SEBUAH video beredar di Instagram [arsip] dan X atau Twitter [arsip] yang diklaim sebagai rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang sedang digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan digeruduk warga.
Video itu memperlihatkan polisi berseragam membawa dua bungkusan biru, keluar dari sebuah rumah. Sementara di depan rumah tersebut sejumlah massa berkerumun, dan sebagian merekam video menggunakan ponsel masing-masing. “Detik-detik rumah Ridwan Kamil digeruduk warga saat KPK sita barang hasil korupsi.”
Namun, benarkah video itu memperlihatkan rumah Ridwan saat digeledah KPK dan digeruduk warga?
(GFD-2025-26213) Keliru: Video Rumah Ridwan Kamil Digeruduk Warga Saat Penggeledahan KPK
Sumber:Tanggal publish: 18/03/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi konten tersebut menggunakan petunjuk dari komentar warganet, dan kata kunci dalam mesin pencari di Google. Hasilnya, video tersebut bukan bagian dari penggeledahan rumah Ridwan Kamil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi maupun yang digeruduk warga.
Mula-mula Tempo membandingkan isi konten dengan lingkungan sekitar rumah Ridwan Kamil di Jalan Gunung Kencana, Kelurahan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat, yang baru-baru ini digeledah KPK. Tempo menggunakan foto rumah Ridwan Kamil yang digeledah KPK dari berita Antara.
Saat membandingkan keduanya seperti dalam grafis di atas, lingkungan sekitar rumah RK dengan isi video yang beredar, berbeda. Rumah dalam video yang beredar terlihat memiliki pilar pendek berwarna abu-abu dan dikelilingi oleh sejumlah rumah lain. Sementara rumah Ridwan yang digerebek KPK memiliki pagar berwarna coklat dan halamannya tertutup dari luar.
Tempo mendapatkan petunjuk dari akun @sarah_pndjtn yang memberikan komentar bahwa video tersebut terkait kasus dugaan politik uang di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah. Tempo kemudian menelusuri petunjuk tersebut dan menemukan foto dari Kalimantanlive.com yang mirip dengan yang ditampilkan dalam video yang beredar.
Artikel tersebut menjelaskan bahwa tayangan itu sesungguhnya peristiwa penggeledahan kepolisian pada sebuah rumah atas dugaan politik uang jelang pemilihan suara ulang (PSU) di Barito Utara.
Warga awalnya mencurigai aktivitas di dalam rumah tersebut dan kemudian menggerebek ke dalamnya pada 14 Maret 2025. Setelah itu warga melaporkannya ke polisi beserta sembilan orang dan uang Rp 250 juta.
Bagian depan rumah dalam video yang beredar juga sama dengan konten unggahan akun Instagram Kalimantan.society yang disertai keterangan bahwa video itu tentang penggerebekan rumah yang diduga menjadi lokasi politik uang jelang PSU.
Dilansir Kalteng Pos 17 Maret 2025, orang-orang yang diamankan telah dikembalikan ke rumah masing-masing. Kemudian kasus tersebut dalam tahap akhir untuk diputuskan dilanjutkan secara hukum di kepolisian atau ditangani dengan jalur lain.
Penggeledahan rumah Ridwan Kamil
Dilansir Tempo, penggeledahan KPK di rumah Ridwan dilakukan pada hari Senin, 10 Maret 2025. KPK melakukan penggeledahan dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi dana iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).
Pimpinan KPK maupun Ridwan telah mengkonfirmasi terjadinya penggeledahan itu. Ridwan menyatakan kesiapannya untuk kooperatif dan mendukung penuh proses hukum tersebut.
“Kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung serta membantu tim KPK secara profesional,” kata Ridwan.
Namun, video yang beredar tidak memperlihatkan rumah Ridwan Kamil di Kota Bandung, melainkan sebuah rumah di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang digerebek warga karena diduga menjadi tempat politik uang jelang PSU di daerah tersebut.
Mula-mula Tempo membandingkan isi konten dengan lingkungan sekitar rumah Ridwan Kamil di Jalan Gunung Kencana, Kelurahan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat, yang baru-baru ini digeledah KPK. Tempo menggunakan foto rumah Ridwan Kamil yang digeledah KPK dari berita Antara.
Saat membandingkan keduanya seperti dalam grafis di atas, lingkungan sekitar rumah RK dengan isi video yang beredar, berbeda. Rumah dalam video yang beredar terlihat memiliki pilar pendek berwarna abu-abu dan dikelilingi oleh sejumlah rumah lain. Sementara rumah Ridwan yang digerebek KPK memiliki pagar berwarna coklat dan halamannya tertutup dari luar.
