• (GFD-2025-27122) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Pembagian Hadiah The New Gebyar 2025 dari BCA

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/05/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran pembagian hadiah The New Gebyar 2025 dari BCA, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 21 Mei 2025.
    Klaim link pendaftaran pembagian hadiah The New Gebyar 2025 dari BCA berupa tulisan sebagai berikut.
    "Hai Sobat BCA...
    Ikuti Keseruan The New Gebyar 2025 Menangkan Grand Prize & Hadiah Menarik Lainnya, Caranya Klik DAFTAR Dibawah Ini.
    CUKUP 1 KUPON UNTUK BISA MENANG
    • 5 Unit BMW 520i M Sport
    • 20 Unit Hyundai Creta Alpha
    • 50 Unit Vespa Primavera
    • 50 Paket Umroh Gratis
    • 75 Unit Samsung Z Fold 6
    • 1.000 Tabungan Emas
    • Dan Lain - Lain
    #GebyarHadiahBCA #TerusMenang"
    Unggahan tersebut disertai dengan link sebagai pendaftaran pembagian hadiah The New Gebyar 2025 dari BCA, berikut linknya.
    "https://infokpnngbyarrr.biz.id/?fbclid=IwY2xjawKdPLBleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFYeFRYMmRJZDZUUGc4TkU4AR7kNmLLeUWgeHQuv2SFGAp5uL7NkDNsX0Fl_WzjJ4qI3tEL4wIefow04e2JjA_aem_1ScrCif4nzCOMdm63KzVJQ"
    Jika link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah identitas pribadi, di antaranya nama, nomor telepon dan saldo akhir.
    Benarkah klaim link pendaftaran pembagian hadiah The New Gebyar 2025 dari BCA? Simak penelusurannya dalam halaman berikut ini.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran pembagian hadiah The New Gebyar 2025 dari BCA, penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Awas Modus Penipuan Gebyar Hadiah BCA Beredar, Kenali Biar Tak Tertipu" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 17 Maret 2025.
     Artikel situs Liputan6.com menyebutkan, modus penipuan berkedok program Gebyar Hadiah BCA tengah marak beredar. Banyak pihak yang memanfaatkan nama besar BCA untuk menipu masyarakat dengan iming-iming hadiah mewah. Korban penipuan ini diminta untuk memberikan data pribadi perbankan yang sangat rahasia, seperti PIN, password, dan OTP. Liputan6.com telah melakukan penelusuran dan mengungkap fakta di balik modus penipuan ini.
    Penipuan ini biasanya dilakukan melalui media sosial dan pesan singkat, dengan menyebarkan link palsu yang mengarah ke situs web tidak resmi. Situs web tersebut dirancang untuk mencuri data pribadi korban.
    EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, telah mengkonfirmasi bahwa informasi mengenai undian berhadiah mewah yang mengatasnamakan BCA adalah tidak benar dan merupakan aksi penipuan.
     "Sehubungan beredarnya informasi di akun media sosial yang mengatasnamakan BCA atau menggunakan foto jajaran Direksi dan Komisaris BCA lalu menawarkan undian dengan sejumlah hadiah mewah, dapat kami pastikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan aksi penipuan," tegas Hera.
    Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap informasi yang mencurigakan. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming hadiah besar tanpa ada kejelasan prosedur yang resmi. Selalu verifikasi informasi melalui kanal resmi BCA sebelum mengambil tindakan apapun.
    Salah satu modus penipuan yang paling umum adalah penyebaran link palsu yang mengarah ke situs web tiruan BCA. Situs web ini biasanya dirancang untuk terlihat mirip dengan situs resmi BCA, sehingga sulit dibedakan oleh masyarakat awam. Namun, jika diteliti lebih lanjut, akan terlihat perbedaan pada alamat URL dan desain situs web.
    Link palsu ini seringkali disebar melalui pesan singkat atau media sosial. Korban akan diminta untuk mengisi data pribadi mereka, termasuk informasi perbankan yang sensitif. Setelah data tersebut terkumpul, para penipu akan memanfaatkannya untuk melakukan pencurian identitas atau transaksi ilegal.
    Untuk menghindari hal ini, selalu periksa alamat URL situs web sebelum memasukkan data pribadi Anda. Pastikan alamat URL tersebut benar dan sesuai dengan situs resmi BCA, yaitu www.bca.co.id. Jangan pernah mengklik link yang mencurigakan atau berasal dari sumber yang tidak terpercaya.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran pembagian hadiah The New Gebyar 2025 dari BCA tidak benar.
    EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, telah mengkonfirmasi bahwa informasi mengenai undian berhadiah mewah yang mengatasnamakan BCA adalah tidak benar dan merupakan aksi penipuan.
  • (GFD-2025-27123) HOAX: Iming-iming Gebyar Undian Tahunan Mengatasnamakan Bank Bengkulu

