• (GFD-2025-28881) Hoaks! Prabowo bekukan sementara MPR/DPR

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/09/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menampilkan foto Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, yang sedang mengenakan jas dan berbicara di depan mikrofon sambil mengepalkan tangan.

    Dalam unggahan tersebut dinarasikan bahwa apabila DPR tidak mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dalam satu minggu ke depan, maka MPR/DPR akan dibekukan sementara.

    Narasi yang ditulis dalam unggahan berbunyi:

    “PIDATO PERTANGGUNG JAWABAN PRESIDEN TERHADAP RAKYAT

    jika dalam satu minggu ke depan, Uu Perampasan aset koruptor tidak segera di sahkan, maka jangan salahkan Rakyat Indonesia dan sesuai dengan amanat Rakyat, saya akan bekukan sementara MPR/DPR demi rasa tanggung jawab saya sebagai seorang mandataris Rakyat Indonesia dan bukan mandataris MPR atau DPR RI”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah Prabowo bekukan sementara MPR/DPR?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, foto dalam unggahan tersebut identik dengan dokumentasi ANTARA yang menampilkan Prabowo saat menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (15/8/2025).

    Dalam pidato resminya, tidak ada pernyataan terkait rencana pembekuan sementara MPR maupun DPR.

    Menanggapi isu RUU Perampasan Aset, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Sturman Panjaitan, menegaskan bahwa DPR akan memaksimalkan pembahasan RUU tersebut untuk merespons aspirasi masyarakat yang meminta percepatan. Ia menjelaskan, pembahasan RUU Perampasan Aset telah dimulai pada Senin (1/9/2025) dan saat ini masih berada pada tahap penyusunan.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Selain itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan DPR juga mendorong percepatan pembahasan RUU Perampasan Aset.

    Klaim: Prabowo bekukan sementara MPR/DPR

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28882) Cek fakta, Sri Mulyani mundur setelah di demo masyarakat

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/09/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan foto di Facebook menarasikan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mundur dari jabatannya. Unggahan tersebut juga disertai sejumlah tagar seperti demo, DPR, ojol, dan mahasiswa.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Sri Mulyani Mundur”

    Namun, benarkah Sri Mulyani mundur setelah di demo masyarakat?



    Hasil Cek Fakta

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Seusai menghadiri rapat kabinet di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8), Airlangga menegaskan bahwa kabar pengunduran diri Sri Mulyani tidak benar.

    "Tidak," katanya, dilansir dari ANTARA.

    Selain itu, Sri Mulyani Indrawati mengunggah foto dirinya menghadiri Rapat Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara melalui akun Instagram @smindrawati pada Senin (1/9), di tengah ramainya isu pengunduran dirinya sebagai bendahara negara.

    Dalam unggahan tersebut, terlihat ia bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto, menampilkan foto Presiden saat berpidato, serta suasana rapat di dalam ruangan.

    Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah selalu menghormati serta mendengarkan aspirasi, kritik, dan masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan dan koreksi berkelanjutan. Baca selengkapnya di sini

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • (GFD-2025-28884) Hoaks Video Penjarahan Gedung DPR RI

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/09/2025

    Berita

    tirto.id - Di tengah berbagai isu penjarahan yang bersliweran di media sosial, muncul sebuah video dengan narasi gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dijarah oleh pedemo.

    ADVERTISEMENT

    Klaim itu disebarkan di akun TikTok “sekedar_sa7a” (arsip) pada Minggu, 31 Agustus 2025. Dalam video yang diunggah, terlihat banyak orang memadati pintu masuk gedung yang diklaim gedung DPR. Massa tampak mengambil berbagai barang seperti televisi sampai kursi.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “terekam beberapa warga yang awalnya bertujuan untuk demo . berakhir penjarahan isi di dalam gedung dpr. semua perabotan bahkan sampai elektronik seperti tv dan kipas di ambil semua oleh sebagian pendemo.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    gimana guys ... lumayan juga sih dari pada di rusak mnding bawa pulang. kan itu beli juga dari pajak yang kita bayar,” tulis pengunggah di dalam takarir.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Penjarahan Gedung DPR. foto/holtine periksa fakta tirto

    Hingga artikel ini ditulis, video penjarahan tersebut sudah meraup 207 tanda suka, dan dipenuhi oleh 49 komentar. Dari pantauan Tirto, tak sedikit netizen yang mempercayai unggahan tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, bagaimana kebenaran dari narasi video?

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran video, Tirto mencoba lakukan penelusuran lewat Google Street View, untuk mencocokan lokasi penjarahan dalam video dengan Gedung DPR.

    Di dalam video, terlihat tempat keluar-masuknya orang-orang lewat gerbang berwarna oranye dengan dua pilar yang menjadi pintu masuk kawasan. Terlihat massa berlalu-lalang membawa berbagai barang.

    Tirto lalu menelusuri Gerbang DPR RI lewat Google Street View untuk menyocokkannya dengan video yang beredar. Pertama, Tirto mencocokkan bentuk pilar gerbang dengan Gerbang Pancasila.

    Namun, hasil penelusuran menunjukkan bentuk pilar Gerbang Pancasila berbeda dengan gerbang yang tampak dalam video. Gerbang Pancasila tampak lebih luas dan disertai pagar kokoh berwarna hitam. Sementara gerbang di dalam video terlihat lebih kecil, dan pilarnya berwarna oranye.

    Tirto kemudian menelusuri gerbang utama DPR di Google Street View.

    Hasil penelusuran juga menunjukkan bahwa gerbang utama DPR tidak sama dengan yang tampak di dalam video. Gerbang utama DPR memiliki pilar berwarna cokelat dan putih dengan lengkungan di bagian atas berwarna hijau, serta pagar besi tinggi berwarna hitam. Sementara itu, gerbang pada video memiliki pilar oranye dengan bagian atas berbentuk piramida.

    Tirto mencari petunjuk lain di unggahan, ditemukan tagar #demopekalongan di dalam takarir. Setelah mencari di Google dengan kata kunci “penjarahan di Pekalongan”, Tirto menemukan rilis pers Pemerintah Kota Pekalongan yang menyebut telah terjadi penjarahan di Gedung DPRD dan Kompleks Pemkot Pekalongan pada Sabtu (30/8/2025).

    Setelah ditelusuri di Google Street View, DPRD Kota Pekalongan memiliki gerbang yang identik dengan video yang beredar.

    Temuan ini sejalan dengan berita dari Radar Pekalongan, yang melaporkan terjadi penjarahan sejumlah barang dari Kompleks DPRD Kota Pekalongan. Massa juga diketahui membakar Kompleks Kantor Sekretariat Daerah, Kantor Wali Kota, dan DPRD Kota Pekalongan.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran fakta, video penjarahan yang diklaim terjadi di Gedung DPR pada 31 Agustus 2025 adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Dari hasil penelusuran Google Street View, ditemukan kalau gedung yang dijarah adalah Gedung DPRD Kota Pekalongan.

    Hasil verifikasi menunjukkan gerbang dalam video tidak sesuai dengan Gerbang Pancasila maupun gerbang utama DPR RI. Melalui penelusuran lanjutan, ditemukan bahwa gerbang dalam video identik dengan kompleks DPRD Kota Pekalongan.

    Dengan demikian, video tersebut benar memperlihatkan peristiwa penjarahan, tetapi lokasinya terjadi di Gedung DPRD Kota Pekalongan, bukan di Gedung DPR RI.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28885) Hoaks Video Kebakaran Gedung DPR dan Kantor Sekitarnya

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/09/2025

    Berita

    tirto.id - Gelombang demonstrasi massa pecah di berbagai wilayah Indonesia. Aksi ini dipicu oleh kemarahan publik atas penolakan terhadap besaran tunjangan perumahan yang diajukan untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ketidakpuasan masyarakat tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai tuntutan lain yang ditujukan kepada para wakil rakyat.

