Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menarasikan bahwa pemerintah telah membebaskan pajak bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp10 juta.
Dalam video tersebut, terlihat foto Presiden Prabowo dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, disertai narasi yang menyebutkan bahwa dengan pajak nol persen, kehidupan masyarakat akan semakin lega.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“SAH! Gaji Dibawah Rp 10 jt BEBAS PAJAK
PAJAK NOL! RAKYAT MERDEKA BERITA GEMBIRA...!!!
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
PEMERINTAH RESMI HAPUS PAJAK UNTUK GAJI DI BAWAH 10 JUTA
RAKYAT SORAK: PAJAK 0% HIDUP MAKIN LEGA”
Namun, benarkah pemerintah hapus pajak dibawah gaji Rp10 juta?
(GFD-2025-29493) Cek fakta, bebas pajak bagi pegawai bergaji di bawah Rp10 juta
Sumber:Tanggal publish: 09/10/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan pemerintah melanjutkan stimulus ekonomi berupa pajak penghasilan (PPh) yang ditanggung pemerintah (DTP) untuk pekerja di sektor tertentu. Program ini merupakan bagian dari kebijakan stimulus ekonomi pada semester II tahun 2025.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Menurut Airlangga, stimulus tersebut diberikan antara lain untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp10 juta yang bekerja di sektor padat karya seperti industri tekstil, kulit, barang dari kulit, alas kaki, pakaian jadi dan furnitur. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 10 Tahun 2025 yang diterbitkan pada 4 Februari 2025. Saat ini, kebijakan tersebut telah dinikmati oleh sekitar 1,7 juta masyarakat.
Pemerintah pada bulan September memutuskan memperluas kebijakan pajak yang ditanggung pemerintah ke sektor lain, yakni sektor Horeka (hotel, restoran, dan kafe).
Pegawai yang berhak menerima insentif juga harus memenuhi beberapa kriteria seperti pegawai tetap dengan penghasilan bruto bulanan tidak lebih dari Rp 10 juta, serta pegawai tidak tetap dengan rata-rata penghasilan harian maksimal Rp 500.000.
Dengan demikian, bahwa pemerintah menghapus pajak untuk seluruh pekerja bergaji di bawah Rp10 juta merupakan misinformasi, karena informasi yang disampaikan belum lengkap. Kebijakan yang berlaku merupakan pembebasan pajak sementara bagi pekerja sektor tertentu melalui program stimulus ekonomi.
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Menurut Airlangga, stimulus tersebut diberikan antara lain untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp10 juta yang bekerja di sektor padat karya seperti industri tekstil, kulit, barang dari kulit, alas kaki, pakaian jadi dan furnitur. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 10 Tahun 2025 yang diterbitkan pada 4 Februari 2025. Saat ini, kebijakan tersebut telah dinikmati oleh sekitar 1,7 juta masyarakat.
Pemerintah pada bulan September memutuskan memperluas kebijakan pajak yang ditanggung pemerintah ke sektor lain, yakni sektor Horeka (hotel, restoran, dan kafe).
Pegawai yang berhak menerima insentif juga harus memenuhi beberapa kriteria seperti pegawai tetap dengan penghasilan bruto bulanan tidak lebih dari Rp 10 juta, serta pegawai tidak tetap dengan rata-rata penghasilan harian maksimal Rp 500.000.
Dengan demikian, bahwa pemerintah menghapus pajak untuk seluruh pekerja bergaji di bawah Rp10 juta merupakan misinformasi, karena informasi yang disampaikan belum lengkap. Kebijakan yang berlaku merupakan pembebasan pajak sementara bagi pekerja sektor tertentu melalui program stimulus ekonomi.
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2025-29494) Hoaks, video SPBU Pertamina dijarah warga
Sumber:Tanggal publish: 09/10/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina tampak dipadati massa dalam sebuah video yang beredar di YouTube.
Rekaman selama enam detik itu juga memperlihatkan aksi sejumlah orang membongkar dinding seng di depan bangunan SPBU Pertamina, yang khas dengan corak merah dan putih tersebut.
Pembongkaran dinding ini turut disaksikan banyak warga. Beberapa di antaranya bahkan memilih untuk mengabadikan kejadian tersebut menggunakan ponsel.
Sang pengunggah konten di YouTube menerangkan bahwa kejadian dalam video memperlihatkan penjarahan yang dilakukan warga terhadap SPBU Pertamina.
"Pertamina sudah mulai di jarah," demikian isi narasi yang disematkan dalam unggahan pada 26 September 2025 tersebut.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Lalu, benarkah aksi dalam video tersebut merupakan penjarahan warga terhadap SPBU Pertamina?
Rekaman selama enam detik itu juga memperlihatkan aksi sejumlah orang membongkar dinding seng di depan bangunan SPBU Pertamina, yang khas dengan corak merah dan putih tersebut.
Pembongkaran dinding ini turut disaksikan banyak warga. Beberapa di antaranya bahkan memilih untuk mengabadikan kejadian tersebut menggunakan ponsel.
Sang pengunggah konten di YouTube menerangkan bahwa kejadian dalam video memperlihatkan penjarahan yang dilakukan warga terhadap SPBU Pertamina.
"Pertamina sudah mulai di jarah," demikian isi narasi yang disematkan dalam unggahan pada 26 September 2025 tersebut.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Lalu, benarkah aksi dalam video tersebut merupakan penjarahan warga terhadap SPBU Pertamina?
Hasil Cek Fakta
Setelah didalami, kejadian dalam konten YouTube itu sama sekali tidak bersinggungan dengan aksi penjarahan.
Massa yang terlihat marah sembari membongkar penutup seng depan SPBU Pertamina itu merupakan kelompok yang tergabung dalam Forum Masyarakat Balongan Bersatu (FMBB).
Kelompok ini berunjuk rasa memadati area di depan gerbang PT Pertamina Patra Niaga, Balongan, Kabupaten Indramayu pada 23 September 2025. Sejumlah informasi pendukung dapat disaksikan di sini dan di sini.
Ketua Forum Masyarakat Balongan Bersatu Akso Surya Darmawangsa menyampaikan tuntutan utama aksi itu adalah meminta kelanjutan program pembagian susu kental manis per jiwa. Pembagian susu itu disebut telah terhenti selama sembilan bulan terakhir, sebagaimana diberitakan media ini.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Massa juga mendesak adanya akses pengobatan gratis di rumah sakit Pertamina. Warga disebut kerap terdampak polusi maupun limbah perusahaan.
Dari ringkasan tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada upaya penjarahan yang terjadi di SPBU Pertamina per September 2025. Narasi di konten YouTube tersebut menyesatkan.
Klaim: SPBU Pertamina dijarah warga
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Massa yang terlihat marah sembari membongkar penutup seng depan SPBU Pertamina itu merupakan kelompok yang tergabung dalam Forum Masyarakat Balongan Bersatu (FMBB).
Kelompok ini berunjuk rasa memadati area di depan gerbang PT Pertamina Patra Niaga, Balongan, Kabupaten Indramayu pada 23 September 2025. Sejumlah informasi pendukung dapat disaksikan di sini dan di sini.
Ketua Forum Masyarakat Balongan Bersatu Akso Surya Darmawangsa menyampaikan tuntutan utama aksi itu adalah meminta kelanjutan program pembagian susu kental manis per jiwa. Pembagian susu itu disebut telah terhenti selama sembilan bulan terakhir, sebagaimana diberitakan media ini.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Massa juga mendesak adanya akses pengobatan gratis di rumah sakit Pertamina. Warga disebut kerap terdampak polusi maupun limbah perusahaan.
Dari ringkasan tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada upaya penjarahan yang terjadi di SPBU Pertamina per September 2025. Narasi di konten YouTube tersebut menyesatkan.
Klaim: SPBU Pertamina dijarah warga
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
- https://www.youtube.com/shorts/2KQf2TAWnxU
- https://www.instagram.com/reel/DO74MGakbDb/
- https://www.instagram.com/reel/DO7fg52Eb5v/
- https://fajarcirebon.com/aksi-demo-tuntut-susu-kaleng-dan-blk-di-depan-pertamina-ricuh/?utm_source=facebook&utm_medium=jetpack_social&fbclid=IwY2xjawNR1rVleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFYTVgyQTkwaVVFZEhZZjFjAR5BYwQqVXPOPwyZfuX1d5aTypj-OoncfwMEOpMz7vGZ8d9cXLgy4yDEyQYRUg_aem_T8qEwZcdI18UMOMU88qd5Q
(GFD-2025-29495) [SALAH] Daun Oregano Mampu Sembukan Penyakit Mata
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 09/10/2025
Berita
Pada Jumat (19/9/2025) akun Facebook “Sehat Alami” membagikan foto [arsip] disertai narasi :
“Inilah tanaman yang membuat para dokter mata kehilangan pasien, karena jutaan orang yang sebelumnya memakai kacamata dan menderita katarak kini memulihkan penglihatannya dengan obat alami ini”
Di kolom komentar, pengunggah menyisipkan tautan yang mengarah ke laman lain yang membahas khasiat daun oregano serta langkah-langkah pengolahan oregano untuk kesehatan mata.
Hingga Jumat (10/10/2025) unggahan telah mendapatkan 2.200 tanda suka, 347 komentar dan telah dibagikan ulang 196 kali.
“Inilah tanaman yang membuat para dokter mata kehilangan pasien, karena jutaan orang yang sebelumnya memakai kacamata dan menderita katarak kini memulihkan penglihatannya dengan obat alami ini”
Di kolom komentar, pengunggah menyisipkan tautan yang mengarah ke laman lain yang membahas khasiat daun oregano serta langkah-langkah pengolahan oregano untuk kesehatan mata.
Hingga Jumat (10/10/2025) unggahan telah mendapatkan 2.200 tanda suka, 347 komentar dan telah dibagikan ulang 196 kali.
Hasil Cek Fakta
Disadur dari artikel Cek Fakta tempo.co
Dokter spesialis mata RSUD Eka Candrarini Surabaya, Paramita Putri, menegaskan bahwa mata adalah organ steril, sehingga apapun yang menyentuhnya—termasuk obat–-harus higienis. Jika benda yang masuk tidak steril, justru dapat berisiko bagi kesehatan mata.
“Berisiko mengancam penglihatan hingga terjadi kebutaan,” ujarnya kepada Tempo, Rabu (30/9/2025).
Menurut Paramita, Akademi Oftalmologi Amerika (AAO) melarang penggunaan obat tetes mata buatan sendiri karena risiko infeksi. Ia menyarankan obat tetes pelumas yang dijual bebas untuk kasus ringan seperti mata kering atau iritasi, namun tetap,
“Harus atas indikasi yang tepat setelah berkonsultasi dan periksakan ke tenaga medis ahli,” katanya.
Medical News Today melaporkan, obat tetes buatan sendiri bisa mengandung bahan tak aman, tanpa pengawet atau standar sterilitas yang memadai. Studi tahun 2022 terhadap 275 resep rumahan—berbahan minyak jarak, kelapa, almond, teh kamomil, sehingga bahan makanan—menunjukkan tingginya risiko kontaminasi mikroorganisme karena tidak memenuhi standar medis.
Selain sterilitas, obat tetes mata medis juga harus memenuhi syarat seperti keasaman, konsentrasi bahan dan ukuran partikel yang sesuai dengan fisiologi mata—hal yang umumnya tidak dipenuhi oleh ramuan rumahan.
Terkait klaim antioksidan dan anti inflamasi oregano, Paramita menjelaskan bahwa zat antioksidan memang penting, namun secara klinis, perannya terbukti terbatas hanya pada beberapa kondisi tertentu, seperti degenerasi makula tipe kering (AMD) menurut Studi Age-Related Eye Disease Study (AREDS).
“Perlu diingat juga bahwa terdapat penyakit mata yang memiliki lebih dari satu faktor risiko, sehingga pencegahan maupun pengobatannya tidak cukup dilakukan dari hanya satu sisi,” ujarnya.
Dokter spesialis mata RSUD Eka Candrarini Surabaya, Paramita Putri, menegaskan bahwa mata adalah organ steril, sehingga apapun yang menyentuhnya—termasuk obat–-harus higienis. Jika benda yang masuk tidak steril, justru dapat berisiko bagi kesehatan mata.
“Berisiko mengancam penglihatan hingga terjadi kebutaan,” ujarnya kepada Tempo, Rabu (30/9/2025).
Menurut Paramita, Akademi Oftalmologi Amerika (AAO) melarang penggunaan obat tetes mata buatan sendiri karena risiko infeksi. Ia menyarankan obat tetes pelumas yang dijual bebas untuk kasus ringan seperti mata kering atau iritasi, namun tetap,
“Harus atas indikasi yang tepat setelah berkonsultasi dan periksakan ke tenaga medis ahli,” katanya.
Medical News Today melaporkan, obat tetes buatan sendiri bisa mengandung bahan tak aman, tanpa pengawet atau standar sterilitas yang memadai. Studi tahun 2022 terhadap 275 resep rumahan—berbahan minyak jarak, kelapa, almond, teh kamomil, sehingga bahan makanan—menunjukkan tingginya risiko kontaminasi mikroorganisme karena tidak memenuhi standar medis.
Selain sterilitas, obat tetes mata medis juga harus memenuhi syarat seperti keasaman, konsentrasi bahan dan ukuran partikel yang sesuai dengan fisiologi mata—hal yang umumnya tidak dipenuhi oleh ramuan rumahan.
Terkait klaim antioksidan dan anti inflamasi oregano, Paramita menjelaskan bahwa zat antioksidan memang penting, namun secara klinis, perannya terbukti terbatas hanya pada beberapa kondisi tertentu, seperti degenerasi makula tipe kering (AMD) menurut Studi Age-Related Eye Disease Study (AREDS).
“Perlu diingat juga bahwa terdapat penyakit mata yang memiliki lebih dari satu faktor risiko, sehingga pencegahan maupun pengobatannya tidak cukup dilakukan dari hanya satu sisi,” ujarnya.
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “daun oregano mampu sembuhkan penyakit mata” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Rujukan
- http[tempo.co] [KLARIFIKASI] Tidak Ada Bom Israel yang Jatuh di Madinah pada September 2025
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/3871/keliru-oregano-dapat-menyembuhkan-penyakit-mata
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1131195775818658&id=100067847388560 (unggahan akun Facebook “Sehat Alami”)
- https://archive.ph/wip/fpiSI (arsip unggahan akun Facebook “Sehat Alami”)
(GFD-2025-29462) [SALAH] Kapal Bantuan Sudah Tiba di Gaza
Sumber: TiktokTanggal publish: 08/10/2025
Berita
Beredar video [arsip] dari akun tiktok “aluna.risma” pada Sabtu (03/10/2025) disertai takarir:
“Kapal bantuan sudah tiba di Gaza, Alhamdulillah antusiasnya masarakat Gaza menunggu kedatangan kapal pesiar bantuan kepada rakyat Palestina"
“Kapal bantuan sudah tiba di Gaza, Alhamdulillah antusiasnya masarakat Gaza menunggu kedatangan kapal pesiar bantuan kepada rakyat Palestina"
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “kapal bantuan sudah sampai di Gaza” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, pencarian mengarah kepada rombongan Global Sumud Flotilla dan tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Selanjutnya Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kapal Global Sumud Flotilla di Google. Hasilnya ditemukan artikel dari antaranews.com berjudul “Semua 44 kapal Global Sumud Flotilla ditahan Israel” yang dimuat Sabtu (04/10/2025). Artikel tersebut menjelaskan semua kapal dalam rombongan misi kemanusiaan tersebut yang berjumlah 44 kapal dipastikan telah dicegat pihak Israel.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) kemudian menelusuri lebih dalam terkait unggahan dengan memasukan potongan tangkapan layar ke dalam Google Lens. Hasilnya ditemukan unggahan serupa dari akun tiktok antaramegapolitan disertai takarir “Ribuan warga Tunisia tumpah ruah di pesisir, mengibarkan bendera Tunisia dan Palestina untuk menyambut kedatangan Global Sumud Flotilla.”
Selanjutnya Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kapal Global Sumud Flotilla di Google. Hasilnya ditemukan artikel dari antaranews.com berjudul “Semua 44 kapal Global Sumud Flotilla ditahan Israel” yang dimuat Sabtu (04/10/2025). Artikel tersebut menjelaskan semua kapal dalam rombongan misi kemanusiaan tersebut yang berjumlah 44 kapal dipastikan telah dicegat pihak Israel.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) kemudian menelusuri lebih dalam terkait unggahan dengan memasukan potongan tangkapan layar ke dalam Google Lens. Hasilnya ditemukan unggahan serupa dari akun tiktok antaramegapolitan disertai takarir “Ribuan warga Tunisia tumpah ruah di pesisir, mengibarkan bendera Tunisia dan Palestina untuk menyambut kedatangan Global Sumud Flotilla.”
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “kapal bantuan sudah sampai di Gaza” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Rujukan
- http[Google] Hasil Pencarian Google dengan kata kunci “kapal bantuan sudah sampai di Gazar” [antaranews.com] Semua 44 kapal Global Sumud Flotilla ditahan Israel [antaramegapolitan] Akun tiktok Antara Megapolitan yang mengunggah video serupa dengan klaim
- https://kalsel.antaranews.com/berita/486953/semua-44-kapal-global-sumud-flotilla-ditahan-israel
- https://www.tiktok.com/@antaramegapolitan/video/7549435127089220865
- https://vt.tiktok.com/ZSU84BpW7/ (Tautan unggahan akun Tiktok “aluna.risma”)
- https://archive.ph/Gfs10 (Arsip unggahan unggahan akun Tiktok “aluna.risma”)
Halaman: 1381/8116




