• (GFD-2024-18554) Hoaks! Formasi Kabinet Indonesia Maju II

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/03/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Beredar susunan Kabinet Indonesia Maju II atau jilid 2 kembali beredar di media sosial TikTok.

    Dalam formasi tersebut terdapat foto Mahfud Md, Airlangga Hartanto, Zulkifli Hasan, dan Erick Thohir yang dinarasikan sebagai Menteri Koordinator.

    Selain itu, dijabatan Menteri Bidang Teknis terdapat foto, AHY, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Sri Mulyani, Yenny Wahid, Kaesang Pangarep hingga Raffi Ahmad.

    Namun, benarkah poster formasi Kabinet Indonesia Maju jilid 2 tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran ANTARA, belum ada informasi resmi mengenai formasi kabinet Prabowo-Gibran mendatang. Koordinator Staf Khusus (Stafsus) Presiden Ari Dwipayana merespons narasi yang dikembangkan sejumlah pihak terkait keterlibatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pengangkatan menteri kabinet pemerintahan 2024--2029.

    "Pengangkatan menteri dalam kabinet pemerintahan mendatang sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden terpilih setelah dilantik 20 Oktober 2024," kata Ari Dwipayana, dilansir dari ANTARA.

    Calon wakil presiden nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka menyebut pembahasan soal susunan kabinet pada pemerintahan RI mendatang akan ada waktunya sendiri. Menurut dia, hal itu akan ditentukan oleh Prabowo Subianto selaku calon presiden dan sejauh ini belum ada pembicaraan terkait susunan kabinet.

    "Belum, nanti ada waktunya sendiri," katanya, dilansir dari ANTARA.

    Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad juga menyebut bahwa pihaknya tidak pernah menawarkan kursi dalam kabinet pemerintahan 2024-2029 kepada calon presiden Ganjar Pranowo ataupun Anies Baswedan.

    "Kami tidak pernah atau belum pernah menawarkan kepada Pak Ganjar ataupun Pak Anies soal kursi di kabinet, bahwa kemudian berita-berita disampaikan itu tidak benar," kata Dasco, dilansir dari ANTARA.

    Sebelumnya, formasi kabinet Indonesia Maju juga pernah beredar dan dibantah di sini.

    Klaim: Formasi kabinet Indonesia Maju Jilid 2, ada Mahfud Md, Anies dan Ganjar

    Rating: Disinformasi

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-17791) Hoaks! Formasi Kabinet Indonesia Maju II

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/03/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Beredar susunan Kabinet Indonesia Maju II atau jilid 2 kembali beredar di media sosial TikTok.

    Dalam formasi tersebut terdapat foto Mahfud Md, Airlangga Hartanto, Zulkifli Hasan, dan Erick Thohir yang dinarasikan sebagai Menteri Koordinator.

    Selain itu, dijabatan Menteri Bidang Teknis terdapat foto, AHY, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Sri Mulyani, Yenny Wahid, Kaesang Pangarep hingga Raffi Ahmad.

    Namun, benarkah poster formasi Kabinet Indonesia Maju jilid 2 tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran ANTARA, belum ada informasi resmi mengenai formasi kabinet Prabowo-Gibran mendatang. Koordinator Staf Khusus (Stafsus) Presiden Ari Dwipayana merespons narasi yang dikembangkan sejumlah pihak terkait keterlibatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pengangkatan menteri kabinet pemerintahan 2024--2029.

    "Pengangkatan menteri dalam kabinet pemerintahan mendatang sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden terpilih setelah dilantik 20 Oktober 2024," kata Ari Dwipayana, dilansir dari ANTARA.

    Calon wakil presiden nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka menyebut pembahasan soal susunan kabinet pada pemerintahan RI mendatang akan ada waktunya sendiri. Menurut dia, hal itu akan ditentukan oleh Prabowo Subianto selaku calon presiden dan sejauh ini belum ada pembicaraan terkait susunan kabinet.

    "Belum, nanti ada waktunya sendiri," katanya, dilansir dari ANTARA.

    Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad juga menyebut bahwa pihaknya tidak pernah menawarkan kursi dalam kabinet pemerintahan 2024-2029 kepada calon presiden Ganjar Pranowo ataupun Anies Baswedan.

    "Kami tidak pernah atau belum pernah menawarkan kepada Pak Ganjar ataupun Pak Anies soal kursi di kabinet, bahwa kemudian berita-berita disampaikan itu tidak benar," kata Dasco, dilansir dari ANTARA.

    Sebelumnya, formasi kabinet Indonesia Maju juga pernah beredar dan dibantah di sini.

    Klaim: Formasi kabinet Indonesia Maju Jilid 2, ada Mahfud Md, Anies dan Ganjar

    Rating: Disinformasi

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-17283) Hoaks! Formasi Kabinet Indonesia Maju II

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/03/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Beredar susunan Kabinet Indonesia Maju II atau jilid 2 kembali beredar di media sosial TikTok.

    Dalam formasi tersebut terdapat foto Mahfud Md, Airlangga Hartanto, Zulkifli Hasan, dan Erick Thohir yang dinarasikan sebagai Menteri Koordinator.

    Selain itu, dijabatan Menteri Bidang Teknis terdapat foto, AHY, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Sri Mulyani, Yenny Wahid, Kaesang Pangarep hingga Raffi Ahmad.

    Namun, benarkah poster formasi Kabinet Indonesia Maju jilid 2 tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran ANTARA, belum ada informasi resmi mengenai formasi kabinet Prabowo-Gibran mendatang. Koordinator Staf Khusus (Stafsus) Presiden Ari Dwipayana merespons narasi yang dikembangkan sejumlah pihak terkait keterlibatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pengangkatan menteri kabinet pemerintahan 2024--2029.

    "Pengangkatan menteri dalam kabinet pemerintahan mendatang sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden terpilih setelah dilantik 20 Oktober 2024," kata Ari Dwipayana, dilansir dari ANTARA.

    Calon wakil presiden nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka menyebut pembahasan soal susunan kabinet pada pemerintahan RI mendatang akan ada waktunya sendiri. Menurut dia, hal itu akan ditentukan oleh Prabowo Subianto selaku calon presiden dan sejauh ini belum ada pembicaraan terkait susunan kabinet.

    "Belum, nanti ada waktunya sendiri," katanya, dilansir dari ANTARA.

    Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad juga menyebut bahwa pihaknya tidak pernah menawarkan kursi dalam kabinet pemerintahan 2024-2029 kepada calon presiden Ganjar Pranowo ataupun Anies Baswedan.

    "Kami tidak pernah atau belum pernah menawarkan kepada Pak Ganjar ataupun Pak Anies soal kursi di kabinet, bahwa kemudian berita-berita disampaikan itu tidak benar," kata Dasco, dilansir dari ANTARA.

    Sebelumnya, formasi kabinet Indonesia Maju juga pernah beredar dan dibantah di sini.

    Klaim: Formasi kabinet Indonesia Maju Jilid 2, ada Mahfud Md, Anies dan Ganjar

    Rating: Disinformasi

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-17284) [SALAH] Megawati Digandeng Gibran, “Bu Mega Telah Membayar Perjanjian Batu Tulis”

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 30/03/2024

    Berita

    “ADEM! Sepertinya Bu Mega telah membayar Perjanjian Batu Tulis yg pernah di ingkari. Serius nih,, Gibran Bukan Kader @PDI_Perjuangan @deddysitorus @ariabima99?”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video di Twitter yang menunjukkan Gibran menggandeng Megawati, pengunggah video tersebut menyebut bahwa video tersebut adalah video terbaru setelah penetapan Prabowo-Gibran sebagai pasangan calon presiden terpilih.

    Dalam keterangannya pengunggah menyebut bahwa Megawati telah membayar Perjanjian Batu Tulis, diketahui salah satu isinya berbunyi pendukungan Megawati terhadap pencalonan Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

    Namun setelah ditelusuri faktanya video tersebut sudah lama beredar sejak Januari 2023, pada saat itu Gibran dan Megawati menghadiri acara pelantikan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

    Video tersebut bukan momen terbaru setelah KPU menetapkan Prabowo-Gibran sebagai pasangan calon presiden 2024 terpilih yang menandakan Megawati membayar Perjanjian Batu Tulis yang pernah ia ingkari.

    Diketahui perjanjian tersebut diteken oleh Megawati dan Prabowo pada 16 Mei 2009 yang salah satu isinya berbunyi “Megawati Soekarnoputri mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden tahun 2014”, sedangkan Megawati pada 2014 mendukung Jokowi sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden 2014.

    Dengan demikian, Gibran gandeng Megawati sebagai bentuk dukungan Megawati kepada Prabowo adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Faktanya video tersebut adalah video lama saat menghadiri acara pelantikan Wali Kota Semarang pada Januari 2023, bukan video terbaru setelah penetapan Prabowo-Gibran sebagai calon presiden terpilih yang menandakan Megawati telah membayar Perjanjian Batu Tulis yang salah satu perjanjiannya berisi dukungan Megawati terhadap pencalonan presiden Prabowo. Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan