• (GFD-2024-24727) Cek Fakta: Hoaks Foto Ridwan Kamil Jadi Pasien Pertama Mobil Curhat Usai Kalah Pilkada 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/12/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan foto Ridwan Kamil menjadi pasien pertama mobil curhat karena kalah suara Pilkada 2024. Postingan itu beredar sejak awal bulan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 Desember 2024.
    Dalam postingannya terdapat foto Ridwan Kamil sedang naik sebuah mobil menggunakan headset. Foto itu disertai narasi:
    "Ridwan Kamil Menjadi Pasien Pertama Mobil Curhat Karena Kalah Suara Pilkada".
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Curhat Yuk Curhat"
    Lalu benarkah postingan foto Ridwan Kamil menjadi pasien pertama mobil curhat karena kalah suara Pilkada 2024?
    Ikuti Kuis Cek Fakta Liputan6.com di Aplikasi Youniverse dan menangkan saldo e-money jutaan rupiah.
    Caranya mudah:
    * Gabung ke Room Cek Fakta di aplikasi Youniverse
    * Scroll tab ke samping, klik tab “Campaign”
    * Klik Campaign “Kuis Cek Fakta”
    * Klik “Check It Out” untuk mengikuti kuisnya
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan foto yang identik dengan postingan. Foto itu diunggah Harianterbit.com pada Sabtu 2 November 2024 pada artikel berjudul "Ridwan Kamil Kenalkan Mobil Curhat, Begini Penampakannya".
    Berikut isi artikelnya:
    "HARIANTERBIT.com - Calon Gubernur pada Pilkada Jakarta 2024 ppJakarta Ridwan Kamil memperkenalkan mobil curhat kepada warga Jakarta.
    Mobil curhat yang menjadi bagian dari program kesehatan Ridwan Kamil Suswono itu sudah diperkenalkan sejak 20 Oktober 2024.
    Setidaknya sudah 3.000 warga Jakarta yang telah memanfaatkan mobil curhat andalah Ridwan Kamil Suswono tersebut.
    "Program mobil curhat telah berjalan sejak 20 Oktober 2024 dan total sudah lebih dari 3.000 warga Jakarta yang menikmati program ini," kata Tiara dari Beneran Relawan Benerin Jakarta di Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu, 2 November 2024.
    Mobil curhat telah menjelah di 13 titik di Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Setiap titik terdaoar 200 sampai 300 warga yang memanfaatkan mobil curhat.
    Sementara itu piskolog Rizky purnomo Adji, yang melayani konseling lewat mobil curhat mengungkapn masalah yang sering disampaikan warga terkait masalah ekonomi.
    "Masalah yang sering dicurhatkan lebih banyak berkaitan dengan stres terhadap masalah ekonomi dan keluarga," bebernya.
    "Ada juga soal masalah suami-istri, mereka bingung curhatnya ke mana. Karena ada ini, mereka bisa curhat," tambah Kinanthi Mutiara Shafa, psikolog lain yang bertugas.
    Sementara itu, Ridwan Kamil menefaskan mobil curhat sebagai bagian langkah mengatasi isu kesehatan mental warga Jakarta.
    Sebab menurutnya Jakarta berada di urutan ke-9 sebagai kota yang memiliki tingkat stres di dunia.
    "Fokus kami adalah seperti yang tertuang dalam lagu Indonesia, yaitu bangunlah jiwa dan bangunlah badannya," tegas dia.
    "Jadi mental dulu, baru kemudian body atau casing-nya," imbuh Ridwan Kamil.
    Lebih lanjut eks Gubernur Jawa Barat menanbahkan nantinya ada dua tipe mobil curhat. Pertama tipe kapsul dengan sesi konselinh dilakukan via zoom di dalam ruang tertutup.
    Kedua tipe yang lebih besar. Watga dapat curhat melalui lewat zoom dan bimbingan konseling secara tatap muka.
    "Jadi nanti ada yang sifatnya pakai apps, tidak bertemu, cukup chatting atau via voice. Kemudian ada yang bertemu tapi curhatnya dilakukan secara zoom. Yang ketiga, curhatnya bisa dilakukan bertemu fisik," jelasnya.
    Mobil curhat akan tersedia di beberapa titik seperti di penggir jalan, balai RW, di kawasan Stadion Utama GBK dan car free day.
    "Nanti akan dikaji oleh psikolognya, maaf ya, kelurahan mana yang mungkin tingkat stresnya paling tinggi nongkrongnya akan lebih lama, tapi tidak permanen, tetap bergerak. Dananya bisa dari APBD, bisa pula dari CSR. Tapi full force-nya APBD," tutup Ridwan Kamil."
    Di sisi lain Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta mengumumkan hasil resmi rekapitulasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jakarta, Minggu (8/12/2024). Artinya pengumuman itu disampaikan jauh setelah foto asli Ridwan Kamil di mobil curhat beredar.

    Kesimpulan


    Postingan foto Ridwan Kamil menjadi pasien pertama mobil curhat karena kalah suara Pilkada 2024 adalah tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24731) Hoaks Pendaftaran Program Bedah Rumah Wakil Presiden Gibran

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/12/2024

    Berita

    tirto.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi sosok yang kerap menarik perhatian masyarakat. November 2024 lalu, dia menjadikan Istana Wakil Presiden sebagai posko pelayanan Lapor Mas Wapres. Hal ini terkait dengan upaya Gibran menunjukkan komitmen untuk dekat dan melayani masyarakat.

    Selain program baru tersebut, Gibran, bersama Presiden Prabowo Subianto juga punya 17 program prioritas. Salah satunya terkait dengan penyediaan tempat tinggal yang layak. Hal ini tercermin dari program prioritas ke-14 dalam visi "Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045".

    Namun, di media sosial terdapat orang-orang yang menggunakan program-program dengan maksud memperdaya kelompok lain. Tirto menemukan sebuah unggahan mencurigakan di Facebook dengan narasi "Program bedah rumah yang diselenggarakan langsung oleh Gibran Rakabuming Raka, B.Sc.".

    "Daftarkan diri!!! Anda, keluarga, tetangga, kerabat atau orang yang menurut anda rumah sudah tidak layak huni dengan cara kirim poto rumah mengirim foto rumah nya dan foto orang yang menurut anda rumah sudah tidak layak huni," begitu tulis keterangan teks dalam foto unggahan akun "Manfaat Bedah Rumah" (arsip), Selasa (3/12/2024).

    Dalam unggahan tersebut, terlihat juga gambar di atas teks, yang menunjukkan penampakan serupa dengan program Bedah Rumah dari salah satu kanal televisi. Sementara di bagian bawah unggahan terdapat tautan yang mengarahkan ke halam lain dengan kalimat ajakan "Segara daftar" --terdapat salah ketik.

    Sampai dengan Senin (9/12/2024) unggahan tersebut telah mengumpulkan lebih dari seribu tanda suka, 342 komentar, dan 42 kali dibagikan ulang.

    Melihat kolom komentar, terdapat sebuah penjelasan tambahan dari akun “Manfaat Bedah Rumah”, berbunyi: "Tanpa kami lengkap kan data kak kedokomen maka time kami tidak bisa ikut turun terjun ke rumah kak karena itu belum terbukti yang sah, karena itu perintah bapak Gibran rakabuming silahkan daftar gratis tanpa ada biaya dibawah ini👇

    https://indoauto.vercel.app/situs-web-mamboee,” begitu tulis akun tersebut. Terlihat salah ketik di beberapa katanya.

    Namun, komentar dari pengguna Facebook lain menyiratkan kepercayaan pada program ini.

    Lalu bagaimana faktanya? Apakah benar ada pendaftaran program bedah rumah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka?

    Hasil Cek Fakta

    Mula-mula Tirto mencoba melakukan penelusuran gambar terbalik (reverse image search) dari foto yang digunakan dalam unggahan.

    Hasil penelusuran teratas mengarahkan ke satu episode program Bedah Rumah di GTV pada tahun 2018. "Rejeki Nomplok! Rumah Pak Karsita Disulap Jadi Istana | BEDAH RUMAH SPESIAL EPS. 30 (6/6) GTV 2018," begitu judul video dalam unggahan tersebut. Video tersebut tayang pada 15 Maret 2018 dan menunjukkan rumah yang sama dengan warna dasar merah muda, dan pilar berwarna biru. Empat orang anggota keluarga yang berfoto bersama pembawa acara juga terlihat di dalam video tersebut.

    Kembali ke unggahan di Facebook, kami mencoba mengakses tautan yang terdapat di bagian akhir. Tautan tersebut membawa kami ke sebuah situs dengan format serupa formulir (URL-nya serupa dengan yang dibagikan di kolom komentar). Halaman itu meminta nama dan nomor telepon pengguna yang terhubung dengan akun Telegram.

    Namun, tidak ada konten lain dalam halaman formulir tersebut yang bisa ditekan. Di bagian atas halaman terdapat tombol pemilihan bahasa dan tombol menu. Namun semuanya tidak berfungsi.

    Sementara di bagian bawah, terdapat logo sejumlah lembaga pemerintahan. Mulai dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo, sekarang berubah menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Lembaga yang disebutkan terakhir telah dibubarkan pada tahun 2023 seiring dengan pengakhiran penangan Covid-19.

    Sekumpulan hal mencurigakan ini membuat situs perlu mendapat perhatian khusus. Hal ini mencurigakan bisa berujung ke skema skema phishing, atau pencurian data pribadi.

    Lebih lanjut kami melakukan pemindaian situs lewat perangkat URLScan.io. Hasilnya, domain situs disebut adalah vercel.app yang berpusat di Amerika Serikat. Vercel adalah platform bagi pengembang piranti lunak yang menyediakan berbagai peralatan dan infrastruktur untuk membuat sebuah situs yang terpersonalisasi.

    Hal ini makin memperkuat kecurigaan situs tersebut adalah formulir palsu. Situs tersebut, meski menggunakan embel-embel Wapres Gibran, tidak menggunakan domain berakhiran, "go.id".

    Situs terkait program pemerintah, umumnya menggunakan akhiran situs ‘go.id’ tersebut.

    Lebih lanjut kami juga mencoba menelusuri situs wapres.go.id. Situs ini, salah satunya berisikan program-program di bawah Gibran. Hasil pencarian kata kunci "bedah rumah" tidak mengarahkan ke informasi apapun yang relevan.

    Kesimpulan

    Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan informasi soal pendaftaran program bedah rumah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Tautan dalam situs mengarahkan ke halaman berbentuk formulir yang tidak terafiliasi dengan situs pemerintah dan mencurigakan. Gibran, dalam situs resminya juga tidak punya program bedah rumah yang berjalan saat ini.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24732) Salah, Jokowi Gantikan Bahlil Jadi Ketua Umum Partai Golkar

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/12/2024

    Berita

    tirto.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah resmi memecat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dari keanggotaan partai berlogo banteng moncong putih itu.

    Pemecatan Jokowi tertuang dalam Surat Keputusan (SK) nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024 tentang pemecatan Joko Widodo dari keanggotaan PDIP. SK pemecatan Jokowi resmi berlaku sejak 14 Desember 2024 dan ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto.

    Sejumlah narasi soal pemecatan Jokowi dari PDIP pun menjadi bahan perbincangan publik, tak terkecuali soal arah manuver politik selanjutnya dari mantan Walikota Surakarta tersebut. Di tengah ramainya perbincangan isu ini, beredar narasi di media sosial yang menyebut bahwa Jokowi resmi menggantikan Bahlil Lahadalia menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

    Narasi ini disebarkan oleh akun TikTok bernama “kangma1do”(arsip) pada Kamis (12/12/2024) lewat unggahan foto yang menampilkan foto Jokowi berdampingan dengan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

    Dalam foto tersebut, Jokowi nampak mengenakan kemeja pakaian kemeja berwarna kuning yang identik dengan warna Partai Golkar. Pengunggah menambahkan teks yang mengklaim bahwa mantan Walikota Surakarta tersebut sah menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Bahlil.

    “RODA POLITIK JOKOWI”, “SAH!! JOKOWI JADI KETUM GOLKAR MENGGANTIKAN BAHLIL,” tulis keterangan teks unggahan tersebut.

    Sepanjang Kamis (12/12/2024) hingga Senin (23/12/2024) atau selama 11 hari tersebar di TikTok, unggahan ini telah memperoleh 69 ribu tanda suka, komentar sebanyak 11,1 ribu, dan telah dibagikan sebanyak 2,6 ribu kali.

    Lantas, benarkah klaim yang menyebut bahwa Jokowi resmi menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Bahlil?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto melakukan penelusuran dengan menelusuri foto Jokowi, Prabowo, dan Bahlil yang disertakan dalam unggahan tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search dari Google Images.

