• (GFD-2024-18400) Jokowi copot Pj Gubernur Aceh karena Anies menang telak di Aceh, benarkah?

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menarasikan Pj Gubernur Aceh langsung dicopot oleh Presiden Jokowi setelah pasangan calon nomor urut satu Anies-Muhaimin menang telak di Aceh.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Anies menang telak di Aceh, pjbt Gub dicopot Jkdok. Why ....?”

    Namun, benarkah Jokowi copot Pj Gubernur Aceh karena Anies menang telak di Aceh?

    Hasil Cek Fakta

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan pergantian Penjabat Gubernur Aceh dari Ahmad Marzuki kepada Bustami Hamzah sama sekali tidak bermuatan politis. Mendagri menegaskan pergantian Ahmad Marzuki dilakukan atas dasar masa jabatannya yang sudah terlalu lama.

    "Sudah satu tahun delapan bulan, sudah cukuplah, gantian. Kita belum ada Pj (penjabat) satu tahun delapan bulan," kata Tito Karnavian, dilansir dari ANTARA.

    Tito juga membantah dengan tegas bahwa pergantian penjabat gubernur itu ada kaitannya dengan kekalahan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden saat Pemilu 2024 di Provinsi Aceh.

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-17121) [SALAH] DATA KPU DENGAN TIM AMIN BERBANDING TERBALIK, SUARA PRABOWO DI BAWAH 50 PERSEN

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    BOWO KEMBALI PUPUS !! HASIL KPU P4LSU..?? BERBANDING TERBALIK BOWO DIB4WAH 50%

    BOWO KANDAS!!
    DATA KPU DIDEPAK MK
    DATA KPU DENGAN TIM AMIN DI MK BERBANDING TERBALIK

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video dari channel youtube bernama CATATAN ISTANA dengan narasi yang menyatakan bahwa data KPU dengan tim Anis-Muhaimin berbanding terbalik, suara Prabowo ternyata di bawah 50 persen.

    Setelah dilakukan penelusuran, thumbnail yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan hasil manipulasi dari beberapa gambar yang digabung menjadi satu. Video yang ditampilkan hanya menyajikan beberapa cuplikan video dan gambar yang tidak mendukung klaim narasi.

    Narator dalam video tersebut hanya membacakan ulang artikel dari republika.co.id nerjudul “Sekjen Perindo: MK Bakal Buktikan Dugaan Kecurangan Pemilu”. Artikel ini membahas Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq yang menyatakan bahwa partainya akan mengajukan perselisihan hasil pemilihan umum ke MK sebagai respons dari hasil rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024.

    Narasi selanjutnya yang membahas Partai Perindo yang mengajukan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum untuk pemilihan legislatif (Pileg) ke Mahkamah Konstitusi tersebut bersumber dari artikel mediaindonesia.com berjudul “Kantongi Bukti Kecurangan, Perindo Ajukan Gugatan ke MK”.

    Berdasarkan penjelasan di atas, narasi dengan klaim ata KPU dengan tim Anis-Muhaimin berbanding terbalik, suara Prabowo ternyata di bawah 50 persen tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
    Faktanya tidak ditemukan informasi terkait klaim narasi yang beredar. Video tersebut hanya berisi gabungan dari beberapa foto dan video berbeda yang ditambahi dengan narasi menyesatkan.

    Rujukan

  • (GFD-2024-18657) Jokowi copot Pj Gubernur Aceh karena Anies menang telak di Aceh, benarkah?

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menarasikan Pj Gubernur Aceh langsung dicopot oleh Presiden Jokowi setelah pasangan calon nomor urut satu Anies-Muhaimin menang telak di Aceh.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Anies menang telak di Aceh, pjbt Gub dicopot Jkdok. Why ....?”

    Namun, benarkah Jokowi copot Pj Gubernur Aceh karena Anies menang telak di Aceh?

    Hasil Cek Fakta

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan pergantian Penjabat Gubernur Aceh dari Ahmad Marzuki kepada Bustami Hamzah sama sekali tidak bermuatan politis. Mendagri menegaskan pergantian Ahmad Marzuki dilakukan atas dasar masa jabatannya yang sudah terlalu lama.

    "Sudah satu tahun delapan bulan, sudah cukuplah, gantian. Kita belum ada Pj (penjabat) satu tahun delapan bulan," kata Tito Karnavian, dilansir dari ANTARA.

    Tito juga membantah dengan tegas bahwa pergantian penjabat gubernur itu ada kaitannya dengan kekalahan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden saat Pemilu 2024 di Provinsi Aceh.

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-17122) [SALAH] ANIES-MUHAIMIN SUDAH CUKUP BUKTI, MK PUTUSKAN PENCOBLOSAN DIULANG

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 28/03/2024

    Berita

    BUKTI TERCUKUPI !! TIM AMIN BIKIN BOWO KEOK || MK PUTUSKAN PENCOBLOSAN DIULANG

    TIM AMIN BIKIN KEOK!!
    MK PUTUSKAN BOWO K4LAH
    AIES-MUHAIMIN SUDAH CUKUP BUKTI, PENCOBLOSAN AKAN DIULANG

    Hasil Cek Fakta

    Channel youtube CATATAN ISTANA mengunggah video yang menampilkan gambar thumbnail Anies Baswedan bersama timnya berada di ruang sidang disertai narasi yang berisi klaim Anies-Muhaimin sudah cukup bukti kecurangan Pemilu 2024 dan pencoblosan akan diulang.

    Setelah ditelusuri, Narasi yang dibacakan dalam video tersebut identik dengan artikel yang dimuat waspada.co.id dengan judul “Demi Pemilu Diulang Tanpa Gibran, THN Amin Siapkan Lurah Hingga ASN jadi Saksi di MK”.

    Dalam artikel tersebut membahas tentang Tim Hukum Nasional (THN) Timnas Anies-Muhaimin (AMIN) yang menyampaikan telah menyiapkan lurah hingga aparatur sipil negara atau ASN sebagai saksi untuk memberikan keterangan dalam persidangan sengketa Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

    Thumbnail yang menampilkan Anies bersama timnya berada di ruang sidang tersebut adalah hasil rekayasa dari foto Suasana sidang pertama sengketa hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, 14 Juni 2019.

    Foto aslinya dimuat pada artikel voaindonesia.com berjudul “Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana Sengketa Pilpres 2019”.

    Dengan demikian, narasi dengan klaim Anies-Muhaimin sudah cukup bukti dan pencoblosan akan diulang tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
    Tidak ditemukan pemberitaan terkait Anies-Muhaimin sudah cukup bukti dan pencoblosan akan diulang. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, video tersebut hanya menampilkan cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang tidak berkaitan.

    Rujukan