(GFD-2022-10405) Keliru, Timnas Indonesia Keluar dari AFF dan Bergabung dengan EAFF
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 19/07/2022
Berita
Sebuah laman Facebook mengunggah video yang menarasikan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) terancam akan rugi besar jika PSSI dan Timnas Indonesia angkat kaki dan pindah ke Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF) usai Piala AFF U19 2022.
Video berjudul Presiden AFF Panik!! Indonesia Nyatakan Keluar Dari AFF & Masuk EAFF??? ini juga beredar di TikTok.
Tangkapan layar hoaks yang beredar di TikTok dan Facebook soal Indonesia keluar dari Piala AFF dan bergabung dengan EAFF
Di laman Facebook, video yang diunggah tanggal 17 Juli 2022 ini sudah ditonton 56 ribu kali, 127 komentar dan disukai 1200 pengguna Facebook. Sedangkan video yang beredar di TikTok diunggah tanggal 19 Juli 2022.
Hasil Cek Fakta
Hasil pemeriksaan fakta yang dilakukan Tim Cek Fakta Tempo menunjukkan tidak ada pernyataan resmi dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang menaungi Tim Nasional Sepak Bola Indonesia terkait klaim ini. Begitu pula ASEAN Football Federation (AFF) dan FIFA sebagai induk federasi sepak bola seluruh dunia.
Untuk memeriksa klaim ini, Tempo menonton keseluruhan video baik yang beredar di facebook maupun TikTok. Fragmen-fragmen video dan foto dianalisis dengan Yandex Image, Google Image, dan Fake News Debunker By InVid untuk menganalisis video atau foto yang identik serta Google Translate.
Video yang diunggah pada laman Facebook tersebut merupakan kolase foto dan video dari peristiwa yang berbeda-beda. Sama halnya dengan video yang beredar di TikTok.
Foto yang muncul pada detik ke 0:00, berdasarkan pencarian Tempo merupakan foto Khiev Sameth. Dilansir Bolatimes.com, Khiev Sameth merupakan Presiden Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) yang sejak tahun 2019. Menjabat sebagai Presiden AFF usai Kongres Badan Regional AFF yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja, Minggu, 17 April 2019. Sebelum ia menjabat sebagai Wakil Presiden AFF.
Pada detik ke-0:15, video ini menampilkan sebuah foto Presiden Jokowi dengan satu orang sedang duduk dengan latar belakang logo FIFA. Hasil penelusuran Tempo menunjukkan bahwa foto ini merupakan hasil suntingan. Potongan gambar wajah Jokowi sengaja ditempelkan di atas wajah orang lain.
Tempo menemukan foto asli yang dipublikasikan laman resmi FIFA. Orang yang duduk sebelah kiri adalah Pejabat Presiden Asosiasi Sepak Bola China (CFA) Du Zhaocai dan sebelah kanan adalah Presiden FIFA Gianni Infantino.
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Pejabat Presiden Asosiasi Sepak Bola China (CFA) Du Zhaocai bertemu di Kantor FIFA Rabu 24 April 2019.
Foto ini terkait pertemuan Presiden FIFA Gianni Infantino dan Pejabat Presiden Asosiasi Sepak Bola China (CFA) Du Zhaocai bertemu di Kantor FIFA, Rabu 24 April 2019. Dalam pertemuan ini keduanya menandatangani Nota Kesepahaman pengembangan sepak bola di China.
Pada detik ke-35, video menunjukkan tangkap layar akun instagram resmi EAFF @eaff_official. Hasil penelusuran menunjukan sejak tanggal 10 Juli 2022, akun instagram EAFF dibanjiri komentar netizen Indonesia. Warganet Indonesia berkomentar meminta Federasi Sepak Bola Asia Timur agar mengundang Indonesia jadi anggotanya.
Tangkapan layar akun Instagram EAFF yang dibanjiri komentar warganet Indonesia
Pada tanggal 16 Juli 2022, mereka mengucapkan terimakasih dalam 6 bahasa, salah satunya dengan bahasa Indonesia. Akun @eaff_official menulis “Terimakasih banyak semuanya!” merespon bertambahnya 10 ribu pengikut di Instagram. Selang beberapa jam kemudian, pengikut @eaff_official bertambah menjadi 20 ribu. Saat ini, akun resmi EAFF tersebut diikuti oleh 42,5 ribu pengguna instagram.
PSSI desak AFF gelar investigasi
Dilansir OKEBOLA, Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke semifinal Piala AFF U19 2022, meski menang telak atas Timnas Myanmar U-19 dengan skor 5-1. Pada pertandingan lain, Thailand dan Vietnam berakhir imbang 1-1.
Pada Piala AFF U-19 2022, AFF menerapkan aturan head-to-head bila ada tiga tim atau lebih yang memiliki poin sama di grup. Indonesia kalah head to head lantaran hanya bermain 0-0 saat berjumpa dengan Vietnam dan Thailand pada penyisihan grup.
Para pendukung Timnas merasa kecewa dengan penampilan Vietnam serta Thailand yang dianggap tidak menjunjung fair play dan sportivitas. Mereka pun meminta PSSI mengajukan protes kepada AFF.
Dilansir laman resmi PSSI, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan pihaknya mengirimkan surat protes resmi kepada AFF agar melakukan investigasi melalui Komite Disiplin (Komdis) AFF pada pertandingan Piala AFF U19 2022 antara Thailand vs Vietnam. PSSI juga mengirim video rekaman pertandingan Thailand dan Vietnam itu ke AFF, AFC, dan FIFA.
PSSI menilai laga antara Thailand dan Vietnam mencederai prinsip fair play dan sportivitas. Namun hingga saat ini belum ada respon balik dari AFF, AFC, dan FIFA.
Dilansir CNN, perwakilan Konfederasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) melarang wartawan bertanya kepada pelatih soal insiden fair play yang melibatkan Thailand dan Vietnam di Piala AFF U-19 2022. Ini terjadi dalam sesi jumpa pers laga semifinal Piala AFF U-19 2022 di Hotel Century, Selasa 12 Juli 2022.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, narasi yang menyebutkan Indonesia menyatakan keluar dari AFF dan bergabung dengan EAFF adalah Keliru.
Hingga artikel ini diturunkan, tidak ada pernyataan bahwa Indonesia keluar dari AFF usai gagal melaju ke semifinal Piala AFF U19 2022. Setelah kekalahan itu, PSSI sebagai induk organisasi sepak bola di Indonesia mengajukan protes ke AFF. PSSI menganggap pertandingan Thailand melawan Vietnam mencederai fair play dan sportivitas.
Foto Jokowi dalam video ini juga hasil suntingan. Faktanya, foto tersebut adalah Pejabat Presiden Asosiasi Sepak Bola China (CFA) Du Zhaocai yang duduk bersama Presiden FIFA Gianni Infantino.
Rujukan
- https://fb.watch/elWcS-Q-KL/
- https://www.tiktok.com/@jumrang07/video/7120209686997126426?_t=8U1GPqTxF4M&_r=1
- https://www.bolatimes.com/bolaindonesia/2022/07/11/190000/profil-khiev-sameth-perwira-militer-kamboja-yang-jadi-presiden-aff-saat-ini
- https://www.fifa.com/about-fifa/president/media-releases/fifa-and-the-chinese-fa-join-forces-to-further-develop-football-in-the-country
- https://www.instagram.com/eaff_official/
- https://www.instagram.com/eaff_official/
- https://www.instagram.com/eaff_official/
- https://bola.okezone.com/read/2022/07/14/51/2629793/timnas-indonesia-dituntut-mundur-dari-aff-instagram-resmi-eaff-sapa-netizen-indonesia
- https://www.pssi.org/news/pssi-akan-kirim-surat-resmi-ke-aff
- https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20220712162031-142-820551/aff-larang-wartawan-tanya-laga-aneh-vietnam-vs-thailand
- https://wa.me/6281315777057
(GFD-2022-10118) [SALAH] Etnis Madura Membuat Masalah dengan Orang Bandung
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 18/07/2022
Berita
“Madura selalu buat masalah. Dulu dengan Sampit sekarang dengan Bandung”.
Hasil Cek Fakta
Akun TikTok dengan nama “vicky-cihuyy” mengunggah video yang memperlihatkan rombongan warga berteriak “usir, usir”. Video tersebut dilengkapi penjelasan bahwa pertengkaran dipicu oleh etnis Madura yang buat masalah dengan orang Bandung.
Video TikTok tersebut telah disukai sebanyak 43,200 kali, dikomentari 9236 kali dan dibagikan ulang sebanyak 4,259 kali.
Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut menyesatkan. Melansir dari artikel Tempo.co, rombongan yang berteriak “usir, usir” di video tersebut dipicu perkelahian antar pedagang di Pasar Induk Cikopo, Purwakarta, pada 3 Juli lalu. Seorang pedagang meninggal karena ditusuk dalam kejadian tersebut.
Menurut berita dari Kompas TV, pertengkaran antar pedagang tersebut karena pelaku tidak terima ditagih utangnya oleh korban.
Video rombongan warga yang diunggah akun TikTok vicky-cihuyy terjadi sehari setelah peristiwa pembunuhan, dan rombongan berada di satu kelompok paguyuban dengan sang korban. Aksi protes terjadi di sekitar lokasi kejadian.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh vicky-cihuyy merupakan konten yang menyesatkan, karena peristiwa tersebut tidak ada hubungannya dengan etnis Madura dan orang Bandung.
Video TikTok tersebut telah disukai sebanyak 43,200 kali, dikomentari 9236 kali dan dibagikan ulang sebanyak 4,259 kali.
Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut menyesatkan. Melansir dari artikel Tempo.co, rombongan yang berteriak “usir, usir” di video tersebut dipicu perkelahian antar pedagang di Pasar Induk Cikopo, Purwakarta, pada 3 Juli lalu. Seorang pedagang meninggal karena ditusuk dalam kejadian tersebut.
Menurut berita dari Kompas TV, pertengkaran antar pedagang tersebut karena pelaku tidak terima ditagih utangnya oleh korban.
Video rombongan warga yang diunggah akun TikTok vicky-cihuyy terjadi sehari setelah peristiwa pembunuhan, dan rombongan berada di satu kelompok paguyuban dengan sang korban. Aksi protes terjadi di sekitar lokasi kejadian.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh vicky-cihuyy merupakan konten yang menyesatkan, karena peristiwa tersebut tidak ada hubungannya dengan etnis Madura dan orang Bandung.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.
Informasi menyesatkan. Video yang memperlihatkan rombongan warga meneriakkan “usir, usir” dipicu dari perkelahian antar pedagang di Pasar Induk Cikopo, dan tidak ada hubungannya dengan etnis Madura melawan orang Bandung.
Informasi menyesatkan. Video yang memperlihatkan rombongan warga meneriakkan “usir, usir” dipicu dari perkelahian antar pedagang di Pasar Induk Cikopo, dan tidak ada hubungannya dengan etnis Madura melawan orang Bandung.
Rujukan
(GFD-2022-10119) [SALAH] Video “NGERI !! Ribuan Korban Terowongan Mina Berserakan Hari Ini”
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 18/07/2022
Berita
“NGERI !! Ribuan Korban Terowongan Mina Berserakan Hari Ini”
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube “United Shorts” mengunggah sebuah video yang menunjukkan sebuah area yang dipenuhi beberapa jenazah manusia. Video tersebut disertai dengan narasi yang menyatakan bahwa jenazah yang terdapat dalam video merupakan korban meninggal dari insiden mati listrik di Terowongan Mina pada tahun 2022.
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video korban meninggal akibat insiden mati listrik di Terowongan Mina pada 10 Juli 2022 waktu setempat. Faktanya, video tersebut merupakan video korban meninggal akibat insiden di Terowongan Mina pada tahun 2015 lalu.
Melansir dari Kompas, Kepala Subdit Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, M. Noer Alya Fitra menegaskan bahwa sama sekali tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Lebih lanjut, video serupa yang diambil dari sudut yang berbeda telah diunggah oleh kanal YouTube “BeritaSatu” pada 24 September 2015 dengan judul video “Video Rekaman Korban Tewas Dalam Tragedi Mina”.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh kanal YouTube “United Shorts” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video korban meninggal akibat insiden mati listrik di Terowongan Mina pada 10 Juli 2022 waktu setempat. Faktanya, video tersebut merupakan video korban meninggal akibat insiden di Terowongan Mina pada tahun 2015 lalu.
Melansir dari Kompas, Kepala Subdit Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, M. Noer Alya Fitra menegaskan bahwa sama sekali tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Lebih lanjut, video serupa yang diambil dari sudut yang berbeda telah diunggah oleh kanal YouTube “BeritaSatu” pada 24 September 2015 dengan judul video “Video Rekaman Korban Tewas Dalam Tragedi Mina”.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh kanal YouTube “United Shorts” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.
Bukan video korban meninggal akibat insiden mati listrik di Terowongan Mina pada 10 Juli 2022 waktu setempat. Faktanya, video tersebut merupakan video korban meninggal akibat insiden di Terowongan Mina pada tahun 2015 lalu.
Bukan video korban meninggal akibat insiden mati listrik di Terowongan Mina pada 10 Juli 2022 waktu setempat. Faktanya, video tersebut merupakan video korban meninggal akibat insiden di Terowongan Mina pada tahun 2015 lalu.
Rujukan
- https://www.youtube.com/watch?v=fWjI7tVlHpQ
- https://www.kompas.com/tren/read/2022/07/14/180400465/ramai-soal-insiden-lampu-mati-di-terowongan-mina-ini-penjelasan-kemenag?page=all
- https://www.merdeka.com/peristiwa/insiden-listrik-mati-sempat-terjadi-di-terowongan-mina-tidak-ada-korban-jemaah-haji-laporan-dari-arab-saudi.html
(GFD-2022-10120) [SALAH] Ruang angkasa buatan China
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 18/07/2022
Berita
Beredar sebuah postingan oleh akun Twitter @flatearthohio pada 24 Juni 2022. Postingan tersebut memperlihatkan air di dalam gelas tidak melayang di ruang angkasa, dengan narasi sebagai berikut:
NARASI:
Made in China.
NARASI:
Made in China.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, gambar tersebut diambil dari sebuah video kelas sains pertama dari stasiun luar angkasa China. Anggota kru Shenzhou-13 China Zhai Zhigang, Wang Yaping dan Ye Guangfu menyiarkan langsung kelas sains pertama mereka dari stasiun luar angkasa China.
Gelas dan air tersebut digunakan ketika mereka melakukan eksperimen untuk menunjukkan bagaimana kurangnya gravitasi menyebabkan hilangnya daya apung, eksperimen optik menggunakan pembiasan air dan mengeksplorasi buih di lingkungan tanpa bobot menggunakan bola air.
Air yang disorot pada postingan Twitter tersebut tidak melayang disebabkan karena tegangan permukaan akibat adhesi air dengan permukaan wadah yang membuatnya tidak melayang keluar wadah.
Dilansir dari situs wawanfisika.wordpress.com, adhesi adalah gaya tarik menarik antara partikel partikel yang tidak sejenis. Gaya adhesi akan mengakibatkan dua zat akan saling melekat bila dicampurkan. Salah satu kondisi yang bisa terjadi jika kita mencampurkan 2 macam zat adalah Jika gaya adhesi antar partikel zat yang berbeda lebih besar daripada gaya kohesinya, kedua zat akan saling menempel. Contohnya, air yang menempel pada kaca.
Dengan demikian, gelas dan air tidak melayang karena ruang angkasa buatan China adalah salah, sehingga masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan.
Gelas dan air tersebut digunakan ketika mereka melakukan eksperimen untuk menunjukkan bagaimana kurangnya gravitasi menyebabkan hilangnya daya apung, eksperimen optik menggunakan pembiasan air dan mengeksplorasi buih di lingkungan tanpa bobot menggunakan bola air.
Air yang disorot pada postingan Twitter tersebut tidak melayang disebabkan karena tegangan permukaan akibat adhesi air dengan permukaan wadah yang membuatnya tidak melayang keluar wadah.
Dilansir dari situs wawanfisika.wordpress.com, adhesi adalah gaya tarik menarik antara partikel partikel yang tidak sejenis. Gaya adhesi akan mengakibatkan dua zat akan saling melekat bila dicampurkan. Salah satu kondisi yang bisa terjadi jika kita mencampurkan 2 macam zat adalah Jika gaya adhesi antar partikel zat yang berbeda lebih besar daripada gaya kohesinya, kedua zat akan saling menempel. Contohnya, air yang menempel pada kaca.
Dengan demikian, gelas dan air tidak melayang karena ruang angkasa buatan China adalah salah, sehingga masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.
Air yang disorot pada postingan Twitter tersebut tidak melayang disebabkan karena tegangan permukaan akibat adhesi air dengan permukaan wadah yang membuatnya tidak melayang keluar wadah.
Air yang disorot pada postingan Twitter tersebut tidak melayang disebabkan karena tegangan permukaan akibat adhesi air dengan permukaan wadah yang membuatnya tidak melayang keluar wadah.
Rujukan
Halaman: 6134/8116




