• (GFD-2025-25800) Cek Fakta: Tidak Benar Pendaftaran Haji Gratis dapat Uang Saku Rp 20 Juta Lewat Link Ini

    Sumber:
    Tanggal publish: 21/02/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pendaftaran haji gratis dapat uang saku Rp 20 juta, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 13 Februari 2025.
    Unggahan klaim pendaftaran haji gratis dapat uang saku Rp 20 juta berupa tulisan sebagai berikut.
    "HAJI GRATIS + BERBAGI DI MAKKAH & MADINAH |UANG SAKU RP. 20.000.000
    📍Lokasi Kegiatan : Makkah & Madinah, Arab Saudi
    ⏰Waktu Pelaksanaan : 2 Mei – 2 juni 2025
    🎊Kegiatan;
    - Haji haji dibimbing sesuai sunnah
    - ⁠Berbagi makanan di sekitar Masjidil Haram
    - ⁠Berbagi makanan di sekitar Masjid Nabawi
    - ⁠City Makkah dan Madinah
    - ⁠Special City Tour Thaif
    - ⁠Wakaf Al Qur’an di Masjidil Haram & Masjid Nabawi
    📚Dapatkan sertifikat Haji & Sertifikat Caring & Sharing Session Internasional
    ✈️FULLY FUNDED PP PESAWAT
    💰UANG SAKU RP. 20.000.000 PER ORANG
    GRATIS BIAYA PENDAFTARAN
    ✏️Full gratis dibiayai dan didampingi pembuatan :
    - Pasport 
    - ⁠VISA
    ✍️Link pendaftaran silahkan langsung klik link"
    Tulisan tersebut mengarahkan penerima informasi untuk mendaftar haji gratis dapat uang saku Rp 20 juta lewat link berikut ini.
    "https://daftarkan.info/hajiindonesiagratis/?fbclid=IwY2xjawIlOQpleHRuA2FlbQIxMQABHYw0ZDrfa_dN442GUUODIlMVJqchCDMfXsyERPF8iu6NpCp_33uXepdIEQ_aem_sFnrMQBOawS-LNFhHS95nQ"
    Jika link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs yang terdapat foto Menteri Agama Nasaruddin Umar dan terdapat tulisan sebagai berikut.
    "PENDAFTARAN HAJI GRATIS KHUSUS 100 ORANG YANG BERUNTUNG DI TAHUN 2025
    PENDAFTARAN GRATIS DAN BIAYA KEBERANGKATAN DITANGGUNG OLEH PEMERINTAH
    MINIMAL UMUR 26 Tahun-65 Tahun"
    Dalam halaman situs tersebut juga terdapat formulir digital yang meminta data pribadi seperti nama dan nomor telegram.
    Benarkah klaim pendaftaran haji gratis dapat uang saku Rp 20 juta? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
    Ikuti Kuis Cek Fakta Liputan6.com di Aplikasi Youniverse dan menangkan saldo e-money jutaan rupiah.
    Caranya mudah:
    * Gabung ke Room Cek Fakta di aplikasi Youniverse
    * Scroll tab ke samping, klik tab “Campaign”
    * Klik Campaign “Kuis Cek Fakta”
    * Klik “Check It Out” untuk mengikuti kuisnya
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pendaftaran haji gratis dapat uang saku Rp 20 juta, penelusuran mengarah pada akun Instagram resmi Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag RI @penais.kemenag menyatakan, Kementerian Agama RI tidak pernah membuka pendaftaran haji gratis dengan persyaratan tertentu.
    Jika ada pihak yang mengatasnamakan Kementerian Agama untuk percepatan keberangkatan haji gratis harap berhati-hati. Dan jika ada kerugian yang terjadi segara laporkan kepada pihak berwajib.
    Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
    "Beredar hoaks tentang pemberangkatan haji gratis di berbagai kanal media sosial yang mengatasnamakan Direktorat Penerangan Agama Islam. Kemenag RI tidak pernah membuka pendaftaran Haji gratis dengan syarat tertentu. Jika menemukan informasi serupa, abaikan dan laporkan.
    Pastikan selalu mendapatkan informasi resmi hanya melalui kanal Kemenag RI dan Informasi Haji.
    #waspadahoaks #haji2025 #informasihaji #sahabatpenais #bimasislam #kemenagri".Sumber:https://www.instagram.com/p/DFW1rRPzuHh/?utm_source=ig_embed&ig_rid=a61b8884-9720-4274-9af8-f019e18eb585

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim pendaftaran haji gratis dapat uang saku Rp 20 juta tidak benar.
    Kementerian Agama RI tidak pernah membuka pendaftaran haji gratis dengan persyaratan tertentu.
    Jika ada pihak yang mengatasnamakan Kementerian Agama untuk percepatan keberangkatan haji gratis harap berhati-hati. Dan jika ada kerugian yang terjadi segara laporkan kepada pihak berwajib.
  • (GFD-2025-25802) [HOAKS] Video Ronaldo Tiba di Kupang dan Disambut Masyarakat pada 19 Februari 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 21/02/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar konten yang diklaim menunjukkan pesepak bola Cristiano Ronaldo sudah tiba di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Tampak Ronaldo mengenakan kaos olahraga dan dikerumuni orang-orang di sebuah tempat yang tampak seperti taman.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konten tersebut hoaks.

    Konten yang diklaim menunjukkan Ronaldo sudah tiba di Kupang dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Rabu (19/2/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Viral inilah sang mega bintan sepak bola nomor 1 dunia Welcome To Kupang Christano Ronaldo

    Screenshot Hoaks, konten yang mengeklaim Ronaldo tiba di Kupang, Rabu (19/2/2025)

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri visual yang dibagikan dengan reverse image search menggunakan Google Lens.

    Hasil penelusuran mengarah ke sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @mustsharenews pada 9 Juni 2023.

    Video itu menyoroti tingkah seorang perempuan yang terus memegangi lengan Ronaldo saat sang pesepak bola itu berkunjung di Singapura.

    Menurut artikel di situs mustsharenews, peristiwa itu terjadi ketika Ronaldo berkunjung ke Singapore Botanic Gardens pada 2 Juni 2023.

    Ronaldo sempat dikabarkan akan berkunjung ke Kupang pada Rabu (19/2/2025) untuk acara kemanusiaan. Namun, sampai saat ini kedatangan Ronaldo belum dapat dipastikan.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konten yang diklaim menunjukkan Ronaldo sudah tiba di Kupang pada Rabu (19/2/2025) adalah hoaks.

    Setelah ditelusuri, video yang dibagikan adalah saat Ronaldo berkunjung ke Singapore Botanic Gardens pada 2 Juni 2023, bukan di Kupang pada Februari 2025.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25803) [HOAKS] Undian Berhadiah Bank Nagari Periode Februari 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 21/02/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Bermunculan akun-akun Facebook menawarkan undian berhadiah mengatasnamakan Bank Nagari.

    Hadiah yang ditawarkan yakni mobil, sepeda motor, paket umroh, paket wisata, dan emas.

    Pengguna media sosial diminta mengeklik tautan atau link yang diklaim sebagai link pendaftaran undian berhadiah.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.

    Undian berhadiah dari Bank Nagari disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (20/2/2025):

    Sobat Nagari!

    Selamat kamu telah beruntung Jangan lewatkan kesempatan memenangkan Hadiah Utamanya.!!

    11: Unit Mobil Pajero Sport22: Unit Mobil Fortuner11: Unit Mobil Brio55: Unit Sepeda Motor Vario

    33: Tiket Umroh Gratis20: Tiket Wisata Luar Negeri5000: Emas Logam Mulia

    Dan Masih Banyak Hadiah Lainnya.Info Pendaftaran atau Pencetakan Kupon.

    Syarat & Ketentuan:Sudah Menggunakan Mobile Banking Nagari.

    akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Kamis (20/2/2025), yang menawarkan undian berhadiah dari Bank Nagari.

    Hasil Cek Fakta

    Akun-akun Facebook yang menawarkan undian berhadiah merupakan akun tiruan.

    Akun Facebook aslinya bank daerah tersebut memakai nama Bank Nagari dan telah memiliki ribuan pengikut.

