Jakarta (ANTARA/JACX) – Beredar sebuah rekaman gambar di Facebook menampilkan tubuh seorang pria yang sudah tidak bernyawa.
Jenazah pria tersebut tampak ditemukan dalam kondisi nahas, diduga akibat mendapatkan serangan dari harimau di kawasan Bukit Barisan, Lampung.
Tubuhnya kemudian terlihat ditempatkan di sebuah ruangan pemandian jenazah.
Berikut narasi yang disertakan dalam unggahan video di Facebook itu:
"Lampung Barat Kawasan Bukit Barisan sedang gak aman, Harimau Sumatra berkeliaran di pinggir jalan, hati-hati bila melintas di Krui, melintas dari Tanjakan Sedayu Wonosobo sampai Krui,perjalanan jangan malam hari.
Info besty , innalilahi wa innailaihi Raji'un semoga yg meninggal husnul khotimah ga tega liat videonya,".
Namun, benarkah video tersebut merupakan rekaman korban harimau di Lampung?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(GFD-2025-29522) Hoaks! Video korban tewas di Lampung akibat dimangsa harimau
Sumber:Tanggal publish: 13/10/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Konten di Facebook soal penemuan pria tewas akibat dimangsa harimau di Lampung ini telah dibantah oleh Kapolsek Semaka AKP Sutarto.
Kepolisian di wilayah Polres Tanggamus, Lampung, telah melakukan koordinasi dan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang juga banyak tersebar melalui WhatsApp Grup itu, kata Sutarto.
Hasil koordinasi menunjukkan tidak ada kejadian sebagaimana narasi dalam video viral tersebut, seperti diberitakan Antara di sini.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Hifzon Zawahiri juga membantah kabar soal penerkaman warga di kawasan hutan Lampung.
"Adanya konflik harimau dan manusia di wilayah hutan kawasan TNBBS adalah hoaks atau berita bohong,” kata Kepala BBTNBBS Hifzon Zawahiri.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hifzon, melansir berita Antara, memastikan warga yang berada di dalam video itu adalah korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Pati, Jawa Tengah.
Klaim: Video korban tewas di Lampung akibat dimangsa harimau
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kepolisian di wilayah Polres Tanggamus, Lampung, telah melakukan koordinasi dan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang juga banyak tersebar melalui WhatsApp Grup itu, kata Sutarto.
Hasil koordinasi menunjukkan tidak ada kejadian sebagaimana narasi dalam video viral tersebut, seperti diberitakan Antara di sini.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Hifzon Zawahiri juga membantah kabar soal penerkaman warga di kawasan hutan Lampung.
"Adanya konflik harimau dan manusia di wilayah hutan kawasan TNBBS adalah hoaks atau berita bohong,” kata Kepala BBTNBBS Hifzon Zawahiri.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hifzon, melansir berita Antara, memastikan warga yang berada di dalam video itu adalah korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Pati, Jawa Tengah.
Klaim: Video korban tewas di Lampung akibat dimangsa harimau
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2025-29523) Hoaks! Video Menhan Sjafrie Sjamsoeddin umumkan pajak kendaraan gratis hingga akhir 2025
Sumber:Tanggal publish: 13/10/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah video yang diunggah di Facebook menampilkan narasi bahwa Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan program penghapusan biaya balik nama, pajak progresif, dan penggantian plat kendaraan yang digratiskan hingga akhir tahun 2025.
Dalam video tersebut, tertulis:
“**PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN MOBIL SECARA GRATIS BERLAKU SAMPAI AKHIR TAHUN 2025
GRATIS BALIK NAMA
GRATIS BAYAR PAJAK
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
GRATIS GANTI PLAT**”
Unggahan itu juga disertai narasi tambahan:
“dari pusatmah gratis, cuman petugasnya kan perlu sarapan & udud woy..”
Namun, benarkah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin umumkan pajak kendaraan gratis hingga akhir 2025?
Dalam video tersebut, tertulis:
“**PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN MOBIL SECARA GRATIS BERLAKU SAMPAI AKHIR TAHUN 2025
GRATIS BALIK NAMA
GRATIS BAYAR PAJAK
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
GRATIS GANTI PLAT**”
Unggahan itu juga disertai narasi tambahan:
“dari pusatmah gratis, cuman petugasnya kan perlu sarapan & udud woy..”
Namun, benarkah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin umumkan pajak kendaraan gratis hingga akhir 2025?
Hasil Cek Fakta
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Berdasarkan penelusuran, video yang digunakan ternyata identik dengan siaran resmi Sekretariat Presiden berjudul “LIVE: Keterangan Pers Menteri Pertahanan, Kantor Presiden, 31 Agustus 2025” yang diunggah pada 31 Agustus 2025.
Dalam video aslinya, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin hanya menyampaikan amanat Presiden mengenai hasil Sidang Paripurna Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, yang membahas langkah strategis pemerintah menjaga stabilitas nasional, bukan pengumuman pemutihan pajak kendaraan.
Selain itu, suara dalam video tersebut juga mirip dengan cuplikan dari siaran TVR Parlemen berjudul “DARI RUANG SIDANG - KOMISI III DPR RI RDP DENGAN KAKORLANTAS POLRI” yang diunggah pada 6 September 2023.
Dalam video itu, mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi, memang pernah mengusulkan penghapusan biaya balik nama dan pajak progresif kendaraan saat rapat dengan Komisi III DPR RI, tetapi belum menjadi kebijakan resmi pemerintah.
Hingga Oktober 2025, sejumlah pemerintah daerah memang masih membuka program pemutihan pajak kendaraan bermotor, namun pelaksanaannya bersifat lokal dan berbeda di setiap provinsi, bukan merupakan kebijakan nasional dari Kementerian Pertahanan maupun pemerintah pusat.
Berikut beberapa daerah yang masih membuka program pemutihan pajak kendaraan bermotor di sini.
Dengan demikian informasi video do atas adalah hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Berdasarkan penelusuran, video yang digunakan ternyata identik dengan siaran resmi Sekretariat Presiden berjudul “LIVE: Keterangan Pers Menteri Pertahanan, Kantor Presiden, 31 Agustus 2025” yang diunggah pada 31 Agustus 2025.
Dalam video aslinya, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin hanya menyampaikan amanat Presiden mengenai hasil Sidang Paripurna Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, yang membahas langkah strategis pemerintah menjaga stabilitas nasional, bukan pengumuman pemutihan pajak kendaraan.
Selain itu, suara dalam video tersebut juga mirip dengan cuplikan dari siaran TVR Parlemen berjudul “DARI RUANG SIDANG - KOMISI III DPR RI RDP DENGAN KAKORLANTAS POLRI” yang diunggah pada 6 September 2023.
Dalam video itu, mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi, memang pernah mengusulkan penghapusan biaya balik nama dan pajak progresif kendaraan saat rapat dengan Komisi III DPR RI, tetapi belum menjadi kebijakan resmi pemerintah.
Hingga Oktober 2025, sejumlah pemerintah daerah memang masih membuka program pemutihan pajak kendaraan bermotor, namun pelaksanaannya bersifat lokal dan berbeda di setiap provinsi, bukan merupakan kebijakan nasional dari Kementerian Pertahanan maupun pemerintah pusat.
Berikut beberapa daerah yang masih membuka program pemutihan pajak kendaraan bermotor di sini.
Dengan demikian informasi video do atas adalah hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2025-29524) Cek fakta, Sri Mulyani diperiksa Bareskrim Polri setelah tak lagi jadi Menteri Keuangan
Sumber:Tanggal publish: 13/10/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menarasikan bahwa mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, diperiksa oleh Bareskrim Polri setelah tidak lagi menjabat sebagai menkeu.
Video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan Sri Mulyani berjalan sambil dikerumuni wartawan, dengan narasi yang mengaitkannya pada kasus SKK Migas.
Unggahan tersebut ramai dengan lebih dari 1,8 juta penanyangan dan 55 ribu tanda suka.
Di dalam video terdapat tulisan:
“Viral..!! mantan mentri keuangan SRI MULYANI diperiksa di kementrian keuangan
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
NETIZEN ayo rampas aset bila terbukti
Bagaimana menurut kalian bantu share like dan komen dibawah ini”
Namun, benarkah Sri Mulyani diperiksa Bareskrim Polri setelah tak lagi jadi Menteri Keuangan?
Video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan Sri Mulyani berjalan sambil dikerumuni wartawan, dengan narasi yang mengaitkannya pada kasus SKK Migas.
Unggahan tersebut ramai dengan lebih dari 1,8 juta penanyangan dan 55 ribu tanda suka.
Di dalam video terdapat tulisan:
“Viral..!! mantan mentri keuangan SRI MULYANI diperiksa di kementrian keuangan
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
NETIZEN ayo rampas aset bila terbukti
Bagaimana menurut kalian bantu share like dan komen dibawah ini”
Namun, benarkah Sri Mulyani diperiksa Bareskrim Polri setelah tak lagi jadi Menteri Keuangan?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut merupakan cuplikan lama dari KompasTV berjudul “Pemeriksaan Sri Mulyani” yang diunggah pada 8 Juni 2015.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dalam tayangan tersebut dijelaskan bahwa Sri Mulyani Indrawati, yang saat itu merupakan mantan Menteri Keuangan era Presiden SBY, memang diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dalam penjualan kondensat SKK Migas. Saat itu, ia dimintai keterangan sebagai saksi.
Dengan demikian, unggahan video yang beredar saat ini merupakan video lama yang diunggah kembali dan membuat disinformasi karena tidak mencantumkan konteks waktu dan kasus sebenarnya. Dengan demikian informasi video tersebut hoaks.
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dalam tayangan tersebut dijelaskan bahwa Sri Mulyani Indrawati, yang saat itu merupakan mantan Menteri Keuangan era Presiden SBY, memang diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dalam penjualan kondensat SKK Migas. Saat itu, ia dimintai keterangan sebagai saksi.
Dengan demikian, unggahan video yang beredar saat ini merupakan video lama yang diunggah kembali dan membuat disinformasi karena tidak mencantumkan konteks waktu dan kasus sebenarnya. Dengan demikian informasi video tersebut hoaks.
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2025-29525) Hoaks! Jokowi jadi Sekjen PBB 2026
Sumber:Tanggal publish: 13/10/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah video di TikTok mengklaim bahwa Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, telah terpilih menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB untuk tahun 2026.
Menurut laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Sekjen berperan sebagai diplomat, advokat, dan pemimpin administratif tertinggi yang menjalankan keputusan lembaga-lembaga PBB, menjaga perdamaian dunia, dan menegakkan nilai moral organisasi.
Berikut narasi dalam video tersebut:
“Kabar Gembira!
Kediktatoran Negara Barat Akan BerakhirTahun 2026...
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Kediktatoran Negara Barat Akan Berakhir”
Namun, benarkah Jokowi jadi Sekjen PBB 2026?
Menurut laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Sekjen berperan sebagai diplomat, advokat, dan pemimpin administratif tertinggi yang menjalankan keputusan lembaga-lembaga PBB, menjaga perdamaian dunia, dan menegakkan nilai moral organisasi.
Berikut narasi dalam video tersebut:
“Kabar Gembira!
Kediktatoran Negara Barat Akan BerakhirTahun 2026...
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Kediktatoran Negara Barat Akan Berakhir”
Namun, benarkah Jokowi jadi Sekjen PBB 2026?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan informasi dari laman PBB, klaim tersebut tidak benar. Saat ini, jabatan Sekjen PBB saat ini masih dipegang oleh António Guterres dari Portugal, yang mulai menjabat sejak 1 Januari 2017.
Video dalam unggahan tersebut ternyata menggunakan potongan klip lama dari dua sumber berbeda.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pertama, cuplikan pidato Jokowi saat Indonesia resmi menjadi Ketua ASEAN 2023, diambil dari unggahan MetroTV berjudul “Indonesia Resmi Jadi Ketua ASEAN 2023” pada 13 November 2022. Dalam acara tersebut, Jokowi menerima estafet kepemimpinan dari Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen.
Kedua, bagian wawancara Jokowi berasal dari video The Economist berjudul “G20: The Economist interviews Indonesia’s president” yang diunggah pada 12 November 2022, menjelang KTT G20 di Bali.
Dalam wawancara tersebut, pemimpin redaksi The Economist, Zanny Minton Beddoes, berbincang dengan tuan rumah KTT, Presiden Indonesia Joko Widodo. Mereka membahas perang Ukraina dan sanksi Barat, ancaman invasi Tiongkok ke Taiwan, dan berbisnis dengan Elon Musk.
Dengan demikian, tidak ada bukti resmi maupun pernyataan dari PBB yang menyebut Joko Widodo terpilih sebagai Sekjen PBB. Dengan demikian video tersebut merupakan hoaks.
Klaim: Jokowi jadi Sekjen PBB 2026
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Video dalam unggahan tersebut ternyata menggunakan potongan klip lama dari dua sumber berbeda.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pertama, cuplikan pidato Jokowi saat Indonesia resmi menjadi Ketua ASEAN 2023, diambil dari unggahan MetroTV berjudul “Indonesia Resmi Jadi Ketua ASEAN 2023” pada 13 November 2022. Dalam acara tersebut, Jokowi menerima estafet kepemimpinan dari Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen.
Kedua, bagian wawancara Jokowi berasal dari video The Economist berjudul “G20: The Economist interviews Indonesia’s president” yang diunggah pada 12 November 2022, menjelang KTT G20 di Bali.
Dalam wawancara tersebut, pemimpin redaksi The Economist, Zanny Minton Beddoes, berbincang dengan tuan rumah KTT, Presiden Indonesia Joko Widodo. Mereka membahas perang Ukraina dan sanksi Barat, ancaman invasi Tiongkok ke Taiwan, dan berbisnis dengan Elon Musk.
Dengan demikian, tidak ada bukti resmi maupun pernyataan dari PBB yang menyebut Joko Widodo terpilih sebagai Sekjen PBB. Dengan demikian video tersebut merupakan hoaks.
Klaim: Jokowi jadi Sekjen PBB 2026
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Halaman: 1373/8116



