Ciiee rijik murtad
HRS membawa kertas bertuliskan Happy Valentine Virza
(GFD-2022-9226) [SALAH] HRS Membawa Kertas Bertuliskan “Happy Valentine Virza”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 19/02/2022
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama Ni Made Putri Paramita, yang memposting sebuah gambar HRS dengan membawa kertas bertuliskan “Happy Valentine Virza”.
Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, foto HRS tersebut telah diedit. Pencarian menggunakan tools tinEye diketahui foto yang sama persis beredar pertama kali pada tahun 2017, dalam foto aslinya kertas yang dibawa HRS bertuliskan “MOH RIZIEQ Alias HABIB MUHAMMAD RIZIEQ bin HUSEIN SHIHAB”, setelahnya terdapat tulisan mengenai pasal-pasal yang tidak terlihat jelas, karena keterbatasan resolusi gambar.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim Ni Made Putri Paramita adalah tidak benar dan termasuk kategori Konten yang Dimanipulasi.
Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, foto HRS tersebut telah diedit. Pencarian menggunakan tools tinEye diketahui foto yang sama persis beredar pertama kali pada tahun 2017, dalam foto aslinya kertas yang dibawa HRS bertuliskan “MOH RIZIEQ Alias HABIB MUHAMMAD RIZIEQ bin HUSEIN SHIHAB”, setelahnya terdapat tulisan mengenai pasal-pasal yang tidak terlihat jelas, karena keterbatasan resolusi gambar.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim Ni Made Putri Paramita adalah tidak benar dan termasuk kategori Konten yang Dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR
Foto Editan. Gambar aslinya foto HRS membawa kertas bertuliskan MOH RIZIEQ Alias HABIB MUHAMMAD RIZIEQ bin HUSEIN SHIHAB dan setelahnya ada tulisan mengenai pasal-pasal.
Foto Editan. Gambar aslinya foto HRS membawa kertas bertuliskan MOH RIZIEQ Alias HABIB MUHAMMAD RIZIEQ bin HUSEIN SHIHAB dan setelahnya ada tulisan mengenai pasal-pasal.
Rujukan
(GFD-2022-9227) [SALAH] Antibodi Covid-19 Membuat ASI Berubah Warna
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 19/02/2022
Berita
(diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia)
“Untuk sesama ibu menyusui… keluarga kami terpapar covid sekarang. Kantung di sebelah kiri berisi ASI yang dipompa minggu lalu ketika kami masih sehat, dan kantung di sebelah kanan berisi ASI yang dipompa hari ini (saat sedang sangat sakit lol). Penelitian menunjukkan bahwa antibodi covid disalurkan kepada bayi melalui ASI dan aku yakin itulah yang menyebabkan perbedaan warna pada dua kantung ini (tidak ada perubahan konsumsi makanan dan obat, dll.) Aku tidak pernah melihat ASI berwarna hijau selama 10,5 bulan memompa ASI
Hanya pengingat rutin bahwa tubuh kita menakjubkan”
“Untuk sesama ibu menyusui… keluarga kami terpapar covid sekarang. Kantung di sebelah kiri berisi ASI yang dipompa minggu lalu ketika kami masih sehat, dan kantung di sebelah kanan berisi ASI yang dipompa hari ini (saat sedang sangat sakit lol). Penelitian menunjukkan bahwa antibodi covid disalurkan kepada bayi melalui ASI dan aku yakin itulah yang menyebabkan perbedaan warna pada dua kantung ini (tidak ada perubahan konsumsi makanan dan obat, dll.) Aku tidak pernah melihat ASI berwarna hijau selama 10,5 bulan memompa ASI
Hanya pengingat rutin bahwa tubuh kita menakjubkan”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook dengan nama pengguna “Alannah LeFebvre” (https://www.facebook.com/alannah.mccormick) mengunggah sebuah foto yang menunjukkan dua kantung ASI dengan warna ASI yang berbeda. Unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa perubahan warna tersebut disebabkan oleh antibodi yang diproduksi tubuh ibu menyusui saat terpapar Covid-19.
Berdasarkan hasil penelusuran, perubahan warna pada ASI disebabkan oleh makanan serta obat-obatan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui, bukan karena antibodi Covid-19. Melansir dari USA Today, ahli medis dari Pusat Kesehatan Universitas Cooper, Dr. Lori Feldman-Winter menjelaskan bahwa kandungan dari makanan seperti bayam, Gatorade, dan vitamin yang menumpuk dapat menyebabkan warna ASI berubah menjadi hijau. Selain itu, penumpukan kandungan zat besi dalam suplemen kesehatan juga bisa mengubah warna ASI menjadi hijau.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Alannah LeFebvre” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Berdasarkan hasil penelusuran, perubahan warna pada ASI disebabkan oleh makanan serta obat-obatan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui, bukan karena antibodi Covid-19. Melansir dari USA Today, ahli medis dari Pusat Kesehatan Universitas Cooper, Dr. Lori Feldman-Winter menjelaskan bahwa kandungan dari makanan seperti bayam, Gatorade, dan vitamin yang menumpuk dapat menyebabkan warna ASI berubah menjadi hijau. Selain itu, penumpukan kandungan zat besi dalam suplemen kesehatan juga bisa mengubah warna ASI menjadi hijau.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Alannah LeFebvre” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini.
Faktanya, perubahan warna pada ASI disebabkan oleh makanan serta obat-obatan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui, bukan karena antibodi Covid-19.
Faktanya, perubahan warna pada ASI disebabkan oleh makanan serta obat-obatan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui, bukan karena antibodi Covid-19.
Rujukan
(GFD-2022-9216) [SALAH] Bentuk Virus Omicron Seperti Lambang Nazi
Sumber: twitter.comTanggal publish: 18/02/2022
Berita
Beredar sebuah unggahan oleh akun Twitter @X__One8 yang mengklaim bahwa bentuk virus Omicron apabila dilihat dari mikroskop seperti lambang Nazi atau lambang Dajjal.
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, informasi tersebut salah. Faktanya, dilansir dari Jawapos.com, Tim peneliti, yang dikenal sebagai G2P-Japan dan terdiri dari para ilmuwan dari Institut Ilmu Kedokteran Universitas Tokyo, Universitas Hokkaido dan lembaga lainnya, meneliti virus Omicron dan Delta pada hamster. Mereka berhasil melihat bentuk virus Oomicron dan Delta pada jaringan paru-paru hamster.
Mereka juga meneliti sampel jaringan paru-paru dari hamster dan hanya mewarnai sel-sel yang terinfeksi Covid-19. Suatu hari setelah infeksi varian Omicron atau Delta, sel-sel yang terletak di sekitar bronkiolus atau aluran udara yang mengalirkan udara ke jaringan paru-paru berwarna coklat. Warna cokelat mewakili sel-sel yang merupakan pintu masuk ke jaringan paru-paru. Tiga hari setelah infeksi, hamster yang membawa varian Delta menunjukkan sel-sel coklat di dalam jaringan paru-paru, yang berarti virus telah menyebar di dalam organ sedangkan warna coklat tetap hanya di pintu masuk jaringan paru-paru pada hamster yang terinfeksi varian Omicron, tidak berubah dari hari setelah mereka pertama kali terinfeksi strain tersebut.
Selain itu, melansir Med.hku.hk, Profesor John Nicholls, Profesor Klinis Departemen Patologi; dan Profesor Malik Peiris, Profesor Tam Wah-Ching dalam Ilmu Kedokteran dan Ketua Profesor Virologi, Sekolah Kesehatan Masyarakat, HKUMed; dan Unit Mikroskop Elektron, HKU merilis foto mikrograf elektron pembesaran rendah sel ginjal monyet (Vero E6) yang terinfeksi varian Omikron SARS-CoV-2 dan menunjukkan kerusakan sel dengan vesikel bengkak yang mengandung partikel virus hitam kecil. Selain foto tersebut, juga di berikan foto mikrograf elektron pembesaran tinggi dari sel Vero E6 yang terinfeksi menunjukkan kumpulan partikel virus dengan paku berbentuk korona di permukaannya.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter @X__One8 tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori Konten Yang Menyesatkan.
Mereka juga meneliti sampel jaringan paru-paru dari hamster dan hanya mewarnai sel-sel yang terinfeksi Covid-19. Suatu hari setelah infeksi varian Omicron atau Delta, sel-sel yang terletak di sekitar bronkiolus atau aluran udara yang mengalirkan udara ke jaringan paru-paru berwarna coklat. Warna cokelat mewakili sel-sel yang merupakan pintu masuk ke jaringan paru-paru. Tiga hari setelah infeksi, hamster yang membawa varian Delta menunjukkan sel-sel coklat di dalam jaringan paru-paru, yang berarti virus telah menyebar di dalam organ sedangkan warna coklat tetap hanya di pintu masuk jaringan paru-paru pada hamster yang terinfeksi varian Omicron, tidak berubah dari hari setelah mereka pertama kali terinfeksi strain tersebut.
Selain itu, melansir Med.hku.hk, Profesor John Nicholls, Profesor Klinis Departemen Patologi; dan Profesor Malik Peiris, Profesor Tam Wah-Ching dalam Ilmu Kedokteran dan Ketua Profesor Virologi, Sekolah Kesehatan Masyarakat, HKUMed; dan Unit Mikroskop Elektron, HKU merilis foto mikrograf elektron pembesaran rendah sel ginjal monyet (Vero E6) yang terinfeksi varian Omikron SARS-CoV-2 dan menunjukkan kerusakan sel dengan vesikel bengkak yang mengandung partikel virus hitam kecil. Selain foto tersebut, juga di berikan foto mikrograf elektron pembesaran tinggi dari sel Vero E6 yang terinfeksi menunjukkan kumpulan partikel virus dengan paku berbentuk korona di permukaannya.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter @X__One8 tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori Konten Yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Ari Dwi Prasetyo.
Informasi tersebut salah. Faktanya, bentuk virus Omicron bukanlah berbentuk lambang Nazi. Bentuk virus Omicron telah diteliti oleh peneliti dan menemukan bentuk virus Omicron seperti gambar di bawah.
Informasi tersebut salah. Faktanya, bentuk virus Omicron bukanlah berbentuk lambang Nazi. Bentuk virus Omicron telah diteliti oleh peneliti dan menemukan bentuk virus Omicron seperti gambar di bawah.
Rujukan
(GFD-2022-9217) [SALAH] Situs Microsoft yang Melayani Upgrade Sistem Operasional Windows 11
Sumber: Portal DaringTanggal publish: 18/02/2022
Berita
Beredar sebuah situs dengan alamat windows-upgraded[dot]com yang melayani upgrade sistem operasional Windows 11. Situs tersebut mengharuskan pengguna untuk mengakses tombol “Download Now” atau “Unduh Sekarang” untuk melakukan upgrade.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, situs tersebut adalah palsu. Melansir dari HP Threat Research, situs tersebut merupakan malware RedLine Stealer yang dapat mencuri informasi pengguna. Ketika pengguna mengakses tombol “Download Now”, pengguna akan mengunggah malware tersebut, bukan sistem operasional Windows 11. Upgrade sistem operasional Windows 11 hanya dapat dilakukan melalui situs https://www.microsoft.com/software-download/windows11.
Dengan demikian, situs yang mengatasnamakan Microsoft dan melayani upgrade sistem operasional Windows 11 tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.
Dengan demikian, situs yang mengatasnamakan Microsoft dan melayani upgrade sistem operasional Windows 11 tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini.
Bukan situs resmi Microsoft. Situs tersebut mengandung malware RedLine Stealer yang dapat mencuri informasi pengguna. Upgrade sistem operasional Windows 11 hanya dapat dilakukan melalui situs https://www.microsoft.com/software-download/windows11.
Bukan situs resmi Microsoft. Situs tersebut mengandung malware RedLine Stealer yang dapat mencuri informasi pengguna. Upgrade sistem operasional Windows 11 hanya dapat dilakukan melalui situs https://www.microsoft.com/software-download/windows11.
Rujukan
Halaman: 6250/7995



