• (GFD-2025-28868) Cek Fakta: Tidak Benar Foto Ahmad Sahroni Pingsan Usai Rumahnya Dijarah Massa

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/09/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan foto Ahmad Sahroni jatuh pingsan usai rumahnya dijarah massa. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 31 Agustus 2025.
    Dalam postingannya terdapat foto Sahroni sedang berbaring di ranjang rumah sakit dengan narasi sebagai berikut:
    "Diduga Ahmad Sahroni jatuh pingsan saat mengetahui brankasnya dijebol warga! dan kaget rumahnya dibakar, diacak-acak dijarah tak tersisa aset semua habis."
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Ahmad Sahroni syok, pingsan dan dirawat di RS: "ini tentang hukum, sy akan tuntut kalian semua" ucap Sahroni saat sadar."
    Lalu benarkah postingan foto Ahmad Sahroni jatuh pingsan usai rumahnya dijarah massa?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan foto yang identik dengan postingan. Foto itu diunggah oleh Ahmad Sahroni di akun Instagram pribadinya, @ahmadsahroni88.
    Namun foto itu diunggah bukan setelah rumahnya dijarah pada pekan lalu. Foto itu diunggah sejak 12 April 2023 dengan narasi sebagai berikut:
    "Hidup harus berimbang, .Kadang Super sehat juga Drop shayy....Makasih Dokkk... Emang wajib datengin IGD..."

    Kesimpulan


    Postingan foto Ahmad Sahroni jatuh pingsan usai rumahnya dijarah massa adalah tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28870) [HOAKS] Video Kebakaran Gedung DPR RI dan Perusahaan di Jakarta pada 2 September 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/09/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menunjukkan kebakaran Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, pada Selasa (2/9/2025).

    Narasi video menyebutkan, kebakaran Gedung DPR RI tersebut menjalar ke gedung perusahaan di dekatnya.

    Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut hoaks dan berpotensi menimbulkan kerusuhan.

    Video yang diklaim menunjukkan kebakaran Gedung DPR RI dan gedung perusahaan di dekatnya dibagikan oleh akun TikTok ini pada Selasa (2/9/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    UPDATE TERBARU. SITUASI TERKINI KEBAKARAN GEDUNG DPR. API MULA MARAK KE SELURUH PERUSAHAAN. JAKARTA, 2 SEPTEMBER 2025

    Dalam video itu, tampak api berkobar hebat di area yang dikelilingi pepohonan. Terdengar suara perempuan berteriak "Oh my God".

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan visual yang sama dalam video TikTok tertanggal 29 Juli 2025.

    Video tersebut disertai narasi dalam bahasa Thailand yang menyebutkan bahwa gambar tersebut terkait dengan konflik Thailand-Kamboja pada Juli 2025.

    Sementara itu, audio dari video yang diklaim kebakaran gedung DPR RI dan gedung perusahaan di dekatnya berasal dari peristiwa yang tidak berkaitan.

    Audio tersebut berasal dari video jembatan runtuh di Nepal yang dibagikan oleh akun TikTok ini pada 3 Maret 2022.

    Selain itu, tidak ditemukan laporan kredibel mengenai kebakaran gedung DPR RI atau gedung perusahaan di sekitarnya pada Selasa (2/9/2025).

    Kesimpulan

    Video yang diklaim menunjukkan kebakaran Gedung DPR RI dan gedung perusahaan di dekatnya pada Selasa (2/9/2025) adalah hoaks.

    Visual yang dibagikan berasal dari video TikTok terkait konflik Thailand-Kamboja pada Juli 2025. Sedangkan audionya berasal dari video jembatan runtuh di Nepal pada Maret 2022.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28871) [SALAH] Video Demo di Bandara Soekarno-Hatta 30 Agustus 2025

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 04/09/2025

    Berita

    Pada Sabtu (30/8/2025) akun TikTok “magdalensgracia” membagikan video [arsip] berisi narasi:

    “Ingin kabur dari ricuh demo nya jkt malah dibandara soeta juga ada demo

    Indonesia sedang tidak baik baik saja”

    Hingga Kamis (4/9/2025) unggahan mendapatkan 153 tanda suka, 8 komentar dan dibagikan ulang 75 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta tempo.co.
    Tempo melakukan verifikasi terhadap klaim tersebut dengan mewawancarai otoritas bandara, pemantauan lapangan, hingga menelusuri laporan dari media kredibel. Hasilnya, tidak ditemukan adanya massa yang berdemonstrasi di Bandara Soekarno-Hatta.
    Faktanya, hanya terjadi kerumunan di terminal 3 pada 31 Agustus 2025 karena adanya lonjakan penumpang yang ingin keluar dari Indonesia untuk menghindari kericuhan.
    Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Besar Ronald Sipayung menyatakan bahwa operasional bandara berjalan normal seperti biasa.
    “Situasi Bandara Soekarno-Hatta baik kedatangan dan keberangkatan normal dan lancar,” ujar Ronald saat dihubungi Tempo, Minggu (31/8/2025).

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “demo di Bandara Soekarno-Hatta 30 Agustus 2025” merupakan konten menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-28872) [SALAH] Demonstran Bakar Area Sekitar Summarecon Bekasi

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 04/09/2025

    Berita

    Pada Minggu (31/8/2025) akun TikTok “penggila_berita_dunia” membagikan video [arsip] disertai narasi:

    “Summarecon Bekasi hari ini 21.00 wib (31/08/25)”

    Hingga Kamis (4/9/2025) unggahan mendapatkan 3.500-an tanda suka, 190-an komentar, dan dibagikan ulang 1.800-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar video tersebut melalui Google Lens. Pencarian mengarah ke video di akun TikTok ‘iqbalpratama_13’ yang diunggah Sabtu (30/8/2025).
    Video tersebut merupakan rekaman aksi demonstrasi yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam keterangan unggahan, pembuat konten menuliskan: “#kotamakassar #padahariini #fyp #demomakassar #mahasiswa”.
    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “demo makassar 30 agustus 2025” ke mesin pencarian Google. Pencarian mengarah ke pemberitaan suara.com “Ngeri! Demo Rusuh di Makassar Renggut 2 Nyawa, Korban Lompat dari Gedung DPRD Terbakar”.
    Laporan yang tayang Jumat (29/9/2025) itu memberitakan demonstrasi di Makassar pada 29 Agustus 2025 malam. Unjuk rasa awalnya digelar sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan. Namun, situasi berubah menjadi kerusuhan. Massa membakar Gedung DPRD Kota Makassar, yang mengakibatkan empat orang tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka. Massa juga membakar Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, kantor Kejaksaan Tinggi Sulselbar, serta dua pos polisi di lokasi yang berbeda.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “demonstran bakar area di sekitar Summarecon Bekasi ” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan