KOMPAS.com - Di media sosial, beredar sebuah video menampilkan penampakan seseorang memakai pakaian logam atau metal yang melayang di antara awan-awan di langit.
Pengguna media sosial menyebutkan, itu adalah penampakan pria metalik di langit Utah, Amerika Serikat (AS) pada 12 Agustus 2025.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Informasi mengenai penampakan pria metalik di langit Utah disebarkan oleh akun Facebook ini dan Instagram ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Selasa (19/8/2025):
"Pria Langit Metalik" Tertangkap Kamera!
Pada 12 Agustus 2025, sebuah video viral menunjukkan sosok humanoid berkilau, dijuluki "Pria Langit Metalik", tertangkap kamera sedang melihat ke bawah ke arah sebuah rumah di Utah, AS. Ini adalah pengalaman yang benar-benar tidak biasa yang berhasil direkam oleh kamera! Penampakan ini memicu diskusi hangat di kalangan pengamat fenomena langit dan UFO.
Seorang saksi mata mengklaim pernah melihat objek serupa dua tahun lalu, yang kemudian diberitakan oleh media lokal. Ia menyatakan bahwa suaminya awalnya skeptis, namun berubah pikiran setelah laporan
akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, mengenai penampakan pria metalik di langit Utah pada 12 Agustus 2025.
(GFD-2025-28615) [HOAKS] Penampakan Pria Metalik di Langit Utah
Sumber:Tanggal publish: 25/08/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video, kemudian melakukan pencarian gambar di Google. Teknik ini disebut dengan reverse image search.
Hasil pencarian mengarahkan ke situs pemeriksa fakta Lead Stories.
Video mengenai pria metalik mirip dengan unggahan yang ada di akun Instagram @UFO5537 pada 25 Juli 2025.
Obyek dan profil awan dalam video sama dengan yang digambarkan dalam unggahan @UFO5537.
Berikut penggalan narasi yang ditulis pengunggah:
Objek yang menggantung di Awan Chiang Mai, Thailand. (23 Juli 2025).
Belum diketahui benda jenis apa yang terlihat dalam video. Apakah balon, atau video manipulatif. Namun dapat dipastikan lokasinya bukan di Utah.
Hasil pencarian mengarahkan ke situs pemeriksa fakta Lead Stories.
Video mengenai pria metalik mirip dengan unggahan yang ada di akun Instagram @UFO5537 pada 25 Juli 2025.
Obyek dan profil awan dalam video sama dengan yang digambarkan dalam unggahan @UFO5537.
Berikut penggalan narasi yang ditulis pengunggah:
Objek yang menggantung di Awan Chiang Mai, Thailand. (23 Juli 2025).
Belum diketahui benda jenis apa yang terlihat dalam video. Apakah balon, atau video manipulatif. Namun dapat dipastikan lokasinya bukan di Utah.
Kesimpulan
Narasi mengenai penampakan pria metalik di langit Utah pada 12 Agustus 2025 merupakan hoaks.
Unggahan lain lebih dulu ada di Instagram, menyebutkan bahwa video berlokasi di Thailand pada 23 Juli 2025.
Namun belum diketahui dengan pasti jenis benda yang melayang tersebut.
Unggahan lain lebih dulu ada di Instagram, menyebutkan bahwa video berlokasi di Thailand pada 23 Juli 2025.
Namun belum diketahui dengan pasti jenis benda yang melayang tersebut.
Rujukan
- https://www.facebook.com/rinaldo.basriandy/videos/1076378601144480/
- https://www.instagram.com/reel/DNikZP2TMHu/
- https://leadstories.com/hoax-alert/2025/08/fact-check-metal-sky-man-was-not-spotted-in-the-clouds-above-utah-on-august-11-2025-ripped-from-footage-posted-in-july.html
- https://www.instagram.com/p/DMiiKt6pQ3t/
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
(GFD-2025-28616) [HOAKS] Link Pospay untuk Pencairan BSU Agustus 2025
Sumber:Tanggal publish: 25/08/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar tautan mengatasnamakan Pospay, yang diklaim untuk mencairkan Bantuan Subsidi upah (BSU) periode Agustus 2025 sebesar Rp 600.000.