    Bank Nagari memang mengadakan undian berhadiah. Namun informasi undiannya disampaikan melalui media sosial dan situs web resmi Bank Nagari.

    Melalui akun Instagram-nya, Bank Nagari menginformasikan mengenai modus penipuan undian berhadiah mengatasnamakan Bank Nagari.

    Penipuan itu menyebarkan tautan atau link yang diklaim sebagai pendaftaran undian berhadiah.

    "Adanya link yang menampilkan menu untuk pendaftaran mengikuti undian tabungan. Bank Nagari tidak pernah meminta nama lengkap, nomor telepon, nomor rekening, dan saldo akhir," tulis Bank Nagari pada 6 Februari 2025.

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil sampel tautan yang beredar dan melacaknya menggunakan URL Scan.

    Hasilnya, tautan yang beredar tidak mengarah ke situs web resmi Bank Nagari.

    Hasil pelacakannya dapat dilihat di sini, di sini, dan di sini.

    Situs web bank tersebut yakni www.banknagari.co.id.

    Sebelumnya, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan modus penipuan serupa pada 2024.

    Kesimpulan

    Akun-akun Facebook yang menawarkan undian berhadiah dari Bank Nagari merupakan hoaks.

    Akun tiruan tersebut menyebarkan tautan phishing yang tidak mengarah ke situs web resmi Bank Nagari.

    Bank Nagari mengimbau nasabah agar mewaspadai penipuan berkedok undian berhadiah.

     

    Rujukan

  • (GFD-2025-25805) [KLARIFIKASI] Polisi Bantah Pembegalan di Purbalingga, Korban Beri Keterangan Palsu

    Sumber:
    Tanggal publish: 21/02/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang menampilkan seorang pria mengaku menjadi korban pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

    Namun, narasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan informasinya. Polisi memberi penjelasan bahwa pengakuan korban ternyata palsu.

    Narasi yang mengeklaim seorang pria menjadi korban pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Akun tersebut membagikan video yang menampilkan seorang pria mengaku dibacok oleh orang tidak dikenal.

    Berikut salah satu narasi yang ditulis dalam unggahan:

    Begal beraksi lur..neng jmbatan tangkisan bengi..korbane wong limbasari...hati hati ya lur nek metu bengi #thinline #sportsmenegement #championsleague #Vod #bonus #monetisasi #semuaorang #pengikut #sorotan #fyp

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video soal pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga,

    Hasil Cek Fakta

    Dikutip dari Triibun Banyumas, setelah diselidiki oleh polisi, narasi dalam video tidak benar dan informasinya perlu diluruskan.

    Tidak pernah ada pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. 

    "Hasil pendalaman dari penyidik Satreskrim hingga sore ini, kami menyimpulkan peristiwa tersebut tidak benar adanya," ujar Kapolres Purbalingga, AKBP Achmad Akbar, Sabtu (15/2/2025). 

    Ia menjelaskan, pria yang ada dalam video yakni warga Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga berinisial B. 

    Ia berpura-pura dibegal di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet karena kalah judi online.

    Pria tersebut bermain judi online menggunakan uang mertuanya sebesar Rp 2.700.000 yang seharusnya digunakan untuk membeli mesin perontok padi.

    Karena tidak bisa mengembalikan uang itu, B berbohong bahwa uang mertuanya raib dicuri begal. 

    "B menyusun sebuah peristiwa rekaan yang seolah-olah berakibat hilangnya uang dan barang miliknya," kata Achmad Akbar. 

    Untuk menyakinkan warga dan keluarganya, B melukai dirinya sendiri menggunakan cutter di beberapa bagian tubuh. Ia juga melukai bagian kepala menggunakan batu. 

    Kesimpulan

    Narasi soal pembegalan di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga merupakan informasi yang tidak benar.

    Pria dalam video berpura-pura dibegal karena kalah judi online menggunakan uang mertuanya yang harusnya digunakan untuk membeli mesin perontok padi. Pria itu melukai dirinya sendiri seolah menjadi korban pembegalan. 

    Rujukan