KOMPAS.com - Dii media sosial beredar unggahan video yang mengeklaim Bahlil Lahadalia menyampaikan pidato perpisahan usai dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Video yang mengeklaim Bahlil menyampaikan pidato perpisahan usai dicopot Prabowo sebagai Menteri ESDM dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Dalam video Bahlil tampak menangis haru. Dia kemudian mengucapkan terima kasih dan menyampaikan permintaan maaf kepada bawahannya selama ia menjabat menteri.
Narasi dalam video tersebut yakni demikian:
Alhamdulillah ya Allah..dicopot juga jadinya Si Bahlil Mantap Pak Prabowo
Kenapa Nangis Om Bahlil Lahadalia .? Dicopot ya sebagai menteri ESDM.? Mana paten, kasi ijin tambang di raja ampat lagi biar pro..
Akun Facebook Video yang mengeklaim Bahlil dicopot sebagai Menteri ESDM oleh Prabowo
(GFD-2025-29225) [HOAKS] Video Perpisahan Bahlil Usai Dicopot Prabowo dari Menteri ESDM
Sumber:Tanggal publish: 23/09/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, tidak ada nama Bahlil dalam daftar menteri yang di-reshuffle Presiden Prabowo Subianto pada September 2025.
Di laman resmi Sekretariat Kabinet, Bahlil juga masih tercatat sebagai Menteri ESDM.
Kemudian Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri sumber video tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search.
Hasilnya, ditemukan video identik di kanal YouTube Okezone ini pada 19 Agustus 2024. Video diambil sebelum Prabowo menjabat sebagai presiden.
Keterangan dalam unggahan menyebut video itu merupakan momen ketika Bahlil menyerahkan jabatan Menteri Investasi kepada Rosan Roeslani.
Jabatan sebagai Menteri Investasi dilepas Bahlil usai ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Menteri ESDM. Serah terima jabatan itu berlangsung di Auditorium Nusantara, Kantor Kementerian Investasi pada 19 Agustus 2024.
Di laman resmi Sekretariat Kabinet, Bahlil juga masih tercatat sebagai Menteri ESDM.
Kemudian Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri sumber video tersebut dengan menggunakan teknik reverse image search.
Hasilnya, ditemukan video identik di kanal YouTube Okezone ini pada 19 Agustus 2024. Video diambil sebelum Prabowo menjabat sebagai presiden.
Keterangan dalam unggahan menyebut video itu merupakan momen ketika Bahlil menyerahkan jabatan Menteri Investasi kepada Rosan Roeslani.
Jabatan sebagai Menteri Investasi dilepas Bahlil usai ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Menteri ESDM. Serah terima jabatan itu berlangsung di Auditorium Nusantara, Kantor Kementerian Investasi pada 19 Agustus 2024.
Kesimpulan
Video yang diklaim sebagai pidato perpisahan Bahlil usai dicopot Prabowo sebagai Menteri ESDM merupakan kabar benar atau hoaks.
Peristiwa dalam video itu adalah momen serah terima jabatan Menteri Investasi di era Presiden Jokowi pada 19 Agustus 2024.
Saat itu, Bahlil menyerahkan jabatan Menteri Investasi kepada Rosan Roeslani usai ditunjuk Jokowi untuk menduduki jabatan Menteri ESDM.
Hingga kini Bahlil masih menjabat sebagai Menteri ESDM di era Presiden Prabowo.
Peristiwa dalam video itu adalah momen serah terima jabatan Menteri Investasi di era Presiden Jokowi pada 19 Agustus 2024.
Saat itu, Bahlil menyerahkan jabatan Menteri Investasi kepada Rosan Roeslani usai ditunjuk Jokowi untuk menduduki jabatan Menteri ESDM.
