KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim memperlihatkan ledakan pipa gas bawah tanah.
Dalam video, tampak kobaran api membumbung tinggi di kawasan permukiman. Namun, tidak ada keterangan lokasi kejadian tersebut.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut perlu diperjelas dengan konteks tambahan agar tidak menimbulkan misinformasi.
Video yang diklaim menunjukkan ledakan pipa gas bawah tanah dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini pada April 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Gas bawah tanah meledak..besar sekali apinya
(GFD-2025-26471) [KLARIFIKASI] Video Ledakan Pipa Gas di Malaysia, Bukan di Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 10/04/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa visual tersebut merupakan ledakan pipa gas di Malaysia.
Visual yang sama ditemukan dalam unggahan video YouTube, 3 April 2025 berjudul "Gas bawah tanah milik petronas meledak di depan rumah warga".
Diberitakan Kompas.id, pipa gas Petronas, badan usaha milik negara Malaysia, meledak dan terbakar pada 1 April 2025.
Peristiwa itu terjadi di Subang Jaya, Negara Bagian Selangor, Malaysia. Pipa gas tersebut berada di Puchong yang terletak 5 kilometer dari perumahan Putra Heights.
Menurut laporan regu pemadam kebakaran, ketinggian api mencapai 300 meter. Sebanyak 112 orang terdampak dan ada yang dilarikan ke rumah sakit akibat menderita luka bakar.
Visual yang sama ditemukan dalam unggahan video YouTube, 3 April 2025 berjudul "Gas bawah tanah milik petronas meledak di depan rumah warga".
Diberitakan Kompas.id, pipa gas Petronas, badan usaha milik negara Malaysia, meledak dan terbakar pada 1 April 2025.
Peristiwa itu terjadi di Subang Jaya, Negara Bagian Selangor, Malaysia. Pipa gas tersebut berada di Puchong yang terletak 5 kilometer dari perumahan Putra Heights.
Menurut laporan regu pemadam kebakaran, ketinggian api mencapai 300 meter. Sebanyak 112 orang terdampak dan ada yang dilarikan ke rumah sakit akibat menderita luka bakar.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan ledakan pipa gas bawah tanah perlu diluruskan.
Video itu dibagikan tanpa keterangan lokasi, sehingga berpotensi disalahpahami sebagai kejadian di Indonesia.
Peristiwa dalam video adalah ledakan pipa gas Petronas di Subang Jaya, Negara Bagian Selangor, Malaysia pada 1 April 2025.
Video itu dibagikan tanpa keterangan lokasi, sehingga berpotensi disalahpahami sebagai kejadian di Indonesia.
Peristiwa dalam video adalah ledakan pipa gas Petronas di Subang Jaya, Negara Bagian Selangor, Malaysia pada 1 April 2025.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/708058135216733
- https://www.facebook.com/reel/1900065197065051
- https://www.facebook.com/reel/4128128300779272
- https://www.facebook.com/emmiaritonank.wati/posts/pfbid0asuU5msyVBxyCSVSttB52FYAiU46iobUwwh7TA7VQdTicBckMVHAmxHCBvoNSXyol
- https://www.facebook.com/reel/570889528689463
- https://www.facebook.com/reel/675391461807704
- https://www.youtube.com/watch?v=OvXL3Pja1Lw
- https://www.kompas.id/artikel/pipa-gas-petronas-meledak-dan-terbakar
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26472) [HOAKS] Lumpur Lapindo Berhenti Menyembur
Sumber:Tanggal publish: 10/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Tersiar kabar yang mengeklaim semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur telah berhenti.
Semburan lumpur tersebut berhenti setelah hampir 20 tahun mengeluarkan lumpur panas, asap putih, dan gas.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Informasi mengenai berhentinya semburan lumpur Lapindo disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (10/4/2025):
Viral semburan lumpur Lapindo berhenti setelah 19 tahun berjalan, lebih cepat setahun dari prediksi 20 tahun
Semburan lumpur tersebut berhenti setelah hampir 20 tahun mengeluarkan lumpur panas, asap putih, dan gas.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Informasi mengenai berhentinya semburan lumpur Lapindo disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (10/4/2025):
Viral semburan lumpur Lapindo berhenti setelah 19 tahun berjalan, lebih cepat setahun dari prediksi 20 tahun
Hasil Cek Fakta
Semburan lumpur Sidoarjo terletak di Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur berlokasi sekitar 200 meter dari pengeboran gas Banjar Panji 1 milik PT Lapindo Brantas.
Lokasi tersebut menyemburkan lumpur sejak 29 Mei 2006.
Dilansir situs web Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), para ahli geologi memperkirakan fenomena semburan akan berlangsung lebih dari 30 tahun.
Saat pengeboran dilakukan, sumber gas keluar membawa lumpur dan air ke permukaan.
Pakar Geologi dari Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Amien Widodo mengatakan, semburan lumpur Lapindo belum berhenti.
“Sampai sekarang belum berhenti, masih keluar sedikit-sedikit jadi sulit diprediksi. Nanti akan berhenti sendiri, banyak yang berhenti sendiri juga,” kata Amien dikutip dari Kompas.com, 14 Maret 2025.
Ia menjelaskan, sumber gasnya sangat besar, dengan kedalaman mencapai 2 hingga 3 kilometer, sehingga diperkirakan masih aktif selama puluhan tahun.
Faktanya, asap putih pekat masih terlihat di pusat semburan disertai aroma gas.
Sementara, area pinggir tanggul terlihat endapan lumpur yang padat dan pecah-pecah akibat pengeringan.
Video kondisi lumpur Lapindo dapat disaksikan melalui liputan Kompas.com ini.
"Di beberapa titik dibuka sumur baru untuk memproduksi dan mengolah kandungan gasnya menjadi LPG melalui pembuangan saluran seperti PDAM," ujar Legiman warga Sidoarjo.
Lokasi tersebut menyemburkan lumpur sejak 29 Mei 2006.
Dilansir situs web Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), para ahli geologi memperkirakan fenomena semburan akan berlangsung lebih dari 30 tahun.
Saat pengeboran dilakukan, sumber gas keluar membawa lumpur dan air ke permukaan.
Pakar Geologi dari Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Amien Widodo mengatakan, semburan lumpur Lapindo belum berhenti.
“Sampai sekarang belum berhenti, masih keluar sedikit-sedikit jadi sulit diprediksi. Nanti akan berhenti sendiri, banyak yang berhenti sendiri juga,” kata Amien dikutip dari Kompas.com, 14 Maret 2025.
Ia menjelaskan, sumber gasnya sangat besar, dengan kedalaman mencapai 2 hingga 3 kilometer, sehingga diperkirakan masih aktif selama puluhan tahun.
Faktanya, asap putih pekat masih terlihat di pusat semburan disertai aroma gas.
Sementara, area pinggir tanggul terlihat endapan lumpur yang padat dan pecah-pecah akibat pengeringan.
Video kondisi lumpur Lapindo dapat disaksikan melalui liputan Kompas.com ini.
"Di beberapa titik dibuka sumur baru untuk memproduksi dan mengolah kandungan gasnya menjadi LPG melalui pembuangan saluran seperti PDAM," ujar Legiman warga Sidoarjo.
Kesimpulan
Narasi mengenai berhentinya semburan lumpur Lapindo merupakan hoaks.
Warga sekitar dan pakar geologi menyatakan bahwa lumpur masih keluar di pusat semburan.
Asap putih dan aroma gas juga masih ada di wilayah tersebut.
Warga sekitar dan pakar geologi menyatakan bahwa lumpur masih keluar di pusat semburan.
Asap putih dan aroma gas juga masih ada di wilayah tersebut.
Rujukan
- https://www.facebook.com/omahkopi.sha/posts/pfbid02deDza4vxuPLmDVt2gmFH8KpYNh8yMVMtskmvNorSjHrKhqmwuDu6SZW9VfgYjiAJl
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=653804597279858&set=a.103042942356029
- https://www.facebook.com/gwen.z.danish/posts/pfbid0L2EiKVP4p8BTUrt14PNFMebUvAobNCVJyaZ9KmWJjcoK1HzHrRbprFmM69hK6pUXl
- https://www.facebook.com/beritaviral/posts/pfbid02cfetH5yi1HV3unp8BptJwNNpMWqd2X4J9joLY1uU8Yo6JjmbKCJLnPfDpVv5fVmMl
- https://www.facebook.com/samsul.maarif.18/posts/pfbid0ac4z99oZ2ut2uNoaJ9tF3Rc7eWUdmGHW2CxwzvTFp9tNgjubQ4XGnHVScneH6akPl
- https://www.facebook.com/sams.hudha.2025/posts/pfbid0vqK9cQvNWYcLLvDCnkzETA3tyJxFvqV8gVxVEzso9yAZFnXS5mSu9ZibkwtHwm73l
- https://sda.pu.go.id/pusat/ppls/main/page/52-sejarah-semburan
- https://surabaya.kompas.com/read/2025/03/14/215346278/pertama-kali-menyembur-tahun-2006-lumpur-lapindo-sidoarjo-masih-aktif?page=all#page2
- https://www.youtube.com/watch?v=T3J7y_MWtjQ
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26426) Video Diklaim Pembongkaran Patung Naga di Aceh, Apa Iya?
Sumber:Tanggal publish: 09/04/2025
Berita
tirto.id - Belum lama ini di jagat maya berseliweran video pembongkaran patung naga yang diklaim terjadi di Aceh. Narasi ini dikaitkan dengan budaya China dan paham komunisme, yang memang kerap ramai diperbincangkan di media sosial. Namun demikian, klaim semacam ini perlu diperiksa kebenarannya, lantaran tidak jarang dikait-kaitkan secara serampangan.
Akun X bernama @H4T14K4LN4L42 (arsip) misalnya, menyebarkan narasi ini dalam bentuk klip 23 detik. Video itu memperlihatkan alat berat tengah menghancurkan sebuah patung naga oranye berukuran besar.
“Aceh patung naga sudah mulai pembongkaran. Kapan Provinsi Banten ...! @banten_pemprov. kenapa pejabatnya masih pro ke penjajah ...! Apa sudah bilang jiwa nasionalisme bantennya ...! Sujud ke taipan ...!,” tulis akun pengunggah, Jumat (21/3/2025).
Sampai Senin (8/4/2025), klip ini sudah ditonton sebanyak 112 ribu kali, serta memperoleh 1.200 likes, 505 retweet, dan 84 komentar. Respons warganet terhadap cuitan ini kebanyakan justru sangsi dan ada pula yang mengatakan bahwa video ini tidak terjadi di Aceh.
Meski banyak warganet tak percaya, narasi serupa bertebaran pula di Facebook, seperti bisa dilihat di sini, di sini, dan di sini.
Lantas, bagaimana faktanya?
Akun X bernama @H4T14K4LN4L42 (arsip) misalnya, menyebarkan narasi ini dalam bentuk klip 23 detik. Video itu memperlihatkan alat berat tengah menghancurkan sebuah patung naga oranye berukuran besar.
“Aceh patung naga sudah mulai pembongkaran. Kapan Provinsi Banten ...! @banten_pemprov. kenapa pejabatnya masih pro ke penjajah ...! Apa sudah bilang jiwa nasionalisme bantennya ...! Sujud ke taipan ...!,” tulis akun pengunggah, Jumat (21/3/2025).
Sampai Senin (8/4/2025), klip ini sudah ditonton sebanyak 112 ribu kali, serta memperoleh 1.200 likes, 505 retweet, dan 84 komentar. Respons warganet terhadap cuitan ini kebanyakan justru sangsi dan ada pula yang mengatakan bahwa video ini tidak terjadi di Aceh.
Meski banyak warganet tak percaya, narasi serupa bertebaran pula di Facebook, seperti bisa dilihat di sini, di sini, dan di sini.
Lantas, bagaimana faktanya?
Hasil Cek Fakta
Tim Riset Tirto mencoba memasukkan kata kunci “pembongkaran patung naga di Aceh” ke mesin penelusuran Google. Hasilnya, kami menjumpai narasi ini sudah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Disebutkan bahwa video yang beredar merupakan rekaman pembongkaran Taman Wisata Matahari (TWM) Park, yang terletak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Saat Tirto melakukan penelusuran lanjutan dengan mengetik kata kunci “patung naga di Taman Wisata Matahari Puncak Bogor” di kolom pencarian YouTube, kami juga menemukan beberapa klip yang memperlihatkan adanya patung naga di TWM Park.
Akun YouTube “Lala Salmon” salah satunya, yang mengunggah dokumentasi jalan-jalan di tempat wisata tersebut pada 5 Mei 2018 lalu. Potret patung naga bisa dilihat di menit 4:28. Selain itu ada juga akun YouTube “zizoungie” yang membagikan shorts YouTube berisi visual patung naga di TWM pada 27 November 2022.
TWM Park sendiri merupakan tempat rekreasi yang didirikan sejak 2007 silam, akan tetapi kini telah ditutup. Lokasinya diambil alih oleh Taman Safari Indonesia dan saat ini menjadi destinasi wisata baru bernama Enchanting Valley.
Seperti dilaporkan Kompas, Enchanting Valley milik Taman Safari Indonesia Group mengusung konsep retail, dining, and experience. Saat ini, Enchanting Valley sudah dibuka untuk umum dan berencana mengadakan grand opening pada April 2025.
Isu patung naga rupanya tak hanya sekali ini berlalu-lalang di internet. Sebelumnya, patung naga raksasa ini disebut bakal dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN), namun klaim ini sudah dinyatakan hoaks oleh Antara.
Disebutkan bahwa video yang beredar merupakan rekaman pembongkaran Taman Wisata Matahari (TWM) Park, yang terletak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Saat Tirto melakukan penelusuran lanjutan dengan mengetik kata kunci “patung naga di Taman Wisata Matahari Puncak Bogor” di kolom pencarian YouTube, kami juga menemukan beberapa klip yang memperlihatkan adanya patung naga di TWM Park.
Akun YouTube “Lala Salmon” salah satunya, yang mengunggah dokumentasi jalan-jalan di tempat wisata tersebut pada 5 Mei 2018 lalu. Potret patung naga bisa dilihat di menit 4:28. Selain itu ada juga akun YouTube “zizoungie” yang membagikan shorts YouTube berisi visual patung naga di TWM pada 27 November 2022.
TWM Park sendiri merupakan tempat rekreasi yang didirikan sejak 2007 silam, akan tetapi kini telah ditutup. Lokasinya diambil alih oleh Taman Safari Indonesia dan saat ini menjadi destinasi wisata baru bernama Enchanting Valley.
Seperti dilaporkan Kompas, Enchanting Valley milik Taman Safari Indonesia Group mengusung konsep retail, dining, and experience. Saat ini, Enchanting Valley sudah dibuka untuk umum dan berencana mengadakan grand opening pada April 2025.
Isu patung naga rupanya tak hanya sekali ini berlalu-lalang di internet. Sebelumnya, patung naga raksasa ini disebut bakal dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN), namun klaim ini sudah dinyatakan hoaks oleh Antara.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa video pembongkaran patung naga di Aceh sudah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Klip yang beredar merupakan rekaman pembongkaran Taman Wisata Matahari (TWM) Park yang terletak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Beberapa akun YouTube seperti Lala Salmon dan zizoungie memotret adanya patung naga ini di TWM Park.
Namun demikian, TWM Park kini telah ditutup dan lokasinya diambil alih oleh Taman Safari Indonesia. Saat ini TWM Park menjadi destinasi wisata baru bernama Enchanting Valley.
Jadi, video penghancuran patung naga yang diklaim terjadi di Aceh bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Klip yang beredar merupakan rekaman pembongkaran Taman Wisata Matahari (TWM) Park yang terletak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Beberapa akun YouTube seperti Lala Salmon dan zizoungie memotret adanya patung naga ini di TWM Park.
Namun demikian, TWM Park kini telah ditutup dan lokasinya diambil alih oleh Taman Safari Indonesia. Saat ini TWM Park menjadi destinasi wisata baru bernama Enchanting Valley.
Jadi, video penghancuran patung naga yang diklaim terjadi di Aceh bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Rujukan
- https://x.com/H4T14K4LN4L42/status/1903112495302316158
- https://archive.ph/hTorA
- https://web.facebook.com/watch/?v=2839914412855795
- https://web.facebook.com/reel/990964019861539
- https://web.facebook.com/watch/?v=642128362099432
- https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-pembongkaran-patung-naga-di-aceh
- https://www.youtube.com/watch?v=wFPyJW-lNNs
- https://www.youtube.com/shorts/zYJTJzQZXGw
- https://travel.kompas.com/read/2025/02/01/050600027/daya-tarik-lokasi-dan-harga-tiket-enchanting-valley-by-taman-safari
- https://aceh.antaranews.com/rilis-pers/4251983/hoaks-patung-naga-raksasa-akan-dibangun-di-ikn
(GFD-2025-26427) Cek Fakta: Hoaks Soimah Bagikan Rp 50 Juta Hanya Dengan Daftar Melalui WhatsApp
Sumber:Tanggal publish: 09/04/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan Soimah membagikan uang Rp 50 juta hanya dengan mendaftar melalui Whatsapp. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 April 2025.
Berikut isi postingannya:
"Teruntuk yang bilang hoak/Penipuan Monggo dicek Norek tujuan dan atas nama sopo nggeh.Cukup sng Percoyo dan mau mengikuti aturannya LANGSUNG KLIK WHATSAPP MAE 👇👇 https://wa.me/62895402852896"
Lalu benarkah postingan Soimah membagikan uang Rp 50 juta hanya dengan mendaftar melalui Whatsapp?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta beberapa kali menemukan hoaks penipuan dengan mencatut nama Soimah. Konten yang dibagikan para pembuat hoaks itu pun beragam.
Padahal sejak 28 Desember 2020, Soimah telah memberikan bantahannya terkait pembagian uang atau hadiah ini.
Soimah memastikan tidak pernah membagikan hadiah berupa uang saat live di Facebook. Ia pun menyebut, akun Facebook yang mencatut namanya merupakan modus penipuan.
Berikut isi postingannya:
"Halo gaes, jangan mudah percaya kalau ada akun abal-abal yang mengatasnamakan saya, saya enggak pernah bikin-bikin giveaway apalagi yang katanya live, kebetulan saudara saya dan teman saya iseng-iseng mantau dan kroscek ke saya.
Heii ... akun go***k, jangan menjadi penipu pakai nama orang ya, nanti kamu bakalan kena karma ditipu sama orang lho.
Untuk teman-teman yang budiman sekali jangan pernah percaya, seumur hidup saya enggak pernah bikin-bikin gituan di media manapun, jadi kalau ada akun atas nama saya bikin giveaway, itu jelas palsu, karena saya sudah menginformasikan ini, jadi kalau ada apa-apa tanggung sendiri risikonya ya."
Selain itu dalam kolom komentar dalam postingan itu terdapat ajakan untuk menghubungi nomor yang terdapat pada akun tersebut. Ini merupakan modus agar masyarakat mengklik tautan menuju website yang bisa mencuri data ataupun terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Kesimpulan
Postingan Soimah membagikan uang Rp 50 juta hanya dengan mendaftar melalui Whatsapp adalah hoaks.
Rujukan
Halaman: 1926/7923


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183065/original/082198400_1744157890-cek_fakta_soimah_bagi.jpg)