    ADVERTISEMENT

    Beberapa gedung dilaporkan terbakar saat demonstrasi meletus di berbagai wilayah pada penghujung Agustus lalu. Di Jakarta misalnya, gedung milik perusahaan Astra Credit Companies (ACC) yang terletak di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, dilalap api pada Jumat (29/8/2025) sore.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Pada hari yang sama, pihak-pihak tidak dikenal juga membakar Halte Senen Toyota Rangga, di Jakarta Pusat. Sekira pukul 21.30 WIB, api membumbung lebih tinggi ketimbang bangunan halte Transjakarta tersebut.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Di tengah ramainya kejadian kebakaran ini, beredar di media sosial video yang diklaim menunjukan kebakaran di Gedung DPR-RI. Narasi dalam video juga menyebutkan kebakaran tersebut juga menjalar ke gedung kantor perusahaan-perusahaan di sekitarnya. Video itu diunggah oleh akun Tiktok bernama “Along Sigli"(arsip) pada Selasa (2/9/2025).
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Dalam rekaman itu, terlihat kobaran api yang cukup besar di area yang tampak dikelilingi pepohonan. Keterangan teks dalam video menyebutkan bahwa kebakaran tersebut terjadi di kompleks Gedung DPR-RI pada Selasa (2/9/2025) dan menjalar ke gedung-gedung perusahaan di sekitarnya.

    “UPDATE TERBARU SITUASI TERKINI KEBAKARAN GEDUNG DPR API MULA MARAK KE SELURUH PERUSAHAAN JAKARTA, 2 SEPTEMBER 225,” tulis keterangan dalam video tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Kebakran DPR RI. foto/holtine periksa fakta tirto

    Sepanjang Selasa (2/9/2025) hingga Kamis (4/9/2025), atau selama dua hari tersebar di media sosial, unggahan ini telah memperoleh 16,6 ribu tanda suka dan 1.316 komentar.

    Lantas, bagaimana kebenaran video tersebut? Benarkah video tersebut menampilkan kebakaran di Gedung DPR RI dan gedung kantor perusahaan-perusahaan di sekitarnya?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto mengamati video yang disertakan dari awal hingga akhir. Kami menemukan sejumlah kejanggalan yang dinilai tidak terkait dengan klaim. Dalam video tersebut, suasana tempat yang terbakar tampak penuh dengan pepohonan dan semak belukar, gambaran yang jelas berbeda dari lanskap Gedung DPR RI.

    Selain itu, tidak ada satu pun momen dalam video yang menampilkan kebakaran di Gedung DPR RI maupun gedung perusahaan di sekitarnya. Kami kemudian melakukan penelusuran dengan menggunakan fitur reverse image search dari video tersebut.

    Hasilnya, penelusuran mengarahkan kami ke unggahan video identik yang diunggah akun TikTok “tipoftheaxle” pada (29/7/2025). Keterangan dalam video tersebut ditulis dalam bahasa Thailand, Tirto coba menerjemahkannya ke Bahasa Indonesia dan berikut adalah hasilnya:

    "#Ini adalah pahlawan #Menghormati para pahlawan pemberani #Para pengorbanan #Yang lahir sebagai tentara Thailand."

    Dari sisi kronologis waktu, ditemukan bahwa video tersebut diunggah pada Juli 2025, jauh sebelum peristiwa demonstrasi besar-besaran di Gedung DPR RI yang baru-baru ini terjadi. Hal ini secara jelas menunjukkan bahwa video tersebut tidak memiliki kaitan langsung dengan insiden kebakaran yang sedang ramai diperbincangkan.

    Lebih jauh, tidak ada keterangan resmi dan pemberitaan media kredibel yang membenarkan klaim bahwa telah terjadi kebarakan di kompleks Gedung DPR-RI pada Selasa (2/9/2025) dan menjalar ke gedung-gedung perusahaan di sekitarnya.

    Pada hari yang sama, reporter Tirto juga masih bertugas di Gedung DPR-RI untuk mengawal sejumlah agenda di parlemen. Selama bertugas, tidak ada indikasi maupun laporan kebakaran sama sekali di lokasi tersebut pada hari itu.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa video yang diklaim menunjukan kebakaran di Gedung DPR-RI dan gedung sekitanya pada Selasa (2/9/2025) bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Tidak ada peristiwa kebakaran di Gedung DPR RI dan gedung sekitarnya pada Selasa (2/9/2025). Video yang disertakan telah beredar di TikTok sejak Juli lalu dan kemungkinan besar peristiwa kebakaran tersebut bukan terjadi di Indonesia.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan