• (GFD-2025-26550) [KLARIFIKASI] Video Hiu Serang Perahu Nelayan adalah Manipulasi AI

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Detik-detik seekor hiu menyerang perahu karet beredar di media sosial. Video itu dinarasikan sebagai serangan hiu ke kapal nelayan.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu bukanlah peristiwa nyata.

    Video hiu menyerang kapal nelayan disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 19 Maret 2025:

    Detik detik ikan hiu menyerang kapal nelayan

    Meski pengguna media sosial menyebut kapal, tetapi angkutan dalam video tampak lebih mirip perahu karet.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek jejak digital video dengan teknik reverse image search.

    Hasil pencarian mengarahkan ke video yang diunggah oleh akun Instagram @ai_generate_ pada 22 Maret 2025.

    Dari nama akunnya dapat diketahui bahwa video yang beredar berkaitan dengan AI atau artificial intelligence.

    Selain itu, terdapat watermark berupa logo dan teks bertuliskan "Wan" pada bagian kanan bawah video.

    Wan AI merupakan model pemanfaatan akal imitasi atau AI yang dikembangkan oleh Tongyi Lab, perusahaan teknologi yang terkoneksi dengan raksasa e-commerce asal China, Alibaba.

    Wan AI dapat menghasilkan video berdasarkan teks, gambar, dan sinyal kontrol lainnya.

    Meski tidak berpotensi merugikan secara langsung, tetapi pemberian label atau konteks yang lengkap di media sosial penting dilakukan.

    Salah satu akun Facebook bahkan tidak menampilkan bagian logo Wan AI, sehingga pengguna media sosial dapat mengira video itu adalah peristiwa nyata.

    Kesimpulan

    Video hiu menyerang perahu karet milik nelayan merupakan konten manipulatif berbasis AI.

    Video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @ai_generate_ pada 22 Maret 2025.

    Dalam video terdapat watermark Wan AI, model penghasil video AI berdasarkan teks, gambar, dan sinyal kontrol lainnya.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26551) [HOAKS] Artikel Jokowi Sebut Pertemuan Prabowo-Megawati Langgar Kode Etik Berpolitik

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar judul artikel dengan narasi Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo mengatakan, pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri melanggar kode etik berpolitik.

    Namun, setelah ditelusuri judul artikel tersebut merupakan hasil manipulasi.

    Sebagai konteks, Prabowo dan Megawati baru saja melakukan pertemuan secara langsung pada Senin (7/4/2025) malam.

    Pertemuan yang dilakukan di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat itu merupakan yang pertama kalinya setelah Pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

    Judul artikel yang mengeklaim Jokowi mengatakan pertemuan Prabowo dan Megawati melanggar kode etik berpolitik salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.

    Akun tersebut membagikan tangkapan layar artikel berjudul "Joko Widodo:Pertemuan Prabowo Subianto Dan Megawati Adalah Pelanggaran Kode Etik Berpolitik".

     

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Search, tidak ditemukan artikel yang menyebut Jokowi mengatakan, pertemuan Prabowo dan Megawati melanggar kode etik berpolitik.

    Kemudian Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri tangkapan layar artikel tersebut menggunakan Google Lens. 

    Hasilnya, diketahui bahwa konten tersebut memanipulasi artikel di laman Gelora.co berjudul "Pertemuan Prabowo-Megawati Mengganggu Batin Jokowi".

    Artikel aslinya memuat pendapat Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia, Tom Pasaribu.

    Dalam artikel tersebut Tom berpendapat, pertemuan Prabowo dan Megawati membuat Jokowi gelisah. Jokowi merupakan pendukung Prabowo di Pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

    Diberitakan Kompas.com sebelumnya, saat ditanya terkait pertemuan Prabowo dan Megawati, Jokowi mengatakan, hal itu merupakan sinyal positif bagi stabilitas dan kemajuan negara.

    "Jadi pertemuan Pak Prabowo dengan Ibu Megawati sangat baik. Untuk kebaikan negara sangat baik," kata Jokowi. 

    Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, pertemuan Prabowo dan Megawati berlangsung selama 1,5 jam. 

    Saat ditanya soal kemungkinan pembahasan bergabungnya PDI-P ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Dasco mengaku tidak tahu secara detail pembicaran antara Prabowo dan Megawati. 

    "Saya enggak tahu karena itu pertemuannya lebih banyak empat mata," ujar Dasco. 

    Kesimpulan

    Judul artikel yang mengeklaim Jokowi mengatakan pertemuan Prabowo dan Megawati melanggar kode etik berpolitik merupakan hasil manipulasi.

    Artikel aslinya berjudul "Pertemuan Prabowo-Megawati Mengganggu Batin Jokowi".

    Artikel tersebut memuat pendapat Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia, Tom Pasaribu soal pertemuan Prabowo dan Megawati. Ia berpandangan, pertemuan itu membuat Jokowi gelisah. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-26493) Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Haji Gratis dari Kementerian Agama

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/04/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan link pendaftaran haji dan umroh gratis dari Kementerian Agama. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 14 Maret 2025.
    Berikut isi postingannya:
    "🕋𝗨𝗡𝗗𝗜𝗔𝗡 𝗛𝗔𝗝𝗜 𝗚𝗥𝗔𝗧𝗜𝗦🕋𝗚𝗥𝗔𝗧𝗜𝗦!! 𝙏𝘼𝙉𝙋𝘼 𝘿𝙄𝙋𝙐𝙉𝙂𝙐𝙏 𝘽𝙄𝘼𝙔𝘼 𝘼𝙋𝘼𝙋𝙐𝙉. 𝚂𝚎𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝙼𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝙱𝚊𝚒𝚝𝚞𝚕𝚕𝚊𝚑 ❤𝗜𝗻𝘀𝘆𝗮𝗔𝗹𝗹𝗮𝗵 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛 𝚕𝚊𝚐𝚒 𝚒𝚖𝚙𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚞 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝙱𝚊𝚒𝚝𝚞𝚕𝚕𝚊𝚑 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚐𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍. 𝚈𝚞𝚔 𝙳𝚊𝚏𝚝𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝙳𝚒𝚛𝚒 𝙰𝚗𝚍𝚊 𝚂𝚒𝚊𝚙𝚊 𝚃𝚊𝚞 𝙳𝚒 𝙰𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝙺𝚒𝚝𝚊 𝙱𝚒𝚜𝚊 𝙼𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐 𝚄𝚗𝚍𝚒𝚊𝚗 𝙷𝚊𝚓𝚒 𝙶𝚛𝚊𝚝𝚒𝚜𝙇𝙖𝙣𝙜𝙨𝙪𝙣𝙜 𝘿𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧 𝙎𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚 𝙇𝙞𝙣𝙠"
    Lalu benarkah postingan link pendaftaran haji dan umroh gratis dari Kementerian Agama?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan postingan itu merupakan hoaks yang berulang. Kemenag melalui Direktorat Penerangan Agama Islam telah memberikan bantahannya beberapa waktu lalu.
    Bantahan itu diunggah melalui akun Instagram resmi @penais.kemenag pada 28 Januari 2025.
    "Kemenag RI tidak pernah membuka pendaftaran haji gratis dengan persyaratan tertentu. Jika ada pihak yang mengatasnamakan Kemenag RI untuk percepatan keberangkatan haji gratis harap berhati-hati.
    Dan jika ada kerugian yang terjadi segera laporkan kepada pihak berwajib.
    Selalu update informasi melalui kanal media resmi Kemenag RI dan informasi haji."
    Selain itu dalam postingan juga mengarahkan kita ke website yang tidak resmi dan meminta kita untuk mengisi data pribadi.
    Ini merupakan indikasi pencurian data maupun pinjaman online ilegal.

    Kesimpulan


    Postingan link pendaftaran haji dan umroh gratis dari Kementerian Agama adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26494) Cek Fakta: Tidak Benar Artikel AHY Berterima Kasih pada Rakyat karena Sudah Ikhlaskan Dana Haji

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/04/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berterimakasih kepada rakyat karena sudah mengikhlaskan dana haji. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 11 April 2025.
    Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Detiknews berjudul "AHY Banyak Berterima Kasih Kekayat Uang Haji Yang sudah Dipakai sudah Di ikhlaskan Ganjarannya Surga".
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Ndas mu Ikhlas ngak ikhlas
    Uang Abadi Haji
    Dikelola Pemerintah
    Yang KURANG AJAR
    yang mengelola tidak AMANAH
    sebagai mana mestinya ahy hanya Axx
    Pemerintah
    Utk mengonggong
    Seolah olah BENAR Faktanya PENGHIANAT UMAT ISLAM"
    Lalu benarkah postingan artikel Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berterimakasih kepada rakyat karena sudah mengikhlaskan dana haji?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi laman Detik.com. Di kolom pencarian kami memasukkan kata kunci "AHY".
    Hasilnya ada artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah dengan menggunakan foto yang sama serta pada 1 April 2025 pukul 22:21 WIB dengan nama penulis yang juga sama.
    Namun dalam artikel asli berjudul "AHY Pastikan Skema Pengaturan Arus Balik Mudik Lebaran Sudah Siap".
    Berikut isi artikelnya:
    "Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut pemerintah telah menyiapkan skema pengaturan arus balik mudik Lebaran 2025. Dia memastikan pemerintah akan terus bersiaga.
    "Kita akan terus pantau dan sebelumnya semua kementerian lembaga yang terkait dengan penyiapan arus mudik termasuk sekaligus arus balik, kita terus bersiaga," kata AHY usai berkunjung ke open house di rumah dinas Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Jakarta Selatan, Selasa (1/4/2025).
    Selama prosesnya, AHY mengatakan pemerintah akan terus melakukan pemantauan. Terutama pada titik-titik yang berpotensi terjadinya kepadatan kendaraan.
    "Kita pantau dengan baik, sistem bekerja, dan kita berhubungan secara khusus sudah menyiapkan beberapa strategi untuk mengurai kemacetan," ungkap dia.
    Adapun Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus balik akan mulai pada 6 April mendatang. Dia berharap arus balik mudik dapat berjalan lancar.
    "Mudah-mudahan sebelum maupun setelahnya bisa kita atur dengan baik dengan kebijakan yang tepat. Sehingga bisa berjalan dengan aman dan lancar," imbuhnya.
    Diberitakan sebelumnya, Korlantas Polri akan menerapkan one way nasional saat puncak arus balik libur Lebaran. One way nasional arus balik akan dimulai pada 6 April mendatang.
    "Rencana flag off arus balik dipimpin langsung Bapak Kapolri, termasuk Menteri Perhubungan, termasuk Jasa Marga dan Jasa Raharja akan hadir. Kita siapkan arus balik one way nasional tanggal 6 (April)," kata Kakorlantas Irjen Agus Suryonugrho di ommand Center KM 29, Senin (31/3/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. Irjen Agus didampingi Dirut Jasa Raharja Rivan Purwantono dan perwakilan Jasa Marga.
    "Itu akan kita flag off dari (Tol) Kalikangkung," sambungnya.
    Irjen Agus mengatakan sebelum menerapkan one way nasional, Korlantas Polri juga akan memberlakukan one way lokal. Rekayasa lalu lintas itu akan mulai dilakukan pada 3 April.
    Tahap pertama one way lokal pada 3 April mendatang akan dimulai dari Km 188 Tol Cipali hingga Km 70 Tol Cikampek. Strategi ini akan diperpanjang jika arus dari arah Trans Jawa yang mengarah ke Jakarta terus meningkat.
    "Manakala masih ada bangkitan arus balik dari arah timur akan kami perpanjang tanggal 4 (April), kami perpanjang lagi one way lokal tahap dua dari (Tol) Pejagan sampai Km 188," katanya.
    Menurut Irjen Agus, strategi one way lokal bertahap ini akan terus dilakukan hingga one way nasional pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 6 April mendatang. Dia menyebut one way lokal saat arus balik juga bisa dilakukan dari Km 414 Tol Kalikangkung.
    "Tahapan itu diharapkan bisa menarik arus dari timur apabila di Km 414 ada bangkitan arus, nanti Jawa Tengah juga akan melakukan one way lokal pada tanggal 4 (April) termasuk tanggal 5 (April)," jelas Irjen Agus.
    Selain one way, Korlantas Polri juga akan kembali menerapkan contraflow saat arus balik Lebaran. Irjen Agus mengatakan contraflow di Tol Cikampek akan disiapkan mulai dari Km 70. Kebijakan itu bersifat situasional melihat kondisi arus lalu lintas di lokasi. (dek/dek)"

    Kesimpulan


    Postingan artikel Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berterimakasih kepada rakyat karena sudah mengikhlaskan dana haji adalah hoaks.

    Rujukan