(GFD-2023-12142) Cek Fakta: Hoaks Kabar Sri Mulyani Dipecat Jokowi, Dianggap Tak Becus Urus Uang Negara
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 25/03/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dipecat Jokowi karena dianggap tak becus urus uang negara beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 24 Maret 2023.
Akun Facebook tersebut mengunggah video berjudul "BREAKING NEWS SRI MULYANI DI PECAT JOKOWI SEBUT DIA TAK BECUS URUS UANG NEGARA".
Video berdurasi 11 menit 1 detik itu menampilkan gambar thumbnail Sri Mulyani dan Jokowi. Video itu kemudian dikaitkan dengan kabar Sri Mulyani dipecat Jokowi karena dianggap tak becus urus uang negara.
"JOKOWI P£C4T KEMENKEU SRI MULYANI KARNA TAK B£CVS URU$ UANG NEGARA," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 3000 kali direspons dan mendapat 1.300 komentar dari warganet.
Benarkah kabar tentang Sri Mulyani dipecat Jokowi karena dianggap tak becus urus uang negara? Berikut penelusurannya.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang Sri Mulyani dipecat Jokowi karena dianggap tak becus urus uang negara. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "sri mulyani dipecat jokowi" di kolom pencarian Google Search.
Hasilnya, tidak ada informasi valid dari media arus utama yang mengabarkan Sri Mulyani dipecat Jokowi karena tak becus urus uang negara.
Pada video berdurasi 11 menit 1 detik itu juga tidak ditemukan informasi Sri Mulyani dipecat Jokowi karena tak becus urus uang negara.
Video itu justru berisi informasi adanya temuan transaksi mencurigakan sebesar Rp 300 triliun dan desakan mundur terhadap Sri Mulyani dari kursi Menkeu.
Narasi yang disampaikan dalam video itu ternyata mirip dengan artikel berjudul "Kontroversi Yang Dialamai MENKEU SRI MULYANI Dituntut MUNDUR di Era SBY dan JOKOWI" yang dimuat klikpendidikan.id pada 17 Maret 2023.
Kesimpulan
Kabar tentang Sri Mulyani dipecat Jokowi karena dianggap tak becus urus uang negara ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya, tidak ditemukan informasi kredibel yang menyebutkan Jokowi memecat Sri Mulyani.
Rujukan
(GFD-2023-12147) [SALAH] Sunlight Keluarkan Produk Pelembab Wajah
Sumber: INSTAGRAMTanggal publish: 25/03/2023
Berita
“WOII SIAPAA YANG UDAH COBAIN INIIIII!
:sob:
:sob:
:sob:
kasih tauu dong reviewnya Sunlight Moisturizer ini? Katanya auto glowing? :melting_face::melting_face:”
:sob:
:sob:
:sob:
kasih tauu dong reviewnya Sunlight Moisturizer ini? Katanya auto glowing? :melting_face::melting_face:”
Hasil Cek Fakta
Akun Instagram Rahasia Gadis (@rahasiagadis) mengunggah foto dengan klaim telah menemukan produk pelembab wajah dengan merek Sunlight. Dalam foto tersebut terlihat kemasan jar berwarna merah muda dan putih pada tutupnya, disertai logo Sunlight, serta terdapat keterangan “Rhimno Moisturizer”.
Setelah dilakukan penelusuran foto tersebut berasal dari salah satu pengguna Instagram Adrianka Anka (@tigabelas). Adrianka dikenal sudah biasa melakukan manipulasi gambar produk dengan merek yang terkesan unik dan tidak saling berkaitan. Contoh lain gambar manipulasi produk Adrianka adalah permen lolipop merek Sasa, cemilan ringan merek Baygon, dan es krim Pond’s Beauty.
Diketahui, Sunlight adalah salah satu merek sabun cuci piring yang beredar di Indonesia. Setelah dilakukan pengecekan pada akun Instragram resmi Sunlight (@bersihbersinarsunlight) tidak ada unggahan yang mengonfirmasi ataupun promosi produk pelembab wajah yang ramai diperbincangkan di Instagram tersebut.
Setelah dilakukan penelusuran foto tersebut berasal dari salah satu pengguna Instagram Adrianka Anka (@tigabelas). Adrianka dikenal sudah biasa melakukan manipulasi gambar produk dengan merek yang terkesan unik dan tidak saling berkaitan. Contoh lain gambar manipulasi produk Adrianka adalah permen lolipop merek Sasa, cemilan ringan merek Baygon, dan es krim Pond’s Beauty.
Diketahui, Sunlight adalah salah satu merek sabun cuci piring yang beredar di Indonesia. Setelah dilakukan pengecekan pada akun Instragram resmi Sunlight (@bersihbersinarsunlight) tidak ada unggahan yang mengonfirmasi ataupun promosi produk pelembab wajah yang ramai diperbincangkan di Instagram tersebut.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.
Foto kemasan pelembab wajah merek Sunlight tersebut adalah hasil manipulasi. Tidak ada konfirmasi resmi dari Sunlight mengenai produk pelembab wajah yang beredar di media sosial tersebut.
Foto kemasan pelembab wajah merek Sunlight tersebut adalah hasil manipulasi. Tidak ada konfirmasi resmi dari Sunlight mengenai produk pelembab wajah yang beredar di media sosial tersebut.
Rujukan
(GFD-2023-12148) [SALAH] Demo Mahasiswa Robohkan Istana Negara
Sumber: YOUTUBETanggal publish: 25/03/2023
Berita
“MALAM MENCEKAM..! MAHASISWA ROBOHKAN ISTANA MALAM INI – BERITA TERBARU – KABAR AKURAT”
Hasil Cek Fakta
Kanal Youtube Kabar Akurat mengunggah video dengan klaim aksi demonstrasi mahasiwa yang disertai perobohan Istana Negara. Video yang diunggah pada 21 Maret 2023 tersebut sudah ditonton lebih dari tujuh ribu kali.
Setelah menonton keseluruhan video, cuplikan gambar pada video tersebut adalah gabungan dari berbagai aksi demonstrasi yang berbeda. Sedangkan narasi dalam video hanya membacakan ulang artikel Okezone dengan judul “Demo Mahasiswa Tolak Perppu Ciptaker di Depan Gedung DPR Bertahan hingga Magrib”, yang diunggah pada 20 Maret 2023. Selain artikel dari Okezone, narator juga membacakan artikel dari Viva dengan judul “Strategi Polisi Agar Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf Tak Berakhir Ricuh”, yang diunggah pada 20 oktober 2020.
Dikutip dari Detik, sekelompok mahasiswa yang menggelar demonstrasi menolak Perppu Cipta Kerja (Ciptaker) di depan gedung DPR RI pada 20 Maret 2023. Aksi tersebut menutup akses jalan yang mengakibatkan arus lalu lintas Jalan Gatot Subroto menuju Slipi tidak bergerak sama sekali.
Selain itu, terlihat sampah berserakan di lokasi setelah massa bubar. Tampak pasukan oranye pun berjibaku menyingkirkan sampah tersebut. Tak hanya itu, massa mahasiswa juga merusak kawat berduri di depan gedung DPR RI.
Seperti yang diketahui, sekelompok mahasiswa hanya melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI yang beralamat di Jalan Gatot Subroto. Sedangkan Istana Negara beralamat di Jalan Veteran, Gambir. Sehingga dapat disimpulkan bahwa klaim pada video yang beredar tersebut adalah informasi yang menyesatkan.
Setelah menonton keseluruhan video, cuplikan gambar pada video tersebut adalah gabungan dari berbagai aksi demonstrasi yang berbeda. Sedangkan narasi dalam video hanya membacakan ulang artikel Okezone dengan judul “Demo Mahasiswa Tolak Perppu Ciptaker di Depan Gedung DPR Bertahan hingga Magrib”, yang diunggah pada 20 Maret 2023. Selain artikel dari Okezone, narator juga membacakan artikel dari Viva dengan judul “Strategi Polisi Agar Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf Tak Berakhir Ricuh”, yang diunggah pada 20 oktober 2020.
Dikutip dari Detik, sekelompok mahasiswa yang menggelar demonstrasi menolak Perppu Cipta Kerja (Ciptaker) di depan gedung DPR RI pada 20 Maret 2023. Aksi tersebut menutup akses jalan yang mengakibatkan arus lalu lintas Jalan Gatot Subroto menuju Slipi tidak bergerak sama sekali.
Selain itu, terlihat sampah berserakan di lokasi setelah massa bubar. Tampak pasukan oranye pun berjibaku menyingkirkan sampah tersebut. Tak hanya itu, massa mahasiswa juga merusak kawat berduri di depan gedung DPR RI.
Seperti yang diketahui, sekelompok mahasiswa hanya melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI yang beralamat di Jalan Gatot Subroto. Sedangkan Istana Negara beralamat di Jalan Veteran, Gambir. Sehingga dapat disimpulkan bahwa klaim pada video yang beredar tersebut adalah informasi yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.
Informasi yang menyesatkan. Sekelompok mahasiswa lakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI tolak Perppu Ciptaker. Mahasiswa hanya menutup jalan, tidak ada aksi perobohan Istana Negara.
Informasi yang menyesatkan. Sekelompok mahasiswa lakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI tolak Perppu Ciptaker. Mahasiswa hanya menutup jalan, tidak ada aksi perobohan Istana Negara.
Rujukan
- http–
- https://video.okezone.com/play/2023/03/20/1/164453/demo-mahasiswa-tolak-perppu-ciptaker-di-depan-gedung-dpr-bertahan-hingga-magrib –
- https://www.viva.co.id/berita/nasional/1313946-strategi-polisi-agar-demo-setahun-jokowi-ma-ruf-tak-berakhir-ricuh –
- https://news.detik.com/berita/d-6629426/demo-mahasiswa-tolak-perppu-ciptaker-di-depan-dpr-bubar-lalin-macet
(GFD-2023-12161) [SALAH] Foto Tumpukan Tabung Gas Air Mata Kosong yang Digunakan Polisi Pakistan Melawan Para Demonstran pada Maret 2023
Sumber: TwitterTanggal publish: 25/03/2023
Berita
Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):
“Dari taman Zaman hari ini.#ImranKhanArrest”.
“Dari taman Zaman hari ini.#ImranKhanArrest”.
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter @Maham31noor (Maham Noor) mengunggah foto tumpukan tabung gas air mata kosong yang diklaim digunakan oleh polisi pada demonstrasi yang mendukung mantan Perdana Menteri Imran Khan Maret ini. Foto dan cuitan yang diunggah pada 15 Maret tersebut telah disukai oleh hampir 70 orang, dibagikan dan dikutip ulang 70 kali, serta telah dilihat lebih dari 9,000 kali.
Setelah dilakukan penelusuran dengan Google Reverse Image Search, gambar serupa telah banyak diunggah sejak 2020, salah satunya diunggah oleh Alamy. Pada artikel tersebut dijelaskan bahwa foto tersebut diambil di Islamabad, Pakistan, pada 16 November 2020.
Terlebih lagi, informasi serupa pernah dibahas oleh AFP Fact Check dengan judul “Old photo of tear gas shells falsely linked to Imran Khan clashes”.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @Maham31noor merupakan konten yang menyesatkan.
Setelah dilakukan penelusuran dengan Google Reverse Image Search, gambar serupa telah banyak diunggah sejak 2020, salah satunya diunggah oleh Alamy. Pada artikel tersebut dijelaskan bahwa foto tersebut diambil di Islamabad, Pakistan, pada 16 November 2020.
Terlebih lagi, informasi serupa pernah dibahas oleh AFP Fact Check dengan judul “Old photo of tear gas shells falsely linked to Imran Khan clashes”.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @Maham31noor merupakan konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.
Konten yang menyesatkan. Foto tersebut diambil pada November 2020 saat demo anti-penistaan agama di Islamabad, bukan saat demonstrasi mendukung mantan Perdana Menteri Imran Khan Maret ini.
Konten yang menyesatkan. Foto tersebut diambil pada November 2020 saat demo anti-penistaan agama di Islamabad, bukan saat demonstrasi mendukung mantan Perdana Menteri Imran Khan Maret ini.
Rujukan
Halaman: 5592/8062
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4371159/original/075254400_1679722474-Pecat1.jpg)