    Hasil penelusuran mengarahkan kami ke foto serupa yang diunggah Antara berjudul “Jokowi tanggapi spekulasi kemungkinan jadi Dewan Pembina Golkar” pada Rabu (21/8/2024).

    Konteks asli foto tersebut, seperti yang diberitakan Antara, adalah momen saat Jokowi didampingi Prabowo dan Bahlil menyampaikan keterangan pers seusai Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Rabu (21/8/2024) alias empat bulan lalu.

    Dilansir Antara, dalam kesempatan tersebut Jokowi juga menanggapi spekulasi mengenai kemungkinan dirinya yang disebut-sebut akan menjadi Dewan Pembina Partai Golkar. Jokowi meminta agar pertanyaan mengenai hal itu ditujukan langsung kepada Ketua Umum Partai Golkar.

    "Tanyakan pada Ketum Golkar, jangan tanya saya," ujar Jokowi seperti yang dikutip dari Antara.

    Tirto juga menemukan foto serupa diunggah oleh akun instagram resmi Partai Golkar yang diunggah pada Kamis (22/8/2024). Keterangan takarir dalam unggahan itu menjelaskan bahwa momen tersebut terjadi saat Munas XI Partai Golkar di JCC Senayan, pada Rabu (21/8/2024). Munas XI Partai Golkar itu menyepakati secara aklamasi Bahlil menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029.

    Dalam momen tersebut, Jokowi masih menjabat sebagai Presiden RI dan hadir sebagai tamu undangan. Ia hadir di Munas bersama Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, serta para Ketua Umum Partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

    Jadi, foto yang disertakan dalam unggahan itu bisa dipastikan merupakan foto lama pada bulan Agustus 2024 lalu dan sama sekali tidak terkait dengan klaim bahwa bahwa Jokowi resmi menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Bahlil.

    Lebih lanjut, untuk memastikan kebenaran klaim ini, kami juga memasukan kata kunci “Jokowi resmi menjadi Ketua Umum Partai Golkar” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, hingga Senin (23/12/2024) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, tidak ada satu pun keterangan resmi dan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta yang dilakukan, tidak ditemukan keterangan resmi yang membenarkan klaim bahwa Jokowi resmi menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Bahlil.

    Foto yang disertakan dalam unggahan tersebut adalah momen saat Jokowi menghadiri Munas XI Partai Golkar di JCC Senayan, Rabu (21/8/2024). Munas itu sendiri menyepakati secara aklamasi Bahlil menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029.

    Mengutip situs resmi Partai Golkar per Senin (23/12/2024), Bahlil masih tercatat menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24733) [SALAH] Aturan Baru dari Prabowo: Koruptor Dana Desa Bakal Dimiskinkan

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 23/12/2024

    Berita

    Akun TikTok “risalnur17” pada Sabtu (30/11/2024) membagikan video [arsip] disertai narasi:

    “Prabowo: Peraturan Baru! KORUPSI Dana Desa akan saya MIskinkan, Baik yang masih Menjabat maupun yang sudah Tidak Menjabat”

    Hingga Senin (23/12/2024) unggahan tersebut telah disukai lebih 13.500-an pengguna dan menuai 2.000-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta Tempo.co.

    Hasil verifikasi Tempo dengan menelusuri regulasi tentang pengelolaan dana desa, pemberitaan dari media kredibel dan wawancara, tidak ada peraturan baru yang diterbitkan di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk memiskinkan pelaku korupsi dana desa.

    Narasi dalam konten tersebut serupa dalam artikel di laman Palopopos.fajar.co.id. Dalam artikel itu, pemerintah disebut menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Desa. Lewat PP itu, setiap individu yang terbukti melakukan korupsi dana desa akan dikenakan hukuman berat berupa pemiskinan, selain hukuman penjara dan denda.

    Tempo kemudian mengecek isi PP Nomor 85 Tahun 2024 tersebut di situs pemerintah. Namun Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 85 Tahun 2024 ternyata tidak mengenai pengelolaan Dana Desa melainkan tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Kawasan Perkotaan Metropolitan Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, dan Tanah Laut.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “aturan baru dari Prabowo: koruptor dana desa bakal dimiskinkan” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan