• (GFD-2025-27962) SALAH] Ono Surono Didemo karena Mau Memecah Jawa Barat Menjadi Lima Provinsi

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 18/07/2025

    Berita

    Beredar sebuah unggahan video [arsip] oleh akun Facebook “Anik Rohmatin” pada Sabtu (05/07/2025). Unggahan tersebut menyebutkan bahwa Ono Surono didemo mahasiswa dan warga karena ingin memecah Jawa Barat menjadi lima provinsi. Berikut narasi pendukungnya:
    Ono Surono di Demo Mahasiswa dan Warga

    #onosurono #KDM #kangdedi #dedimulyadi #bapaaing #jabariatimewah #mahasiswa #warga #trendingtopik #fypviral #fbpro #reels

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Ono Surono didemo karena mau memecah Jawa Barat Menjadi lima provinsi” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Berdasarkan informasi yang didapatkan, tidak ditemukan pernyataan resmi atau pemberitaan yang menunjukkan Ono Surono mengusulkan Jawa Barat dipecah menjadi lima provinsi, isu ini juga sudah diklarifikasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat (Jabar) yang menegaskan wacana pemekaran Jawa Barat menjadi 5 provinsi merupakan hoaks atau kabar bohong.

    Bappeda bersama DPRD Jabar tengah membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan tahun 2025-2029. Pemprov Jabar kini tengah fokus membahas pemekaran desa di wilayah Jawa Barat. Namun, tidak membahas pemekaran Jabar menjadi 5 provinsi.

    Tidak ada bukti valid atau pemberitaan resmi yang mendukung narasi Ono Surono didemo mahasiswa dan warga karena ingin memecah Jawa Barat menjadi lima provinsi.

    Kesimpulan

    Klaim bahwa “Ono Surono didemo karena mau memecah Jawa Barat menjadi lima provinsi” adalah konten yang menyesatkan (misleading content). Pemprov Jabar kini tengah fokus membahas pemekaran desa di wilayah Jawa Barat. Namun, tidak membahas pemekaran Jabar menjadi 5 provinsi.

    (Ditulis oleh Desta Ardiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27963) [SALAH] Junta Myanmar Ingin Memerangi Indonesia

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 18/07/2025

    Berita

    Akun Facebook “Mila Nurarafah” pada Selasa (8/7/2025) membagikan video [arsip] disertai narasi:
    “Junta myanmar tidak ingin melepaskan tawanan Indonesia, malah ingin perang lawan indonesia
    JUNTA MILITER MYANMAR TIDAK MAU DIAJAK NEGOSIASI SAMA INDONESIA MALAH SEMAKIN MENJADI JADI, INDONESIA MULAI MENYIAPKAN PASUKAN ELIT UNTUK MENYERANG JUNTA MYANMAR”
    Per Jumat (18/7/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 20 ribu tanda suka dan 17.300-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Myanmar perangi Indonesia” ke mesin pencarian Google. Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel mengenai Junta Myanmar yang ingin perang melawan Indonesia.
    Terkait WNI yang ditawan di Myanmar, TurnBackHoax pernah mengulas seputar klaim tersebut lewat artikel “[SALAH] Indonesia Menyatakan Perang Lawan Myanmar”.
    Dalam artikel yang tayang Jumat (11/7,2025) itu, disebutkan bahwa parlemen Indonesia mendorong dilakukannya operasi militer selain perang (OMSP)—atau diplomasi militer—dalam upaya pembebasan tahanan WNI di Myanmar. Hal tersebut dilakukan apabila diplomasi Kementerian Luar Negeri mengalami kegagalan.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Junta Myanmar ingin perangi Indonesia” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27964) [SALAH] Ada Insiden Kebocoran Nuklir di Cinere

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 18/07/2025

    Berita

    Beredar sebuah informasi [arsip] oleh akun X “Levin’s Brother” pada Selasa, (03/06/2025) yang menyebutkan bahwa adanya kebocoran nuklir di wilayah Cinere, Depok, dengan indeks kualitas udara (AQI) sebesar 483 US AQI.

    Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah dilihat sebanyak hampir 4 juta, dengan lebih dari 4 ribu unggahan ulang, 600 interaksi komentar, dan lebih 30 ribu suka.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) coba melakukan pencarian informasi melalui “Google” terkait informasi tersebut. Hasilnya, pencarian mengarah pada salah satu unggahan oleh akun Instagram “theunexplnd”.

    Dalam unggahannya menyebutkan bahwa ramai kabar di media sosial terkait dugaan kebocoran nuklir di wilayah Cinere, Depok, dengan kategori Indeks Kualitas Udara (AQI) Hazardous (berbahaya) yaitu sebesar 483 US AQI. Nomor AQI ditetapkan berdasarkan polutan udara dengan nomor AQI tertinggi pada saat kualitas udara diukur. Tetapi hasil tersebut tidak bisa menunjukkan adanya kebocoran nuklir.

    Informasi tersebut sempat membuat masyarakat resah. Namun setelah ditelusuri, tidak ada bukti atau konfirmasi resmi dari pemerintah setempat terkait kejadian itu, sehingga dapat dipastikan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.

    Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi, dan selalu menjaga kesehatan serta menggunakan masker ketika diluar dan alat bantu penyaring udara untuk menjaga kualitas udara di dalam ruangan.

    Kesimpulan

    Informasi “adanya insiden kebocoran nuklir di kawasan Cinere” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Arief Putra Ramadhan)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27965) [SALAH] Putin Kirim Ribuan Pasukan sebagai Fasilitas Pertahanan di Papua

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 18/07/2025

    Berita

    Akun Facebook “Mohamad Fahmi Fildhafi” pada Minggu (6/7/2025) membagikan video [arsip] disertai narasi:
    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sahabat kami di Indonesia, kawasan Pasifik dinamis untuk memperkuat pertahanan kedaulatan anda dan stabilitas regional, Rusia mengusulkan fasilitas pertahanan bersama di Papua, Indonesia. Kami siap menempatkan sistem pertahanan udara five hundred di sana, perisai terkuat kami untuk langit anda. Ingat, seluruh kekuatan strategis Rusia, termasuk potensi nuklir kami adalah jaminan keamanan bagi kemitraan kita. Ini semua tentu dengan menghormati penuh kedaulatan Indonesia. Bersama di Papua, kita bangun stabilitas kekuatan pertahanan Indonesia”
    Unggahan disertai takarir:
    “Putin lepas keberangkatan ribuan pasukan ke indonesia”
    Per Jumat (18/7/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 15.600 tanda suka dan seribu komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis konten itu dengan perangkat deteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya, audio dalam konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.
    TurnBackHoax kemudian menelusuri tangkapan layar video menggunakan Yandex Image serta Google Lens. TurnBackHoax juga memanfaatkan perangkat Google Translate untuk melakukan penerjemahan.
    Hasil penelusuran video pertama (bagian atas) mengarah ke pemberitaan media Rusia 1tv.ru pada September 2023. Video yang memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin itu diambil dari momen pidatonya mengenai peringatan satu tahun penyatuan kembali empat wilayah baru ke Rusia, yakni wilayah Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.
    Sementara itu, video kedua (bagian bawah) merupakan kumpulan dari beberapa momen yang tidak saling berkaitan, antara lain:
    YouTube Kementerian Pertahanan Rusia: Penyambutan pasukan terjun payung Rusia pada Januari 2022. Mereka kembali usai melaksanakan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian kolektif CSTO di Republik Kazakhstan.
    YouTube Kemhan RI: Pertemuan Menteri Pertahanan Prabowo dan Putin pada Selasa (31/7/2024). Dalam pertemuan itu, keduanya menyoroti hubungan bilateral jangka panjang, terutama terkait ketahanan pangan dan energi.
    YouTube Sekretariat Presiden: Momen Presiden Prabowo menerima kunjungan Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia, Sergei K. Shoigu, pada Selasa (25/2/2025). Kunjungan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam mempererat kemitraan strategis dan membuka peluang lebih luas untuk kerja sama di masa depan.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Putin kirim ribuan pasukan ke Papua” adalah konten palsu (fabricated content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan