• (GFD-2025-26723) Keliru: Narasi bahwa Kegiatan May Day dan Seruan Hari Buruh 2025 Hanya Hoaks

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/04/2025

    Berita

    SEJUMLAH akun di media sosial X [arsip] dan Instagram menyebarkan narasi bahwa kegiatan May Day atau Hari Buruh pada 1 Mei 2025 adalah informasi bohong. 

    Akun-akun tersebut memberikan label hoaks pada poster kegiatan diskusi dan persiapan Hari Buruh oleh Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Konten-konten tersebut disertai narasi: “Jangan jadi penyebar hoaks, guys. Apalagi pas May Day.”



    Benarkah poster-poster kegiatan diskusi terkait Hari Buruh 2025 adalah informasi bohong?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi poster-poster kegiatan tersebut dengan mengecek pada akun-akun organisasi serikat buruh, pemberitaan media, dan wawancara. Hasilnya poster-poster kegiatan May Day oleh serikat pekerja tersebut adalah sesuai fakta, bukan hoaks.  



    Poster tersebut sesungguhnya merupakan poster  dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia untuk menggelar perayaan Hari Buruh pada 1 Mei 2025. Poster tersebut telah dipublikasikan di akun Instagram FSPMI pada  24 April 2025. Aksi FSPMI akan dipusatkan di silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada pukul 10.00 WIB. Persiapan FSPMI untuk Hari Buruh juga dirilis melalui akun X mereka, @FSPMI_KSPI.

    Mereka mengusung enam tuntutan di antaranya perlindungan terhadap buruh dalam UU ketenagakerjaan yang baru, kebijakan antisipatif terhadap ancaman PHK, pencabutan sistem pekerja kontrak (outsourcing), dan perlindungan pekerja rumah tangga (PRT).



    Poster berwarna merah adalah unggahan Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) yang menyelenggarakan diskusi sebagai rangkaian memperingati Hari Buruh 1 Mei 2025. Acara diskusi yang digelar Jumat 25 April 2025 tersebut bertajuk: Evolusi Kapitalisme-Neoliberal & Dampak Penghancuran Bagi Rakyat Pekerja.

    Acara dalam poster tersebut, sejatinya telah digelar pada Jumat pekan lalu. Rekaman siaran diskusi tersebut dapat disimak di kanal Youtube Persatuan Buruh. Diskusi tersebut menghadirkan Ketua Umum Partai Hijau Indonesia(PHI) Roy Murtadho; Ketua Umum KPBI, Ilhamsyah; Ketua Umum KASBI, Sunarno;  dan Sekretaris Wilayah SINDIKASI Jabodetabek, Julia Marchaban.

    Ketua KPBI Ilhamsyah menjelaskan, seruan demonstrasi Hari Buruh bukan informasi bohong. Menurut dia, anggota serikat buruhnya telah bersiap-siap sejak tiga bulan sebelumnya, baik untuk membiayai transportasi dan menyediakan alat peraga demo.

    Menurutnya ada sekitar 10 ribu orang dari Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) yang akan turun pada 1 Mei 2025. “Persiapan sudah oke semua karena May Day adalah agenda tahunan,” kata dia kepada Tempo, Senin, 28 April 2025.

    Tuntutan Aliansi Buruh

    Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sunarno mengatakan, buruh dan elemen masyarakat yang bergabung dalam Aliansi Gebrak, akan turun aksi pada 1 Mei 2025. 

    Terdapat lima tuntutan yang mereka desakkan antara lain:

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan poster diskusi dan ajakan aksi demonstrasi dalam rangka May Day 2025 hoaks belaka, merupakan klaim keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26725) [KLARIFIKASI] Video Putri Duyung di Pantai Selatan Jawa Merupakan Rekayasa AI

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menampilkan penemuan putri duyung di Pantai Selatan Jawa.

    Namun, setelah ditelusuri video tersebut merupakan hasil manipulasi artificial intelligence (AI). Video dibuat sebagai hiburan, tetapi informasi yang keliru perlu diluruskan. 

    Video yang diklaim menampilkan penemuan putri duyung di Pantai Selatan Jawa salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Dalam video tampak beberapa orang sedang mengerubungi putri duyung yang terkapar di pinggir pantai.

    Berikut keterangan teks yang disematkan:

    penemuan putri duyung dipantai selatan jawa

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim menampilkan penemuan putri duyung di Pantai Selatan Jawa

    Hasil Cek Fakta

    Ketika dicermati, dalam video terdapat watermark dengan tulisan "LayarDibalikID" yang menunjukkan sumber konten tersebut.

    Setelah ditelusuri ternyata video bersumber dari unggahan akun TikTok @layardibalik.id pada 17 Februari 2025.

    Akun tersebut menjelaskan, konten tersebut dibuat dengan teknologi AI. Sehingga, dapat dipastikan bahwa video itu bukan peristiwa nyata.

    Selain itu, jika dicermati terdapat kejanggalan dalam video. Salah satunya yakni tidak terdapat bekas jejak kaki di pasir ketika orang dalam video berjalan. 

    Adapun akun TikTok @layardibalik.id merupakan konten kreator yang sering membuat video berbasis AI. Akun tersebut juga menawarkan jasa pembuatan konten AI.  

    Kesimpulan

    Video yang diklaim menampilkan penemuan putri duyung di Pantai Selatan Jawa merupakan hasil rekayasa AI.

    Video itu dibuat oleh akun TikTok yang menawarkan jasa pembuatan konten AI. Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid terkait penemuan putri duyung di Pantai Selatan Jawa. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-26726) Hoaks! Artikel Jokowi yang menyatakan ijazah miliknya hilang

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/04/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan tangkapan layar yang menarasikan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi menyatakan ijazahnya dinyatakan hilang.

    Sebelumnya, isu mengenai dugaan ijazah palsu Presiden RI Ke-7, Joko Widodo, kembali mencuat dan ramai diperbincangkan di media sosial. Masyarakat mempertanyakan keabsahan dokumen tersebut. Selain itu juga beredar informasi bahwa dokumen asli milik Jokowi disebut-sebut sudah tidak tersimpan dalam arsip resmi kampus.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Joko Widodo: Ijazah Saya Hilang, Tadinya Saya Akan Menunjukkan Kepada Publik Ijazah Asli Saya. Ini Sangat Membuat Saya Kaget”

    Namun, benarkah artikel klaim Jokowi nyatakan ijazah miliknya hilang?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan artikel dengan judul seperti di tangkapan layar unggahan tersebut. Namun, ANTARA menemukan artikel lain dengan foto, tanggal, dan media yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yaitu “Panik Jelang Geruduk UGM, Mulai Ada Alasan Ijazah Hilang, Pembatasan Tamu hingga Tunjuk Lawyer”.

    Dalam artikel tersebut, tidak ada pernyataan Jokowi yang menarasikan bahwa ijazahnya hilang.

    Pada 16 April lalu, Jokowi sempat memperlihatkan ijazahnya kepada para awak media, namun ia tidak memberikan izin kepada wartawan untuk memotret dokumen tersebut.

    Jokowi mengatakan selama pihak pengadilan yang meminta untuk memperlihatkan ijazah asli tersebut, maka dirinya siap menunjukkan.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    "Kalau ijazah asli diminta hakim, diminta pengadilan untuk ditunjukkan, saya siap datang dan menunjukkan ijazah asli yang ada," katanya, dilansir dari ANTARA.

    Ia menegaskan hal itu akan dilakukan sepanjang pihak pengadilan dan hakim yang memintanya.

    Sebelumnya, UGM menyatakan siap membuka seluruh dokumen akademik presiden ke-7 RI Joko Widodo selama menempuh pendidikan, jika diminta dalam proses hukum di pengadilan.

    Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Prof Wening Udasmoro saat konferensi pers di UGM, Yogyakarta, Selasa, menegaskan bahwa pihaknya memiliki seluruh dokumen pendukung yang menunjukkan Jokowi merupakan mahasiswa sah di kampus tersebut serta telah lulus secara resmi.

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2025

    Rujukan

  • (GFD-2025-26732) [HOAKS] Rekrutmen Pegawai Koperasi Desa Merah Putih

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/04/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar informasi mengenai rekrutmen pegawai Koperasi Desa Merah Putih periode 2025.

    Untuk diketahui, Koperasi Desa Merah Putih adalah program pemerintah yang bertujuan membentuk koperasi di 70.000 hingga 80.000 desa di seluruh Indonesia.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi rekrutmen tersebut hoaks.

    Informasi rekrutmen pegawai Koperasi Desa Merah Putih dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada April 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    RESMI DIBUKA REKRUTMEN PEGAWAI KOPERASI DESA MERAH PUTIH TAHUN 2025

    Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan desa di seluruh Indonesia

    Untuk informasi cara pendaftaran dan selengkapnya silahkan klik website di bawah ini

    Screenshot Hoaks, rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek informasi resmi terkait rekrutmen pegawai Koperasi Desa Merah Putih di laman Instagram Kementerian Koperasi.

    Kemenkop membantah informasi rekrutmen tersebut dan menyebutnya sebagai hoaks.

    "Baru-baru ini beredar informasi hoaks terkait rekrutmen Pegawai Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di media sosial. Kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar," tulis Kemenkop di Instagram pada 24 Maret 2025.

    Kemenkop menyebutkan, informasi resmi terkait program Koperasi Desa Merah Putih dapat ditemukan di laman media sosial resmi Kemenkop.

    Sementara itu, tautan rekrutmen yang beredar di Facebook kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data.

    Tautan itu mengarah ke sebuah situs yang meminta pengunjung memasukkan nama dan nomor akun Telegram.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi rekrutmen pegawai Koperasi Desa Merah Putih yang beredar di Facebook adalah hoaks.

    Kemenkop membantah informasi rekrutmen tersebut dan menyebutnya sebagai hoaks. Tautan itu kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data.

    Rujukan