Pak Jokowi bagi bagi speaker bluetooth gratis
(GFD-2024-21042) [PENIPUAN] Jokowi Bagikan Speaker Bluetooth di Akhir Masa Jabatan
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 10/07/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Artikel disadur dari Cek Fakta Kompas.
Akun facebook Zaharuddin Nasution telah mengunggah sebuah postingan mengenai pembagian pengeras suara atau speaker bluetooth pada akhir masa jabatannya.
Dilansir dari kompas.com, tim pemeriksa fakta Kompas telah melakukan pengecekan suara menggunakan website deteksi AI Hive Moderation. Saat dilakukan pengecekan, ternyata probabilitas suara Jokowi dihasilkan oleh kecerdasaan buatan atau AI dengan mencapai persentase 99,9 persen.
Klip video yang ditampilkan dalam unggahan tersebut juga identik dengan postingan pada laman Youtube Sekretariat Presiden dengan judul “LIVE : Keterangan Pers Presiden Jokowi, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, 4 Maret 2024”. Dalam video asli, Jokowi menyampaikan akan mengunjungi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Australia pada 5 Maret 2024. Selain itu, Jokowi menyampaikan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia, Selandia Baru, dan Kamboja.
Sehingga, dalam video asli tersebut Jokowi tidak menyebutkan akan membagikan speaker gratis. Suara dalam video asli tersebut telah dimanipulasi dengan menggunakan AI.
Akun facebook Zaharuddin Nasution telah mengunggah sebuah postingan mengenai pembagian pengeras suara atau speaker bluetooth pada akhir masa jabatannya.
Dilansir dari kompas.com, tim pemeriksa fakta Kompas telah melakukan pengecekan suara menggunakan website deteksi AI Hive Moderation. Saat dilakukan pengecekan, ternyata probabilitas suara Jokowi dihasilkan oleh kecerdasaan buatan atau AI dengan mencapai persentase 99,9 persen.
Klip video yang ditampilkan dalam unggahan tersebut juga identik dengan postingan pada laman Youtube Sekretariat Presiden dengan judul “LIVE : Keterangan Pers Presiden Jokowi, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, 4 Maret 2024”. Dalam video asli, Jokowi menyampaikan akan mengunjungi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Australia pada 5 Maret 2024. Selain itu, Jokowi menyampaikan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia, Selandia Baru, dan Kamboja.
Sehingga, dalam video asli tersebut Jokowi tidak menyebutkan akan membagikan speaker gratis. Suara dalam video asli tersebut telah dimanipulasi dengan menggunakan AI.
Kesimpulan
Faktanya, klip tersebut identik dengan unggahan dari laman youtube Sekretariat Presiden yang diunggah pada 4 Maret 2024. Suara dalam video tersebut juga telah dimanipulasi dengan AI.
Rujukan
(GFD-2024-21043) [SALAH] Foto Kendaraan PT. Gunung Selatan dibakar oleh OPM di Papua
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 10/07/2024
Berita
OPM hambat dan rusak pembangunan di papua
Hasil Cek Fakta
Akun facebook Indonesia Peduli telah mengunggah postingan pada grup facebook Relawan Ganjar - Anies Bersatu untuk Indonesia Damai mengenai OPM yang membakar sejumlah kendaraan yang dimiliki oleh PT. Gunung Selatan.
Setelah dilakukan penelusuran foto pertama yang menunjukkan foto truk menggunakan search image google, foto tersebut mengarah pada laman berita tvonenews.com yang diunggah pada 13 November 2022 dengan judul “Kerusuhan di Dogiyai Papua Diduga Akibat Provokasi Massa yang Berseberangan dengan NKRI”.
Dilansir dalam tvonenews.com, massa membakar truk tersebut setelah diduga menabrak seorang balita usia 5 tahun bernama Noldi Goo hingga tewas pada Sabtu 12 November 2022 di Kampung Ikebo, Distrik Kamu, Dogiyai, Papua.
Kemudian, dilakukan juga penelusuran pada gambar kedua yang menunjukkan foto eskavator menggunakan search image google, ternyata, foto tersebut mengarah pada laman berita Jubi.id dengan judul “Polisi menduga Kantor BPBD Dogiyai sengaja dibakar” dan diunggah pada 13 Maret 2024.
Dilansir dari Jubi.id, eskavator tersebut milik PT Malabiso Usua Jaya yang terbakar di Kampung Ugapuga, Distrik Kammu Timur, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah pada 12 Maret 2024. Terdapat satu eskavator dan satu unit tandem/bomag (alat pengeras jalan) yang dibakar. Sebelumnya, eskavator tersebut digunakan untuk perbaikan Jalan Trans Nabire - Enarotali, Kampung Deiyapa, Distrik Kamuu Timur, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.
Sehingga, foto dalam unggahan facebook Indonesia Peduli bukan foto dari OPM yang membakar kendaraan PT. Gunung Selatan melainkan merupakan 2 jenis peristiwa yang berbeda pada tahun 2022 dan bulan Maret 2024.
Setelah dilakukan penelusuran foto pertama yang menunjukkan foto truk menggunakan search image google, foto tersebut mengarah pada laman berita tvonenews.com yang diunggah pada 13 November 2022 dengan judul “Kerusuhan di Dogiyai Papua Diduga Akibat Provokasi Massa yang Berseberangan dengan NKRI”.
Dilansir dalam tvonenews.com, massa membakar truk tersebut setelah diduga menabrak seorang balita usia 5 tahun bernama Noldi Goo hingga tewas pada Sabtu 12 November 2022 di Kampung Ikebo, Distrik Kamu, Dogiyai, Papua.
Kemudian, dilakukan juga penelusuran pada gambar kedua yang menunjukkan foto eskavator menggunakan search image google, ternyata, foto tersebut mengarah pada laman berita Jubi.id dengan judul “Polisi menduga Kantor BPBD Dogiyai sengaja dibakar” dan diunggah pada 13 Maret 2024.
Dilansir dari Jubi.id, eskavator tersebut milik PT Malabiso Usua Jaya yang terbakar di Kampung Ugapuga, Distrik Kammu Timur, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah pada 12 Maret 2024. Terdapat satu eskavator dan satu unit tandem/bomag (alat pengeras jalan) yang dibakar. Sebelumnya, eskavator tersebut digunakan untuk perbaikan Jalan Trans Nabire - Enarotali, Kampung Deiyapa, Distrik Kamuu Timur, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.
Sehingga, foto dalam unggahan facebook Indonesia Peduli bukan foto dari OPM yang membakar kendaraan PT. Gunung Selatan melainkan merupakan 2 jenis peristiwa yang berbeda pada tahun 2022 dan bulan Maret 2024.
Kesimpulan
Faktanya, foto dalam unggahan facebook Indonesia Peduli bukan foto dari OPM yang membakar kendaraan PT. Gunung Selatan, melainkan 2 jenis peristiwa berbeda yang terjadi pada tahun 2022 dan bulan Maret 2024.
Rujukan
(GFD-2024-21044) [PENIPUAN] Undian Berhadiah Nasabah BRIMO
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 10/07/2024
Berita
*𝙋𝙍𝙊𝙂𝙍𝘼𝙈 2024* 𝙆𝙝𝙪𝙨𝙪𝙨 𝙎𝙚𝙡𝙪𝙧𝙪𝙝 𝙉𝙖𝙨𝙖𝙗𝙖𝙝 𝘽𝘼𝙉𝙆 𝘽𝙍𝙄 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙎𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙈𝙚𝙣𝙜𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 *𝘽𝙍𝙄𝙢𝙤 𝙈𝙊𝘽𝙄𝙇𝙀 𝘽𝘼𝙉𝙆𝙄𝙉𝙂*
*𝙂𝙧𝙖𝙣𝙙 𝙋𝙧𝙞𝙯𝙚 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡*
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘼𝙡𝙥𝙝𝙖𝙧𝙙
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘾𝙍-𝙑 𝙏𝙪𝙧𝙗𝙤
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝙃𝙍-𝙑 𝘾𝙑𝙏
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝙓𝙥𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝙁𝙤𝙧𝙩𝙪𝙣𝙚𝙧
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘽𝙍-𝙑
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘽𝙧𝙞𝙤
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘽𝙈𝙒.
20 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙈𝙤𝙩𝙤𝙧 𝙎𝙘𝙤𝙥𝙮
15 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙈𝙤𝙩𝙤𝙧 𝙓𝙢𝙖𝙭
30 𝙐𝙣𝙞𝙩 𝙏𝙑 𝙇𝙚𝙙 50 𝙞𝙣.
33 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙎𝙢𝙖𝙧𝙩𝙥𝙝𝙤𝙣𝙚 𝙥𝙧𝙤𝙢𝙖𝙭14
100𝙚𝙢𝙖𝙨 𝙗𝙖𝙩𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 & 𝙇𝙤𝙜𝙖𝙢 𝙢𝙪𝙡𝙞𝙖.
