(GFD-2022-10493) Keliru, Selain Brigadir J, Ada Mayat Misterius yang Disekap Ferdy Sambo
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 24/08/2022
Berita
Sebuah video yang dibagikan lewat YouTube diberi judul Korban Bukan Hanya Brigadir J, 1 Mayat Misterius Ditemukan disekap (Miris) yang berkaitan dengan kasus Irjen Ferdy Sambo.
Di dalam video itu terlihat Polisi sedang di rumah dinas mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam), Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, melakukan pra rekonstruksi. Lalu muncul dua petinggi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) seperti Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Agus Andrianto dan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi.
Kemudian Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia, Ahmad Taufan Damanik dan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana.
Sejak diunggah pada Senin, 21 Agustus 2022, video ini sudah ditonton 135 ribu kali, mendapat seribu tanggapan dan 333 komentar.
Tangkapan layar video yang beredar di YouTube dengan narasi ada mayat lain yang disekap Ferdy Sambo selain Brigadir J
Namun, benarkah Korban Bukan Hanya Brigadir J, 1 Mayat Misterius Ditemukan di Sekap?
Hasil Cek Fakta
Dalam video tersebut, tidak ada pembahasan tentang korban tewas yang disekap, selain tentang penembakan terhadap Brigadir J. Hingga saat ini, penyidikan Polri menunjukkan Brigadir J satu-satunya yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut dan Ferdy Sambo juga mengaku menjadi otak pembunuhan Brigadir J.
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi potongan video itu menjadi gambar dan menelusurinya menggunakan sejumlah instrumen, seperti Google Reverse Image, dan Yandex Images.
Berikut ini potongan fakta-fakta atas video yang beredar:
Video 1
Pemeriksaan video 1
Video detik pertama, terlihat sejumlah Polisi di rumah mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan, Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat, 11 Agustus 2022. Saat itu, Polisi melakukan pra rekonstruksi kasus penembakan Brigadir J.
Situs Medcom.id memberitakan, Kepolisian menjaga ketat lokasi prarekonstruksi dengan memasang garis polisi berwarna kuning di kediamanan Ferdy Sambo. Mobil tim Inafis terparkir sekitar 50 meter dari rumah Ferdy Sambo.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan prarekonstruksi melibatkan sejumlah unsur. Prarekonstruksi diharapkan dapat mengungkap kasus penembakan ini secara utuh.
Video 2
Pemeriksaan video 2
Pada detik ke-8, Agus Andrianto sedang memberikan keterangan dalam konferensi pers pada Rabu, 10 Agustus 2022 terkait tewasnya Brigadir J. Potongan gambar ini sudah terbit di media Jawa Pos dengan judul Kabareskrim: Ada 5 Sidik Jari dan DNA di Lokasi Penembakan Brigadir J.
Agus mengatakan, saat Brigadir J tewas, terdapat 5 sidik jari dan DNA di lokasi kejadian. Jejak sidik jari dan DNA itu milik Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi, Bharada Richard Eliezer, Brigadir Kepala Ricky Rizal dan Kuat.
Agus menuturkan, temuan ini menjadi pijakan awal bagi Timsus melakukan penyidikan. Sebab, keluarga Brigadir J baru membuat laporan polisi pada 18 Juli 2022.
Video 3
Pemeriksaan video 3
Pada detik ke-40, Taufan Damanik terlihat saat membeberkan hasil pemeriksaan Komnas HAM terhadap beberapa pelaku pembunuhan Brigadir J, termasuk Ferdy Sambo. Video ini sebelumnya sudah tayang di kanal YouTube Narasi Newsroom pada Kamis, 18 Agustus 2022 dengan judul Pengakuan Ferdy Sambo Habisi Brigadir Yosua.
Saat wawancara, Taufan mengatakan bahwa Ferdy Sambo mengakui menjadi otak pembunuhan Brigadir J. Ia juga mendapatkan informasi jika Bharada E melihat Ferdy Sambo melakukan penembakan pada Brigadir J.
Video 4
Pemeriksaan video 4
Kemudian muncul video Ketut Sumedana pada menit ke-1:38. Dalam video itu Ketut menyampaikan sudah menerima berkas perkara empat tersangka pembunuhan Brigadir J, yaitu Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer (RE), Brigadir Ricky Rizal (RR), dan Kuat Ma'ruf (KM) pada Jumat, 19 Agustus 2022.
Video ini sudah tayang di kanal YouTube Harian Kompas berjudul Berkas Perkara Empat Tersangka Pembunuh Brigadir J Telah Diterima Kejagung.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta, klaim Korban Bukan Hanya Brigadir J, 1 Mayat Misterius Ditemukan di Sekap, adalah keliru. Pasalnya isi video tersebut tidak ada membahas tentang penemuan mayat dan penyekapan.
Sampai sekarang, media-media yang kredibel di Indonesia memberitakan hanya Brigadir J yang tewas dalam peristiwa penembakan yang dilakukan Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.
Sambo pun mengakui ia menjadi otak pembunuhan atau penembakan Brigadir J dan yang merancang Obstruction of Justice. Misalnya, mengubah TKP, menghilangkan beberapa barang bukti seperti decoder CCTV, termasuk mengkondisikan supaya orang-orang yang menjadi saksi kunci memberikan keterangan sesuai skenario yang dibuatnya.
Rujukan
- https://youtu.be/NvDAwpCy4a8
- https://www.medcom.id/nasional/hukum/wkB20jvk-ungkap-kasus-penembakan-brigadir-j-polisi-gelar-prarekonstruksi-di-rumah-dinas-ferdy-sambo
- https://www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/10/08/2022/kabareskrim-ada-5-sidik-jari-dan-dna-di-lokasi-penembakan-brigadir-j/
- https://www.youtube.com/watch?v=gjb9CcK-EKU
- https://www.youtube.com/watch?v=OWzDNLzbUXQ
- https://nasional.tempo.co/read/1621916/ferdy-sambo-mengaku-begini-kronologi-pembunuhan-brigadir-j-terbaru
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2022-10239) [SALAH] Gambar Sampul Artikel Kompas.com Berjudul “Menurut Studi, Memeluk Pasangan Bisa Turunkan Stres pada Wanita”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 24/08/2022
Berita
“Art bokep”
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Facebook mengunggah gambar artikel kompas.com berjudul “Menurut Studi, Memeluk Pasangan Bisa Turunkan Stres pada Wanita”. Dalam sampul artikel tersebut, menunjukkan sosok pria yang mirip dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tengah memeluk seorang wanita.
Berdasarkan hasil penelusuran, Gambar sampul pada artikel kompas.com tersebut telah disunting atau diedit. Pada sampul asli di artikel berjudul “Menurut Studi, Memeluk Pasangan Bisa Turunkan Stres pada Wanita” yang terbit pada 20 Mei 2022 tidak menampilkan sosok Anies Baswedan sedang memeluk wanita.
Foto Anies tersebut diunggah oleh pengguna Twitter saat mengomentari cuitan Anies yang tengah membagikan momen saat dirinya diundang University Of Oxford untuk beri kuliah umum, dalam pertemuan itu dirinya menyampaikan materi tentang ‘Future of the world’s 2nd biggest metropolitan city’.
Berdasarkan hasil penelusuran, Gambar sampul pada artikel kompas.com tersebut telah disunting atau diedit. Pada sampul asli di artikel berjudul “Menurut Studi, Memeluk Pasangan Bisa Turunkan Stres pada Wanita” yang terbit pada 20 Mei 2022 tidak menampilkan sosok Anies Baswedan sedang memeluk wanita.
Foto Anies tersebut diunggah oleh pengguna Twitter saat mengomentari cuitan Anies yang tengah membagikan momen saat dirinya diundang University Of Oxford untuk beri kuliah umum, dalam pertemuan itu dirinya menyampaikan materi tentang ‘Future of the world’s 2nd biggest metropolitan city’.
Kesimpulan
Gambar sampul telah disunting atau diedit. Pada artikel asli kompas.com berjudul “Menurut Studi, Memeluk Pasangan Bisa Turunkan Stres pada Wanita” yang terbit pada 20/5/2022 tidak menampilkan foto yang diduga Anies Baswedan tengah memeluk wanita.
Rujukan
(GFD-2022-10485) Sebagian Benar, Berita Duka Cita 7 Anggota Paskibra Mendadak Dijemput Ajal
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 23/08/2022
Berita
Sebuah blog memuat artikel berjudul Berita Duka Cita! Innalillahi 7 Anggota Paskibra Ini Mendadak Dijemput Ajal, Ada yang Kelelahan Hingga Meninggal Dunia.
Artikel tersebut diunggah pada 19 Agustus 2022.
Artikel itu menyertakan dua foto yang digabung menjadi satu. Foto pertama memperlihatkan seorang seorang anggota Paskibra menangis dipeluk oleh rekannya.
Foto kedua terlihat beberapa orang duduk dan berdoa di hadapan jenazah yang ditutupi kain batik.
Tangkapan layar artikel yang disebarkan blog mengenai rangkuman 7 orang anggota paskibra yang meninggal dunia
Narasi pada artikel tersebut menjelaskan tentang rangkuman tujuh kisah pilu anggota Paskibra meninggal dunia. Informasinya dilansir dari TribunPekanbaru.com.
Hasil Cek Fakta
Hasil penelusuran Tempo menunjukkan bahwa artikel yang dimuat blog tersebut diambil dari Tribun Pekanbaru. Namun artikel dan foto yang dimuat adalah peristiwa pada rentang tahun 2009 hingga 2019.
Mula-mula Tempo mengecek Tribun Pekanbaru untuk membandingkan isi artikel di dalam blog. Tempo menemukan artikel tersebut pernah dimuat Tribun pada 16 Agustus 2021 berjudul 7 Anggota Paskibra Ini Mendadak Dijemput Ajal, Kelelahan Hingga Meninggal Dunia Karena Kecelakaan.
Narasi yang dikutip sama, hanya berbeda dalam mengurutkan tujuh nama anggota Paskibra yang meninggal dunia. Tujuh paskibraka tersebut yakni Aurellia Qurrota Ain (peristiwa 2019); Aritya Syamsuddin (peristiwa 2017); Aknes Yuriko (peristiwa 2017); Agung Zainal Abidin (peristiwa 2016).
Nama lainnya yakni Imam Rianto (peristiwa 2015); Kristian Natalis Luis (peristiwa 2014); dan Ramdani (peristiwa 2009).
Terkait foto yang menyertai artikel di atas, Tempo menelusurinya dengan bantuan Yandex Image Search dan Google Lens.
Tempo menemukan foto Paskibra pertama di bagian kiri pernah dimuat oleh situs Infopublik.id dengan judul “Tangis Haru Paskibra” yang diunggah pada 17 Agustus 2019. Namun situs tersebut kini dalam pemeliharaan.
Gambar kanan adalah foto asli yang dimuat Palapanews, 1 Agustus 2019.
Foto kedua pernah dimuat di Palapanews.com dengan judul Isak Tangis Bang Ben di Depan Jasad Aurel, Calon Paskibraka Tangsel pada 1 Agustus 2019. Foto diambil oleh Nad dengan keterangan “Suasana rumah duka almarhumah Aurel Qurrota Aini, capaska Tangsel”.
Kesimpulan
Dari pemeriksaan fakta di atas, artikel yang berjudul Berita Duka Cita! Innalillahi 7 Anggota Paskibra Ini Mendadak Dijemput Ajal, Ada yang Kelelahan Hingga Meninggal Dunia adalah sebagian benar.
Blog tersebut memuat artikel dan foto yang berkaitan dengan meninggalnya 7 Paskibraka. Namun meninggalnya 7 orang paskibraka itu terjadi dalam rentang 2009-2019 dan ditulis oleh Tribun Pekanbaru pada 2021. Sementara Blog tersebut memuat ulang pada 2022.
Rujukan
- https://portal-terpercaya.blogspot.com/2022/08/berita-duka-cita-innalillahi-7-anggota.html
- https://pekanbaru.tribunnews.com/2021/08/16/7-anggota-paskibra-ini-mendadak-dijemput-ajal-kelelahan-hingga-meninggal-dunia-karena-kecelakaan
- https://palapanews.com/2019/08/01/isak-tangis-bang-ben-di-depan-jasda-aurel-calon-paskibraka-tangsel/
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2022-10486) Keliru, Foto Cumi-Cumi Raksasa Terdampar di Pantai California
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 23/08/2022
Berita
Foto yang memperlihatkan sejumlah orang mengamati seekor cumi-cumi raksasa yang terdampar di tepi pantai beredar di internet, dengan klaim bahwa cumi-cumi raksasa itu ditemukan terdampar di pesisir pantai California.
Di internet foto tersebut dimuat akun ini pada 20 Agustus 2022 dengan judul, Unik Dan Langka, Penemuan Cumi-Cumi Raksasa Terdampar Dipesisir Laut.
Sebuah foto cumia-cumi raksasa beredar di media sosial
Apa benar ada cumi-cumi raksasa yang terdampar di pesisir pantai California?
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo menelusuri jejak digital foto tersebut dengan menggunakan reverse image tools, Google, Yandex, Source dan TinEye. Hasilnya, Foto tersebut merupakan hasil suntingan dari penemuan bangkai paus di Chile pada 2011.
Situs Nationalgeographic.com memastikan bahwa foto yang tampak seperti cumi-cumi raksasa dan beredar di internet pada Januari 2014 itu adalah hoaks. Para ahli mengatakan bahwa hewan dalam gambar itu telah diperbesar secara fotografis.
Foto yang identik pernah dimuat situs chinadaily.com pada 4 November 2011 dengan judul, Whale found dead in Chile.
Pada keterangan foto dijelaskan bahwa orang-orang berkumpul di sekitar paus mati setelah terdampar di Pantai Maule di Teluk Arauco, sekitar 550 km barat daya Santiago, dekat kota Concepcion 3 November 2011.
Foto kiri adalah tampilan asli foto paus terdampar di Chile, 3 November 2011 (sumber: China Daily). Sedangkan gambar kanan adalah hasil editan foto paus dengan mengubahnya menjadi cumi-cumi (sumber: The Lightly Braised Turnip)
Pada 9 Januari 2014, foto penemuan paus di Chile itu kemudian dimuat oleh salah satu situs Lightly Braised Turnip. Namun, paus tersebut telah berubah menjadi cumi-cumi raksasa.
Dalam laporannya, disebutkan bahwa untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan terakhir, makhluk laut raksasa terdampar di California. Pertama, itu adalah oarfish langka yang telah tumbuh hingga panjang 100 kaki. Kali ini cumi-cumi raksasa berukuran 160 kaki dari kepala hingga ujung tentakel.
Cumi-cumi raksasa ini terlihat berbeda tetapi para ahli percaya bahwa mereka memiliki satu kesamaan penting: keduanya berasal dari perairan dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Dai-ichi di Distrik Futaba Jepang.
Para ilmuwan percaya bahwa setelah bencana 2011 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Dai-ichi, sejumlah makhluk laut yang tidak diketahui mengalami mutasi genetik yang memicu pertumbuhan yang tidak terkendali – atau “gigantisme radioaktif.”
Dikutip dari Mirror, reporter Epoch Times Zachary Stieber menyatakan bahwa cerita itu, dan situs web di balik Lightly Braised Turnip adalah satir.
Setelah melakukan penyelidikannya sendiri, Steiber menemukan beberapa lubang dalam cerita tersebut. Dia percaya bahwa meskipun tidak ada penafian, situs web tersebut bersifat satir dan mengikuti tren peningkatan penerbitan berita palsu yang dapat menipu pembaca.
"Tanda-tanda lain menunjukkan bahwa itu adalah situs web satir, terutama beberapa artikel yang diterbitkan baru-baru ini,” kata Steiber seperti dikutip dari Mirror.co.uk, 10 Januari 2014.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, foto dengan klaim penemuan cumi-cumi raksasa yang terdampar di pesisir pantai California adalah keliru.
Foto tersebut merupakan hasil suntingan dari foto penemuan paus yang terdampar di Pantai Maule di Teluk Arauco, sekitar 550 km barat daya Santiago, dekat kota Concepcion, Chile, pada November 2011.
Rujukan
- https://wowunik.info/unik-dan-langka-penemuan-cumi-cumi-raksasa-terdampar-dipesisir-laut/
- https://www.nationalgeographic.com/history/article/150211-science-hoaxes-history
- https://www.chinadaily.com.cn/photo/2011-11/04/content_14038025.htm
- https://web.archive.org/web/20140109234812/
- http://www.lightlybraisedturnip.com/giant-squid-in-california/
- https://www.mirror.co.uk/news/weird-news/beached-giant-squid-picture-went-3008620
- http://mirror.co.uk/
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
Halaman: 6084/8117