Hingga kini Bahlil masih menjabat sebagai Menteri ESDM di era Presiden Prabowo.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/v/17AAPd4jK2/
- https://www.facebook.com/share/r/1EnSpsD6Zn/
- https://www.facebook.com/share/v/16BXafXW4Q/?mibextid=9drbnH
- https://www.facebook.com/share/r/1ELWJ6SYbR/
- https://setkab.go.id/profil-kabinet/
- https://www.youtube.com/watch?v=6G5SKCJPBD0
- https://app.kompas.com/download?source=Kompas.com&medium=Referral&campaign=belowarticle
(GFD-2025-29174) [PARODI] Jepang dan Indonesia akan Lakukan Pertukaran Antarwarga Lebih Dari 500 Ribu dalam 5 Tahun ke Depan
Sumber: TiktokTanggal publish: 23/09/2025
Berita
Akun tiktok “dinz_skuy” pada Selasa (09/09/2025) mengunggah Video [arsip] yang disertai takarir:
“Jepang dan Indonesia Akan Lakukan Pertukaran Antarwarga lebih dari 500 ribu dalam 5 tahun ke depan”
Hingga Rabu (10/09/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 6 ribu tanda suka, menuai 526 komentar dan diteruskan sebanyak 467 kali oleh pengguna Tiktok lainnya.
“Jepang dan Indonesia Akan Lakukan Pertukaran Antarwarga lebih dari 500 ribu dalam 5 tahun ke depan”
Hingga Rabu (10/09/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 6 ribu tanda suka, menuai 526 komentar dan diteruskan sebanyak 467 kali oleh pengguna Tiktok lainnya.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Jepang dan Indonesia akan lakukan pertukaran antarwarga lebih dari 500 ribu dalam 5 tahun ke depan” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim.
Selanjutnya, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran dengan memasukkan hasil tangkapan layar klaim ke dalam Google Lens. Hasilnya, ditemukan unggahan akun instagram “Buschoo” yang menampilkan gambar serupa dengan klaim, namun dengan takarir “Jepang dan India akan lakukan pertukaran antarwarga dalam 5 tahun ke depan”.
Kemudian, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri lebih dalam dengan memasukan kata kunci “India dan Jepang akan lakukan pertukaran antarwarga dalam 5 tahun ke depan” ke mesin pencarian Google. Hasilnya ditemukan artikel dari www3.nhk.or.jp dengan judul “Jepang dan India Perkuat Kerja Sama di Berbagai Bidang”.
Dalam artikel yang tayang pada Sabtu (30/08/2025) tersebut dijelaskan Perdana Menteri (PM) Jepang Ishiba Shigeru mengadakan pertemuan dengan PM India, Narendra Modi, di Tokyo. Salah satu hasilnya adalah mereka sepakat untuk menargetkan pertukaran antarwarga yang akan melibatkan lebih dari 500 ribu orang selama 5 tahun ke depan. Bukan antara Indonesia dan Jepang.
Selanjutnya, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran dengan memasukkan hasil tangkapan layar klaim ke dalam Google Lens. Hasilnya, ditemukan unggahan akun instagram “Buschoo” yang menampilkan gambar serupa dengan klaim, namun dengan takarir “Jepang dan India akan lakukan pertukaran antarwarga dalam 5 tahun ke depan”.
Kemudian, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri lebih dalam dengan memasukan kata kunci “India dan Jepang akan lakukan pertukaran antarwarga dalam 5 tahun ke depan” ke mesin pencarian Google. Hasilnya ditemukan artikel dari www3.nhk.or.jp dengan judul “Jepang dan India Perkuat Kerja Sama di Berbagai Bidang”.
Dalam artikel yang tayang pada Sabtu (30/08/2025) tersebut dijelaskan Perdana Menteri (PM) Jepang Ishiba Shigeru mengadakan pertemuan dengan PM India, Narendra Modi, di Tokyo. Salah satu hasilnya adalah mereka sepakat untuk menargetkan pertukaran antarwarga yang akan melibatkan lebih dari 500 ribu orang selama 5 tahun ke depan. Bukan antara Indonesia dan Jepang.
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “Jepang dan Indonesia akan lakukan pertukaran antarwarga lebih dari 500 ribu dalam 5 tahun ke depan” merupakan konten satire/parodi (satire/parody content).
Rujukan
- http[Google] Hasil Penelusuran dengan kata kunci “Jepang dan Indonesia akan lakukan pertukaran antarwarga lebih dari 500 ribu dalam 5 tahun ke depan” [Buschoo] Jepang dan India akan lakukan pertukaran antarwarga dalam 5 tahun ke depan [www3.nhk.or.jp] Jepang dan India Perkuat Kerja Sama di Berbagai Bidang
- https://www3.nhk.or.jp/nhkworld/id/news/20250829_27/
- https://vt.tiktok.com/ZSDJKbkk1/ (Tautan unggahan akun Tiktok “dinz_skuy”)
- https://archive.ph/sG27x (Arsip unggahan unggahan akun Tiktok “dinz_skuy”)
(GFD-2025-29177) Hoaks! Rocky Gerung ditunjuk jadi Jubir Presiden Prabowo
Sumber:Tanggal publish: 23/09/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menarasikan akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung diangkat oleh Presiden Prabowo menjadi juru bicara (Jubir) Presiden.
Berikut narasi dalam video tersebut:
“ROCKY GERUNG RESMI JADI JUBIR PRESIDEN PRABOWO
Sikap kritis dan berani dari sosok Rocky Gerung, menjadi alasan presiden Prabowo menjadikannya juru bicara kepresidenan. Banyak kalangan yang pesimistis terhadap kebijakan presiden Prabowo ini. Tetapi kita lihat saja ke depannya apakah Rocky Gerung mampu menjalankan tugasnya dengan baik, atau sebaliknya presiden Prabowo kewalahan menghadapi kritik dari Rocky.”
Namun, benarkah Prabowo angkat Rocky Gerung jadi juru bicara presiden?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Berikut narasi dalam video tersebut:
“ROCKY GERUNG RESMI JADI JUBIR PRESIDEN PRABOWO
Sikap kritis dan berani dari sosok Rocky Gerung, menjadi alasan presiden Prabowo menjadikannya juru bicara kepresidenan. Banyak kalangan yang pesimistis terhadap kebijakan presiden Prabowo ini. Tetapi kita lihat saja ke depannya apakah Rocky Gerung mampu menjalankan tugasnya dengan baik, atau sebaliknya presiden Prabowo kewalahan menghadapi kritik dari Rocky.”
Namun, benarkah Prabowo angkat Rocky Gerung jadi juru bicara presiden?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Pada September 2025, Presiden Prabowo memang melakukan reshuffle kabinet dengan melantik 11 pejabat baru pada 17 September 2025.
Nama-nama yang dilantik antara lain Djamari Chaniago sebagai Menko Polhukam, Erick Thohir sebagai Menpora, Afriansyah Noor sebagai Wamenaker, Farida Farichah sebagai Wamenkop, Rohmat Marzuki sebagai Wamenhut, Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, M Qodari sebagai Kepala KSP, Jenderal Polisi (HOR) Ahmad Dofiri sebagai Penasehat Khusus Presiden, Nanik Sudaryati Deyang dan Soni Sanjaya sebagai Wakil Kepala BGN, serta Sarah Sadiqa sebagai Kepala LKPP. Selengkapnya di sini
Sebelumnya, pada 8 September 2025, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga telah mengumumkan rencana perombakan sejumlah posisi, termasuk Menko Polkam, Menkeu, Menteri P2MI, Menteri Koperasi, dan Menpora.
Namun, pada hari pelantikan, Presiden Prabowo hanya melantik tiga menteri baru yakni Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri P2MI, dan Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hingga saat ini, tidak ada informasi resmi yang menyebutkan Rocky Gerung dilantik menjadi juru bicara Presiden. Dengan demikian, klaim dalam unggahan tersebut adalah tidak benar.
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Nama-nama yang dilantik antara lain Djamari Chaniago sebagai Menko Polhukam, Erick Thohir sebagai Menpora, Afriansyah Noor sebagai Wamenaker, Farida Farichah sebagai Wamenkop, Rohmat Marzuki sebagai Wamenhut, Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, M Qodari sebagai Kepala KSP, Jenderal Polisi (HOR) Ahmad Dofiri sebagai Penasehat Khusus Presiden, Nanik Sudaryati Deyang dan Soni Sanjaya sebagai Wakil Kepala BGN, serta Sarah Sadiqa sebagai Kepala LKPP. Selengkapnya di sini
Sebelumnya, pada 8 September 2025, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga telah mengumumkan rencana perombakan sejumlah posisi, termasuk Menko Polkam, Menkeu, Menteri P2MI, Menteri Koperasi, dan Menpora.
Namun, pada hari pelantikan, Presiden Prabowo hanya melantik tiga menteri baru yakni Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri P2MI, dan Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hingga saat ini, tidak ada informasi resmi yang menyebutkan Rocky Gerung dilantik menjadi juru bicara Presiden. Dengan demikian, klaim dalam unggahan tersebut adalah tidak benar.
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2025-29178) Hoaks! Artikel Nadiem sebut Jokowi dan Luhut terima Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook
Sumber:Tanggal publish: 23/09/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan tangkapan layar artikel dengan judul yang menyebut mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka karena ulah Presiden ke-7 Joko Widodo dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan.
Dalam tangkapan layar itu, Nadiem juga disebut mengungkapkan Jokowi dan Luhut menerima uang sebesar Rp4,5 triliun terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook pada program digitalisasi pendidikan tahun 2019–2022.
Berikut judul dalam unggahan tersebut:
“Nadim Makarim Saya Tersangka ini ulah Jokowi Dan Luhut Mereka Berdua Banyak Menerima Uang ada sekitar 4,5 Triliun Dari Saya”
Unggahan tersebut juga dinarasikan:
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Indonesia Bersejarah tentang Korupsi
#sorotan #publik serupa dengan Tom Lembong
Bangkai di tutup akan tercium juga...”
Namun, benarkah Artikel Nadiem sebut Jokowi dan Luhut terima uang Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook?
Dalam tangkapan layar itu, Nadiem juga disebut mengungkapkan Jokowi dan Luhut menerima uang sebesar Rp4,5 triliun terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook pada program digitalisasi pendidikan tahun 2019–2022.
Berikut judul dalam unggahan tersebut:
“Nadim Makarim Saya Tersangka ini ulah Jokowi Dan Luhut Mereka Berdua Banyak Menerima Uang ada sekitar 4,5 Triliun Dari Saya”
Unggahan tersebut juga dinarasikan:
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Indonesia Bersejarah tentang Korupsi
#sorotan #publik serupa dengan Tom Lembong
Bangkai di tutup akan tercium juga...”
Namun, benarkah Artikel Nadiem sebut Jokowi dan Luhut terima uang Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook?
Hasil Cek Fakta
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan artikel dengan judul seperti yang ditampilkan dalam unggahan tersebut.
ANTARA menemukan bahwa foto, nama penulis, dan waktu terbit yang ditampilkan justru serupa dengan artikel milik VIVA berjudul “Dibawa ke Tahanan, Nadiem Makarim Titip Pesan Belasungkawa Buat Ojol Dilindas Rantis”.
Artikel asli berisi pernyataan Nadiem, eks CEO Gojek, yang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Affan Kurniawan, pengemudi ojek online Gojek yang meninggal setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat unjuk rasa.
Dengan demikian, klaim bahwa Nadiem menyebut Jokowi dan Luhut menerima uang Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook adalah hoaks.
Klaim: Artikel Nadiem sebut Jokowi dan Luhut terima uang Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Namun, berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan artikel dengan judul seperti yang ditampilkan dalam unggahan tersebut.
ANTARA menemukan bahwa foto, nama penulis, dan waktu terbit yang ditampilkan justru serupa dengan artikel milik VIVA berjudul “Dibawa ke Tahanan, Nadiem Makarim Titip Pesan Belasungkawa Buat Ojol Dilindas Rantis”.
Artikel asli berisi pernyataan Nadiem, eks CEO Gojek, yang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Affan Kurniawan, pengemudi ojek online Gojek yang meninggal setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat unjuk rasa.
Dengan demikian, klaim bahwa Nadiem menyebut Jokowi dan Luhut menerima uang Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook adalah hoaks.
Klaim: Artikel Nadiem sebut Jokowi dan Luhut terima uang Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Halaman: 1299/7959