Tempo mendapatkan petunjuk dari akun @sarah_pndjtn yang memberikan komentar bahwa video tersebut terkait kasus dugaan politik uang di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah. Tempo kemudian menelusuri petunjuk tersebut dan menemukan foto dari Kalimantanlive.com yang mirip dengan yang ditampilkan dalam video yang beredar.
Artikel tersebut menjelaskan bahwa tayangan itu sesungguhnya peristiwa penggeledahan kepolisian pada sebuah rumah atas dugaan politik uang jelang pemilihan suara ulang (PSU) di Barito Utara.
Warga awalnya mencurigai aktivitas di dalam rumah tersebut dan kemudian menggerebek ke dalamnya pada 14 Maret 2025. Setelah itu warga melaporkannya ke polisi beserta sembilan orang dan uang Rp 250 juta.
Bagian depan rumah dalam video yang beredar juga sama dengan konten unggahan akun Instagram Kalimantan.society yang disertai keterangan bahwa video itu tentang penggerebekan rumah yang diduga menjadi lokasi politik uang jelang PSU.
Dilansir Kalteng Pos 17 Maret 2025, orang-orang yang diamankan telah dikembalikan ke rumah masing-masing. Kemudian kasus tersebut dalam tahap akhir untuk diputuskan dilanjutkan secara hukum di kepolisian atau ditangani dengan jalur lain.
Penggeledahan rumah Ridwan Kamil
Dilansir Tempo, penggeledahan KPK di rumah Ridwan dilakukan pada hari Senin, 10 Maret 2025. KPK melakukan penggeledahan dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi dana iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).
Pimpinan KPK maupun Ridwan telah mengkonfirmasi terjadinya penggeledahan itu. Ridwan menyatakan kesiapannya untuk kooperatif dan mendukung penuh proses hukum tersebut.
“Kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung serta membantu tim KPK secara profesional,” kata Ridwan.
Namun, video yang beredar tidak memperlihatkan rumah Ridwan Kamil di Kota Bandung, melainkan sebuah rumah di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang digerebek warga karena diduga menjadi tempat politik uang jelang PSU di daerah tersebut.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan video yang beredar memperlihatkan rumah Ridwan Kamil yang digeledah KPK dan digerebek warga adalah klaim keliru.
Rujukan
- https://www.instagram.com/saut_h.s/reel/DHRWxCTtNG7/
- https://archive.is/9QJlu
- https://x.com/S4N_W1B1/status/1901646410799526152?t=sm7hKyqNZ1P9Cg3zd1oTzQ&s=08
- https://perma.cc/EN2E-9HLV
- https://makassar.antaranews.com/berita/587073/ini-alasan-kpk-geledah-rumah-ridwan-kamil
- https://x.com/sarah_pndjtn/status/1901827304839684325
- https://kalimantanlive.com/2025/03/15/lengkap-heboh-penggerebekan-politik-uang-jelang-psu-barut-disebut-10-juta-perorang/
- https://www.instagram.com/kalimantan.society/reel/DHK9qv-Sxu7/
- https://kaltengpos.jawapos.com/metropolis/17/03/2025/pilkada-batara-memanas-uang-rp250-juta-ditemukan-saat-penggerebekan/
- https://www.tempo.co/hukum/fakta-fakta-kpk-geledah-rumah-ridwan-kamil--1219328
(GFD-2025-26215) [HOAKS] Sri Mulyani Resmi Mundur sebagai Menkeu dalam Unggahan 16 Maret 2025
Sumber:Tanggal publish: 18/03/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar dalam unggahan media sosial mengeklaim Sri Mulyani resmi mundur dari jabatan Menteri Keuangan.
Video itu muncul pada posting media sosial yang tayang 16 Maret 2025. Namun, setelah ditelusuri video tersebut tidak benar atau hoaks.
Video yang mengeklaim Sri Mulyani resmi mundur dari jabatan Menteri Keuangan salah satunya dibagikan akun Threads ini dan Instagram ini.
Dalam video, Sri Mulyani tengah dikerubungi wartawan yang mencoba mewawancarainya. Video diberi keterangan sebagai berikut:
Resmi menteri srimulyani mundur dari kabinet Prabowo
Sri Mulyani menteri presiden Prabowo mundur dari kementerian Prabowo karena ada perselisihan dengan pak Prabowo
Video itu muncul pada posting media sosial yang tayang 16 Maret 2025. Namun, setelah ditelusuri video tersebut tidak benar atau hoaks.