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/05/2025

    Berita

    Bincangperempuan.com- Pada April 2025 lalu, beredar sebuah poster online promo bertuliskan Program Gebyar Undian Bank Bengkulu Tahun 2025 menginfokan Undian Tabungan Bank Bengkulu (Tabot, Simpeda, Tapeda) khusus nasabah Bank Bengkulu yang sudah aktif Bengkulu Mobile Banking. Postingan ini terdapat di facebook dengan nama akun Anda Saat ini ditandai Bank Bengkulu sebagai Pemenang Undian Berhadiah. Postingan ini juga berisi narasi yang mengajak nasabah klik menu daftar yang disediakan.

    Dalam postingan yang diunggah menjelaskan detail hadiah yang dapat membuat  berupa 1 unit mobil Alphard, 1 unit mobil CRV Turbo, 1 unit HRV CVT, 1 unit Xpander, 1 unit Fortuner, 1 unit BRV, 1 unit Brio, 1 unit mobil BMW, 10 unit motor Scoopy, 8 unit motor Xmax. Kemudian, 10 unit TV LED 50 inch, 20 unit smartphone iPhone 14 Pro Max, 100 emas batangan dan logam mulia, 10 paket wisata Singapura, hingga 10 paket umrah gratis.

    Hasil Cek Fakta

    Hasil penelusuran tim Bincangperempuan.com, menemukan fakta bahwa konten-konten penipuan yang mengatasnamakan Bank Bengkulu merupakan konten hoax yang terus diproduksi berulang dan dibagikan dengan banyak akun berbeda. Pada tahun 2024, konten penipuan ini juga beredar di masyarakat Bengkulu, narasi yang digunakan sama hanya mengubah deskripsi dan visual dalam poster. Hingga kemudian ditemukan lagi pada April 2025 di akun berbeda. Pelaku membagikan konten ini di platform facebook.

    Akun penipu tersebut mengarahkan pengguna untuk masuk ke website undianbengkulu.site. Pengguna diminta mendaftar untuk mengikuti undian tersebut. Informasi ini tentu saja merupakan modus penipuan yang mengintai data pribadi nasabah Bank Bengkulu seperti nama lengkap, alamat lengkap, nomor handphone, nomor rekening, hingga PIN.

    Website tersebut sudah dipastikan bukan website resmi Bank Bengkulu. Website asli Bank Bengkulu yakni http://www.bankbengkulu.co.id. Dalam website Bank Bengkulu juga mengingatkan para nasabah untuk berhati-hati terhadap modus penipuan. ” WASPADA AKUN PENIPUAN MENGATASNAMAKAN BANK BENGKULU,”

    Bank Bengkulu juga mengingatkan dalam setiap transaksi petugas tidak pernah meminta password, PIN, MPIN, OTP, atau klik aplikasi APK. Sehingga bisa dipastikan informasi seputar Undian Tabungan Bank Bengkulu (Tabot, Simpeda, Tapeda) adalah hoax. Pastikan Anda mendapatkan informasi dari website dan media sosial resmi Bank Bengkulu.

    Kesimpulan

    Informasi tersebut adalah hoaks, Website tersebut sudah dipastikan bukan website resmi Bank Bengkulu. Website asli Bank Bengkulu yakni www.bankbengkulu.co.id.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27138) [HOAKS] Jasa Marga Bagikan Saldo E-Toll Gratis pada Mei 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/05/2025

    Berita

    KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk disebut membagikan saldo e-toll gratis senilai Rp 500.000. Informasi itu beredar di media sosial pada Mei 2025.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Informasi yang menyebutkan Jasa Marga membagikan saldo e-toll gratis Rp 500.000 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini, pada Mei 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Halo kawan JM

    PT Jasa Marga (persero) Tbk bagi-bagi saldo e-toll gratis senilai Rp.500.000,- Daftar dan segera klaim saldo e-toll gratis dari PT JASA MARGA (PERSERO)Tbk.

    Dapatkan sekarang klik link di bio

    Screenshot Hoaks, Jasa Marga bagikan saldo e-toll gratis Mei 2025

    Hasil Cek Fakta

    Informasi pembagian saldo e-toll gratis telah beredar sejak Januari 2025 dan telah dibantah oleh Jasa Marga melalui akun Instagram resmi.

    "Berbagai program serupa seperti yang tertera di foto postingan ini dan informasi selain dari akun media sosial resmi milik Jasa Marga adalah hoaks," tulis Jasa Marga.

    Jasa Marga meminta masyarakat waspada atas segala informasi yang beredar, dan senantiasa mengecek cek kebenaran informasi di akun media sosial dan website resmi perusahaan.

    Sementara itu, tautan yang dicantumkan dalam unggahan Facebook tersebut mengarah ke situs mencurigakan yang terindikasi modus phishing.

    Situs tersebut meminta pengunjung memasukkan nama lengkap, usia, domisili, dan nomor akun Telegram aktif untuk mengeklaim saldo e-toll gratis.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi program e-toll gratis sebesar Rp 500.000 mengatasnamakan Jasa Marga adalah hoaks.

    Informasi pembagian saldo e-toll gratis telah beredar sejak Januari 2025 dan telah dibantah oleh Jasa Marga melalui akun Instagram resmi.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27102) Hoaks! Jawa Barat akan jadi lokasi uji coba vaksin TBC Bill Gates

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/05/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan tangkapan layar berita Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan jika Jawa Barat siap menjadi lokasi uji coba vaksin TBC Bill Gates.

    Indonesia menjadi salah satu lokasi uji klinis vaksin Tuberculosis (TBC) besutan The Gates Foundation, yang saat ini sedang dikembangkan untuk diedarkan ke seluruh dunia.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “ahahahha..setelah jakarta dan Jawa timur Jawa baratt menyusul siap jadi tempat lokasi uji coba vaksin tbc..warga Jabar silahkan menunggu giliran yaa

    Okeh ..Gasskeuun di mulai dr lokasi lembur Pakuan dan sekitarnya lanjut KDM dan jajarannya..

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Baraya mang ole grup odading enak anyyiingg ngga kebagian soalnya TBC mah ngga kena sama grup mang ole cs

    Seneng banget menghadapai tantangan ini seperti covid dulu, semua orang sibuk vaksin,ngantri pula dgn alasan buat ngurusin surat2 lah,biar masuk ke mall lah,buat kerjalah,buat transportasi lah dll,Alhamdulillah ttp konsisten dgn surat alkahfi 10 ayat pertama dan terakhir atas ajaran guru kesayangan ,muridnya yg bandel ini bebas bepergian tanpa hambatan keluar daerah,sampai covid selesai tanpa vaksin dan kartu2 vaksin”

    Namun, benarkah Dedi Mulyadi nyatakan Jawa Barat akan jadi lokasi uji coba vaksin TBC Bill Gates?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran ANTARA, tidak ditemukan artikel dengan judul seperti dalam tangkapan layar unggahan tersebut. Namun, ANTARA menemukan artikel dengan foto, tanggal dan waktu serupa berjudul “Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sebut lagi Musim Duda Pimpin Indonesia: Jangan Berharap jadi Bupati Kalau Punya Istri”.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Kementerian Kesehatan menginformasikan bahwa Indonesia telah menyelesaikan perekrutan peserta untuk uji klinis fase 3 vaksin kandidat Tuberkulosis (TBC) M72. Sebanyak 2.095 orang dari kalangan remaja dan dewasa terlibat dalam studi global ini, yang juga berlangsung di negara-negara seperti Afrika Selatan, Kenya, Zambia, dan Malawi.

    Uji klinis tersebut dilakukan oleh institusi pendidikan tinggi, di antaranya Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran. Pemerintah berharap vaksin ini dapat tersedia secara global sebelum tahun 2029.



    Klaim: Jawa Barat akan jadi lokasi uji coba vaksin TBC Bill Gates

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2025

    Rujukan