Sebagaimana diketahui, BSU dicairkan kepada pekerja yang memenuhi syarat melalui Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, dan Mandiri), BSI, dan layanan Pospay yang dikelola PT Pos Indonesia.
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut tidak mengarah ke layanan Pospay dan terindikasi phishing atau pencurian data.
Tautan mengatasnamakan Pospay yang diklaim untuk mengecek pencairan BSU dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini, pada Agustus 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Program Resmi Bantuan Subsidi Upah 2025
Pemerintah menyalurkan BSU senilai Rp600.000 untuk pekerja yang memenuhi kriteria tertentu. Sebagai mitra distribusi, POSPAY menjamin proses verifikasi cepat, aman, dan terhubung langsung ke sistem resmi.
Langkah klaim:
Buka tautan resmi POSPAY. bs-u-terkini-852[dot]vercel[dot]app. Masukkan data yang diperlukan sesuai petunjuk. Terima dana BSU Rp600.000 langsung ke rekening POSPAY Anda.
Screenshot Hoaks, link Pospay untuk pencairan BSU Agustus 2025
Sebagaimana diketahui, BSU dicairkan kepada pekerja yang memenuhi syarat melalui Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, dan Mandiri), BSI, dan layanan Pospay yang dikelola PT Pos Indonesia.
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut tidak mengarah ke layanan Pospay dan terindikasi phishing atau pencurian data.
Tautan mengatasnamakan Pospay yang diklaim untuk mengecek pencairan BSU dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini, pada Agustus 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Program Resmi Bantuan Subsidi Upah 2025
Pemerintah menyalurkan BSU senilai Rp600.000 untuk pekerja yang memenuhi kriteria tertentu. Sebagai mitra distribusi, POSPAY menjamin proses verifikasi cepat, aman, dan terhubung langsung ke sistem resmi.
Langkah klaim:
Buka tautan resmi POSPAY. bs-u-terkini-852[dot]vercel[dot]app. Masukkan data yang diperlukan sesuai petunjuk. Terima dana BSU Rp600.000 langsung ke rekening POSPAY Anda.
Screenshot Hoaks, link Pospay untuk pencairan BSU Agustus 2025
Hasil Cek Fakta
Setelah diperiksa, tautan itu tidak mengarah ke situs resmi PT Pos Indonesia atau halaman aplikasi Pospay di Play Store atau App Store.
Tautan itu mengarah ke situs yang meminta pengunjung memasukkan nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Ini merupakan indikasi phishing.
Awas, jangan masukkan data pribadi apa pun ke situs tersebut. Ini merupakan penipuan yang berpotensi merugikan kita, termasuk bisa membobol rekening perbankan.
Sementara itu, penyaluran BSU untuk kuartal III dan IV tahun 2025 masih dalam kajian. Pemerintah disebut mempertimbangkan untuk melanjutkan program ini.
Hal tersebut disampaikan Analis Kebijakan Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Riznaldi Akbar, di sela acara International Battery Summit di Jakarta.
"BSU kelihatannya lanjut karena kita efektif pelaksanaannya. Itu akan lanjut di triwulan III dan triwulan IV," kata Riznaldi, seperti diberitakan Kompas.com, 7 Agustus 2025.
Sebelumnya, pemerintah telah menyalurkan BSU sebesar Rp 300.000 per bulan untuk periode Juni-Juli 2025 bagi pekerja yang memenuhi syarat.
Kendati demikian, pemerintah sampai saat ini belum mengumumkan tentang pencairan BSU untuk periode Agustus 2025.
Tautan itu mengarah ke situs yang meminta pengunjung memasukkan nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Ini merupakan indikasi phishing.
Awas, jangan masukkan data pribadi apa pun ke situs tersebut. Ini merupakan penipuan yang berpotensi merugikan kita, termasuk bisa membobol rekening perbankan.
Sementara itu, penyaluran BSU untuk kuartal III dan IV tahun 2025 masih dalam kajian. Pemerintah disebut mempertimbangkan untuk melanjutkan program ini.
Hal tersebut disampaikan Analis Kebijakan Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Riznaldi Akbar, di sela acara International Battery Summit di Jakarta.
"BSU kelihatannya lanjut karena kita efektif pelaksanaannya. Itu akan lanjut di triwulan III dan triwulan IV," kata Riznaldi, seperti diberitakan Kompas.com, 7 Agustus 2025.
Sebelumnya, pemerintah telah menyalurkan BSU sebesar Rp 300.000 per bulan untuk periode Juni-Juli 2025 bagi pekerja yang memenuhi syarat.
Kendati demikian, pemerintah sampai saat ini belum mengumumkan tentang pencairan BSU untuk periode Agustus 2025.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan mengatasnamakan Pospay yang diklaim untuk pencairan BSU Agustus 2025 adalah hoaks.
Tautan itu mengarah ke situs yang meminta pengunjung memasukkan nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Ini merupakan indikasi phishing.
Tautan itu mengarah ke situs yang meminta pengunjung memasukkan nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Ini merupakan indikasi phishing.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid023CX1Cg5tgkVycRzQhCGTzjbCiAUa8A3o8uMDomZ4HFPeVQcFuWJpfGQSbr3nqXwEl&id=61578890930793
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid023CX1Cg5tgkVycRzQhCGTzjbCiAUa8A3o8uMDomZ4HFPeVQcFuWJpfGQSbr3nqXwEl&id=61578890930793
- https://www.facebook.com/groups/1828561584674530/?multi_permalinks=1869421660588522&hoisted_section_header_type=recently_seen
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0Uh1H5caxPK9GuzuTprADJhrsdwavjJjZ74YkgeqkcZGuotDQRa6WijHM8u5LkrDVl&id=61579086607937
- https://money.kompas.com/read/2025/08/07/060700726/pemerintah-kaji-pemberian-bsu-untuk-kuartal-iii-dan-iv-2025
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
(GFD-2025-28617) [HOAKS] Foto Tentara Perempuan Israel Ditangkap Polisi Belanda
Sumber:Tanggal publish: 25/08/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah foto di media sosial diklaim menampilkan seorang tentara perempuan Israel bernama Yukhal Yulita ditangkap oleh polisi Belanda karena kejahatan perang.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Foto yang diklaim menampilkan tentara Israel ditangkap polisi Belanda salah satunya dibagikan akun Facebook ini.
Dalam foto tampak seorang perempuan ditangkap oleh pria yang memakai seragam polisi. Narasi dalam video ditampilkan sebagai berikut:
Yes ! Polisi Belanda menangkap perwira Israel Yukhal Yulita saat sedang berlibur, dengan mengutip tuduhan organisasi hak asasi manusia bahwa dia melakukan kejahatan perang di Rafah.
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri foto tersebut menggunakan teknik reverse image search. Hasilnya, ditemukan foto identik di laman pemeriksa fakta Misbar ini.
Dalam keterangannya, foto itu bukan penangkapan tentara Israel oleh polisi Belanda.
Foto aslinya adalah momen ketika polisi di Inggris mengamankan perayaan Bank Holiday di Kota Newcastle pada 29 Agustus 2016.
Adapun foto yang bersumber dari media Daily Mail itu diberi keterangan: "Polisi mengawal seorang gadis mungil (kanan) menjauh dari lokasi di pusat kota”.
Bank Holiday merupakan hari libur nasional di Britania Raya yang umumnya merujuk pada semua hari libur nasional, baik yang ditetapkan oleh undang-undang, ketetapan kerajaan, maupun tradisi.
Sementara itu, dikutip dari Reuters, Kejaksaan Agung Belanda memastikan tidak ada penahan terhadap tentara Israel bernama Yukhal Yulita seperti dalam unggahan yang beredar.
“Saya dapat memastikan bahwa kami tidak menahan siapa pun dengan nama tersebut maupun warga negara Israel yang terkait dengan Mahkamah Pidana Internasional atau kejahatan internasional,” ujar seorang juru bicara Kejaksaan Agung Belanda.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga tidak mengetahui soal adanya kabar tentara perempuan Israel ditahan di luar negeri.
Hal serupa juga disampaikan oleh seorang juru bicara Kedutaan Besar Israel di Den Haag. Ia mengaku tidak mengetahui kabar soal penahanan tentara Israel bernama Yukhal Yulita.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Foto yang diklaim menampilkan tentara Israel ditangkap polisi Belanda salah satunya dibagikan akun Facebook ini.
Dalam foto tampak seorang perempuan ditangkap oleh pria yang memakai seragam polisi. Narasi dalam video ditampilkan sebagai berikut:
Yes ! Polisi Belanda menangkap perwira Israel Yukhal Yulita saat sedang berlibur, dengan mengutip tuduhan organisasi hak asasi manusia bahwa dia melakukan kejahatan perang di Rafah.
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri foto tersebut menggunakan teknik reverse image search. Hasilnya, ditemukan foto identik di laman pemeriksa fakta Misbar ini.
Dalam keterangannya, foto itu bukan penangkapan tentara Israel oleh polisi Belanda.
Foto aslinya adalah momen ketika polisi di Inggris mengamankan perayaan Bank Holiday di Kota Newcastle pada 29 Agustus 2016.
Adapun foto yang bersumber dari media Daily Mail itu diberi keterangan: "Polisi mengawal seorang gadis mungil (kanan) menjauh dari lokasi di pusat kota”.
Bank Holiday merupakan hari libur nasional di Britania Raya yang umumnya merujuk pada semua hari libur nasional, baik yang ditetapkan oleh undang-undang, ketetapan kerajaan, maupun tradisi.
Sementara itu, dikutip dari Reuters, Kejaksaan Agung Belanda memastikan tidak ada penahan terhadap tentara Israel bernama Yukhal Yulita seperti dalam unggahan yang beredar.
“Saya dapat memastikan bahwa kami tidak menahan siapa pun dengan nama tersebut maupun warga negara Israel yang terkait dengan Mahkamah Pidana Internasional atau kejahatan internasional,” ujar seorang juru bicara Kejaksaan Agung Belanda.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga tidak mengetahui soal adanya kabar tentara perempuan Israel ditahan di luar negeri.
Hal serupa juga disampaikan oleh seorang juru bicara Kedutaan Besar Israel di Den Haag. Ia mengaku tidak mengetahui kabar soal penahanan tentara Israel bernama Yukhal Yulita.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Foto yang diklaim menampilkan tentara perempuan Israel ditangkap polisi Belanda merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Faktanya, foto itu adalah momen ketika polisi di Inggris mengamankan perayaan Bank Holiday di Kota Newcastle pada 29 Agustus 2016.
Sampai saat ini tidak ada informasi valid terkait penangkapan tentara perempuan Israel bernama Yukhal Yulita. Kejaksaan Agung Belanda dan Kedutaan Besar Israel membantah kabar itu.
Faktanya, foto itu adalah momen ketika polisi di Inggris mengamankan perayaan Bank Holiday di Kota Newcastle pada 29 Agustus 2016.
Sampai saat ini tidak ada informasi valid terkait penangkapan tentara perempuan Israel bernama Yukhal Yulita. Kejaksaan Agung Belanda dan Kedutaan Besar Israel membantah kabar itu.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/p/17AJdtULgk/
- https://www.misbar.com/en/factcheck/2025/08/12/photo-does-not-show-dutch-police-arresting-israeli-soldier-war-crimes-gaza
- https://www.dailymail.co.uk/news/article-3763434/Collapsed-street-urinating-doorways-carted-police-s-just-Bank-Holiday-night-Toon-Newcastle-revellers.html
- https://www.reuters.com/fact-check/no-israeli-named-yukhal-yulita-arrested-netherlands-war-crimes-say-officials-2025-08-15/
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
(GFD-2025-28620) [HOAKS] Pasha Ungu Mundur dari DPR RI
Sumber:Tanggal publish: 25/08/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan yang mengeklaim penyanyi Sigit Purnomo Syamuddin Said alias Pasha Ungu mengundurkan diri dari posisinya sebagai anggota DPR RI.
Pasha merupakan anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Ia lolos ke DPR dari Daerah Pemilihan III Jakarta.
Setelah ditelusuri, narasi pengunduran diri Pasha Ungu dari jabatan anggota DPR adalah hoaks.
Unggahan yang mengeklaim Pasha Ungu mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI dibagikan di Facebook, misalnya oleh akun ini, ini, ini ini, ini dan ini.
Dalam unggahan disebutkan, Pasha memilih mundur sebagai anggota DPR RI karena ia tidak mau memakan uang haram.
Diberitakan Kompas.com, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno membantah narasi soal mundurnya Pasha sebagai anggota DPR RI.
Sampai saat ini Pasha masih tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN.
"Hoaks itu," ujar Eddy Senin (25/8/2025).
Adapun unggahan keliru soal pengunduran Pasha muncul usai sejumlah anggota DPR RI menjadi sorotan karena berjoget pada momen Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (15/8/2025).
Saat itu, Pasha yang memilih diam dan tidak ikut berjoget mendapat pujian dari warganet. Dia dinilai peka terhadap kondisi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Meski dipuji, Pasha justru membela rekan DPR-nya dan membantah bahwa mereka tidak peka dengan kondisi masyarakat.
"Oh iya dong (tetap sensitif), DPR ini kan saya kira pasti peka, lah. Karena salah satu tujuan kita ini kan undang-undang dan tujuannya yang terbaik untuk masyarakat di seluruh sektor lini kehidupan," kata Pasha saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Pasha merupakan anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Ia lolos ke DPR dari Daerah Pemilihan III Jakarta.
Setelah ditelusuri, narasi pengunduran diri Pasha Ungu dari jabatan anggota DPR adalah hoaks.
Unggahan yang mengeklaim Pasha Ungu mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI dibagikan di Facebook, misalnya oleh akun ini, ini, ini ini, ini dan ini.
Dalam unggahan disebutkan, Pasha memilih mundur sebagai anggota DPR RI karena ia tidak mau memakan uang haram.
Diberitakan Kompas.com, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno membantah narasi soal mundurnya Pasha sebagai anggota DPR RI.
Sampai saat ini Pasha masih tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN.
"Hoaks itu," ujar Eddy Senin (25/8/2025).
Adapun unggahan keliru soal pengunduran Pasha muncul usai sejumlah anggota DPR RI menjadi sorotan karena berjoget pada momen Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (15/8/2025).
Saat itu, Pasha yang memilih diam dan tidak ikut berjoget mendapat pujian dari warganet. Dia dinilai peka terhadap kondisi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Meski dipuji, Pasha justru membela rekan DPR-nya dan membantah bahwa mereka tidak peka dengan kondisi masyarakat.
"Oh iya dong (tetap sensitif), DPR ini kan saya kira pasti peka, lah. Karena salah satu tujuan kita ini kan undang-undang dan tujuannya yang terbaik untuk masyarakat di seluruh sektor lini kehidupan," kata Pasha saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Narasi yang mengeklaim Pasha Ungu mundur sebagai anggota DPR RI merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno menyebut kader partainya itu tidak pernah mengundurkan diri. Pasha masih tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN.
Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno menyebut kader partainya itu tidak pernah mengundurkan diri. Pasha masih tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/p/1AyBzyVt9N/
- https://www.facebook.com/share/r/1AQn7Sz8bg/
- https://www.facebook.com/share/p/1E3AuHJGvq/
- https://www.facebook.com/share/p/1Ec39bUBfP/
- https://www.facebook.com/share/p/1Dc6d3ksaw/
- https://www.facebook.com/share/r/16u8j1MLuR/?mibextid=9drbnH
- https://nasional.kompas.com/read/2025/08/22/20484651/tuai-pujian-karena-sikapnya-pasha-ungu-justru-bela-anggota-dpr-yang-joget-di
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
Halaman: 1445/7963