• (GFD-2021-8487) Keliru, Klaim Ini Foto-foto Karyawan J&T Mogok Kerja Akibat Potong Gaji

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 08/02/2021

    Berita


    Sejumlah foto yang memperlihatkan ribuan paket yang tersebar berantakan di sebuah gudang beredar di media sosial. Beberapa truk yang tampak dalam foto-foto tersebut bertuliskan J&T Express. Tertera pula narasi bahwa peristiwa dalam foto-foto itu terkait dengan karyawan J&T Express yang mogok kerja akibat dipotongnya gaji mereka.
    Di Facebook, foto-foto itu dibagikan salah satunya oleh akun ini pada 7 Februari 2021. Hingga kini, unggahan tersebut telah mendapatkan 38 reaksi dan 12 komentar serta dibagikan sebanyak 79 kali.
    Foto-foto yang diunggah di Facebook yang mencantumkan klaim keliru soal kondisi sebuah gudang milik J&T Express.

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri jejak digital foto-foto di atas denganreverse image toolSource dan Google. Hasilnya, ditemukan sejumlah pemberitaan bahwa peristiwa dalam foto-foto itu bukan terjadi di Indonesia, melainkan di Malaysia. Karyawan J&T melempar paket-paket itu karena menuntut pembagian bonus, bukan karena dipotongnya gaji mereka.
    Foto-foto itu berasal dari video milik akun TikTok asal Malaysia, @nonihassan7, pada 7 Februari 2021. Akun ini menulis narasi, “Cepat atau lambat. Harap barang aku selamat #foryourpage #viral #jnt.” Namun, sehari kemudian, pemilik akun ini mengunggah video yang berisi penjelasan bahwa peristiwa dalam video itu terjadi di Malaysia, bukan di Indonesia. Ia juga mengatakan peristiwa itu tidak terjadi di semua gudang J&T di Malaysia.
    Kanal YouTube milik Kompas.com, Kompascom Reporter on Location, pun pernah memuat rekaman milik akun @nonihassan7 tersebut dalam video beritanya pada 8 Februari 2021. Menurut penjelasan dalam video ini, video yang viral itu memperlihatkan kurir pengiriman barang J&T Express Perak, Malaysia, yang mengobrak-abrik paket di gudang. Dilansir dari media Malaysia, Sinar Harian, pihak J&T Express Perak telah meminta maaf pada 7 Februari 2021.
    "Kami dari pihak J&T Express Perak. Belakangan ini, beredar sebuah video di media sosial tentang pekerja yang tidak mengikuti SOP dan melempar paket pelanggan. Kami ingin memohon maaf dan menjelaskan bahwa tidak ada isu pemotongan gaji antara pihak perusahaan dan pekerja J&T Express Perak. Kami ingin menjelaskan bahwa kami tidak ada melakukan tindakan mogok kerja," demikian penjelasan dari pihak J&T Express Perak.
    Video permintaan maaf berdurasi 57 detik itu juga diunggah ke Facebook oleh akun resmi J&T Express Perak pada 7 Februari 2021. Permintaan maaf pun disampaikan oleh manajemen J&T Express Malaysia lewat keterangan pers yang diunggah ke akun Facebook resminya pada tanggal yang sama. "Pertama-tama, kami menyampaikan permintaan maaf yang terdalam kepada semua warga Malaysia," demikian narasi awal dalam keterangan pers itu.
    Menurut J&T Express Malaysia, perusahaan telah memberi karyawan bonus akhir tahun sesuai ketentuan terkait serta Undang-Undang Ketenagakerjaan Malaysia. Bonus penuh dibayarkan kepada karyawan yang telah bekerja selama minimal 1 tahun. "Bagi karyawan yang bekerja kurang dari 1 tahun, bonus diberikan sesuai dengan lamanya waktu kerja. Sayangnya, beberapa karyawan tidak mengetahui dengan jelas skema pembayaran ini."
    Ketidaktahuan itu pun berujung pada pelemparan paket-paket pelanggan pada 4 Februari 2021. Ada karyawan yang menghasut beberapa karyawan lain untuk membuat keributan bersama dan mengunggah video tersebut ke media sosial. "Manajemen kami di Perak segera menangani dan mengklarifikasi indisen itu. Pada 5 Februari 2021, para karyawan telah kembali ke status kerja normal mereka dan secara aktif memilih dan memproses paket pelanggan."
    Terkait klaim bahwa J&T Express Malaysia melakukan pemotongan gaji karyawan, mereka juga mengklarifikasi bahwa J&T tidak akan memotong atau berhutang kepada karyawan. "Dan dengan ini menyatakan bahwa kami bersedia menerima pengawasan dan inspeksi oleh publik atau lembaga terkait," demikian penjelasan dari J&T Malaysia.
    Manajemen J&T Express Indonesia juga telah mengklarifikasi video tersebut. Elena, juru bicara J&T Express Indonesia, menjelaskan bahwa peristiwa dalam video yang viral itu bukan terjadi di Indonesia, melainkan di Malaysia. Elena mengklaim seluruh pengiriman paket pelanggan J&T Express Indonesia saat ini berjalan lancar dan sesuai prosedur operasional. “J&T Express berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” katanya seperti dilansir dari Kompas.com.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto-foto di atas adalah foto-foto karyawan J&T yang mogok kerja akibat dipotongnya gaji mereka, keliru. Foto-foto itu berasal dari video yang memperlihatkan kurir pengiriman barang J&T Express Perak, Malaysia, yang mengobrak-abrik paket di gudang. Dalam video permintaan maafnya, mereka menyatakan tidak pernah melakukan mogok kerja. Insiden yang terjadi pada 4 Februari 2021 tersebut pun dipicu oleh masalah pembagian bonus, bukan pemotongan gaji.
    TIM CEK FAKTA TEMPO
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

  • (GFD-2021-6289) [SALAH] Uang Baru RI Pecahan Rp 100 Bergambar Wajah Presiden Jokowi

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 08/02/2021

    Berita

    Pada 7 Februari 2021, pemilik akun Ridwan Aman membagikan video yang berasal dari Tiktok dengan klaim uang baru keluaran Bank Indonesia dengan wajah Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi .

    Uang dengan wajah Jokowi ini senilai Rp 100. Uang kertas itu berwarna merah. Disebutkan kalau itu merupakan uang versi redonomisasi.

    Sebagai keterangan untuk narasi di Facebook, Penggemar KOIN Semata menuliskan sebagai berikut:

    "#ViralNEWS - Video : Tampilan Uang Kertas Indonesia Versi Redonomisasi Pecahan 100 Bergambar Presiden Jokowi. Bagaimana Menurut Kalian ?"

    Hasil Cek Fakta

    Untuk membuktikan klaim tersebut, Cek Fakta Liputan6.com menghubungi Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono. Dia pun membantah adanya uang baru bergambar wajah Presiden Jokowi.

    "Itu bukan dari Bank Indonesia," kata Erwin kepada Cek Fakta Liputan6.com melalui WhatsApp, Senin (8/2/2021).

    Lebih lanjut, Erwin mengatakan, ini merupakan kerjaan orang yang tidak bertanggungjawab. Pihak Bank Indonesia tengah menggelar penyelidikan.

    "Kelihatannya, ini anak-anak iseng di TikTok, terus masuk Instagram dan juga Facebook. Kami sedang investigasi," ucapnya menegaskan.

    Humas Bank Indonesia juga menjelaskan kepada Cek Fakta Liputan6.com kalau salah satu syarat dalam Undang-Undang mata uang, wajah yang bisa terpampang di uang RI merupakan pahlawan dan sudah meninggal dunia.

    Cek Fakta Liputan6.com juga menelusuri awal mula klaim ini yang disebut berasal dari TikTok. Hasilnya, pemilik akun @aku.ijot menjadi yang pertama mengunggah video itu, yakni pada, 7 Februari 2021. Klik link ini untuk melihat videonya.

    Akun itu juga memberikan klarifikasi soal video yang dia buat dan menjadi viral. Begini klarifikasi yang dia buat:

    "Oke temen-temen. Gw gak nyangka videonya bakal ramai banget. Dan di sini gw ingin meluruskan, ingin mengklarifikasi tentang duit ini (menunjukkan uang Rp 100 bergambar Jokowi).

    Dari mana gw dapetin duit ini, dan apa tujuan gw upload video tersebut. Yang pertama, gw dapetin duit ini sekitar 4 tahun lalu, 2017, waktu di Galeri Nasional, di Jakarta.

    Sebenarnya gw gak ada maksud apa-apa. Gw menggiring opini dan gak ada maksud membanding-bandingkan Bapak Jokowi dengan Pak Soekarno. Ini hanya ilustrasi aja. Jadi intinya, pengen dapetin traffic dan viewers."

    Kesimpulan

    Klaim uang kertas baru pecahan Rp 100 bergambar wajah Presiden Jokowi ternyata tidak benar atau hoaks. Faktanya, uang itu tidak dikeluarkan Bank Indonesia.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6291) [SALAH] Binatang Tanda Kiamat Dabbah Muncul di Israel

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 08/02/2021

    Berita

    Cek Fakta Lipiutan6.com mendapati klaim binatang tanda kiamat Dabbah muncul di Israel.

    Informasi binatang tanda kiamat Dabbah muncul di Israel diunggah akun Facebook Revi Utami, pada 6 Februari 2021.

    Unggahan tersebut berupa tautan artikel berjudul "Dabbah Telah Muncul Di Israel, Binatang Pesan Tanda Kiamat.Semoga Kita Dalam Lindungan Allah.Aminn" yang dimuat situs dailybcsnews.com, pada 9 Desember 2020.

    "Dabbah Telah Muncul Di Israel, Binatang Pesan Tanda Kiamat.Semoga Kita Dalam Lindungan Allah.Aminn".

    Berikut isi artikel dailybcsnews.com tersebut:

    "Binatang ini bernama Dabbah serta berulang-kali dimaksud Rasulullah SAW sebagai salah satu sinyal dekatnya kiamat. Bahkan juga Allah SWT dalam

    dalilnya juga menerangkan mengenai binatang ini. Hal semacam ini tercantum dalam Quran Surat An-Naml : 82 yang berarti sebagaimana berikut.

    “Apabila pengucapan sudah jatuh atas mereka, Kami mengeluarkan seekor dabbah (binatang) dari bumi yang bakal mengatakan pada mereka, kalau sebenarnya manusia dulu tak meyakini pada ayat-ayat Kami, ” (An-Naml : 82).

    Rasulullah SAW juga bersabda mengenai Dabbah ini serta jadi satu diantara pengingat Umat Islam selalu untuk bertaubat. Dalam hadist Kisah Muslim, Rasul menyebut tiga perkara yang bila ketiganya keluar jadi semuanya taubat serta amal tidak ada manfaatnya. Ketiganya yaitu terbitnya matahari dari arah barat, Dajjal serta Dabbah.

    “Ada tiga perkara yang bila keluar jadi akan tidak berfungsi lagi keimanan orang yang belum beriman terlebih dulu ; atau belum mengupayakan kebaikan yang dikerjakan dalam keimannya. Ketiga perkara itu yaitu : terbitnya matahari dari barat, Dajjal serta binatang bumi. ” (HR. Muslim)

    Beliau juga bersabda : “Sesungguhnya tanda-tanda (Kiamat) yang pertama kalinya nampak yaitu terbitnya matahari dari barat serta keluarnya binatang pada manusia pada saat Dhuha. Mana saja yang lebih dulu muncul, jadi yang satunya bakal berlangsung sesudahnya kurun waktu yang dekat. ” (HR. Muslim)

    Beliau juga bersabda : “Bersegeralah kalian beramal (sebelumnya datangnya) enam perkara… (beliau mengatakan salah satunya) dabbah. ” (HR. Muslim).

    Nanti sesudah keluar, Dabbah bakal bicara pada manusia serta menyampaikan kabar kalau manusia dulu tak meyakini pada ayat-ayat Allah. Ia memberi sinyal pembeda pada orang beriman serta kafir. Sinyal untuk orang yang beriman yaitu muka yang bersinar, sedang yang tidak, tandanya diberikan di bagian hidung sebagai sinyal kekufurannya.

    “Binatang bumi itu keluar jadi ia berikan cap kepada

    manusia di muka mereka. Lalu jumlah mereka meningkat hingga seorang beli onta dia di tanya, ‘Dari siapa anda beli onta itu? ’ Dia menjawab, Dari salah seseorang yang dicap berwajah.. ”

    (HR. Ahmad, dishahihkan oleh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahihah nomer 322).

    Nanti Dabbah bakal keluar dari Mekkah dari masjid yang paling mulia. Hal semacam ini berdasar pada hadits yang diriwayatkan dalam Majma’uz Zawaid VIII/7-8, dari Hudzaifah bin Asid secara marfu’.

    “Dabbah bakal keluar dari masjid yang terbesar, ketika mereka (tengah sekedar duduk mendadak bumi bergetar) saat mereka tengah sekian mendadak bumi terbelah. ”

    Ketidaksamaan pendapat banyak terjadi di kalangan ulama mengenai Dabbah ini. Dabbah dengan cara bhs mempunyai arti hewan yang jalan diatas bumi. Sebagian ulama menyampaikan kalau Dabbah yaitu anak unta yang disapih dari unta Nabi Shalih.

    Hal semacam ini berdasar pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud ath-Thayalisi dari Hudzaifah bin Asid al-Ghifari, kalau Rasulullah saw menyebutkan mengenai dabbah, (lantas beliau menjelaskan hadits, di dalamnya ada ungkapan)

    “Mereka tak menggembalakannya, tetapi ia cuma bertemura diantara rukun serta maqam (rukun Yamani serta Maqam Ibrahim). ”

    Ke-2, dabbah yaitu al-Jassasah yang di jelaskan dalam hadits Tamim ad-Dari pada cerita Dajjal. Pendapat ini dinisbatkan pada Abdullah bin Amru bin ‘Ash. Pendapat ini tak kuat karena beberapa karakter serta apa yang dikerjakan oleh si dabbah tak pas dengan deskripsi al-Jassasah dalam hadits Tamim ad-Dari.

    Ketiga, dabbah yaitu ular yang mengawasi dinding Ka’bah, yang disambar oleh elang saat beberapa orang Quraisy akan bangun Ka’bah. Pendapat ini dinisbatkan oleh al-Qurthubi pada Ibnu ‘Abbas ra. Cuma, beliau tak mengatakan sumbernya.

    Ke empat, dabbah yaitu manusia yang bicara, mendebat serta menyanggah beberapa orang yang suka lakukan bid’ah serta kekufuran supaya mereka berhenti. Supaya bila mereka binasa, mereka binasa dengan info (hujjah) yang riil.

    Ke lima, Dabbah yaitu bakteri yang beresiko yang bakal bikin manusia menanggung derita. Bakteri itu melukai bahkan juga dapat membunuhnya. Saat melukai seorang ia membawa pesan berbentuk nasehat pada manusia kalau mereka mempunyai hati yang dapat berfikir, hingga mereka sadar untuk kembali pada Allah, pada agamanya serta menghimpit mereka untuk terima hujjah. Ini yaitu pendapat yang dipegang oleh Abu ‘Ubayyah dalam komentarnya pada kitab an-Nihayah/al-Fitan wal Malahim, karya Ibnu Katsir.

    Untuk kita, cukup saja yakin dengan berita dari manusia paling dekat dengan Allah, Nabi Muhammad SAW ini. Selebihnya, kita serahkan terhadap Allah yang Mahatahu atas semua yang sudah serta bakal berjalan.(*)"

    Hasil Cek Fakta

    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri informasi binatang tanda kiamat Dabbah muncul di Israel, dengan memperhatikan artikel yang dimuat situs dailybcsnews.com.

    Dalam artikel tersebut, tidak ditemukan kalimat Dabbah muncul di Israel.

    Penelusuran dilanjutkan menggunakan Google Search dengan kata kunci 'Dabbah serta berulang-kali dimaksud Rasulullah SAW sebagai salah satu sinyal dekatnya kiamat. Bahkan juga Allah SWT dalam dalilnya juga menerangkan mengenai binatang ini.'. Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Pesan Nabi Ketika Tiba Kemunculan Dabbah" yang dimuat situs islampos.com, pada dua tahun lalu, isi artikel tersebut identik dengan artikel klaim.

    Berikut isi artikel tersebut:

    "BINATANG melata bernama Dabbah sering dikatakan Rasulullah SAW sebagai salah satu tanda dekatnya kiamat. Bahkan Allah SWT dalam dalilnya juga menjelaskan tentang binatang ini. Hal ini tertera dalam Quran Surat An-Naml: 82 yang artinya sebagai berikut.

    “Apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan seekor dabbah (binatang) dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami,” (QS. An-Naml: 82).

    Rasulullah SAW juga bersabda tentang Dabbah ini dan menjadi salah satu pengingat Umat Islam untuk selalu bertaubat. Dalam hadist Riwayat Muslim, Rasul menyebut tiga perkara yang jika ketiganya keluar maka semua taubat dan amal tiada gunanya. Ketiganya adalah terbitnya matahari dari arah barat, Dajjal dan Dabbah.

    “Ada tiga perkara yang jika keluar maka tidak akan berguna lagi keimanan orang yang belum beriman sebelumnya; atau belum mengusahakan kebaikan yang dilakukan dalam keimannya. Ketiga perkara itu adalah: terbitnya matahari dari barat, Dajjal dan binatang bumi.” (HR. Muslim)

    Beliau juga bersabda : “Sesungguhnya tanda-tanda (Kiamat) yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari barat dan keluarnya binatang kepada manusia pada waktu Dhuha. Mana saja yang lebih dahulu muncul, maka yang satunya akan terjadi setelahnya dalam waktu yang dekat.” (HR. Muslim)

    Beliau pun bersabda : “Bersegeralah kalian beramal (sebelum datangnya) enam perkara… (beliau menyebutkan di antaranya) dabbah.” (HR. Muslim).

    Nantinya setelah keluar, Dabbah akan berbicara kepada manusia dan mengabarkan bahwa manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Allah. Ia memberikan tanda pembeda antara orang beriman dan kafir. Tanda untuk orang yang beriman adalah wajah yang bercahaya, sedangkan yang tidak, tandanya diberikan dibagian hidung sebagai tanda kekufurannya.

    “Binatang bumi itu keluar maka ia memberi cap kepada manusia di wajah mereka. Kemudian jumlah mereka meningkat sehingga seseorang membeli onta dia ditanya, ‘Dari siapa kamu membeli onta itu?’ Dia menjawab, Dari salah seorang yang dicap wajahnya..” (HR. Ahmad, dishahihkan oleh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahihah nomor 322).

    Nantinya Dabbah akan keluar dari Mekkah dari masjid yang paling mulia. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dalam Majma’uz Zawaid VIII/ 7-8, dari Hudzaifah bin Asid secara marfu’.

    “Dabbah akan keluar dari masjid yang paling besar, tatkala mereka (sedang duduk-duduk tiba-tiba bumi bergetar) ketika mereka sedang demikian tiba-tiba bumi terbelah.”

    Perbedaan pendapat banyak terjadi di kalangan ulama tentang Dabbah ini. Dabbah secara bahasa memiliki makna hewan yang berjalan di atas bumi. Beberapa ulama mengatakan bahwa Dabbah adalah anak unta yang disapih dari unta Nabi Shalih.

    Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud ath-Thayalisi dari Hudzaifah bin Asid al-Ghifari, bahwa Rasulullah saw menyebut tentang dabbah, (lalu beliau menuturkan hadits, di dalamnya ada ungkapan)

    “Mereka tidak menggembalakannya, melainkan ia hanya bersuara di antara rukun dan maqam (rukun Yamani dan Maqam Ibrahim).”

    Kedua, dabbah adalah al-Jassasah yang disebutkan dalam hadits Tamim ad-Dari pada kisah Dajjal. Pendapat ini dinisbatkan kepada Abdullah bin Amru bin ‘Ash. Pendapat ini tidak kuat lantaran sifat-sifat dan apa yang dilakukan oleh si dabbah tidak cocok dengan gambaran al-Jassasah dalam hadits Tamim ad-Dari.

    Ketiga, dabbah adalah ular yang mengawasi dinding Ka’bah, yang disambar oleh elang ketika orang-orang Quraisy hendak membangun Ka’bah. Pendapat ini dinisbatkan oleh al-Qurthubi kepada Ibnu ‘Abbas ra. Hanya, beliau tidak menyebutkan sumbernya.

    Keempat, dabbah adalah manusia yang berbicara, mendebat dan membantah orang-orang yang gemar melakukan bid’ah dan kekufuran agar mereka berhenti. Agar jika mereka binasa, mereka binasa dengan keterangan (hujjah) yang nyata.

    Kelima, Dabbah adalah bakteri yang berbahaya yang akan membuat manusia menderita. Bakteri tersebut melukai bahkan bisa membunuhnya. Ketika melukai seseorang ia membawa pesan berupa nasihat kepada manusia seandainya mereka memiliki hati yang bisa berpikir, sehingga mereka sadar untuk kembali kepada Allah, kepada agamanya dan menekan mereka untuk menerima hujjah. Ini adalah pendapat yang dipegang oleh Abu ‘Ubayyah dalam komentarnya terhadap kitab an-Nihayah/ al-Fitan wal Malahim, karya Ibnu Katsir.

    Bagi kita, cukup saja percaya dengan kabar dari manusia paling dekat dengan Allah, Nabi Muhammad SAW ini. Selebihnya, kita serahkan kepada Allah yang Mahatahu atas segala yang telah dan akan terjadi."

    Artikel situs islampos.com dimuat lebih dahulu ketimbang artikel klaim juga membahas Dabbah, dengan sumber dalil yang sama. Namun, tidak ditemukan kalimat Dabbah muncul di Israel.

    Penelusuran dilanjutkan dengan menelusuri foto yang diklaim sebagao wujud Dabbah, yaitu sosok berbentuk panjang terdapat seperti tangan dibawha kepalanya, dengan menggunakan Google Image.

    Penelusuran mengarah pada artikel animals.fandom.com, situs tersebut memuat foto mahluk yang identik dengan klaim.

    Situs animals.fandom.com menyebutkan, mahluk tersebut adalah kadal mol Meksiko, (Bipes biporus), juga dikenal sebagai kadal cacing berujung lima, ajolote, atau hanya sebagai Bipes, adalah spesies amphisbaenian, yang endemik di Baja California, Meksiko. Ini adalah salah satu dari empat amfisbaen yang memiliki kaki, dan salah satu dari tiga spesies hewan yang tidak punah yang hanya memiliki dua kaki, dengan Sirene Kecil dan Sirene Besar.

    Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "5 AMAZING CREATURES YOU MAY FIND WHILE ADVENTURING" yang dimuat situs theroguetraveler.com, pada 21 September 2012 yang juga memuat foto yang sama dengan klaim.

    Artikel situs theroguetraveler.com menyebutkan, foto tersebut adalah Bipes Canaliculatus, reptil dan sangat terbiasa dengan cuaca panas dan kering. Itu panjang dan bergerak seperti ular. Namun, ia menggunakan kakinya untuk merangkak dan membersihkan kotoran.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, informasi binatang tanda kiamat Dabbah muncul di Israel tidak benar. Dalam artikel klaim yang diunggah tidak terdapat kalimat yang menyebut Dabbah muncul di Israel . Sementara, foto hewan yang diklaim sebagai Dabbah adalah kadal mol Meksiko, (Bipes biporus).

    Rujukan

  • (GFD-2021-6295) [SALAH] Video “Banjir di Tanah Tinggi Cameron Highland, Malaysia”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 08/02/2021

    Berita

    Akun Aritukikari Isme (fb.com/aritukikari.isme) pada 7 Januari 2021 mengunggah sebuah video dengan narasi sebagai berikut:

    “Kalau Tanah Tinggi Cameron Highland boleh berlaku banjir…
    Apa lagi bala yang menunggu kita..
    Mengalir air mata …kita akur dengan ketentuan melihat balasan Allah…masih adakah dikalangan kita yang melihat ini sebagai biasa biasa..”

    Cameron Highlands atau Tanah Tinggi Cameron merupakan sebuah pusat peristirahatan di dataran tinggi yang terkenal di semenanjung Malaysia. Cameron Highland terletak di barat daya negeri Pahang.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya video banjir di Cameron Highland atau Tanah Tinggi Cameron, Malaysia adalah klaim yang salah.

    Faktanya, bukan di Cameron Highland. Banjir di video adalah banjir lahar hujan yang terjadi pada alur daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu dari puncak Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (30/12/2020).

    Video yang sama, dengan resolusi lebih baik salah satunya diunggah oleh akun Facebook Wimbono pada 31 Desember 2020 dengan narasi “Banjir lahar dingin gunung Semeru”.

    Selain itu, beberapa foto yang identik dengan video, dibagikan oleh akun Twitter resmi milik BNPB Indonesia pada 31 Desember 2020.

    “Banjir lahar hujan terjadi pada alur daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu dari puncak Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (30/12). Selengkapnya : https://bnpb.go.id/berita/hujan-lebat-picu-banjir-lahar-hujan-dari-gunung-semeru #InfoBencanaBNPB”, tulis BNPB Indonesia pada unggahan tersebut.

    Kesimpulan

    BUKAN di Cameron Highlands, Malaysia. Banjir di video adalah banjir lahar hujan yang terjadi pada alur daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu dari puncak Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (30/12/2020).

    Rujukan