• (GFD-2024-19067) Hoaks! BI gulirkan bantuan produktif Rp125 juta untuk UMKM

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/04/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah poster pemberitahuan adanya bantuan produktif bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) oleh Bank Indonesia (BI) tersebar di platform WhatsApp.

    Menurut keterangan yang tertera, bantuan BI akan disalurkan kepada 1,9 juta UMKM. Nantinya, jutaan pelaku usaha itu berhak mendapatkan dana produktif sebesar Rp125 juta.

    Dijelaskan pula salah satu ketentuan untuk mendapatkan bantuan tersebut, yakni mengisi data diri dan mencantumkan nomor rekening bank.

    "Siap-Siap! Bansos Produktif Cair bagi 1,9 juta UMKM.

    SELAMAT! ANDA TERPILIH

    Mendapatkan dana bantuan/bansos UMKM Sesuai Sayarat & Ketentuan Bank Indonesia (BI) Jakarta Pusat.

    DANA UMKM: Rp.125.000.000," demikian isi keterangan yang termuat dalam poster di WhatsApp tersebut.

    Lantas, benarkah BI gulirkan bantuan produktif untuk UMKM?

    Hasil Cek Fakta

    BI membantah isi poster dengan klaim bantuan produktif tersebut.

    Bank sentral RI, dalam unggahan resminya di Instagram, menjelaskan pihaknya bukanlah penyalur bansos produktif seperti yang tertera pada poster.

    "BI tidak bekerja sama dengan instansi atau organisasi lain untuk pemberian "Bantuan Sosial Produktif". Dapat dipastikan hal yang terdapat pada poster tidak terkait dengan BI," demikian isi keterangan yang diunggah BI pada 24 Maret 2024.

    Klaim: BI gulirkan bantuan produktif Rp125 juta untuk UMKM

    Rating: Hoaks

    View this post on Instagram

    A post shared by Bank Indonesia (@bank_indonesia)

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-18823) Cek Fakta: Tidak Benar Terjadi Gelap 3 Hari Akibat Gerhana Matahari 8 April 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/04/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim terjadi gelap 3 hari akibat gerhana matahari 8 April 2024, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 April 2024.
    Unggahan klaim terjadi gelap 3 hari akibat gerhana matahari 8 April 2024 berupa tulisan sebagai berikut.
    "Gerhana matahari terjadi tanggal 8 April 2024 😥😥Klo gerhana bulan mendingTerjadi malem kan bulannya ditutupNah ini besok yang terjadi gerhana matahariMatahari nya yang akan ditutup....
    Akankah terjadi gelap selama 3 hari
    Ini bukan fenomena
    Ini sinyal adzab
    Marilah kita perbanyak ibadah kepada Allah"
    Benarkah klaim terjadi gelap 3 hari akibat gerhana matahari 8 April 2024? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim terjadi gelap 3 hari akibat gerhana matahari 8 April 2024, dalam ungghan akun Instagram resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada 29 Maret 2023, BMKG telah memebantah informasi terjadinya gelap selama 3 hari akibat gerhana matahari.
    Berikut informasi tersebut.
    "Pada 8 April 2024 nanti, akan terjadi Gerhana Matahari Total (GMT). Namun, Indonesia tidak terlewati jalur Totalitas GMT tersebut.
    Gerhana dapat diamati di Amerika Utara, Amerika Serikat, Meksiko, Amerika Serikat bagian tengah dan Kanada bagian timur.
    Gerhana akan terjadi selama beberapa jam (sumber: Almanak BMKG). Kota yang terlewati jalur GMT dengan Durasi Totalitas terpanjang adalah selama 4 menit 26 detik (sumber: https://nationaleclipse.com/cities_total.html)
    Nahh #SobatBMKG tidak perlu khawatir karena simpang siur yang mengatakan Bumi dalam keadaan gelap selama 3 hari merupakan info yang tidak benar, ya!"
    Dalam tulisan berjudul "Ledakan-Ledakan di Matahari Terlihat Saat Gerhana Matahari Total Pada 8 April 2024" yang dimuat situs resmi BMKG bmkg.go.id, pada 1 April 2024 menyebutkan,
    "Pada tanggal 8 April 2024 akan terjadi fenomena alam, yaitu Gerhana Matahari Total (GMT), dimana Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi, sehingga menutupi seluruh permukaan Matahari, yang seharusnya terlihat dari Bumi. Saat fenomena ini terjadi, langitakangelapsepertifajar/senja.
    Proses GMT akan berlangsung seperti berikut :
    -Dimulai dengan gerhana matahari sebagianpukul 15:42 UT (22:42 WIB)
    -Mulai memasuki GMT pukul 16:39 UT (23:39 WIB)-Puncak GMTterjadi pada 18:17 UT (tanggal 9 April 2024, pukul 01:17 WIB)
    -GMT berakhir pada 19:56 UT (tanggal 9 April 2024, pukul 02:56 WIB)-Diakhiri dengan gerhana matahari sebagian pukul 20:52 UT (tanggal 9 April 2024, pukul 03:52 WIB)".
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim terjadi gelap 3 hari akibat gerhana matahari 8 April 2024 tidak benar.
    Gerhana akan terjadi selama beberapa jam. Kota yang terlewati jalur GMT dengan Durasi Totalitas terpanjang adalah selama 4 menit 26 detik

    Rujukan

  • (GFD-2024-18846) Hoaks! Foto kesepakatan pelunasan utang Indonesia terhadap Tiongkok

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/04/2024

    Berita



    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menampilkan foto Presiden Joko Widodo bersama dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).

    Dalam unggahan tersebut, dinarasikan MoU tersebut berisi utang Indonesia terhadap Tiongkok sudah lunas.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Proses penanda tanganan bukti pelunasan hutang Indonesia ke china”

    Namun, benarkah foto tersebut merupakan bukti Foto kesepakatan pelunasan utang Indonesia terhadap Tiongkok?

    Hasil Cek Fakta

    Dilansir dari laman Kementerian Luar Negeri diketahui foto tersebut merupakan saat Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping, di Great Hall of the People, Beijing (17/08).

    Dalam pertemuan yang didahului dengan upacara penyambutan resmi tersebut, Presiden Jokowi mengangkat empat hal, dimulai dari kerja sama investasi hingga kerja sama antarmasyarakat. Selain menggelar pertemuan bilateral, kedua pemimpin juga menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kerja sama kedua negara.

    Pertama, Presiden Jokowi menyampaikan mengenai upaya peningkatan kerja sama investasi terutama untuk baterai EV dan otomotif, pabrik suku cadang, kilang petrokimia, produksi baja, dan pengembangan kerja sama Halal Center. Presiden juga mendorong tindak lanjut kerja sama pengembangan koridor ekonomi “Two Countries, Twin Parks”. Beliau menyampaikan harapan agar RRT dapat menjadi mitra strategis dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.

    Kedua, terkait perdagangan dan keuangan, Presiden menyampaikan apresiasi terhadap perdagangan bilateral yang terus tumbuh dan seimbang.

    Ketiga, mengenai ketahanan energi, Presiden Jokowi mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang melakukan akselerasi penambahan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) sebesar 60GW hingga tahun 2040 mendatang. Presiden Jokowi pun berharap dukungan RRT untuk mengmplementasikan kerja sama kelistrikan kolaborasi Indonesia–RRT, hal itu dikarenakan ketahanan energi merupakan bidang kerja sama yang dinilai dapat terus diperkuat antara kedua negara.

    Keempat, Presiden Jokowi juga mendorong peningkatan wisatawan kedua negara. Presiden Jokowi menyebut sejumlah langkah, mulai dari penambahan frekuensi penerbangan langsung Indonesia–RRT, hingga peningkatkan beasiswa dan pelatihan vokasi bagi mahasiswa Indonesia serta implementasi kerja sama desa melalui peningkatan kapasitas kepala desa Indonesia.

    Setelah pertemuan tersebut, kedua kepala negara menyaksikan proses penandatanganan 10  nota kesepahaman terkait kerjasama antar kedua negara. Nota yang ditandatangani dalam pertemuan tersebut adalah sebagai berikut:

    1.     Protokol tentang Persyaratan Pemeriksaan, Karantina, dan Sanitasi Veteriner Terhadap Produk Perairan Liar yang Akan Diekspor dari Indonesia ke Tiongkok;

    2.     Protokol Persyaratan Karantina dan Kebersihan Hewan Akuatik yang Dapat Dimakan dari Indonesia ke Tiongkok;

    3.     MoU Kerja Sama Implementasi Inisiatif Pembangunan Global (Global Development Initiative/GDI);

    4.     MoU Dialog Bersama Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan;

    5.     MoU Kerja Sama Pembangunan Perdesaan dan Pengentasan Kemiskinan;

    6.     MoU tentang Pertukaran Pengalaman untuk Tata Kelola dan Pembangunan Berkelanjutan;

    7.     MoU tentang Pembentukan Mekanisme Koordinasi Promosi Bersama Poros Maritim Global dan Belt and Road Initiative;

    8.     MoU Pendalaman Kerja Sama Bidang Kedokteran dan Kesehatan;

    9.     MoU Penguatan Investasi dan Kerja Sama Ekonomi; dan

    10.  MoU Peningkatan Kapasitas dan Pertukaran serta Kerja Sama dalam Pembangunan Berkelanjutan.

    Dengan demikian, klaim foto kesepakatan pelunasan utang Indonesia terhadap china merupakan keliru.

    Klaim: Foto kesepakatan pelunasan utang Indonesia terhadap Tiongkok

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-18847) Hoaks! BI gulirkan bantuan produktif Rp125 juta untuk UMKM

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/04/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah poster pemberitahuan adanya bantuan produktif bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) oleh Bank Indonesia (BI) tersebar di platform WhatsApp.

    Menurut keterangan yang tertera, bantuan BI akan disalurkan kepada 1,9 juta UMKM. Nantinya, jutaan pelaku usaha itu berhak mendapatkan dana produktif sebesar Rp125 juta.

    Dijelaskan pula salah satu ketentuan untuk mendapatkan bantuan tersebut, yakni mengisi data diri dan mencantumkan nomor rekening bank.

    "Siap-Siap! Bansos Produktif Cair bagi 1,9 juta UMKM.

    SELAMAT! ANDA TERPILIH

    Mendapatkan dana bantuan/bansos UMKM Sesuai Sayarat & Ketentuan Bank Indonesia (BI) Jakarta Pusat.

    DANA UMKM: Rp.125.000.000," demikian isi keterangan yang termuat dalam poster di WhatsApp tersebut.

    Lantas, benarkah BI gulirkan bantuan produktif untuk UMKM?

    Hasil Cek Fakta

    BI membantah isi poster dengan klaim bantuan produktif tersebut.

    Bank sentral RI, dalam unggahan resminya di Instagram, menjelaskan pihaknya bukanlah penyalur bansos produktif seperti yang tertera pada poster.

    "BI tidak bekerja sama dengan instansi atau organisasi lain untuk pemberian "Bantuan Sosial Produktif". Dapat dipastikan hal yang terdapat pada poster tidak terkait dengan BI," demikian isi keterangan yang diunggah BI pada 24 Maret 2024.

    Klaim: BI gulirkan bantuan produktif Rp125 juta untuk UMKM

    Rating: Hoaks

    View this post on Instagram

    A post shared by Bank Indonesia (@bank_indonesia)

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan