• (GFD-2025-26718) [KLARIFAKSI] Foto Jenazah Paus Fransiskus Ini Merupakan Rekayasa AI

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Umat Katolik di dunia tengah berduka setelah Paus Fransiskus tutup usia pada Senin (21/4/2025). Kesehatan Paus memang menurun sejak mendapatkan perawatan intensif pada 2021.

    Di media sosial kemudian muncul unggahan yang menampilkan jenazah Paus Fransiskus tengah terbaring di sebuah peti mati dengan mengenakan jubah berwarna putih. 

    Namun setelah ditelusuri foto itu merupakan rekayasa artificial intelligence (AI).

    Foto yang diklaim menampilkan jenazah Paus Fransiskus terbaring di sebuah peti mati dengan jubah putih salah satunya dibagikan akun Facebook ini.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, foto jenazah Paus Fransiskus terbaring di peti mati dengan jubah putih berbeda dengan yang dirilis oleh Vatikan pada Selasa (22/4/2025).

    Diberitakan Kompas.com sebelumnya, dalam foto yang dirilis Vatikan, tampak jenazah Paus Fransiskus terbaring di sebuah peti dengan mengenakan jubah berwarna merah.

    Kemudian Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek foto tersebut menggunakan Hive Moderation. Tools tersebut dapat mendeteksi sebuah konten dihasilkan oleh AI atau bukan. 

    Setelah dicek, foto Paus Fransiskus tersebut memiliki probabilitas 99,2 persen dihasilkan AI. 

    Kesimpulan

    Foto yang diklaim menampilkan jenazah Paus Fransiskus tengah terbaring di peti mati dengan mengenakan jubah putih merupakan hasil manipulasi.

    Setelah dicek, foto tersebut terdeteksi dihasilkan oleh AI. Foto berbeda dengan yang dirilis Vatikan pada Selasa (22/4/2025). 

    Informasi ini perlu diluruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26719) [KLARIFIKASI] Video Ini adalah Semana Santa di Malaga, Bukan Pemakaman Paus Fransiskus

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah unggahan video di media sosial diklaim menampilkan prosesi pemakaman jenazah Paus Fransiskus yang tutup usia pada 21 April 2025.

    Dalam video tampak sejumlah orang berbaju putih sedang menggotong sebuah panggung yang dihias.

    Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks. Informasi keliru itu perlu diluruskan.

    Video yang diklaim sebagai prosesi pemakaman Paus Fransiskus salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini. 

    Akun tersebut membagikan video sejumlah orang berbaju putih menggotong panggung yang dihias.

    Video diberi keterangan sebagai berikut:

    Pemakaman paus Fransiskus

    Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, sampai Jumat (25/4/2025) tidak ada informasi valid jenazah Paus Fransiskus telah dimakamkan.

    Pemakaman jenazah Paus Fransiskus baru akan dilakukan pada Sabtu (26/4/2025) di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma, pukul 10.00 pagi waktu setempat atau 15.00 WIB.

    Penelusuran lebih lanjut menemukan, video yang diklaim sebagai prosesi pemakaman Paus Fransiskus itu identik dengan unggahan akun TikTok ini.

    Video itu diunggah pada 16 April 2025, sebelum Paus Fransiskus meninggal dunia pada 21 April 2025.

    Dalam unggahan, terdapat tagar #semanasantamalaga yang menunjukkan video merupakan Semana Santa atau pekan suci yang diadakan di Malaga, Spanyol.

    Dikutip dari laman Oldtownmalaga.com, pekan suci di Malaga yang dikenal dalam bahasa Spanyol sebagai “Semana Santa en Malaga,” adalah peringatan tahunan Sengsara Yesus. 

    Pekan suci tersebut berlangsung selama seminggu sebelum paskah. Acara ini dinyatakan sebagai Festival Turis Internasional Spanyol pada tahun 1965.

    Selama pekan suci, 42 persaudaraan (cofradias) mengadakan 45 prosesi melalui jalan-jalan yang ada di Malaga.

    Mereka menggotong singgasana atau "pasos", sebuah panggung berisi patung yang menggambarkan adegan Sengsara Yesus dan dukacita Perawan Maria

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Video yang diklaim sebagai prosesi pemakaman Paus Fransiskus merupakan informasi tidak benar dan perlu diluruskan.

    Faktanya, video tersebut merupakan Semana Santa atau pekan suci yang diadakan di Malaga, Spanyol. Acara itu merupakan peringatan tahunan Sengsara Yesus. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-26724) [HOAKS] Jalan Napal Belah di Bukit Kemuning, Lampung Utara Terputus

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar sebuah video yang diklaim menampilkan Jalan Napal Belah di Bukit Kemuning, Lampung Utara terputus pada 22 April 2025.

    Video itu diunggah dan menyebar di media sosial, terutama Facebook. Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video tidak benar atau hoaks.

    Video yang diklaim menampilkan Jalan Napal Belah di Bukit Kemuning, Lampung Utara terputus muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini dan ini. 

    Video itu menampilkan sebuah jalan yang terputus dan ambles. Keterangan di video sebagai berikut:

    jalan Napal belah bukit kemuning putus "Lampung Utara" 22 april 2025

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Jalan Napal Belah di Bukit Kemuning, Lampung Utara terputus pada 22 April 2025

    Hasil Cek Fakta

    Hingga Jumat (25/4/2025) tidak ditemukan informasi valid terkait Jalan Napal Belah di Bukit Kemuning, Lampung Utara terputus pada 22 April 2025.

    Penelusuran di Google Search justru menemukan bantahan di laman Binamarga.pu.go.id. 

    Dalam keterangannya dijelaskan, jalan yang terputus tersebut bukan berada di Lampung Utara, namun di jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Jambi-Padang.

    Lokasi tepatnya, jalur jalan terputus di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi pada 2 Maret 2025. 

    Dikutip dari Antara, peristiwa itu terjadi karena air bah yang datang dari aliran sungai sekitar meluap dan menghantam jalan, sehingga mengakibatkan longsor dan putusnya jalan.

    Akibat kejadian itu antrean panjang kendaraan mengular dari arah Padang menuju Jambi, begitu juga sebaliknya.

    Kesimpulan

    Video yang diklaim menampilkan Jalan Napal Belah di Bukit Kemuning, Lampung Utara terputus adalah hoaks.

    Faktanya, video adalah momen ketika jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Jambi-Padang, tepatnya di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi terputus pada 2 Maret 2025.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26676) [SALAH] Barang Bukti Narkoba Diduga Masuk Melalui PIK 2 Operasi Dalam 21 Hari

    Sumber: X/Twitter
    Tanggal publish: 24/04/2025

    Berita

    Pada Kamis (10/4/2025) beredar unggahan di X (arsip cadangan) yang membagikan video dengan narasi:

    "PIK milik Aguan markas narkoba, jadi keinget Gibran saat play di PIK."

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim menggunakan perkakas (tools) pencarian gambar Google Images, hasilnya ditemukan kecocokan di unggahan akun Instagram @akbarfaizal68 dengan deskripsi:

    “Begini hasil operasi Badan Narkotika Nasional. Operasi tiga minggu tapi hasilnya sebanyak ini. Dengan anggaran terbatas, @badannarkotikanasional._ bisa seefektif ini. Coba seandainya anggarannya sebesar lembaga lain yang kebiasaan seremonial doang. @infobnn_ri @islah_bahrawi”.

    Pencarian di YouTube menggunakan kata kunci “desk pemberantasan narkoba penggeledahan serentak” seperti yang terlihat di video yang disebarkan menghasilkan berbagai unggahan yang merekam acara “Konferensi Pers Hasil Penindakan Desk Pemberantasan Narkoba dan Live Penggeledahan Serentak Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia”, salah satunya unggahan oleh akun “Kemenko Polkam RI” pada Senin (3/4/2025).

    Pemeriksaan silang (cross check) ke situs-situs berita menggunakan perkakas Google News dengan kata kunci “desk pemberantasan narkoba penggeledahan serentak” menghasilkan berbagai artikel hasil liputan dari sumber-sumber autoritatif, salah satunya oleh detikNews pada Senin (3/3/2025) di artikel berjudul “Desk Pemberantasan Narkoba Sita 1,2 Ton Narkotika hingga 16 Mobil”.

    Mengenai istilah “golden triangle narkoba”, pencarian di Google News menghasilkan berbagai artikel dari sumber-sumber autoritatif, salah satunya oleh merdeka.com di artikel berjudul “Mengenal Golden Crescent dan Golden Triangle, Dua Sindikat Besar Narkoba yang Beroperasi di Indonesia” yang menjelaskan bahwa sebutan untuk jaringan narkoba yang beroperasi di Myanmar, Thailand dan Laos.

    Berkaitan dengan unggahan-unggahan di berbagai platform media sosial mengenai tuduhan Gibran yang dikaitkan dengan penggerebekan di PIK (Pantai Indah Kapuk) pada tahun 2024 lalu, faktanya selain di waktu yang dituduhkan Gibran sedang berada di KPU Jawa Tengah di Semarang, video yang disebarkan sebenarnya adalah video rekaman tahun 2018.

    Kesimpulan

    Unggahan tersebut masuk ke kategori konten yang menyesatkan (misleading content), faktanya video yang dibagikan adalah unggahan oleh Akbar Faizal yang menghadiri acara Konferensi Pers Hasil Penindakan Desk Pemberantasan Narkoba pada 3 Maret 2025 lalu yang berkaitan dengan penanganan narkoba yang berasal dari kawasan Segitiga Emas Narkoba, tidak ada kaitannya dengan PIK.

    Rujukan