Video yang mengeklaim Sri Mulyani resmi mundur dari jabatan Menteri Keuangan salah satunya dibagikan akun Threads ini dan Instagram ini.
Dalam video, Sri Mulyani tengah dikerubungi wartawan yang mencoba mewawancarainya. Video diberi keterangan sebagai berikut:
Resmi menteri srimulyani mundur dari kabinet Prabowo
Sri Mulyani menteri presiden Prabowo mundur dari kementerian Prabowo karena ada perselisihan dengan pak Prabowo
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, video tersebut sudah beredar sejak Januari 2024, sebelum Prabowo menjadi presiden. Video identik dengan unggahan di kanal YouTube Kompas TV ini.
Video itu menampilkan momen ketika Sri Mulyani ditanya wartawan soal isu diri akan mundur dari Kabinet Indonesia Maju di era Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Namun, pada akhirnya Sri Mulyani tidak mundur sebagai Menteri Keuangan sampai Jokowi purnatugas sebagai presiden.
Sementara, di era Presiden Prabowo, sampai saat ini belum ada informasi valid Sri Mulyani mundur dari Kabinet Merah Putih.
Sri Mulyani sempat dikabarkan akan mundur dari jabatan Menteri Keuangan setelah ia bertemu dengan Prabowo di Istana Kepresidenan pada 12 Maret 2025.
Akan tetapi, ketika ditanya soal isu pengunduran dirinya, Sri Mulyani tidak memberi tanggapan.
Diberitakan Kompas.com, Sri Mulyani mengaku bertemu dengan Prabowo pada 12 Maret 2025 untuk melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Di lain sisi, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal Sri Mulyani mundur sebagai Menteri Keuangan.
Menurut Dasco, setelah dicek ke pihak pemerintah, tidak ada rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Dasco menilai isu mengenai pengunduran diri Sri Mulyani tidak memiliki dasar yang kuat.
"Kemarin yang saya tahu, pertemuan (antara Prabowo dan Sri Mulyani) adalah pertemuan berbuka puasa sambil membahas keadaan ekonomi terkini," ujar Dasco Jumat (14/3/2025).
Video itu menampilkan momen ketika Sri Mulyani ditanya wartawan soal isu diri akan mundur dari Kabinet Indonesia Maju di era Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Namun, pada akhirnya Sri Mulyani tidak mundur sebagai Menteri Keuangan sampai Jokowi purnatugas sebagai presiden.
Sementara, di era Presiden Prabowo, sampai saat ini belum ada informasi valid Sri Mulyani mundur dari Kabinet Merah Putih.
Sri Mulyani sempat dikabarkan akan mundur dari jabatan Menteri Keuangan setelah ia bertemu dengan Prabowo di Istana Kepresidenan pada 12 Maret 2025.
Akan tetapi, ketika ditanya soal isu pengunduran dirinya, Sri Mulyani tidak memberi tanggapan.
Diberitakan Kompas.com, Sri Mulyani mengaku bertemu dengan Prabowo pada 12 Maret 2025 untuk melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Di lain sisi, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal Sri Mulyani mundur sebagai Menteri Keuangan.
Menurut Dasco, setelah dicek ke pihak pemerintah, tidak ada rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Dasco menilai isu mengenai pengunduran diri Sri Mulyani tidak memiliki dasar yang kuat.
"Kemarin yang saya tahu, pertemuan (antara Prabowo dan Sri Mulyani) adalah pertemuan berbuka puasa sambil membahas keadaan ekonomi terkini," ujar Dasco Jumat (14/3/2025).
Kesimpulan
Video yang mengeklaim Sri Mulyani resmi mundur dari jabatan Menteri Keuangan pada 16 Maret 2025 tidak benar atau hoaks.
Adapun video itu diambil pada Januari 2024, sebelum Sri Mulyani menjabat Menteri Keuangan di era Presiden Prabowo.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid Sri Mulyani mundur dari jabatan Menteri Keuangan di era Presiden Prabowo. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, tidak ada rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
Adapun video itu diambil pada Januari 2024, sebelum Sri Mulyani menjabat Menteri Keuangan di era Presiden Prabowo.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid Sri Mulyani mundur dari jabatan Menteri Keuangan di era Presiden Prabowo. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, tidak ada rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
Rujukan
- https://www.threads.net/@nekbong_nek/post/DHP89cZukg-/media?xmt=AQGzziPEEO0oHyuqqWkiwauCpIT5tPYzAj87Lceiwgfsrg
- https://www.instagram.com/reel/DHP89cZukg-/?utm_source=ig_web_copy_link
- https://youtu.be/Jg87DRtvXYg?si=4nWIf1ORDcQMPiIz
- https://nasional.kompas.com/read/2025/03/17/12044591/dasco-sebut-prabowo-belum-ada-rencana-reshuffle-sri-mulyani
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26217) [HOAKS] Mahasiswa Penghina Prabowo Ditangkap dan Minta Maaf
Sumber:Tanggal publish: 18/03/2025
Berita
KOMPAS.com - Beredar unggahan yang mengeklaim mahasiswa penghina Presiden Prabowo Subianto ditangkap dan meminta maaf ke publik.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com narasi itu adalah hoaks.
Narasi soal mahasiswa penghina Presiden Prabowo Subianto ditangkap dan meminta maaf ke publik salah satunya dibagikan akun Facebook ini dan ini.
Akun tersebut membagikan tangkapan layar yang menampilkan beberapa orang tengah memberikan keterangan pers.
Tangkapan layar itu diberi keterangan sebagai berikut:
sekarang nangis meminta maafresmi mahasiswa yang mengh1na Prabowo di tangkap dan meminta maaf kepada Publik.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com narasi itu adalah hoaks.
Narasi soal mahasiswa penghina Presiden Prabowo Subianto ditangkap dan meminta maaf ke publik salah satunya dibagikan akun Facebook ini dan ini.
Akun tersebut membagikan tangkapan layar yang menampilkan beberapa orang tengah memberikan keterangan pers.
Tangkapan layar itu diberi keterangan sebagai berikut:
sekarang nangis meminta maafresmi mahasiswa yang mengh1na Prabowo di tangkap dan meminta maaf kepada Publik.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri gambar tersebut menggunakan Google Lens. Hasilnya, ditemukan video mirip di kanal YouTube Okezone ini.
Orang yang ada dalam video adalah pengurus BEM FISIP Universitas Airlangga Surabaya.
Dalam video, mereka menyampaikan soal teror di media sosial yang dialami pengurus BEM Unair pada akhir tahun 2024.
Teror itu mereka terima setelah membuat karangan bunga satire untuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 22 Oktober 2024.
Sebelumnya, BEM FISIP Unair juga sempat dibekukan pihak kampus akibat kritik tersebut.
Namun, tidak ada penangkapan terhadap pengurus BEM Unair. Selain itu, pengurus BEM Unair juga tidak meminta maaf kepada publik karena mengkritik Prabowo.
Orang yang ada dalam video adalah pengurus BEM FISIP Universitas Airlangga Surabaya.
Dalam video, mereka menyampaikan soal teror di media sosial yang dialami pengurus BEM Unair pada akhir tahun 2024.
Teror itu mereka terima setelah membuat karangan bunga satire untuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 22 Oktober 2024.
Sebelumnya, BEM FISIP Unair juga sempat dibekukan pihak kampus akibat kritik tersebut.
Namun, tidak ada penangkapan terhadap pengurus BEM Unair. Selain itu, pengurus BEM Unair juga tidak meminta maaf kepada publik karena mengkritik Prabowo.
Kesimpulan
Narasi yang mengeklaim mahasiswa penghina Prabowo ditangkap dan meminta maaf kepada publik tidak benar atau hoaks.
Orang yang ada dalam video adalah pengurus BEM FISIP Unair. Foto yang beredar adalah tangkapan layar video ketika mereka menyampaikan soal teror terhadap pengurus BEM Unair usai mengkritik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam video, BEM Unair tidak meminta maaf karena mengkritik Prabowo.
Orang yang ada dalam video adalah pengurus BEM FISIP Unair. Foto yang beredar adalah tangkapan layar video ketika mereka menyampaikan soal teror terhadap pengurus BEM Unair usai mengkritik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam video, BEM Unair tidak meminta maaf karena mengkritik Prabowo.
Rujukan
(GFD-2025-26218) [HOAKS] Soimah Meninggal akibat Kecelakaan Mobil
Sumber:Tanggal publish: 18/03/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar kabar penyanyi Soimah Pancawati meninggal dunia akibat kecelakaan mobil.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar tersebut hoaks.
Kabar kematian Soimah dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada Selasa (18/3/2025).
Berikut narasi yang dibagikan;
INA4LILL4HI, Penyanyi Dangdut Ternama Me.ningg44ll Du.n!ia Akibat Kecel4.kaan M4*ut.. Semoga 4mal Ibad4ahnya Diterima disisi-NY4A.. Aa4miin
Narasi itu disertai foto wajah Soimah dengan latar belakang sebuah mobil hitam dalam kondisi hancur di jalan tol.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar tersebut hoaks.
Kabar kematian Soimah dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada Selasa (18/3/2025).
Berikut narasi yang dibagikan;
INA4LILL4HI, Penyanyi Dangdut Ternama Me.ningg44ll Du.n!ia Akibat Kecel4.kaan M4*ut.. Semoga 4mal Ibad4ahnya Diterima disisi-NY4A.. Aa4miin
Narasi itu disertai foto wajah Soimah dengan latar belakang sebuah mobil hitam dalam kondisi hancur di jalan tol.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek akun media sosial Soimah untuk mengetahui kondisi terkini penyanyi tersebut.
Akun Instagram Soimah @showimah (terverifikasi) masih aktif mengunggah konten IG Story pada Selasa (18/3/2025).
Konten tersebut menampilkan kegiatan Soimah mengisi acara di sebuah stasiun televisi swasta. Soimah juga masih mengunggah video Reels pada Minggu (16/3/2025).
Sementara itu, foto mobil hitam dalam kondisi hancur di jalan tol ditemukan di pemberitaan TribunBanyumas.com, 9 Agustus 2020.
Mobil itu adalah Toyota Rush bernomor polisi K8739 QL yang menabrak truk Hino bernomor polisi B 9788 TEI di KM 333+600 A tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah, pada 8 Agustus 2020.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua penumpang Toyota Rush meninggal dunia. Kedua korban adalah warga Jepara, Jawa Tengah.
Korban pertama yaitu Adinda Putri Kumalasari (9) meninggal di tempat, dan untuk korban kedua, Sutrisno (25), meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Akun Instagram Soimah @showimah (terverifikasi) masih aktif mengunggah konten IG Story pada Selasa (18/3/2025).
Konten tersebut menampilkan kegiatan Soimah mengisi acara di sebuah stasiun televisi swasta. Soimah juga masih mengunggah video Reels pada Minggu (16/3/2025).
Sementara itu, foto mobil hitam dalam kondisi hancur di jalan tol ditemukan di pemberitaan TribunBanyumas.com, 9 Agustus 2020.
Mobil itu adalah Toyota Rush bernomor polisi K8739 QL yang menabrak truk Hino bernomor polisi B 9788 TEI di KM 333+600 A tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah, pada 8 Agustus 2020.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua penumpang Toyota Rush meninggal dunia. Kedua korban adalah warga Jepara, Jawa Tengah.
Korban pertama yaitu Adinda Putri Kumalasari (9) meninggal di tempat, dan untuk korban kedua, Sutrisno (25), meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar Soimah meninggal dunia yang beredar di Facebook pada Selasa (18/3/2025) adalah hoaks.
Soimah masih mengunggah aktivitas terkininya di Instagram pada Selasa (18/3/2025).
Sementara, foto mobil hancur yang dibagikan adalah peristiwa kecelakaan di tol Pemalang-Batang pada 8 Agustus 2020. Soimah bukan korban kecelakaan tersebut.
Soimah masih mengunggah aktivitas terkininya di Instagram pada Selasa (18/3/2025).
Sementara, foto mobil hancur yang dibagikan adalah peristiwa kecelakaan di tol Pemalang-Batang pada 8 Agustus 2020. Soimah bukan korban kecelakaan tersebut.
Rujukan
- https://www.facebook.com/AbangL123/posts/pfbid0JmGjZ42bUPTn9veypQg1QoGi8LwjTcZf7BoBLWU4o8ZhyMpwDmwhESTnESrNuRstl
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0JywVxZaTAVtC3Qq8eyKm7d7katyvgnzanU6AkFvMYMzGa3bZ6eYfdX3pvRkCN6b8l&id=100087953693515
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0BYETjR7MKd3gxrwddNvgVeEZDRLNne94K5fTuXowEnbGQVS8ZtxpEFVyag5QcvVol&id=100087635451028
- https://www.instagram.com/showimah/
- https://www.instagram.com/showimah/reel/DHP8HiwRaVS/?hl=en
- https://banyumas.tribunnews.com/2020/08/09/toyota-rush-tabrak-hino-di-tol-pemalang-batang-dua-penumpang-mobil-tewas
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 1977/7919

