(GFD-2024-21461) [SALAH] Foto Seorang Penembak Trump yang Tewas di Tempat
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 29/07/2024
Berita
“Penembak Trump Penembaknya, yang diidentifikasi sebagai Mark Violets, tewas di tempat. Sebelum penyerangan, Violet mengunggah video ke YouTube yang menyatakan bahwa ‘keadilan akan datang’.”
Hasil Cek Fakta
Artikel disadur dari AFP.
Beredar postingan di Twitter dari akun @bdleonanda pada 14 Juli 2024 yang menyebut bahwa foto pada postingan tersebut merupakan seorang penambak Donald Trump.
Namun faktanya dilansir dari AP News bahwa FBI telah mengidentifikasi bahwa penembak Trump adalah Thomas Matthew Crock asal Pennsylvania. Hasil penelusuran AFP menemukan bahwa foto seorang yang diklaim penembak Trump dalam postingan tersebut adalah Marco Violi, seorang jurnalis asal Italia.
Mengutip dari AFP, Marco Violi melalui Instagramnya secara tegas telah mengklarifikasi bahwa dirinya tidak memiliki sangkut paut dengan insiden dari penembakan Donald Trump. Ia juga menegaskan bahwa saat kejadian tersebut dirinya sedang berada di Roma, Italia, dan tidak mengetahui kejadian penembakan tersebut.
Dengan demikian, klaim foto seorang penembak Donald Trump adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Beredar postingan di Twitter dari akun @bdleonanda pada 14 Juli 2024 yang menyebut bahwa foto pada postingan tersebut merupakan seorang penambak Donald Trump.
Namun faktanya dilansir dari AP News bahwa FBI telah mengidentifikasi bahwa penembak Trump adalah Thomas Matthew Crock asal Pennsylvania. Hasil penelusuran AFP menemukan bahwa foto seorang yang diklaim penembak Trump dalam postingan tersebut adalah Marco Violi, seorang jurnalis asal Italia.
Mengutip dari AFP, Marco Violi melalui Instagramnya secara tegas telah mengklarifikasi bahwa dirinya tidak memiliki sangkut paut dengan insiden dari penembakan Donald Trump. Ia juga menegaskan bahwa saat kejadian tersebut dirinya sedang berada di Roma, Italia, dan tidak mengetahui kejadian penembakan tersebut.
Dengan demikian, klaim foto seorang penembak Donald Trump adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Faktanya foto tersebut merupakan seorang jurnalis asal Italia yang bernama Marco Violi, sedangkan penembak Trump adalah Thomas Matthew asal Pennsylvania.
Faktanya foto tersebut merupakan seorang jurnalis asal Italia yang bernama Marco Violi, sedangkan penembak Trump adalah Thomas Matthew asal Pennsylvania.
Rujukan
(GFD-2024-21460) [SALAH] Video Penyalaan Obor Olimpade Paris
Sumber: SnackVideo.comTanggal publish: 29/07/2024
Berita
“Penyalaan obor Olimpade dari Gereja Paris. Spektakuler.”
Hasil Cek Fakta
Artikel disadur dari AFP
Beredar sebuah video di Snack Video yang diklaim merupakan penyalaan obor untuk acara Olimpiade Paris 2024.
Namun setelah ditelusuri oleh AFP, faktanya video tersebut menunjukkan tradisi perayaan Paskah di Kota Florence, Italia, bukan di Paris. Rekaman tersebut telah lama beredar di TikTok @firenzetv sejak April 2023.
Dengan demikian, video penyalaan obor Olimpiade Paris adalah tidak benar dengan kategori Konteks yang Salah.
Beredar sebuah video di Snack Video yang diklaim merupakan penyalaan obor untuk acara Olimpiade Paris 2024.
Namun setelah ditelusuri oleh AFP, faktanya video tersebut menunjukkan tradisi perayaan Paskah di Kota Florence, Italia, bukan di Paris. Rekaman tersebut telah lama beredar di TikTok @firenzetv sejak April 2023.
Dengan demikian, video penyalaan obor Olimpiade Paris adalah tidak benar dengan kategori Konteks yang Salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Faktanya video tersebut menunjukkan tradisi Paskah di Kota Florence, Italia, bukan di Paris. Diketahui rekaman tersebut telah beredar sejak 2023.
Faktanya video tersebut menunjukkan tradisi Paskah di Kota Florence, Italia, bukan di Paris. Diketahui rekaman tersebut telah beredar sejak 2023.
Rujukan
(GFD-2024-21459) [SALAH] Foto Bocor dari 1860 yang Menunjukkan Beberapa Orang Berleher Panjang
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 29/07/2024
Berita
“Rekaman yang bocor sejarah kembali pada tahun 1860 untuk penyelesaian keluarga leher terpanjang yang ditangkap saat itu”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah foto di Facebook yang diposting oleh akun bernama “Ina Siti Nurjanah” pada 10 Juli 2024 yang menunjukkan sekumpulan orang memiliki leher yang panjang pada tahun 1860.
Namun setelah dideteksi apakah foto tersebut adalah buatan AI dengan menggunakan tools Hive Moderation, didapatkan hasil sebesar 98,3% bahwa foto tersebut adalah buatan AI. Sehingga dapat dipastikan bahwa foto tersebut bukan berasal dari tahun 1860 yang bocor.
