tirto.id - Media sosial menjadi salah satu platform yang digunakan untuk menyebarkan klaim palsu terkait penipuan berhadiah, yang biasanya mengatasnamakan instansi keuangan tertentu. Beberapa waktu terakhir, Tirto sempat menjumpai penipuan undian berhadiah yang mencatut nama beberapa bank.
Terbaru, muncul unggahan terkait undian berhadiah yang mencatut nama Bank Syariah Indonesia (BSI). Undian ini diklaim berlaku untuk nasabah bank tersebut yang telah aktif menggunakan mobile banking/internet banking milik BSI (BYOND by BSI).
Dikabarkan, terdapat beberapa hadiah yang bisa didapatkan oleh nasabah Bank Jatim melalui undian berhadiah tersebut, mulai dari puluhan unit mobil berjenis Toyota Alphard, Hyundai Creta dan BMW. Ada juga belasan unit motor Vespa Primavera, puluhan unit emas batangan, tiket wisata gratis ke Jepang hingga paket umrah gratis.
Lebih lanjut, unggahan tersebut juga menginstruksikan para nasabah tersebut untuk mengakses sebuah tautan di bawah unggahan untuk melakukan pendaftaran undian.
Narasi tersebut disebarkan oleh sejumlah akun pada pertengahan bulan Maret 2025 ini, di antaranya oleh akun bernama "Gebyar BSI Bank Syariah Indonesia"(arsip)“Byond by' BSI Berhadiah”(arsip), “By Byond - menandai anda terpilih menjadi pemenang”,“anda - sedang di tandai - Bank BSI sebgal pemenang”,“Spesial Tahun 2025 Byondby BSI Berlimpah Hadiah” dan “Byond' by BSI Berhadiah”.
Keterangan dalam unggahan salah satu akun tersebut, bertanggal Sabtu (12/4/2025) berbunyi, “Khusus Nasabah Bank BSI yang sudah aktif menggunakan aplikasi BSI Mobile/Byond By BSI, Ayo buruan daftar sekarang! Ikuti undian berkah berhadiah BANK BSI 2025 klik (DAFTAR) dibawah ini👇 agar kamu berkesempatan menjadi pemenang undiannya. Pengundian dan pengumuman pemenang akan beritahukan secara online melalui sosial media. Pendaftaran ditutup pada tgl 28 April 2025. Pendaftaran gratis sepenuhnya dari BANK BSI."
Sepanjang Sabtu (12/4/2025) hingga Minggu (13/4/2025), atau selama sehari tersebar di Facebook, unggahan tersebut telah memperoleh 67 tanda suka dari warganet. Lalu, bagaimana kebenarannya? Apakah benar ada undian berhadiah yang diselenggarakan BSI?
(GFD-2025-26495) Modus Penipuan Undian Berhadiah Mencatut BSI Tahun 2025
Sumber:Tanggal publish: 13/04/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Mengingat informasi ini mencatut nama BSI, langkah pertama Tirto adalah memverifikasi klaim ini ke situs resmi milik BSI berikut.
Pada tahun 2025, BSI memang menyelenggarakan undian berhadiah bertajuk “BYOND BERKAH”, yang merupakan program pemberian apresiasi kepada nasabah yang terdaftar sebagai pengguna BSI Mobile per tanggal 31 Januari 2025 dan melakukan pengalihan ke BYOND by BSI selama periode 01 Februari – 30 April 2025.
Sejumlah syarat dan ketentuan program tersebut di antaranya nasabah wajib mengumpulkan poin program dengan melakukan migrasi & transaksi-transaksi dengan minimal nominal Rp 10.000 (di luar biaya admin) setelah melakukan pengalihan dari BSI Mobile ke BYOND by BSI.
Melalui penjelasan dalam situs resmi BSI, nasabah yang melakukan migrasi dari BSI Mobile ke BYOND by BSI akan mendapatkan 1 poin. Semakin banyak poin yang dikumpulkan oleh nasabah akan memperbesar kesempatan bagi nasabah untuk memperoleh hadiah. Sementara, transaksi yang memperoleh poin untuk dihitung adalah, transfer antar bank, pembayaran melalui QRIS Byond dan top up e-money/e-wallet.
Sejumlah hadiah yang ditawarkan dalam program resmi dari Bank BSI tersebut adalah 10 Unit Sepeda Motor Scoopy, 20 Unit Smart TV Xiaomi 43”, 20 Unit Tablet Samsung, 20 Unit Sepeda Lipat Pacific dan 60 Saldo Tabungan e-mas senilai masing-masing Rp 500.000.
Jika diperhatikan secara seksama, kami menemukan perbedaan signifikan antara undian berhadiah resmi yang ditawarkan BSI dalam progam “BYOND BERKAH” dan klaim undian berhadiah yang disertakan dalam sejumlah unggahan Facebook di atas.
Pertama, program bertajuk “BYOND BERKAH” yang resmi dari BSI tidak mengarahkan nasabah untuk mengeklik tautan tertentu untuk melakukan pendaftaran program hadiah seperti dalam unggahan klaim. Selain itu, sejumlah program, hadiah dan periode waktu yang ditawarkan dalam unggahan klaim nampak berbeda dengan hadiah yang ditawarkan oleh program undian resmi BSI.
Lebih lanjut, kami juga menemukan satu petunjuk kunci bahwa akun Facebook resmi milik BSI adalah “Bank Syariah Indonesia” (terverifikasi resmi). Jadi, bisa dipastikan sejumlah akun pengunggah undian berhadiah di luar akun tersebut adalah akun palsu. Melalui penelusuran di akun Facebook asli BSI, kami juga tidak menemukan informasi apapun terkait program undian berhadiah dari bank tersebut, yang serupa seperti dalam klaim unggahan.
Tirto kemudian mencoba mengeklik tautan pendaftaran yang disertakan oleh kelima akun penyebar klaim tersebut. Tautan tersebut mengarahkan ke situs yang menampilkan formulir pendaftaran yang meminta sejumlah data pribadi seperti nama, nomor telepon dan saldo terakhir.
Terdapat logo BSI dalam situs tersebut, namun logo tersebut hanya gambar (beberapa dengan resolusi rendah) yang tidak bisa diklik. Dari keseluruhan halaman tersebut, bagian yang bisa diklik dan diisi hanya kolom nama, nomor telepon dan saldo terakhir.
Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan URLScan. Hasil pemindaian menunjukkan, tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik Bank BJB. Situs tersebut terdeteksi berlokasi di Amerika Serikat dengan domain utama bernama infffbssi.web.app.
Modus seperti ini biasanya digunakan untuk skema phising. Modus serupa pernah kami temukan dengan mengatasnamakan lembaga lain, seperti yang menimpa Bank BPD DIY, Bank Jatim dan Bank BJB baru-baru ini.
BSI sendiri pernah memberikan pernyataan agar masyarakat mewaspadai segala informasi yang kerap mencatut nama bank tersebut, termasuk situs palsu yang mengatasnamakan bank tersebut. BSI mengimbau hanya mengakses layanan BSI melalui bankbsi.co.id dan tidak membuka tautan mencurigakan.
“Assalamu’alaikum, Sahabat Syariah! Sahabat, banyak website palsu yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia (BSI). Jangan sampai terjebak dan selalu pastikan kamu hanya mengakses layanan BSI melalui bankbsi.co.id dan tidak membuka tautan mencurigakan. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan ke BSI Call 14040,” bunyi keterangan resmi BSI melalui unggahan instagram, Sabtu (15/2/2025)
Pada tahun 2025, BSI memang menyelenggarakan undian berhadiah bertajuk “BYOND BERKAH”, yang merupakan program pemberian apresiasi kepada nasabah yang terdaftar sebagai pengguna BSI Mobile per tanggal 31 Januari 2025 dan melakukan pengalihan ke BYOND by BSI selama periode 01 Februari – 30 April 2025.
Sejumlah syarat dan ketentuan program tersebut di antaranya nasabah wajib mengumpulkan poin program dengan melakukan migrasi & transaksi-transaksi dengan minimal nominal Rp 10.000 (di luar biaya admin) setelah melakukan pengalihan dari BSI Mobile ke BYOND by BSI.
Melalui penjelasan dalam situs resmi BSI, nasabah yang melakukan migrasi dari BSI Mobile ke BYOND by BSI akan mendapatkan 1 poin. Semakin banyak poin yang dikumpulkan oleh nasabah akan memperbesar kesempatan bagi nasabah untuk memperoleh hadiah. Sementara, transaksi yang memperoleh poin untuk dihitung adalah, transfer antar bank, pembayaran melalui QRIS Byond dan top up e-money/e-wallet.
Sejumlah hadiah yang ditawarkan dalam program resmi dari Bank BSI tersebut adalah 10 Unit Sepeda Motor Scoopy, 20 Unit Smart TV Xiaomi 43”, 20 Unit Tablet Samsung, 20 Unit Sepeda Lipat Pacific dan 60 Saldo Tabungan e-mas senilai masing-masing Rp 500.000.
Jika diperhatikan secara seksama, kami menemukan perbedaan signifikan antara undian berhadiah resmi yang ditawarkan BSI dalam progam “BYOND BERKAH” dan klaim undian berhadiah yang disertakan dalam sejumlah unggahan Facebook di atas.
Pertama, program bertajuk “BYOND BERKAH” yang resmi dari BSI tidak mengarahkan nasabah untuk mengeklik tautan tertentu untuk melakukan pendaftaran program hadiah seperti dalam unggahan klaim. Selain itu, sejumlah program, hadiah dan periode waktu yang ditawarkan dalam unggahan klaim nampak berbeda dengan hadiah yang ditawarkan oleh program undian resmi BSI.
Lebih lanjut, kami juga menemukan satu petunjuk kunci bahwa akun Facebook resmi milik BSI adalah “Bank Syariah Indonesia” (terverifikasi resmi). Jadi, bisa dipastikan sejumlah akun pengunggah undian berhadiah di luar akun tersebut adalah akun palsu. Melalui penelusuran di akun Facebook asli BSI, kami juga tidak menemukan informasi apapun terkait program undian berhadiah dari bank tersebut, yang serupa seperti dalam klaim unggahan.
Tirto kemudian mencoba mengeklik tautan pendaftaran yang disertakan oleh kelima akun penyebar klaim tersebut. Tautan tersebut mengarahkan ke situs yang menampilkan formulir pendaftaran yang meminta sejumlah data pribadi seperti nama, nomor telepon dan saldo terakhir.
Terdapat logo BSI dalam situs tersebut, namun logo tersebut hanya gambar (beberapa dengan resolusi rendah) yang tidak bisa diklik. Dari keseluruhan halaman tersebut, bagian yang bisa diklik dan diisi hanya kolom nama, nomor telepon dan saldo terakhir.
Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan URLScan. Hasil pemindaian menunjukkan, tautan halaman pendaftaran yang ada tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi milik Bank BJB. Situs tersebut terdeteksi berlokasi di Amerika Serikat dengan domain utama bernama infffbssi.web.app.
Modus seperti ini biasanya digunakan untuk skema phising. Modus serupa pernah kami temukan dengan mengatasnamakan lembaga lain, seperti yang menimpa Bank BPD DIY, Bank Jatim dan Bank BJB baru-baru ini.
BSI sendiri pernah memberikan pernyataan agar masyarakat mewaspadai segala informasi yang kerap mencatut nama bank tersebut, termasuk situs palsu yang mengatasnamakan bank tersebut. BSI mengimbau hanya mengakses layanan BSI melalui bankbsi.co.id dan tidak membuka tautan mencurigakan.
“Assalamu’alaikum, Sahabat Syariah! Sahabat, banyak website palsu yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia (BSI). Jangan sampai terjebak dan selalu pastikan kamu hanya mengakses layanan BSI melalui bankbsi.co.id dan tidak membuka tautan mencurigakan. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan ke BSI Call 14040,” bunyi keterangan resmi BSI melalui unggahan instagram, Sabtu (15/2/2025)
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan, tidak ditemukan keterangan yang membenarkan informasi program undian berhadiah yang diselenggarakan BSI, seperti yang tertera dalam klaim unggahan.
Sejumlah akun yang mengunggah klaim tersebut bukanlah akun resmi milik BSI. Tautan yang disertakan juga tidak terafiliasi dengan situs bank tersebut. Program, hadiah, serta periode waktu yang disebut dalam unggahan klaim nampak berbeda dengan informasi undian dari kanal resmi BSI.
Jadi, informasi program undian berhadiah dari BSI seperti yang tertera dalam klaim unggahan Facebook tersebut bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Sejumlah akun yang mengunggah klaim tersebut bukanlah akun resmi milik BSI. Tautan yang disertakan juga tidak terafiliasi dengan situs bank tersebut. Program, hadiah, serta periode waktu yang disebut dalam unggahan klaim nampak berbeda dengan informasi undian dari kanal resmi BSI.
Jadi, informasi program undian berhadiah dari BSI seperti yang tertera dalam klaim unggahan Facebook tersebut bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Rujukan
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02oqhwqiaLxHQ1sp56VpoS79214jpJYbaesV774qWWJHBatWfQCF9oBqjx31EM9qqql&id=61574699533093&_rdc=1&_rdr#
- https://archive.ph/tAxED
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122106227702830723&id=61574921706665
- https://archive.ph/drSF3
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122108861486829563&id=61574886913847
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122112240860821631&id=61574648943681
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122099512268831349&id=61574940483960
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122111891684813219&id=61574396596808
- https://www.bankbsi.co.id/promo/byond-by-bsi-byond-berkah-dan-dapatkan-hadiah-nya
- https://web.facebook.com/bankBSI.ID/?locale=id_ID&_rdc=1&_rdr
- https://urlscan.io/result/01962cf5-8c03-71cc-8dce-ddab5714212d/
- https://tirto.id/hoaks-undian-berhadiah-mengatasnamakan-bank-bpd-diy-g8KV
- https://tirto.id/hoaks-gebyar-undian-berhadiah-bank-jatim-tahun-2025-g9Qx
- https://tirto.id/modus-penipuan-acara-undian-berhadiah-bank-bjb-tahun-2025-g9Xz
- https://www.instagram.com/p/DGGJkryPLgM/?utm_source=ig_embed&ig_rid=5e400dd1-3312-4e33-b0bc-dcc6ab1db117
(GFD-2025-26476) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran “Festival Berhadiah BCA Mobile”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 12/04/2025
Berita
Akun Facebook “Program Spesial Ramadhan BCA Menandai Anda Sebagai Pemenang Undian” pada Sabtu (15/3/2025) membagikan tautan [arsip] disertai narasi:
“Khusus nasabah Bank BCA yang sudah Aktif BCA-Mobile . BCA Festival Berhadiah Hadir lagi jangan lewatkan kesempatan Anda untuk memenangkan hadiah undian Bank BCA Berhadiah, Ayo buruan Daftar dan Raih hadiah menarik sebagai apresiasi dari Bank BCA ingat nasabah tidak dipungut biaya apapun tinggal klik,
(DaftarSekarang) Dibawah.
BCA-Mobile FESTIVAL BERLIMPAH HADIAH
3 Unit Mobil Alphard
3 Unit Mobil BMW
3 Unit Mobil Pajero Sport
3 Unit Mobil CR-V Turbo
3 Unit Mobil Fortuner
3 Unit Mobil X Pander
15 Unit Rumah Gratis
25 Unit Umroh Gratis
Untuk Kepada pemenangnya akan diumumkan diseluruh indonesia sosial media, untuk penutupan pendaftaran pada tanggal 31 mei 2025. Info Pendaftaran tidak dipungut biaya sepeserpun (GRATIS)"
Per Sabtu (12/4/2025), unggahan telah disukai 484 akun dan dibagikan ulang 3 kali.
“Khusus nasabah Bank BCA yang sudah Aktif BCA-Mobile . BCA Festival Berhadiah Hadir lagi jangan lewatkan kesempatan Anda untuk memenangkan hadiah undian Bank BCA Berhadiah, Ayo buruan Daftar dan Raih hadiah menarik sebagai apresiasi dari Bank BCA ingat nasabah tidak dipungut biaya apapun tinggal klik,
(DaftarSekarang) Dibawah.
BCA-Mobile FESTIVAL BERLIMPAH HADIAH
3 Unit Mobil Alphard
3 Unit Mobil BMW
3 Unit Mobil Pajero Sport
3 Unit Mobil CR-V Turbo
3 Unit Mobil Fortuner
3 Unit Mobil X Pander
15 Unit Rumah Gratis
25 Unit Umroh Gratis
Untuk Kepada pemenangnya akan diumumkan diseluruh indonesia sosial media, untuk penutupan pendaftaran pada tanggal 31 mei 2025. Info Pendaftaran tidak dipungut biaya sepeserpun (GRATIS)"
Per Sabtu (12/4/2025), unggahan telah disukai 484 akun dan dibagikan ulang 3 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencari pengumuman mengenai festival berhadiah tersebut di laman resmi BCA, bca.co.id. Faktanya, tidak ada festival berhadiah yang sedang berlangsung di BCA. Program terakhir, yakni Gebyar Hadiah BCA, telah usai per 31 Januari 2025.
TurnBackHoax kemudian mengakses tautan yang tersemat dalam unggahan. Hasilnya, tautan tak bisa diakses. Ketika dilakukan pengecekan melalui Where Goes, tautan tidak mengarah ke laman resmi BCA seperti:
Website: https://www.bca.co.id/
Facebook: GoodLife BCA
Instagram: @goodlifebca
YouTube: Solusi BCA
Twitter/X: @BankBCA
TurnBackHoax juga memasukkan kata kunci “festival berhadiah BCA” ke mesin pencari Google. Penelusuran teratas mengarah ke artikel liputan6.com “Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran BCA Mobile Festival Berhadiah”.
Dilansir dari artikel yang tayang pada Minggu (6/4/2025) itu, EVP Corporate Communication and Social Responsibility, Hera F. Haryn, menegaskan informasi yang menawarkan sejumlah hadiah mewah atas nama BCA tersebut merupakan penipuan.
TurnBackHoax kemudian mengakses tautan yang tersemat dalam unggahan. Hasilnya, tautan tak bisa diakses. Ketika dilakukan pengecekan melalui Where Goes, tautan tidak mengarah ke laman resmi BCA seperti:
Website: https://www.bca.co.id/
Facebook: GoodLife BCA
Instagram: @goodlifebca
YouTube: Solusi BCA
Twitter/X: @BankBCA
TurnBackHoax juga memasukkan kata kunci “festival berhadiah BCA” ke mesin pencari Google. Penelusuran teratas mengarah ke artikel liputan6.com “Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran BCA Mobile Festival Berhadiah”.
Dilansir dari artikel yang tayang pada Minggu (6/4/2025) itu, EVP Corporate Communication and Social Responsibility, Hera F. Haryn, menegaskan informasi yang menawarkan sejumlah hadiah mewah atas nama BCA tersebut merupakan penipuan.
Kesimpulan
Unggahan berisi tautan “pendaftaran festival berhadiah BCA Mobile” merupakan konten tiruan (impostor content).
(Ditulis oleh ‘Ainayya)
(Ditulis oleh ‘Ainayya)
Rujukan
- http[wheregoes.com] Hasil pencarian tautan yang diunggah “Program Spesial Ramadhan BCA Menandai Anda Sebagai Pemenang Undian” [bca.co.id] Website resmi BCA [liputan6.com] Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran BCA Mobile Festival Berhadiah
- https://wheregoes.com/trace/20252571257/
- https://www.bca.co.id/id/Campaign/2024/gebyar-hadiah-bca?funnel_source=searchresult
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/5986097/cek-fakta-tidak-benar-link-pendaftaran-bca-mobile-festival-berhadiah?page=4
- https://web.facebook.com/share/p/1APGbY36rm/ (unggahan akun Facebook “Program Spesial Ramadhan BCA Menandai Anda Sebagai Pemenang Undian”)
- https://ghostarchive.org/archive/MnrKM (arsip unggahan akun Facebook “Program Spesial Ramadhan BCA Menandai Anda Sebagai Pemenang Undian”)
- https://turnbackhoax.id/2025/04/12/penipuan-tautan-pendaftaran-festival-berhadiah-bca-mobile/
(GFD-2025-26490) [KLARIFIKASI] Video Belalang Teratai Dibuat dengan AI
Sumber:Tanggal publish: 12/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan belalang berwarna putih yang bentuknya mirip bunga teratai.
Video tersebut beredar di media sosial dan diklaim sebagai penemuan serangga unik dan langka.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video belalang teratai disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 10 Maret 2025:
Masyaallah indah banget belalang teratai
Video tersebut beredar di media sosial dan diklaim sebagai penemuan serangga unik dan langka.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video belalang teratai disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 10 Maret 2025:
Masyaallah indah banget belalang teratai
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri jejak digital video yang beredar dengan teknik reverse image search.
Hasilnya, video serupa ditemukan di akun Instagram @oleg.pras pada 7 Maret 2025.
Pada keterangan video, pengunggah menulis tagar AI atau artificial intelligence, untuk memberi tahu bahwa kontennya dibuat dengan AI.
Tim Cek Fakta Kompas.com lantas mengecek video tersebut dengan Hive Moderation, sebuah tools yang dapat membantu mendeteksi konten berbasis AI.
Hasilnya, video belalang teratai memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan AI.
Selain bukti di atas, apabila diamati dengan cermat terdapat sejumlah kejanggalan dalam video.
Misalnya, tangan orang yang memegang belalang tersebut memiliki enam jari.
Bentuk jari yang tidak sempurna sering ditemukan dalam video-video buatan AI.
Hasilnya, video serupa ditemukan di akun Instagram @oleg.pras pada 7 Maret 2025.
Pada keterangan video, pengunggah menulis tagar AI atau artificial intelligence, untuk memberi tahu bahwa kontennya dibuat dengan AI.
Tim Cek Fakta Kompas.com lantas mengecek video tersebut dengan Hive Moderation, sebuah tools yang dapat membantu mendeteksi konten berbasis AI.
Hasilnya, video belalang teratai memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan AI.
Selain bukti di atas, apabila diamati dengan cermat terdapat sejumlah kejanggalan dalam video.
Misalnya, tangan orang yang memegang belalang tersebut memiliki enam jari.
Bentuk jari yang tidak sempurna sering ditemukan dalam video-video buatan AI.
Kesimpulan
Video belalang teratai merupakan konten manipulatif berbasis AI.
Hive Moderation mengidentifikasi video tersebut memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan AI. Terdapat kejanggalan dalam video, yakni jari tangan yang berjumlah enam.
Hive Moderation mengidentifikasi video tersebut memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan AI. Terdapat kejanggalan dalam video, yakni jari tangan yang berjumlah enam.
Rujukan
- https://www.facebook.com/61573860002801/videos/652394033854442/
- https://www.facebook.com/reel/1673851779877514
- https://www.facebook.com/reel/989336906494413
- https://www.facebook.com/reel/648490824332554
- https://www.facebook.com/reel/1324649215252869
- https://www.facebook.com/kanata.mochnoer/videos/4063885943839797
- https://www.instagram.com/oleg.pars/reel/DG5bsQDRIgr/
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26491) [HOAKS] Artikel Memberitakan Dedi Mulyadi Mengatakan Tuhan Tidak Ada
Sumber:Tanggal publish: 12/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial muncul tangkapan layar dari sebuah artikel yang mengeklaim Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan bahwa Tuhan tidak ada.
Dalam judul artikel itu, Dedi disebut lebih percaya kepada Nyi Roro Kidul.
Namun, setelah ditelusuri tangkap layar artikel tersebut merupakan hasil manipulasi.
Tangkapan layar judul artikel yang mengeklaim Dedi Mulyadi mengatakan Tuhan tidak ada salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, ini dan ini.
Akun tersebut membagikan tangkapan layar artikel berjudul, "Dedi Mulyadi: Saya Mengatakan Kepada Guru Saya Bahwa Tuhan Itu Tidak Ada, Saya Lebih Percaya Nyi Roro Kidul".
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Dedi Mulyadi mengatakan Tuhan tidak ada
Dalam judul artikel itu, Dedi disebut lebih percaya kepada Nyi Roro Kidul.
Namun, setelah ditelusuri tangkap layar artikel tersebut merupakan hasil manipulasi.
Tangkapan layar judul artikel yang mengeklaim Dedi Mulyadi mengatakan Tuhan tidak ada salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, ini dan ini.
Akun tersebut membagikan tangkapan layar artikel berjudul, "Dedi Mulyadi: Saya Mengatakan Kepada Guru Saya Bahwa Tuhan Itu Tidak Ada, Saya Lebih Percaya Nyi Roro Kidul".
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Dedi Mulyadi mengatakan Tuhan tidak ada
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, tidak ditemukan artikel soal Dedi Mulyadi mengatakan bahwa Tuhan tidak ada.
Penelusuran menggunakan Google Lens menemukan, artikel itu memanipulasi unggahan di laman Radar Bogor ini.
Artikel aslinya berjudul "Cinta Banget sama Kokom, Dedi Mulyadi Ngaku Rela Puasa Matigeni dan Keluar Kamar Cuma Salat, Gubernur Jawa Barat: Sekarang Sudah jadi Janda".
Artikel tersebut memuat cerita Dedi Mulyadi yang saat SMA pernah menyukai seorang gadis bernama Kokom. Dedi mengaku pernah melakukan puasa untuk mendapat cinta Kokom.
Tidak ada artikel yang memberitakan Dedi Mulyadi menyatakan Tuhan tidak ada dan dia lebih percaya Nyi Roro Kidul.
Penelusuran menggunakan Google Lens menemukan, artikel itu memanipulasi unggahan di laman Radar Bogor ini.
Artikel aslinya berjudul "Cinta Banget sama Kokom, Dedi Mulyadi Ngaku Rela Puasa Matigeni dan Keluar Kamar Cuma Salat, Gubernur Jawa Barat: Sekarang Sudah jadi Janda".
Artikel tersebut memuat cerita Dedi Mulyadi yang saat SMA pernah menyukai seorang gadis bernama Kokom. Dedi mengaku pernah melakukan puasa untuk mendapat cinta Kokom.
Tidak ada artikel yang memberitakan Dedi Mulyadi menyatakan Tuhan tidak ada dan dia lebih percaya Nyi Roro Kidul.
Kesimpulan
Judul artikel yang mengeklaim Dedi Mulyadi mengatakan Tuhan tidak ada merupakan hasil manipulasi. Konten itu merupakan hoaks dan kabar bohong.
Artikel aslinya diterbitkan oleh media Radar Bogor dengan judul "Cinta Banget sama Kokom, Dedi Mulyadi Ngaku Rela Puasa Matigeni dan Keluar Kamar Cuma Salat, Gubernur Jawa Barat: Sekarang Sudah jadi Janda".
Dalam konteks penyebaran disinformasi, cara itu disebut impostor atau memanipulasi dari sumber asli.
Artikel aslinya diterbitkan oleh media Radar Bogor dengan judul "Cinta Banget sama Kokom, Dedi Mulyadi Ngaku Rela Puasa Matigeni dan Keluar Kamar Cuma Salat, Gubernur Jawa Barat: Sekarang Sudah jadi Janda".
Dalam konteks penyebaran disinformasi, cara itu disebut impostor atau memanipulasi dari sumber asli.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/p/1JTgPpAhG5/
- https://www.facebook.com/share/p/166LNu6TKx/
- https://www.facebook.com/share/p/1ATyBbjTJG/
- https://www.facebook.com/share/p/18fmcbwoF6/
- https://www.facebook.com/share/p/1EX4CTK9HN/
- https://radarbogor.jawapos.com/nasional/2475857619/cinta-banget-sama-kokom-dedi-mulyadi-ngaku-rela-puasa-matigeni-dan-keluar-kamar-cuma-salat-gubernur-jawa-barat-sekarang-sudah-jadi-janda?page=2
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 1913/7923


