• (GFD-2025-26783) [KLARIFIKASI] Konten Manipulatif Perpisahan Paus dengan Anjing Peliharaannya

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Duka menyelimuti Vatikan dan umat Katolik di seluruh dunia usai Paus Fransiskus dinyatakan tutup usia pada Senin, 21 April 2025.

    Akan tetapi, tersiar narasi di media sosial mengenai anjing peliharaan Paus Fransiskus. Sri Paus diceritakan sempat menyampaikan perpisahan kepada anjing peliharaannya.

    Namun, berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut merupakan konten manipulatif.

    Konten mengenai perpisahan Paus Fransiskus dengan anjing peliharaan menjelang tutup usia disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Narasi itu disertai foto-foto yang menampilkan Paus Fransiskus memeluk seekor anjing berwarna coklat kekuningan.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (28/4/2025):

    BPK Paus Fransiskus mengucapkan minta ma,af kepada anjing sebelum mengakhiri hidupnya

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek salah satu gambar yang beredar.

    Hasil pencarian gambar di Google mengarahkan gambar Paus Fransiskus memeluk anjing itu ke sebuah video di kanal YouTube.

    Kanal YouTube Caminos Del Testamento mengunggah video berdurasi hampir 1 jam pada 25 April 2025.

    Secara garis besar, video menceritakan perpisahan Paus Fransiskus dengan anjing peliharaannya sebelum tutup usia.

    Kanal tersebut telah memberi label "Altered or synthetic content".

    Label tersebut menunjukkan bahwa video merupakan konten buatan, dari hasil rekayasa digital, atau suntingan.

    Ia juga memberikan keterangan tambahan berikut:

    Semua konten di saluran ini adalah karya fiksi yang dibuat untuk tujuan hiburan.

    Segala kemiripan dengan orang, peristiwa, atau entitas nyata adalah murni kebetulan. Itu tidak mencerminkan fakta atau situasi nyata.

    Pemeriksa fakta Snopes telah membantah kisah mengharukan mengenai anjing peliharaan Paus Fransiskus.

    Pihak Vatikan belum memberi tanggapan ketika ditanya mengenai hewan peliharaan Paus Fransiskus.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai perpisahan Paus Fransiskus dengan anjing peliharaan menjelang tutup usia merupakan konten manipulatif.

    Cerita dan gambar yang beredar bersumber dari video YouTube yang telah diberi label sebagai konten rekayasa.

    Pihak Vatikan belum memberi keterangan mengenai hewan peliharaan Paus Fransiskus.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26784) [KLARIFIKASI] Narasi Satire Jokowi Akan Menggantikan Paus Fransiskus

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di internet beredar gambar yang menampilkan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan jubah putih atau cassock menyerupai pemimpin umat Katolik.

    Jokowi diklaim sebagai orang yang akan menggantikan sosok Paus Fransiskus.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, gambar tersebut merupakan konten manipulatif bernada satire.

    Gambar Jokowi mengenakan jubah paus disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (28/4/2025):

    Pengganti Paus Fransiskus yg sdh wafat...gak sia² Cawe²nya

    akun Facebook Tangkapan layar konten satire di sebuah akun Facebook, Senin (28/4/2025), menampilkan Jokowi mengenakan jubah paus yang dibuat dengan AI.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek gambar yang beredar menggunakan Hive Moderation.

    Tools tersebut dapat membantu mengecek persentase campur tangan akal imitasi atau artificial intelligence dalam suatu konten.

    Hasilnya, gambar Jokowi memakai jubah Paus memiliki probabilitas 99,9 persen dibuat dengan AI.

    Meski tidak berpotensi merugikan secara langsung, tetapi konten tersebut perlu diberi konteks yang lengkap.

    Narasi itu beredar sebagai respons keikutsertaan Jokowi dalam upacara pemakaman Paus Fransiskus.

    Dinukil dari pemberitaan Kompas.com, Ketua MPR Ahmad Muzani mengungkapkan, Jokowi dipilih karena ia menjabat sebagai presiden ketika Paus Fransiskus berkunjung ke Indonesia pada September 2024.

    "Pak Jokowi adalah presiden ketika itu yang bertemu langsung ketika Paus Fransiskus berkunjung ke Jakarta, sehingga Pak Prabowo merasa tingkatnya adalah tingkat kepala negara ketika itu," kata Muzani pada (25/4/2025).

    Selain Jokowi, Prabowo juga mengutus Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Menteri HAM Natalius Pigai untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus.

    Kesimpulan

    Gambar Jokowi mengenakan jubah paus merupakan konten manipulatif bernada satire.

    Hive Moderation mengidentifikasi Jokowi memakai jubah paus sebagai buatan AI.

    Satire tersebut merupakan respons atas keikutsertaan Jokowi dalam upacara pemakaman Paus Fransiskus.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26788) [HOAKS] Mantan PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob Meninggal pada April 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan yang mengeklaim mantan Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob meninggal dunia pada akhir April 2025.

    Namun setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Unggahan yang mengeklaim mantan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob meninggal salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini dan ini.

    Akun tersebut membagikan video yang menampilkan seorang pria terbaring di rumah sakit. Kemudian terdapat foto beberapa orang sedang berdoa.

    Berikut teks yang disampaikan:

    INNALILLAHI MANTAN PERDANA MENTERI ISMAIL SABRI YAAKOB MENINGGAL DUNIA HARI INI

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim mantan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob meninggal

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid Ismail Sabri Yaakob meninggal.

    Setelah ditelusuri, foto dalam unggahan tidak terkait dengan narasi mantan Perdana Menteri Malaysia itu meninggal.

    Foto yang menampilkan Ismail Sabri dirawat di Sunway Medical Centre, Kota Damansara pada Februari 2025. Foto tersebut identik dengan unggahan di laman Malaysia Gazette.

    Adapun foto itu diambil sebelum Ismail Sabri ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi pada Maret 2025.

    Sementara, foto yang menampilkan beberapa orang sedang berdoa di depan keranda jenazah identik dengan unggahan akun X politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid.

    Foto itu adalah momen ketika Hidayat Nur Wahid dan beberapa orang menyalati jenazah ayah Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang meninggal pada 2018.

    Kesimpulan

    Unggahan yang mengeklaim mantan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob meninggal pada akhir April 2025 tidak benar atau hoaks.

    Foto dalam unggahan adalah momen  Ismail Sabri Yaakob dirawat di rumah sakit pada bulan Februari 2025. 

    Sementara  foto yang menampilkan beberapa orang sedang berdoa di depan keranda jenazah adalah momen ketika politikus PKS Hidayat Nur Wahid dan beberapa orang menyalati jenazah mertua Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. 

    Adapun sampai saat ini tidak ada informasi valid Ismail Sabri Yaakob meninggal.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26789) [HOAKS] 41 Prajurit TNI Gugur di Gaza pada 25 April 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebanyak 41 prajurit TNI dikabarkan gugur di Gaza, Palestina pada 25 April 2025 dalam misi pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi yang mengeklaim 41 prajurit TNI gugur di Gaza pada 25 April 2025 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini dan ini pada Selasa (29/4/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    BERITA DUKA DARI GAZA PALESTINA

    inalillahi wainaillaihi Rojiun41 TNI gugur di jalur Gaza Palestina dalam Misi Pasukan Perdamaian Dunia ( PBB)

    LETKOL inf. WISNU gugur beserta 40 Anggota Pasukan Khusus TNI yang bersandi GARUDA HITAM PBB daLam Misinya di Gaza akibat dibombardir pesawat gabungan Penjajah Israel dan Penjajah Amerika Serikat pada Jum'at Malam 25 ApriL 2025

    SeteLah sebeLumnya TNI berhasil Menghancurkan Gudang senjata milik Penjajah IsraeL di Otoritas GAZA.

    Screenshot Hoaks, 41 prajurit TNI gugur di Gaza

    Hasil Cek Fakta

    Narasi 41 prajurit TNI gugur di Gaza telah dibantah dan dinyatakan sebagai hoaks oleh Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi.

    "Ini hoaks," kata Sianturi kepada Antara, Selasa (29/4/2025).

    Adapun klaim TNI menjalankan misi perdamaian PBB di Gaza juga tidak benar.

    Saat bertemu dengan Sekjen PBB Antonio Guterres, di Rio de Janeiro, Brazil, pada 17 November 2024, Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen Indonesia mendukung upaya PBB mewujudkan perdamaian di Palestina.

    "Kebutuhan akan pasukan penjaga perdamaian yang diamanatkan secara internasional, kami siap menyediakan pasukan," kata Prabowo ke Guterres, dilansir Antara, 26 November 2024.

    Komitmen Indonesia mendukung misi perdamaian PBB itu disambut baik oleh Guterres.

    Namun, sejauh ini, Dewan Keamanan (DK) PBB belum membahas kemungkinan memberikan mandat kepada negara-negara anggota untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Palestina, khususnya Gaza, yang telah digempur militer Israel sejak 2023.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim 41 prajurit TNI gugur di Gaza adalah hoaks.

    Narasi tersebut telah dibantah dan dinyatakan sebagai hoaks oleh Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi.

    Rujukan