Dengan demikian, foto bocor dari 1860 yang menunjukkan beberapa orang berleher panjang adalah tidak benar dengan kategori Konten Palsu.
Namun setelah dideteksi apakah foto tersebut adalah buatan AI dengan menggunakan tools Hive Moderation, didapatkan hasil sebesar 98,3% bahwa foto tersebut adalah buatan AI. Sehingga dapat dipastikan bahwa foto tersebut bukan berasal dari tahun 1860 yang bocor.
Dengan demikian, foto bocor dari 1860 yang menunjukkan beberapa orang berleher panjang adalah tidak benar dengan kategori Konten Palsu.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Setelah dilakukan pendeteksian AI, faktanya foto tersebut memiliki probabilitas adalah buatan AI sebesar 98,3%.
Setelah dilakukan pendeteksian AI, faktanya foto tersebut memiliki probabilitas adalah buatan AI sebesar 98,3%.
Rujukan
(GFD-2024-21458) [PENIPUAN] Inul Daratista Bagi Hadiah Lewat Chat WhatsApp
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 29/07/2024
Berita
“Kirim pesan ke BUNDA INUL DARATISTA di WhatsApp. https://wa[dot]me/message/F27HMCHIMFJAO1
JUJUR YA :exclamation:️
Siapa yang belum dapat hadiah dari Bunda…
coba Absen ya Sebutkan dari kota/provinsi mana saja .. bunda akan kirim secepatnya .
Buruan yah hubungi WhatsApp bunda sekarang
Atau klik link WhatsApp bunda:point_down:
https://wa[dot]me/+6283160524104”
JUJUR YA :exclamation:️
Siapa yang belum dapat hadiah dari Bunda…
coba Absen ya Sebutkan dari kota/provinsi mana saja .. bunda akan kirim secepatnya .
Buruan yah hubungi WhatsApp bunda sekarang
Atau klik link WhatsApp bunda:point_down:
https://wa[dot]me/+6283160524104”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah postingan di Facebook dari akun bernama “Bunda Inul Daratista” pada 11 Juli 2024 yang menyebut bahwa Inul membagikan hadiah dengan mengirim pesan melalui WhatsApp. Dalam postingan tersebut juga menyematkan foto uang tunai sebesar Rp50juta dan gambar poster dengan desain yang menunjukkan Inul, logo Vizta, serta narasi “Giveaway Announcement”.
Namun setelah ditelusuri dengan mengunjungi akun Twitter dan Instagram Inul yang telah terverifikasi centang biru, tidak ditemukan pengumuman pembagian hadiah dengan mengirim pesan WhatsApp.
Pada bio Instagramnya Inul menyematkan juga laman Facebook aslinya, meskipun belum memiliki centang biru, tetapi akun tersebut berbeda dengan akun yang digunakan untuk membagikan hadiah. Sehingga dapat dipastikan bahwa akun Facebook yang membagikan hadiah dengan cara mengirim pesan melalui WhatsApp adalah akun palsu.
Terkait desain poster dengan narasi “Giveaway Announcement” yang menunjukkan Inul dan logo Vizta, ditemukan poster yang sama pada postingan Instagram resmi Vizta, @inulviztaofficial. Dalam postingan tersebut memang membagikan pengumuman giveaway uang tunai, namun para pemenang tidak diminta untuk mengirim pesan melalui WhatsApp, melainkan akan dihubungi langsung oleh pihak Vizta.
Dengan demikian, Inul Daratistas membagikan hadiah dengan mengirim pesan WhatsApp adalah tidak benar dengan kategori Konten Tiruan.
Namun setelah ditelusuri dengan mengunjungi akun Twitter dan Instagram Inul yang telah terverifikasi centang biru, tidak ditemukan pengumuman pembagian hadiah dengan mengirim pesan WhatsApp.
Pada bio Instagramnya Inul menyematkan juga laman Facebook aslinya, meskipun belum memiliki centang biru, tetapi akun tersebut berbeda dengan akun yang digunakan untuk membagikan hadiah. Sehingga dapat dipastikan bahwa akun Facebook yang membagikan hadiah dengan cara mengirim pesan melalui WhatsApp adalah akun palsu.
Terkait desain poster dengan narasi “Giveaway Announcement” yang menunjukkan Inul dan logo Vizta, ditemukan poster yang sama pada postingan Instagram resmi Vizta, @inulviztaofficial. Dalam postingan tersebut memang membagikan pengumuman giveaway uang tunai, namun para pemenang tidak diminta untuk mengirim pesan melalui WhatsApp, melainkan akan dihubungi langsung oleh pihak Vizta.
Dengan demikian, Inul Daratistas membagikan hadiah dengan mengirim pesan WhatsApp adalah tidak benar dengan kategori Konten Tiruan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Faktanya Inul Daratista tidak membagikan hadiah uang yang diumumkan melalui sosial media asli miliknya, akun Facebook tersebut adalah akun palsu yang dapat digunakan untuk menipu.
Faktanya Inul Daratista tidak membagikan hadiah uang yang diumumkan melalui sosial media asli miliknya, akun Facebook tersebut adalah akun palsu yang dapat digunakan untuk menipu.
Rujukan
Halaman: 1803/6541