlihatkan seorang pria yang sedang duduk di depan Ka'bah yang sepi pengunjung beredar di grup-grup percakapan WhatsApp sejak Rabu, 29 April 2020. Foto tersebut dibagikan dengan narasi bahwa pria itu, seorang tukang bersih-bersih, adalah satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka’bah saat pandemi virus Corona Covid-19.
Berikut narasi utuh yang menyertai foto tersebut:
"Satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka’bah saat ini!!Dia adalah tukang bersih-bersih. Bukan raja, bukan menteri, bukan pula pangeran, bukan pula ulama.Allah ternyata lebih memilih dia dibanding yang lain. Uang, kekayaan, status, pangkat, dan keluarga tidak apa-apanya di hadapan Allah. Maka, singkirkanlah rasa bangga yang berlebihan dengan itu semua, dan mulailah perlakukan mereka yang kurang beruntung dengan rasa hormat dan saling menghargai. Buanglah jauh-jauh kesombongan Anda, dan mulailah belajar menjadi seorang yang rendah hati."
Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Haji Apeh Dollar.
Selain di WhatsApp, foto dengan narasi yang sama juga beredar di Facebook. Foto itu salah satunya diunggah oleh akun Haji Apeh Dollar pada Sabtu, 18 April 2020. Hingga artikel ini dimuat, foto tersebut telah dibagikan sebanyak 772 kali dan direspons sebanyak 854 kali.
Apa benar foto di atas adalah foto satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka'bah saat pandemi Covid-19?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo dengan tool Source, foto tersebut dijepret oleh fotografer Associated Press (AP), Amr Nabil, pada 6 Maret 2020. Namun, menurut keterangan foto di situs AP, pria tersebut bukanlah tukang bersih-bersih, melainkan polisi.
Berikut keterangan foto yang ditulis AP: "Seorang polisi Saudi berdoa di depan Ka'bah, bangunan kubik di Masjidil Haram, di kota suci muslim Mekkah, Arab Saudi, Sabtu, 7 Maret 2020. Arab Saudi mengosongkan situs suci Islam untuk sterilisasi atas kekhawatiran terhadap virus Corona baru."
Gambar tangkapan layar unggahan foto di situs AP.
Dilansir dari situs berita Turki, Erzurum Sayfasi, foto jepretan Amr Nabil itu memang telah dipelintir. Menurut berbagai unggahan di media sosial, hanya staf kebersihan yang diizinkan beribadah di Ka'bah ketika tempat suci umat Islam itu ditutup sejak pandemi Covid-19.
Menurut sejarah, Ka'bah pernah ditutup beberapa kali karena berbagai alasan, seperti perang dan epidemi. Pada 1814 misalnya, ketika terjadi wabah di Hijaz, wilayah di sebelah barat laut Arab Saudi, yang menyebabkan kematian sekitar 8 ribu orang, ziarah di Ka'bah ditiadakan.
Namun, dikutip dari situs berita Arab Saudi, Sawaleif, saat salat tarawih pertama kemarin, terdapat beberapa jamaah yang melakukan salat di depan Ka'bah. Meskipun begitu, kebanyakan dari mereka adalah petugas administrasi masjid atau staf bagian wakah.
Dilansir dari berita di Liputan6.com pada 23 April 2020, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud mengizinkan salat tarawih berjamaah digelar di Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Namun, salat tersebut dilakukan dengan pengurangan rakaat menjadi sepuluh atau hanya lima kali salam.
Sebelumnya, pada pekan kedua April, salat tarawih berjamaah selama Ramadan di masjid-masjid Arab Saudi sempat dilaporkan bakal ditiadakan. Pada 21 April lalu, pemerintah Arab Saudi juga memperpanjang penangguhan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Itikaf pun ditangguhkan.
Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, membenarkan izin salat tarawih oleh Raja Salman tersebut. Namun, salat tarawih itu terbatas untuk petugas di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Sementara masyarakat umum tidak diperbolehkan. "Kena aturan jam malam," kata Agus.
Adapun dikutip dari Kumparan.com, saf salat tarawih di Masjidil Haram saat ini terlihat renggang, tidak lagi rapat seperti awal Ramadan. Jamaah pun tidak banyak, lantaran penutupan Masjidil Haram. Yang diperbolehkan masuk hanya para staf dan imam, dengan pemeriksaan kesehatan yang ketat.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, narasi bahwa foto itu adalah foto satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka'bah saat pandemi Covid-19, yakni tukang bersih-bersih, menyesatkan. Pria dalam foto itu bukan petugas kebersihan, melainkan polisi Arab Saudi yang bertugas di Masjidil Haram. Pemerintah Arab Saudi memang menangguhkan salat berjamaah di Masjidil Haram untuk mencegah penyebaran virus Corona. Namun, petugas masjid, seperti bagian administrasi, wakaf, dan sebagainya, serta para imam masih diperbolehkan salat di sana. Salat pun dilakukan dengan jaga jarak.
ZAINAL ISHAQ
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- http://archive.ph/Ki8zd
- http://www.apimages.com/metadata/Index/Virus-Outbreak-Mideast-Saudi-Arabia/13190f76996740fc801878dbebc37843/20/0
- https://www.erzurumsayfasi.com/haber/kabe-ibadete-kapatilinca-sadece-bir-kisi-ibadet-etti-goruntu-gorevlerin-icini-burktu-h924.html
- https://sawaleif.com/%D8%A3%D9%88%D9%84-%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9-%D8%AA%D8%B1%D8%A7%D9%88%D9%8A%D8%AD-%D8%A8%D8%A7%D9%84%D8%AD%D8%B1%D9%85%D9%8A%D9%86-%D8%A7%D9%84%D8%B4%D8%B1%D9%8A%D9%81%D9%8A%D9%86-%D9%88%D8%A7%D9%84-549881/
- https://www.liputan6.com/global/read/4235725/raja-salman-izinkan-sholat-tarawih-di-masjidil-haram-dan-masjid-nabawi-hanya-10-rakaat?source=search
- https://kumparan.com/kumparannews/saf-tarawih-berjemaah-di-masjidil-haram-renggang-ini-fatwanya-1tJHbja5vOn/full
Halaman: 7313/7819