20 𝙋𝙖𝙠𝙚𝙩 𝙒𝙞𝙨𝙖𝙩𝙖 𝙨𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙥𝙤𝙧𝙚
20 𝙋𝙖𝙠𝙚𝙩 𝙐𝙢𝙧𝙤𝙝 𝙂𝙧𝙖𝙩𝙞𝙨
𝙨𝙞𝙡𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙡𝙞𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙪 (𝘿𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧) 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙙𝙞𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣..
*Daftar Sekarang Juga (GRATIS)*
*𝙂𝙧𝙖𝙣𝙙 𝙋𝙧𝙞𝙯𝙚 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡*
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘼𝙡𝙥𝙝𝙖𝙧𝙙
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘾𝙍-𝙑 𝙏𝙪𝙧𝙗𝙤
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝙃𝙍-𝙑 𝘾𝙑𝙏
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝙓𝙥𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝙁𝙤𝙧𝙩𝙪𝙣𝙚𝙧
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘽𝙍-𝙑
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘽𝙧𝙞𝙤
-10 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘽𝙈𝙒.
20 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙈𝙤𝙩𝙤𝙧 𝙎𝙘𝙤𝙥𝙮
15 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙈𝙤𝙩𝙤𝙧 𝙓𝙢𝙖𝙭
30 𝙐𝙣𝙞𝙩 𝙏𝙑 𝙇𝙚𝙙 50 𝙞𝙣.
33 𝙪𝙣𝙞𝙩 𝙎𝙢𝙖𝙧𝙩𝙥𝙝𝙤𝙣𝙚 𝙥𝙧𝙤𝙢𝙖𝙭14
100𝙚𝙢𝙖𝙨 𝙗𝙖𝙩𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 & 𝙇𝙤𝙜𝙖𝙢 𝙢𝙪𝙡𝙞𝙖.
20 𝙋𝙖𝙠𝙚𝙩 𝙒𝙞𝙨𝙖𝙩𝙖 𝙨𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙥𝙤𝙧𝙚
20 𝙋𝙖𝙠𝙚𝙩 𝙐𝙢𝙧𝙤𝙝 𝙂𝙧𝙖𝙩𝙞𝙨
𝙨𝙞𝙡𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙡𝙞𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙪 (𝘿𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧) 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙙𝙞𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣..
*Daftar Sekarang Juga (GRATIS)*
Hasil Cek Fakta
Akun facebook Daftar Undian BRIMO Festival telah mengunggah postingan yang berisi informasi mengenai undian BRIMO Festival yang diselenggarakan oleh BRI. Postingan tersebut juga mencantumkan link untuk melakukan pendaftaran.
Setelah dilakukan penelusuran dengan membuka web resmi BRI bri.co.id tidak ditemukan informasi mengenai undian berhadiah tersebut. Link yang telah disematkan pada unggahan tersebut juga tidak mengarah pada laman resmi milik BRI. Tautan ini mengarah ke situs web yang berbeda di mana berisikan untuk mencetak sebuah kupon. Kemudian ada beberapa data yang perlu diisi berkaitan dengan nama lengkap, nomor rekening, saldo aktif, dan nomor handphone.
Dengan melakukan penelusuran melalui laman resmi facebook BRI http://facebook.com/BRIofficialpage juga tidak ditemukan informasi mengenai gebyar undian tersebut. Diketahui bahwa akun facebook Daftar Undian BRIMO Festival tersebut baru dibuat pada 3 Juli 2024 dan tidak diketahui kredibilitasnya.
Dilansir dalam turnbackhoax, penipuan ini sering kali terjadi dan menjadi salah satu modus untuk melakukan penipuan online, sehingga masyarakat dihimbau untuk tetap berhati - hati.
Setelah dilakukan penelusuran dengan membuka web resmi BRI bri.co.id tidak ditemukan informasi mengenai undian berhadiah tersebut. Link yang telah disematkan pada unggahan tersebut juga tidak mengarah pada laman resmi milik BRI. Tautan ini mengarah ke situs web yang berbeda di mana berisikan untuk mencetak sebuah kupon. Kemudian ada beberapa data yang perlu diisi berkaitan dengan nama lengkap, nomor rekening, saldo aktif, dan nomor handphone.
Dengan melakukan penelusuran melalui laman resmi facebook BRI http://facebook.com/BRIofficialpage juga tidak ditemukan informasi mengenai gebyar undian tersebut. Diketahui bahwa akun facebook Daftar Undian BRIMO Festival tersebut baru dibuat pada 3 Juli 2024 dan tidak diketahui kredibilitasnya.
Dilansir dalam turnbackhoax, penipuan ini sering kali terjadi dan menjadi salah satu modus untuk melakukan penipuan online, sehingga masyarakat dihimbau untuk tetap berhati - hati.
Kesimpulan
Faktanya, tidak ada laman resmi BRI yang memuat mengenai informasi tersebut. Link pada unggahan facebook tersebut juga tidak mengarah pada laman resmi BRI.
Rujukan
(GFD-2024-21045) Keliru, Konten Berisi Klaim Tempo Memberitakan Agenda Persatuan Komunis Cina
Sumber:Tanggal publish: 10/07/2024
Berita
Sebuah video beredar di WhatsApp dan Facebook akun ini, ini dan ini, yang menyatakan Tempo memberitakan belasan agenda pusat persatuan komunis di Cina. Video itu memperlihatkan gambar Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Terdapat tulisan “Berita Tempo” dan “Awas Bahaya Komunis” yang disertai gambar logo palu arit.
Sementara suara dalam video mengatakan ada belasan agenda luar negeri yang ditetapkan persatuan komunis di Cina. Di antaranya memiskinkan pribumi dengan sistem, jauhkan umat Islam dari ajaran agamanya, dan benturkan sesama pribumi.
Selain itu, ada juga pakai jurus maling teriak maling, jadikan pribumi budak di negaranya, tutup semua kebenaran dengan pengalihan isu sehingga pribumi sibuk dengan isu di media, kuasai politik dan pemerintah, serta kuasai eksekutif dan yudikatif.
Tempo menerima permintaan pembaca untuk memeriksa kebenaran narasi tersebut. Benarkah Tempo pernah memberitakan agenda-agenda tersebut?
Hasil Cek Fakta
Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Setri Yasra, menyatakan bahwa konten yang beredar itu tidak benar. Pihaknya tidak pernah memberitakan adanya agenda-agenda sebagaimana dalam konten yang beredar tersebut.
“Ini hoaks dibuat orang jahat dengan menggunakan nama Tempo (yang) semakin tidak bermutu, dan mendekati brutal. Tempo tidak pernah mengeluarkan liputan, artikel, opini, ceramah dan penelitian soal tersebut,” kata Setri melalui pesan, Selasa, 9 Juli 2024.
Dia mengatakan penyebaran hoaks dengan mencatut nama medianya tersebut merupakan fitnah yang mengganggu kerja-kerja jurnalistik Tempo. Hal itu berpotensi merusak kredibilitas Tempo yang sesungguhnya mengedepankan jurnalisme berkualitas.
Pihaknya juga memaknai pencatutan secara keliru tersebut sebagai upaya merusak kebebasan pers. Pihaknya mengimbau masyarakat menggunakan dan mengutip produk jurnalistik Tempo dengan mengikuti aturan yang berlaku.
“Mengutip (harus) dengan menyampaikan informasi sebenarnya. Tidak boleh memotong, menginterpretasikan (secara keliru/menyesatkan), dan mesti minta izin. Ada hak cipta dalam semua produk jurnalistik Tempo,” kata Setri lagi.
Video yang beredar di WhatsApp dan Facebook itu bersumber dari unggahan akun TikTok @amir_syaiful [ Arsip ]. Unggahan tidak menyertakan sumber informasi dengan jelas dan detail. Sementara gambar Presiden Jokowi yang digunakan telah lama beredar di platform Pinterest dan Kompasiana.
Narasi yang sama sesungguhnya juga pernah beredar dengan mencatut nama media lain, yakni Solopos.com. Sesungguhnya media tersebut juga telah mengkonfirmasi bahwa konten yang beredar tersebut keliru.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa video berisi narasi yang mengatakan Tempo memberitakan adanya belasan agenda persatuan komunis di Cina adalah klaim keliru.
Narasi yang sama pernah disebarkan dengan mencatut media salin, yakni Solopos.com. Namun, media tersebut juga telah mengkonfirmasi bahwa narasi yang beredar itu hoaks.
Rujukan
- https://www.facebook.com/photo?fbid=455147717470761&set=a.116005461384990
- https://www.facebook.com/neng.nafiza.58/videos/26698613216392472/
- https://www.facebook.com/haris.m.wibawa/videos/1123432488738228/
- https://www.tiktok.com/@amir_syaiful/video/7388412591158316294
- https://archive.is/XyqZ7
- https://id.pinterest.com/pin/374150681539494427/
- https://www.kompasiana.com/sukowaspodo_99/5b8fa5106ddcae139b35a022/tetaplah-di-jalanmu
- https://cekfakta.solopos.com/hoax-pesan-berantai-agenda-komunis-internasional-rrc-catut-berita-solopos-com-1112587
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
Halaman: 3286/7953



