• (GFD-2021-8574) Tidak Terbukti, Istri Shinzo Abe Pura-pura Tak Bisa Bahasa Inggris saat Bertemu Donald Trump

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 06/04/2021

    Berita


    Gambar yang berisi klaim bahwa istri mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Akie Abe, pura-pura tidak bisa berbahasa Inggris saat bertemu dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump beredar di Instagram. Gambar itu dilengkapi dengan foto Donald Trump dan istrinya, Melanie Trump, bersama Shinzo Abe dan istrinya, Akie Abe.
    Klaim itu berbunyi: "Taukah kamu, ketika dirinya bertemu Donald Trump, ibu negara jepang, yaitu istri dari perdana menteri Jepang pura2 tidak bisa bahasa inggris selama 2 jam agar tidak diajak bicara oleh Donald trump." Akun ini membagikan gambar tersebut pada 1 April 2021. Hingga artikel ini dimuat, unggahan itu telah disukai lebih dari 38 ribu kali.
    Gambar tangkapan layar unggahan di Instagram terkait istri mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo menelusuri pemberitaan terkait di media-media arus utama. Hasilnya, ditemukan bahwa klaim tersebut bermula dari pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump saat diwawancarai oleh koresponden The New York Times di Gedung Putih, Maggie Haberman, tentang acara G20 yang berlangsung di Jerman pada 2017.
    Dalam acara makan malam para pemimpin negara peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung selama 1 jam 45 menit, Donald Trump yang duduk bersebelahan dengan Akie Abe mengungkapkan bahwa dia tidak bisa berkomunikasi dengan istri mantan PM Jepang Shinzo Abe tersebut. Donald Trump menyebut Akie Abe sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris.
    Berikut petikan wawancara Haberman dengan Trump seperti dilansir dari The New York Times :
    Trump: So, I was seated next to the wife of Prime Minister Abe, who I think is a terrific guy, and she’s a terrific woman but doesn’t speak English.Haberman: Like, nothing, right? Like zero?Trump: Like, not "hello".Haberman: That must make for an awkward seating.Trump: Well, it’s hard, because you know, you’re sitting there for...Haberman: Hours.Trump: So the dinner was probably an hour and 45 minutes.
    Namun, sebuah video di YouTube yang memperlihatkan Akie Abe memberikan pidato dalam bahasa Inggris memunculkan spekulasi bahwa dia pasti berpura-pura tidak bisa berbahasa Inggris untuk menghindari percakapan dengan Trump. Video ini diunggah oleh kanal Black Tie Magazine pada 3 Oktober 2014 dengan judul “Keynote Address - Her Excellency- Madame Akie Abe, First Lady of Japan”.
    Hal ini juga diberitakan oleh BBC. Ketika warganet menemukan video di YouTube bahwa Akie Abe memberikan pidato dalam bahasa Inggris, mereka kemudian berspekulasi bahwa dia pasti berpura-pura tidak mengerti bahasa tersebut untuk menghindari percakapan dengan Trump.
    Namun, meskipun pernyataan Trump bahwa Akie Abe bahkan tidak bisa mengatakan "halo" mungkin berlebihan, bisa membaca pidato dalam bahasa Inggris dengan naskah tidak berarti bahwa seseorang mampu melakukan percakapan spontan saat makan malam.
    Dalam pertemuan-pertemuan diplomatik sebelumnya, Akie Abe hampir selalu memakai penerjemah. Ketika BBC meminta wawancara dengannya di masa lalu pun, pihaknya mengatakan bahwa Akie Abe hanya akan menerimanya jika dilakukan dalam bahasa Jepang.
    Menanggapi keributan atas pernyataan Donald Trump tentang pertemuannya dengan Akie Abe di KTT G20 tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan kepada BBC bahwa tidak akan ada komentar resmi terkait hal itu, karena ini adalah percakapan pribadi. "Sementara itu, kami mengakui dalam wawancara itu bahwa Presiden Trump menyatakan bahwa dia menikmati malam bersamanya, dan dia benar-benar wanita yang cantik."
    Dilansir dari The Washington Post, spekulasi memang sempat merajalela di dunia maya, apakah Akie Abe berpura-pura tidak bisa berbicara dalam bahasa Inggris untuk menghindari berbicara dengan Trump dalam jamuan makan malam yang berlangsung hampir dua jam tersebut.
    Menurut The Washington Post, tentu saja salah jika kemampuan AKie Abe berbicara dalam bahasa Inggris “nol”. Tidak terbayangkan bahwa mantan ibu negara Jepang itu, yang sebelumnya bekerja di Dentsu, perusahaan hubungan masyarakat internasional terbesar di Jepang, tidak tahu kata "halo", bahkan jika dia mungkin tidak mengatakannya kepada Trump dalam makan malam KTT G20.
    Beberapa orang yang diwawancarai oleh The Washington Post mengatakan bahwa mereka belum pernah mendengar Akie Abe berbicara dalam bahasa Inggris dan berspekulasi bahwa dia tidak merasa nyaman melakukan lebih dari percakapan sederhana. Kebanyakan orang yang diwawancarai untuk artikel The Washington Post ini mau memberikan informasi dengan syarat anonim karena mereka tidak berbicara dengan Akie Abe secara langsung atau ekstensif.
    "Saya hanya mendengar dia berbicara dalam bahasa Jepang," kata seorang pakar asal Jepang di sebuah lembaga think tank. “Dalam pertemuan internasional, dia berbicara melalui penerjemah. Saya berharap dia dapat melakukan percakapan, tapi Anda tidak boleh berasumsi lebih dari itu. ”
    Seorang mantan asisten Presiden AS ke-44 Barack Obama mengatakan dalam pesan teks bahwa dia "tidak pernah mendengar Akie Abe berbicara dalam bahasa Inggris dengan Nyonya Obama".
    Nicole Uehara, warga asal AS yang membantu mengatur acara dan berpartisipasi di dalamnya, mengatakan Abe tidak berbicara dalam bahasa Inggris selama pertemuan tersebut dan malah membuat komentar melalui penerjemah, yang duduk di belakangnya. Uehara mengatakan dia diberitahu bahwa ibu negara Jepang itu tahu sedikit bahasa Inggris tetapi tidak fasih.
    "Saya rasa dia tidak terlalu memahami bahasa Inggris," kata seorang reporter televisi Jepang di Washington dalam sebuah email. Dia pun mengatakan bahwa cerita itu tidak membuat heboh warga Jepang. “Bahkan pertemuan kedua antara Trump dan Putin bukanlah cerita besar di Jepang,” ujarnya.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa istri mantan PM Jepang Shinzo Abe, Akie Abe, pura-pura tidak bisa berbahasa Inggris saat bertemu dengan mantan Presiden AS Donald Trump agar tidak diajak bicara, tidak terbukti. Klaim tersebut merupakan spekulasi yang muncul setelah Trump menyebut bahwa Akie Abe sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris dalam acara makan malam KTT G20 di Jerman pada 2017. Namun, beredar pula video yang memperlihatkan Akie Abe tengah berpidato dengan naskah berbahasa Inggris. Juru bicara Kemenlu Jepang mengatakan bahwa tidak akan ada komentar resmi terkait hal tersebut.
    TIM CEK FAKTA TEMPO
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

  • (GFD-2021-6648) [SALAH] Pesan Berantai Telkomsel Bagikan Hadiah untuk Rayakan Ulang Tahun ke-60

    Sumber: WhatsApp
    Tanggal publish: 06/04/2021

    Berita

    Beredar di aplikasi percakapan Whatsapp pesan berantai yang mengiming-imingi hadiah dari Telkomsel dalam rangka ulang tahun ke-60. Pesan berantai itu ramai dibagikan sejak pekan lalu.

    Pesan berantai itu menyertakan tautan untuk diklik pengguna. Dalam tautan tersebut terdapat narasi:

    "Lots of exquisite gifts, as well as more than 1000 units of smart watches and mobile devices

    All you have to do is open the correct gift box. You have 3 tries, good luck!"

    atau dalam Bahasa Indonesia:

    "Perayaan ulang tahun ke-60. Banyak hadiah yang sangat menarik, serta lebih dari 1.000 unit jam tangan pintar dan perangkat seluler. Yang harus kamu lakukan adalah membuka gift box yang benar. Kamu punya kesempatan tiga kali, semoga berhasil."
    Hadiah telkomsel

    Hasil Cek Fakta

    Cek Fakta Liputan6.com menghubungi pihak Telkomsel untuk meminta penjelasan dari pesan berantai tersebut. Telkomsel menyatakan pesan berantai itu hoaks.

    Telkomsel bukan pihak yang menyelenggarakan program tersebut. Kami mengimbau kepada pelanggan untuk tidak klik/mengakses tautan (link) yang beredar dan tidak membagikannya," ujar Denny Abidin, Vice President Corporate Communications Telkomsel dalam rilis resmi pada Cek Fakta Liputan6.com.

    "Seluruh program yang secara resmi dan sah dijalankan oleh Telkomsel, baik itu promo, penawaran khusus, hingga undian berhadiah, dapat dilihat di berbagai saluran resmi milik Telkomsel, seperti akun resmi di media sosial dan situs www.telkomsel.com," katanya menambahkan.

    Telkomsel juga berharap masyarakat tidak mudah tergiur dengan maraknya pesan berantai yang beredar.

    "Telkomsel mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap SMS atau tautan (link) yang mengarah ke situs penipuan berhadiah yang mengatasnamakan Telkomsel. Telkomsel juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kerahasiaan data pribadinya (nomor telepon, email, alamat, dan lain sebagainya), dan tidak membagikannya ke pihak yang tidak dapat dipastikan legitimasinya."

    Sementara untuk akun resmi Telkomsel di media sosial sendiri adalah sebagai berikut, LINE (@Telkomsel), Facebook Messenger (Telkomsel), Telegram (@Telkomsel_official_bot), Twitter (@Telkomsel) dan Instagram (@Telkomsel).

    Sementara website resmi Telkomsel adalah www.telkomsel.com.

    Kesimpulan

    Pesan berantai yang menyebut Telkomsel sedang mengadakan program bagi-bagi hadiah adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6649) [SALAH] Alfamart Bagikan Hadiah Rayakan Pembukaan Toko ke-1000

    Sumber: WhatsApp
    Tanggal publish: 06/04/2021

    Berita

    Beredar di aplikasi percakapan Whatsapp pesan berantai menjanjikan hadiah dari Alfamart untuk merayakan pembukaan toko ke-1000. Pesan berantai itu ramai dibagikan sejak pekan lalu.

    Dalam pesan berantai itu menyertakan tautan pada website tertentu. Di website terdapat narasi:

    "Celebrating the opening of the 1,000th storeMore than 100 computers and mobile devices, and 50 cash prizes. All you have to do is open the correct gift box. You have 3 tries, good luck!"

    atau dalam Bahasa Indonesia:"Merayakan pembukaan toko ke-1000. Lebih dari 100 komputer dan perangkat seluler, dan 50 hadiah uang tunai. Yang harus Anda lakukan adalah membuka kotak kado yang benar. Anda telah mencoba 3 kali, semoga berhasil!"

    Hasil Cek Fakta

    Cek Fakta menelusuri dengan membuka akun resmi Alfamart di Instagram, @alfamart yang sudah bercentang biru atau terverifikasi. Di sana terdapat penjelasan terkait hal tersebut dalam postingan tanggal 1 April 2021.

    "Hai Sahabat!!Mohon untuk selalu tetap waspada Terhadap Penipuan yang mengatas namakan #Alfamart!!

    Dengan ini Alfamart menyatakan bahwa tidak melakukan pembagian hadiah untuk Merayakan Pembukaan toko ke 1.000 seperti apa yang tertera pada gambar berikut ini.

    Kembali kami ingatkan Kepada Masyarakat, mohon agar waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Alfamart dengan memberi iming-iming hadiah, voucher belanja ataupun bonus, karena situs tersebut tidak benar dan bukan dari situs resmi kami."

    Mereka juga mengingatkan agar masyarakat untuk memeriksa informasi terkait program yang diadakan Alfamart melalui channel resmi.

    "Konsumen diharapkan waspada apabila mendapatkan tawaran seperti di atas. Semua yang berkaitan dengan pemberian voucher atau program hadiah oleh Alfamart hanya melalui situs dan Media Sosial resmi berikut ini :- www.alfamartku.com,- Facebook : www.facebook.com/alfamartku,- Instagram : www.instagram.com/alfamart,- Twitter www.twitter.com/alfamart dan- Nomor resmi WhatsApp Alfamart 08111500959.

    Keluhan konsumen dan informasi promo dapat menghubungi Sahabat Alfamart di nomor telepon 1500959"

    Pesan berantai berisi penipuan juga sudah beberapa kali mencatut nama Alfamart. Hal itu pernah disampaikan oleh Coorporate Communication GM Alfamart, Nur Rachman pada Cek Fakta Liputan6.com beberapa waktu lalu.

    "Masyarakat jangan mudah tergiur oleh iming-iming yang diberikan meski seolah-olah dibuat resmi oleh Alfamart," ujarnya.

    "Kalau tidak cermat, masyarakat akan mengira itu resmi dibuat oleh Alfamart, namun yang paling mudah menandainya adalah dengan cara melalui nama alamat web atau link yang tidak lazim," katanya menambahkan.

    Kesimpulan

    Pesan berantai berisi informasi Alfamart sedang mengadakan program bagi-bagi hadiah dalam merayakan pembukaan toko ke-1000 adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2021-6650) [SALAH] Jadwal Penerimaan IPDN 2021

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 06/04/2021

    Berita

    “Jadwal Penerimaan IPDN 2021

    Pengumuman pendaftaran mulai tanggal 1 April 2021 dengan menyesuaikan status tanggap darurat Pandemi Covid-19

    Pelaksanaan SKD (seleksi kemampuan dasar) dilaksanakan tanggal 3 Mei 2021 (tentatif) menyesuaikan status tanggap darurat pandemi Covid-19

    bagi ade ade yang mau masuk sekolah kedinasan IPDN silakan langsung masuk ke link grup whatsapp dibawah ini
    👇
    https://chat.whatsapp.com/DByMTvnEuhyGZxYvLVyzBg”
    seleksi Penerimaan calon praja
    Calon praja

    Hasil Cek Fakta

    Beredar di Facebook jadwal penerimaan IPDN 2021 yang di dalamnya terdapat informasi tanggal pengumuman pendaftaran pada tanggal 1 April 2021, pendaftaran peserta 9-30 April 2021, lalu ujian SKD dilaksanakan pada 3 Mei 2021.

    Setelah ditelusuri informasi tersebut bukan informasi resmi yang dikeluarkan oleh Humas IPDN. Humas IPDN melalui Twiter resminya menyampaikan informasi mengenai jadwal seleksi calon praja IPDN tahun 2021 adalah hoaks. Nantinya informasi mengenai Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN 2021 bisa didapatkan melalui media sosial resmi Humas IPDN.

    Dengan demikian, informasi mengenai jadwal seleksi IPDN 2021 yang tersebar di media sosial tidak benar, hal tersebut telah disampaikan Humas IPDN melalui akun Twiter resminya sehingga masuk dalam kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah Oktari Jasmien (Institut Agama Islam Negeri Surakarta).

    Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, melalui akun Twitter resmi Humas IPDN menyampaikan bahwa informasi tentang Jadwal Penerimaan IPDN 2021 adalah hoaks.

    Rujukan