• (GFD-2020-4971) [SALAH] Pencopotan Bendera PDIP di Sumatera Barat

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/09/2020

    Berita

    “SUMBAR…Emang Gokil…👍👍👍
    Mantap…!!!
    Bendera PDIP Di Copotin Di Sudut” Jalan…Jangan Sampai Bendera PDIP Berkibar Di SUMBAR.
    Insyaallah…Kota” Yg Lainnya.Mengikuti Jejak SUMBAR.

    #TOLAKPDIP
    #SumbarMenolakPDIP💥💞💞💞”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Anton mengunggah foto hasil tangkapan layar dengan narasi yang menyebutkan bahwa bendera PDIP dicopot dari sudut-sudut jalan di Sumbar (Sumatera Barat). Unggahan tersebut telah mendapat respon sebanyak 1,9 ribu reaksi, 315 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 1 ribu kali.

    Berdasarkan penelusuran, foto hasil tangkapan layar yang digunakan pada unggahan tersebut berasal dari artikel portal gelora.co. Namun, foto asli yang digunakan pada artikel itu bukanlah peristiwa pencopotan bendera PDIP di Sumatera Barat, melainkan foto peristiwa saat Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta mencopot Bendera PDIP di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 20 Januari 2020.

    Satuan PP kecamatan Cempaka Putih menurunkan atribut bendera-bendera partai milik PDIP karena adanya aduan masyarakat yang merasa terganggu.

    “Kita turunkan sebanyak 500 atribut partai seperti spanduk dan bendera. Semuanya kita bawa ke kecamatan Cempaka Putih,” kata Kepala Satpol PP kecamatan Cempaka Putih Aries Cahyadi yang dikutip dari Antara News.

    Ia menambahkan, penurunan atribut-atribut partai tersebut atas dasar pengaduan warga yang merasa terganggu lingkungannya tidak nampak estetis setelah satu minggu atribut itu terpasang. Pencopotan atribut-atribut itu dilakukan di sepanjang Jalan Pramuka raya, Jalan Layang (Fly Over) Ahmad Yani, Jalan Ahmad Yani, serta Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat.

    Dengan demikian, unggahan akun Facebook Anton dapat dikategorikan sebagai Konten yang Salah/False Context karena foto tersebut bukan diambil di Sumatera Barat, melainkan di sepanjang kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)

    Narasi yang salah. Faktanya, foto tersebut merupakan foto peristiwa Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta mencopot Bendera PDIP di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 20 Januari 2020.

    Rujukan

  • (GFD-2020-4972) [SALAH] Surat Penerimaan Calon Taruna Poltekip dan Poltekim

    Sumber: Tangkapan Layar
    Tanggal publish: 09/09/2020

    Berita

    KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA

    Bersamaan ini disampaikan perihal Keputusan Menteri Pendayagunaan dan Reformasi Birokrasi B/304/M.SM.02.05/2020, tentang Hasil Tes Pemeriksaan CALON Taruan/Taruni/

    Hasil Cek Fakta

    Beredar tangkapan layar kertas surat berisi informasi terkait penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Politeknik Ilmu Permasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Guna menanggapi informasi yang sudah tersebar di masyarakat, pihak Kementerian PANRB pun akhirnya angkat bicara.

    Melansir dari liputan6.com, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian menegaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan surat penetapan seperti halnya yang beredar.

    “Kami tegaskan surat tersebut adalah palsu atau hoaks. Menteri PANRB tidak pernah mengeluarkan surat tersebut,” jelas Andi.

    Klarifikasi serupa juga disampaikan melalui media sosial Instagram resmi @kemenpanrb sebagai berikut:

    Sahabat Muda, informasi terkait penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Politeknik Ilmu Permasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, seperti yang tertera pada gambar di atas adalah TIDAK BENAR/HOAKS.
    __
    Kementerian PANRB tidak pernah mengeluarkan kebijakan/keputusan tersebut.
    __
    Selalu berhati-hati dan jangan mudah percaya jika ada informasi/surat yang meragukan. Admin berharap Sahabat Muda selalu waspada dan memastikan kebenarannya kepada kami. Terima kasih.

    Kesimpulan

    Informasi palsu. Melalui Instagram resminya, ditegaskan bahwa Kementerian PANRB tidak pernah mengeluarkan kebijakan atau keputusan seperti halnya keterangan pada surat yang beredar.

    Rujukan

  • (GFD-2020-4973) [SALAH] Makan Buah Saat Perut Kosong Sembuhkan Kanker

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/09/2020

    Berita

    Akun Facebook Arfan Aprianto mengunggah informasi yang menyebutkan bahwa makan buah saat perut kosong dapat menyembuhkan kanker. Disebutkan bahwa klaim tersebut berasal dari dokter Stephen Mak dan dokter Herbert Shelton.

    Berikut kutipan narasinya:

    “Tolong menyempatkan baca ya....artikel yang bagus, agar tidak terkena kanker

    *MAKAN BUAH SAAT PERUT KOSONG*

    Dokter STEPHEN MAK merawat pasien kanker stadium akhir dengan cara unik. Banyak pasiennya sembuh. "Ini merupakan strategi saya untuk menyembuhkan kanker. Tingkat keberhasilannya 80 persen," tegas Mak.

    Pasien kanker seharusnya tidak mati. Terapi anti kanker sudah ditemukan yakni makanlah buah-buahan saat perut kosong atau sangat lapar. "Saya mohon maaf kepada ratusan pasien kanker yang telah meninggal akibat pengobatan konvensional," pungkasnya.

    TIPS MAKAN BUAH yang TEPAT

    *Hindarilah* makan buah setelah makan nasi dan lauk. Cara ini sangat dilarang atau 'haram,' jikalau Anda ingin bebas dari serangan kanker dan penyakit mematikan lainnya.

    Jika Anda makan buah saat perut kosong, maka detoksifikasi sistem tubuh Anda meningkat berkali-kali lipat. Problem kelebihan berat badan dan penyakit mematikan lainnya teratasi.

    DAHSYATnya BUAH-BUAHAN

    Jika Anda makan nasi, lalu menyusul buah, maka buah dicegah oleh nasi sebelum menuju usus. Nasi dan buah membusuk, berfermentasi, dan berubah menjadi asam. Tubuh yang sangat asam penyebab kanker dan penyakit mematikan lainnya.

    Saat buah bersentuhan dengan nasi di usus, maka seluruh massa nasi perlahan rusak. Jadi, silakan makan buah saat perut kosong atau sebelum makan nasi dan lauk.

    EFEK SALAH MAKAN BUAH

    Mungkin Anda pernah mendengar keluhan yakni setiap kali makan semangka, ada orang menderita sendawa, ketika makan durian perutnya kembung, ketika makan pisang rasanya segera ke toilet, dan lainnya. Kondisi ini tidak bakal terjadi, jikalau Anda makan buah apa saja saat perut kosong. Karena buah-buahnya bercampur dengan pembusukan makanan lain, sehingga menghasilkan gas dalam usus.

    Rambut uban, rambut rontok, botak, gugup, dan lingkaran hitam di bawah mata tidak akan terjadi, jikalau Anda makan buah saat perut kosong.

    "Jeruk dan lemon bersifat asam, tetapi menjadi alkalin (basa) di dalam tubuh, jikalau dimakan saat perut kosong," ulas dokter HERBERT SHELTON yang melakukan riset khusus tentang asam basa tubuh.

    BUAH UMUR PANJANG dan SEHAT

    Jika Anda menguasai cara makan buah yang benar, maka Anda memiliki rahasia keindahan tubuh, umur panjang, kesehatan, vitalitas, kebahagiaan, dan berat badan ideal.

    BAHAYA BUAH yang DIPANASKAN atau DIMASAK

    Saat Anda minum jus buah, minumlah jus buah segar, bukan dari kemasan kaleng, bungkusan, atau botol.
    Jangan minum jus yang dipanaskan. Jangan makan buah yang dimasak, karena semua nutrisi sudah hilang. Anda hanya mendapatkan rasanya saja. Memasak buah-buahan akan menghancurkan semua vitamin yang ada dalam buah. Makan buah utuh lebih baik dari pada minum jus.

    Jika pun Anda minum jus buah segar, minumlah dengan perlahan, karena Anda harus membiarkannya bercampur dengan air liur (ensim di mulut) sebelum menelannya.

    TERAPI BUAH TIGA HARI BERTURUT-TURUT tanpa NASI dan LAUK

    *Silahkan* Anda coba mengkonsumsi buah selama 3 hari berturut-turut untuk membersihkan semua racun (detoksifikasi) di tubuhnya---hanya makan buah dan minum jus buah segar selama 3 hari berturut-turut tanpa makan nasi dan lauk. Teman-teman Anda akan melihat Anda lebih segar, cantik, dan enerjik.

    BAHAYA MINUM AIR DINGIN setelah MAKAN: PEMICU KANKER

    Jika Anda *sering* minum *air dingin* (air es) setelah makan, maka tamatlah hidup Anda. Karena semua jenis kanker siap menghancurkan tubuh Anda.

    Minum air es setelah makan sangatlah nikmat, tetapi sangatlah membawa sengsara. Air es mengentalkan semua makanan berminyak yang baru saja Anda makan. Akibatnya proses pencernaan menjadi sangat lambat. Usus akan sangat cepat rusak, karena memaksa kerjanya.

    Lebih dari itu, makanan berlemak dan telah membeku akan melapisi dinding usus Anda, sehingga perlahan memicu kanker usus.

    Tentu saja Anda akan semakin gemuk dan sekaligus perlahan menginap kanker ganas. Karena itu, minumlah sup hangat atau air hangat setelah makan.

    Semakin Anda tahu, semakin besar peluang Anda untuk bertahan hidup, sehat, dan umur panjang tanpa biaya mahal.”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa isu tersebut merupakan isu lama yang sudah pernah diperiksa faktanya. Isu tersebut sudah diperiksa faktanya di laman hoaxorfact.com pada tahun 2016 dengan judul artikel periksa fakta “Eating Fruits on Empty Stomach Cures Cancer and Other Health Issues: Fact Check.” Lalu, hoaxes.id melakukan pemeriksaan fakta isu tersebut pada tahun 2017 dengan artikel berjudul “Makan Buah Saat Perut Kosong Dapat Menyembuhkan Kanker: Hoax.” Dan, di turnbackhoax.id sudah diperiksa fakta pada tahun 2019 dengan artikel berjudul “[SALAH] Makan Buah Saat Perut Kosong Bisa Sembuhkan Kanker.”

    Berdasarkan hasil periksa fakta ketiga laman tersebut, diketahui bahwa isu tersebut berasal dari awalnya beredar melalui email yang muncul dari sebuah artikel lama di situs epicureanworld.com.sg yang ditulis pada tahun 1998 oleh Devagi Sanmugam, koki dan penulis kuliner yang tinggal di Singapura.

    Artikel yang dirilis berjudul “We all think eating fruits means just buying fruits… “ menyebutkan bahwa buah-buahan harus dimakan pada kondisi perut kosong; tanpa menyebutkan nama Dr Stephen Mak (namun menyebutkan nama Dr Herbert Shelton) dan tidak mengatakan menyembuhkan kanker juga tidak menyebutkan daftar buah-buahan – diet sehat yang disarankan selama 3 hari untuk membersihkan atau detoksifikasi tubuh Anda.

    Adapun, nama Herbert Shelton bukan seorang dokter, ia merupakan seorang naturopath Amerika, advokat pengobatan alternatif, dan penulis. Ia pernah beberapa kali ditangkap dan dipenjara juga didenda atas beberapa tuduhan, seperti praktek kedokteran tanpa lisensi.

    Kesimpulan

    Isu lama yang sudah diperiksa faktanya. Klaim makan buah saat perut kosong dapat sembuhkan kanker belum terbukti. Informasi yang beredar tersebut beredar berdasarkan gabungan artikel berbeda dengan dua nama, tidak ada keterangan siapa Dr Stephen Mak dan Herbert Shelton bukanlah seorang dokter.

    Rujukan

  • (GFD-2020-8265) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Erick Thohir Sebut Tak Akan Copot Ahok Karena Punya Kepentingan dengan Cina?

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 08/09/2020

    Berita


    Klaim bahwa Menteri BUMN Erick Thohir menyebut tidak akan mencopot Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beredar di media sosial. Menurut klaim tersebut, Ahok tidak akan dicopot karena pemerintah memiliki kepentingan dengan Cina.
    Klaim itu terdapat dalam gambar tangkapan layar artikel di situs ID Today yang berjudul "Ahox Tidak Akan Dicopot, Erik Thohir: Kami Punya Kepentingan dengan Cina, Mohon Dipahami". Artikel tersebut diterbitkan pada 27 Agustus 2020, tak lama setelah Pertamina mencatatkan kerugian sekitar Rp 11 triliun pada semester I 2020.
    Di Facebook, gambar tangkapan layar itu dibagikan salah satunya oleh akun Thomas Udin Edison, yakni pada 31 Agustus 2020. Akun ini pun memberikan narasi yang ditulis dalam huruf kapital, “Sontoloyo ... Kenapa kita harus paham dengan kepentingan mereka ... Seharusnya mereka yang harus pahami kondisi rakyat negeri sendiri! Ternyata mereka hanya numpang berbisnis di Indonesia dengan korbankan rakyatnya!!”
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Thomas Udin Edison.
    Apa benar Erick Thohir menyatakan tidak akan mencopot Ahok karena mempunyai kepentingan dengan Cina?

    Hasil Cek Fakta


    Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, Menteri BUMN Erick Thohir tidak pernah menyatakan “tidak mencopot Ahok karena mempunyai kepentingan dengan Cina”. Judul berita ini adalah hasil suntingan. Hal ini terlihat dari dua kekeliruan dalam penulisan nama dalam judul tersebut, yakni “Ahox” yang seharusnya “Ahok” dan “Erik” yang seharusnya “Erick”.
    Judul itu merupakan suntingan dari versi aslinya yang berbunyi “Ahok Tidak Akan Dicopot, Erick Thohir: Kerugian Pertamina Masih Lebih Baik Dibanding Perusahaan Lain”. Judul ini merupakan judul berita situs RMOL.id pada 27 Agustus 2020. Berita ini juga memuat foto Ahok seperti yang digunakan dalam gambar tangkapan layar yang dibagikan oleh akun Thomas Udin Edison.
    Tempo mendapatkan berita versi asli tersebut dengan memasukkan kata kunci “Ahok Tidak Akan Dicopot” ke mesin pencarian Google. Selain RMOL.id, Tempo tidak menemukan berita dengan judul serupa maupun judul “tidak mencopot Ahok karena mempunyai kepentingan dengan Cina” di situs ID Today.
    Dalam berita tersebut, RMOL.id menulis bahwa belum ada rencana pergantian direksi BUMN dalam waktu dekat, termasuk Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, meskipun mengalami kerugian hingga Rp 11,13 triliun pada semester I 2020.
    Menteri BUMN Erick Thohir menyebut perombakan tidak dilakukan karena kondisi keuangan Pertamina dinilai masih lebih baik daripada perusahaan lainnya di tengah pandemi Covid-19. "Pertamina kan ruginya kelihatan, kalau kita perbandingkan dengan Exxon dengan Emik, jauhlah. Justru, perusahan yang lain itu jauh lebih rugi dari Pertamina," ujar Erick di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada 27 Agustus 2020.
    Pernyataan Erick tersebut juga dimuat oleh Tempo. Menurut dia, kinerja Pertamina dinilai lebih baik ketimbang perusahaan migas lainnya di tengah pandemi Covid-19. "Pertamina kan ruginya kelihatan, kalau kita perbandingkan dengan Exxon dengan Eni (Eni S.p.A, perusahaan migas multinasional Italia), jauhlah. Justru, perusahaan yang lain itu jauh lebih rugi dari Pertamina," kata Erick usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, pada 27 Agustus 2020.
    Erick lalu menyebut bahwa, selama ini, ia berprinsip jajaran direksi perusahaan tidak perlu dirombak selama kinerjanya baik. "Saya prinsipnya angkat direksi jangan diganti-ganti. Kan saya di awal sudah bilang, selama KPI-nya (Key Performance Indicators) tercapai. Terus dibilang, Pak Erick pilih kasih main pecat-pecat saja, enggak lho."
    Erick mengatakan, pergantian direksi maupun komisaris hanya dilakukan bila KPI dari sejumlah perusahaan plat merah berada di bawah standar yang ditentukan. Terkait hal ini, menurut dia, kinerja Pertamina cukup baik di mana, dalam kondisi Covid-19, perseroan tetap dapat menjaga ketersediaan minyak di dalam negeri.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa Erick Thohir menyatakan tidak akan mencopot Ahok karena mempunyai kepentingan dengan Cina, keliru. Judul artikel yang memuat klaim itu adalah hasil suntingan, dari judul asli berita yang dimuat oleh RMOL.id yang berbunyi "Ahok Tidak Akan Dicopot, Erick Thohir: Kerugian Pertamina Masih Lebih Baik Dibanding Perusahaan Lain".
    IKA NINGTYAS
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan