tirto.id - Polemik terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh kembali menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat seiring munculnya perhatian terhadap utang proyek yang disebut-sebut membengkak.
#inline1 img{max-width: 300px !important;height:auto;margin: 20px auto;}
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan enggan terlibat dalam proses negosiasi penyelesaian utang Whoosh. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan urusan bisnis antarperusahaan (business to business/B2B) yang tidak seharusnya melibatkan pemerintah.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Pernyataan itu disampaikan Purbaya menanggapi pertanyaan mengenai rencana restrukturisasi utang antara pihak Indonesia dan Tiongkok, yang disebut memiliki tenor hingga 60 tahun.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu utang proyek Whoosh, beredar unggahan di media sosial tangkapan layar artikel berita yang memuat klaim bahwa Presiden Joko Widodo menyebut rakyat akan “patungan selama tiga tahun” untuk membayar utang Whoosh jika Menteri Keuangan menolak menanggungnya.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Narasi itu diunggah oleh akun Facebook bernama “Agus Abdurrahim”(arsip) Senin (27/10/2025) melalui unggahan tangkapan layar artikel berita yang mencatut nama Gelora News berjudul, "Jokowi Muda Saja Jika Menkeu Tidak Mau Bayar Utang Kereta Cepat Atau Whoosh Rakyatkan Ada Patungan Membayar Utang Whoosh Tiga Tahun Lunas".
Tangkapan layar ini disertai takarir berbunyi, "Apakah kita siap PATUNGAN untuk bayar hutang whooos? Kalau gw cuma mo bilang.. ”KEPALA LU PEANG”,,!,”
ADVERTISEMENT
Periksa Fakta Jokowi Minta Rakyat Patungan Bayar Whoosh. foto/hotline periksa fakta tirto
Sepanjang Senin (27/10/2025) sampai Jumat (7/11/2025) atau selama 11 hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh dua reaksi, 11 komentar dan sekali dibagikan. Lantas, bagaimana kebenaran klaim itu?
(GFD-2025-29967) Hoaks Artikel Jokowi Minta Rakyat Patungan Bayar Whoosh
Sumber:Tanggal publish: 10/11/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tirto menelusuri klaim tersebut dengan menelusuri judul berita yang disebut serta mencantumkan nama media Gelora News sebagai sumber unggahan. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan artikel dengan judul serupa di situs Gelora News. Selain itu, tidak ada pemberitaan serupa di sejumlah media arus utama lainnya.
Namun, penelusuran menemukan gambar tangkapan layar dan tanggal publikasi yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Disalahkan soal Utang Proyek Whoosh, Jokowi: Tujuannya Bukan Mencari Laba, tapi Keuntungan Sosial.”
Dalam artikel asli tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa proyek Whoosh tidak dibangun untuk mengejar keuntungan finansial, melainkan untuk memberikan manfaat sosial, seperti mengurangi kemacetan yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Jabodetabek dan Bandung.
Baca juga:Dubes China: Whoosh Proyek Besar, Restrukturisasi Utang Wajar
Sebagai informasi, sebelumnya, Jokowi secara terbuka menjelaskan alasan di balik pembangunan proyek-proyek transportasi massal, termasuk Whoosh, yang kerap disorot karena besarnya beban utang. Ia menegaskan bahwa transportasi massal adalah layanan publik yang prinsip dasarnya bukan mencari laba.
“Kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL. Agar kerugian itu bisa terkurangi dengan baik. Dan prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti bukan mencari laba,” kata Jokowi.
Hingga Jumat (7/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun. Dengan demikian, judul dan narasi dalam unggahan yang beredar merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.
Presiden ke-7 RI itu menekankan bahwa keberhasilan transportasi umum tidak diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan dari social return on investment.
“Jadi, sekali lagi, transportasi massal, transportasi umum, itu tidak diukur dari laba, tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial. Social return on investment, misalnya, pengurangan emisi karbon,” terangnya.
Namun, penelusuran menemukan gambar tangkapan layar dan tanggal publikasi yang sama, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Disalahkan soal Utang Proyek Whoosh, Jokowi: Tujuannya Bukan Mencari Laba, tapi Keuntungan Sosial.”
Dalam artikel asli tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa proyek Whoosh tidak dibangun untuk mengejar keuntungan finansial, melainkan untuk memberikan manfaat sosial, seperti mengurangi kemacetan yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Jabodetabek dan Bandung.
Baca juga:Dubes China: Whoosh Proyek Besar, Restrukturisasi Utang Wajar
Sebagai informasi, sebelumnya, Jokowi secara terbuka menjelaskan alasan di balik pembangunan proyek-proyek transportasi massal, termasuk Whoosh, yang kerap disorot karena besarnya beban utang. Ia menegaskan bahwa transportasi massal adalah layanan publik yang prinsip dasarnya bukan mencari laba.
“Kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL. Agar kerugian itu bisa terkurangi dengan baik. Dan prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti bukan mencari laba,” kata Jokowi.
Hingga Jumat (7/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun. Dengan demikian, judul dan narasi dalam unggahan yang beredar merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.
Presiden ke-7 RI itu menekankan bahwa keberhasilan transportasi umum tidak diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan dari social return on investment.
“Jadi, sekali lagi, transportasi massal, transportasi umum, itu tidak diukur dari laba, tetapi adalah diukur dari keuntungan sosial. Social return on investment, misalnya, pengurangan emisi karbon,” terangnya.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klaim yang menyebut Jokowi menyebut rakyat akan patungan selama tiga tahun untuk membayar utang Whoosh bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios
Tirto tidak menemukan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut rakyat akan melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) dalam tiga tahun.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios
Rujukan
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2234__znnid=297__cb=c0f0954f7e__oadest=
- https%3A%2F%2Fgardaoto.com%2Fgarda-oto%2Fpromo%3Fid%3D13%26utm_source%3Dtirto%26utm_medium%3DBanner%2BAds%26utm_campaign%3DGarda%2BOto
- https://tirto.id/pemerintah-siapkan-rapat-khusus-bahas-utang-kereta-cepat-hkHa
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2234__znnid=318__cb=c7d8c80413__oadest=
- https%3A%2F%2Fgardaoto.com%2Fgarda-oto%2Fpromo%3Fid%3D13%26utm_source%3Dtirto%26utm_medium%3DBanner%2BAds%26utm_campaign%3DGarda%2BOto
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2234__znnid=319__cb=cdb690f01b__oadest=
- https%3A%2F%2Fgardaoto.com%2Fgarda-oto%2Fpromo%3Fid%3D13%26utm_source%3Dtirto%26utm_medium%3DBanner%2BAds%26utm_campaign%3DGarda%2BOto
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=1462978781476783&set=a.378216286619710
- https://archive.ph/RhRJL
- https://www.gelora.co/2025/10/disalahkan-soal-utang-proyek-whoosh.html
- https://tirto.id/dubes-china-whoosh-proyek-besar-restrukturisasi-utang-wajar-hkku
- https://tirto.id/jokowi-sebut-kcic-investasi-sosial-purbaya-ada-betulnya-dikit-hkz5
(GFD-2025-29968) Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR
Sumber:Tanggal publish: 10/11/2025
Berita
tirto.id - Beredar di media sosial unggahan yang menyebut bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa peretas (hacker) dalam rangka membobol data anggaran di DPR.
#inline1 img{max-width: 300px !important;height:auto;margin: 20px auto;}
ADVERTISEMENT
Narasi tersebut juga menyebut Purbaya berniat menggandeng tim hacker lokal guna menelusuri dan memperkuat sistem keuangan negara, termasuk menelusuri aliran anggaran rakyat yang disebut tersimpan di DPR dan lembaga terkait. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya transparansi total dalam pengelolaan keuangan negara, dan diklaim disampaikan langsung oleh Purbaya kepada publik.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Klaim ini beredar di sejumlah akun Facebook, antara lain “Lintas Berita”, “Chandra Ismail”, dan “Ardhi Ardhaz”(arsip) pada periode Minggu (26/10/2025) hingga Selasa (28/10/2025).
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
“Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali membuat gebrakan tak biasa. Kali ini, ia menyampaikan niat untuk menggandeng tim hacker lokal guna menelusuri dan memperkuat sistem keuangan negara, termasuk menelusuri aliran anggaran rakyat yang selama ini tersimpan di DPR dan lembaga terkait," bunyi dari bagian dari takarir unggahan tersebut.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR.
Langkah ini, menurut Purbaya, merupakan bagian dari upaya transparansi total dalam pengelolaan keuangan negara. Ia bahkan dengan rendah hati menyampaikan kepada publik.
ADVERTISEMENT
“Kalau rakyat izinkan, saya pakai sedikit saja uang rakyat untuk bayar para ahli keamanan siber ini. Mereka akan bantu kita bongkar data anggaran yang selama ini tertutup,” bunyi takarir itu juga, diklaim disebut oleh Purbaya.
Sepanjang Selasa (28/10/2025) hingga Sabtu (8/11/2025) atau selama 11 hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 7,3 ribu tanda suka, 1,9 ribu komentar dan telah dibagikan sebanyak 179 kali.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim itu?
#inline1 img{max-width: 300px !important;height:auto;margin: 20px auto;}
ADVERTISEMENT
Narasi tersebut juga menyebut Purbaya berniat menggandeng tim hacker lokal guna menelusuri dan memperkuat sistem keuangan negara, termasuk menelusuri aliran anggaran rakyat yang disebut tersimpan di DPR dan lembaga terkait. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya transparansi total dalam pengelolaan keuangan negara, dan diklaim disampaikan langsung oleh Purbaya kepada publik.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Klaim ini beredar di sejumlah akun Facebook, antara lain “Lintas Berita”, “Chandra Ismail”, dan “Ardhi Ardhaz”(arsip) pada periode Minggu (26/10/2025) hingga Selasa (28/10/2025).
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
“Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali membuat gebrakan tak biasa. Kali ini, ia menyampaikan niat untuk menggandeng tim hacker lokal guna menelusuri dan memperkuat sistem keuangan negara, termasuk menelusuri aliran anggaran rakyat yang selama ini tersimpan di DPR dan lembaga terkait," bunyi dari bagian dari takarir unggahan tersebut.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Hoaks Purbaya Akan Sewa Hacker untuk Bobol Data Anggaran DPR.
Langkah ini, menurut Purbaya, merupakan bagian dari upaya transparansi total dalam pengelolaan keuangan negara. Ia bahkan dengan rendah hati menyampaikan kepada publik.
ADVERTISEMENT
“Kalau rakyat izinkan, saya pakai sedikit saja uang rakyat untuk bayar para ahli keamanan siber ini. Mereka akan bantu kita bongkar data anggaran yang selama ini tertutup,” bunyi takarir itu juga, diklaim disebut oleh Purbaya.
Sepanjang Selasa (28/10/2025) hingga Sabtu (8/11/2025) atau selama 11 hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 7,3 ribu tanda suka, 1,9 ribu komentar dan telah dibagikan sebanyak 179 kali.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim itu?
Hasil Cek Fakta
Tirto menelusuri klaim tersebut dengan memasukan kata kunci terkait klaim ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya pernyataan resmi dari Purbaya yang meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa hacker dalam rangka membobol data anggaran di DPR.
Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR.
“Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025).
Kami justru menemukan pernyataan resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui unggahan dalam akun PPID Kemenkeu yang membantah klaim tersebut. Disebutkan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR.
“Beredar unggahan di platform media sosial Facebook mengenai pernyataan Menteri Keuangan yang meminta izin kepada rakyat Indonesia menggunakan uang rakyat menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Dapat diinformasikan bahwa unggahan tersebut merupakan HOAKS. Menteri Keuangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR,” tulis keterangan PPID Kemenkeu, Senin (27/10/2025).
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klaim yang menyebut bahwa Purbaya meminta izin kepada rakyat Indonesia untuk menggunakan uang negara untuk menyewa peretas (hacker) dalam rangka membobol data anggaran di DPR bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Menteri Keuangan Purbaya tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Kementerian Keuangan juga telah mengeluarkan pernyataan bahwa klaim yang beredar merupakan hoaks.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0001:19UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios
Menteri Keuangan Purbaya tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai rencana menyewa hacker untuk membobol data anggaran di DPR. Kementerian Keuangan juga telah mengeluarkan pernyataan bahwa klaim yang beredar merupakan hoaks.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0001:19UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios
Rujukan
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2234__znnid=297__cb=040d5d4053__oadest=
- https%3A%2F%2Fgardaoto.com%2Fgarda-oto%2Fpromo%3Fid%3D13%26utm_source%3Dtirto%26utm_medium%3DBanner%2BAds%26utm_campaign%3DGarda%2BOto
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02tbMxBqg9CDsJBLNhJgQ52GxCdzD745SmbQLayPoSKJaeJJ6tQiwNYgFj3xN881e1l&id=61550621806572&_rdc=1&_rdr#
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0DWGe1t2pbipL5pHHxD7mfbPAjHDcrY7N5PUrUNDyJshCBCvKXcPhnrEKFqu7ishgl&id=100001571043280&_rdc=1&_rdr#
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02T3biJ3S15EdRZqjwomjSVA5pqxYtiW6iVg5x5ZGXReLE41gY4fZrdoFd2QMELTwEl&id=100078779906949&_rdc=1&_rdr#
- https://archive.ph/hsSK4
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2234__znnid=318__cb=452184c542__oadest=
- https%3A%2F%2Fgardaoto.com%2Fgarda-oto%2Fpromo%3Fid%3D13%26utm_source%3Dtirto%26utm_medium%3DBanner%2BAds%26utm_campaign%3DGarda%2BOto
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2234__znnid=319__cb=a5df06f01d__oadest=
- https%3A%2F%2Fgardaoto.com%2Fgarda-oto%2Fpromo%3Fid%3D13%26utm_source%3Dtirto%26utm_medium%3DBanner%2BAds%26utm_campaign%3DGarda%2BOto
- https://www.instagram.com/p/DQTXSCME3IU/
(GFD-2025-29978) [HOAKS] Raja Jordania Peringatkan Prabowo Jangan Kirim Pasukan ke Palestina
Sumber:Tanggal publish: 10/11/2025
Berita
KOMPAS.com - Raja Jordania Abdullah II bin Al-Hussein disebut memperingatkan Presiden Indonesia Prabowo Subianto agar tidak mengirimkan pasukan ke Palestina.
Pengguna media sosial menyebutkan, peringatan itu disampaikan agar Indonesia aman dari pengintaian Badan Intelijen Israel, Mossad.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Informasi mengenai Raja Jordania memperingatkan Prabowo agar tidak mengirim pasukan ke Palestina disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Pengguna media sosial mengunggah foto Raja Jordania Abdullah, disertai teks berikut:
RAJA YORDANIA INGATKAN PRABOWO JANGAN KIRIM PASUKAN KE PALESTINA, JIKA INGIN INDONESIA AMAN DARI PENGINTAIAN MOSSAD ISRAEL.
Sementara, berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Selasa (4/11/2025):
Raja Yordania ingatkan Prabowo akan resiko di incar agen rahasia intelejen Israel Mossad yg memang ckp terkenal dlm menghabisi tokoh2 elit dan tokoh-tokoh penting dr negara lain yg ikut campur dlm urusan kepentingan negeri Zionis tsb.
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Selasa (4/11/2025), mengenai Raja Yordania memperingatkan Prabowo agar tidak mengirim pasukan ke Palestina.
Pengguna media sosial menyebutkan, peringatan itu disampaikan agar Indonesia aman dari pengintaian Badan Intelijen Israel, Mossad.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Informasi mengenai Raja Jordania memperingatkan Prabowo agar tidak mengirim pasukan ke Palestina disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Pengguna media sosial mengunggah foto Raja Jordania Abdullah, disertai teks berikut:
RAJA YORDANIA INGATKAN PRABOWO JANGAN KIRIM PASUKAN KE PALESTINA, JIKA INGIN INDONESIA AMAN DARI PENGINTAIAN MOSSAD ISRAEL.
Sementara, berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Selasa (4/11/2025):
Raja Yordania ingatkan Prabowo akan resiko di incar agen rahasia intelejen Israel Mossad yg memang ckp terkenal dlm menghabisi tokoh2 elit dan tokoh-tokoh penting dr negara lain yg ikut campur dlm urusan kepentingan negeri Zionis tsb.
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Selasa (4/11/2025), mengenai Raja Yordania memperingatkan Prabowo agar tidak mengirim pasukan ke Palestina.
Hasil Cek Fakta
Foto Raja Abdullah II yang dipakai pengguna media sosial bersumber dari Reuters yang dipotret oleh Muhammad Hamed. Foto tersebut dipakai situs berita Antara.
Dalam foto, Raja Abdullah II menyampaikan sambutan dalam pembukaan sidang umum keempat Parlemen ke-18 di Amman, Jordania pada Minggu, 10 November 2019.
Dalam sejumlah kesempatan, Raja Abdullah II dan Prabowo memang membahas mengenai konflik di Gaza.
Misalnya, pertemuan pada April 2025, ketika Prabowo bertandang ke Jordania.
Sebagaimana diwartakan Kompas.com, Prabowo menyampaikan topik yang dibicarakan bersama Raja Abdullah II. Mereka membahas upaya bantuan kemanusiaan dan mendesak gencatan senjata.
"Kita juga bicara masalah Gaza, bagaimana kita bisa membantu dari segi kemanusiaan, juga kita mendesak segera ada gencatan senjata, dan kita akan menawarkan apa yang bisa kita bantu untuk mempercepat proses perdamaian," kata Prabowo.
Sebelumnya, Prabowo menyatakan Indonesia siap mengevakuasi warga Gaza yang terluka akibat serangan Israel.
Namun, tidak ada pernyataan resmi dari Raja Abdullah II yang melarang Indonesia mengirim pasukan ke Palestina.
Jordania memiliki peran vital sebagai jalur pengiriman bantuan dari berbagai negara ke Palestina.
Bantuan dari Indonesia juga dikirim lewat Jordania.
Dikutip dari situs web Kemhan, Indonesia berhasil memberangkatkan dua pesawat C-130J Super Hercules milik TNI Angkatan Udara dari King Abdullah II Air Base, Amman, Jordania.
Dalam foto, Raja Abdullah II menyampaikan sambutan dalam pembukaan sidang umum keempat Parlemen ke-18 di Amman, Jordania pada Minggu, 10 November 2019.
Dalam sejumlah kesempatan, Raja Abdullah II dan Prabowo memang membahas mengenai konflik di Gaza.
Misalnya, pertemuan pada April 2025, ketika Prabowo bertandang ke Jordania.
Sebagaimana diwartakan Kompas.com, Prabowo menyampaikan topik yang dibicarakan bersama Raja Abdullah II. Mereka membahas upaya bantuan kemanusiaan dan mendesak gencatan senjata.
"Kita juga bicara masalah Gaza, bagaimana kita bisa membantu dari segi kemanusiaan, juga kita mendesak segera ada gencatan senjata, dan kita akan menawarkan apa yang bisa kita bantu untuk mempercepat proses perdamaian," kata Prabowo.
Sebelumnya, Prabowo menyatakan Indonesia siap mengevakuasi warga Gaza yang terluka akibat serangan Israel.
Namun, tidak ada pernyataan resmi dari Raja Abdullah II yang melarang Indonesia mengirim pasukan ke Palestina.
Jordania memiliki peran vital sebagai jalur pengiriman bantuan dari berbagai negara ke Palestina.
Bantuan dari Indonesia juga dikirim lewat Jordania.
Dikutip dari situs web Kemhan, Indonesia berhasil memberangkatkan dua pesawat C-130J Super Hercules milik TNI Angkatan Udara dari King Abdullah II Air Base, Amman, Jordania.
Kesimpulan
Narasi mengenai Raja Jordania memperingatkan Prabowo agar tidak mengirim pasukan ke Palestina merupakan hoaks.
Tidak ada pernyataan dari Raja Abdullah II mengenai larangan mengirim TNI ke Palestina.
Sebaliknya, Jordania memiliki peran vital sebagai jalur kiriman bantuan berbagai negara ke Gaza, termasuk Indonesia.
Tidak ada pernyataan dari Raja Abdullah II mengenai larangan mengirim TNI ke Palestina.
Sebaliknya, Jordania memiliki peran vital sebagai jalur kiriman bantuan berbagai negara ke Gaza, termasuk Indonesia.
Rujukan
- https://www.kompas.com/tag/cek-fakta
- https://www.kompas.com/tag/hoaks
- https://www.kompas.com/tag/raja-jordania
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=32331562196487096&set=a.1259746857428703
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=852785637701937&set=a.134353069545201
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=2697591120607530&set=a.125491731150828
- https://www.kompas.com/tag/raja-abdullah-ii
- https://jatim.antaranews.com/berita/487186/raja-yordania-tekankan-pentingnya-gencatan-senjata-komprehensif-gaza
- https://nasional.kompas.com/read/2025/04/14/22594271/masalah-gaza-jadi-pembicaraan-di-pertemuan-prabowo-dan-raja-yordania
- https://www.kemhan.go.id/2025/08/18/bantuan-indonesia-untuk-gaza-sukses-dilaksanakan-di-hari-kemerdekaan-ri.html
- https://app.kompas.com/download?source=Kompas.com&medium=Referral&campaign=belowarticle
(GFD-2025-29979) [HOAKS] Foto Bahlil Sambut Kedatangan Ahli Gizi India
Sumber:Tanggal publish: 10/11/2025
Berita
KOMPAS.com - Ahli gizi dari India disebut telah tiba di Indonesia untuk membantu pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Klaim ini beredar di media sosial pada November 2025.
Narasi itu mencantumkan foto Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadia berjabat tangan dengan ahli gizi India.
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto itu merupakan hasil rekayasa berbasis artificial intelligence (AI).
Foto Bahlil berjabat tangan dengan ahli gizi India dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini, pada November 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
BREAKING NEWS. Ahli gizi dari India resmi tiba di Indonesia untuk bantu awasi program makanan gizi gratis. Menindaklanjuti upaya pemerintah mengawasi nilai gizi MBG. Hal ini dilakukan agar masyarakat asupan gizi seimbang.
Screenshot Hoaks, Bahlil sambut kedatangan ahli gizi India
Narasi itu mencantumkan foto Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadia berjabat tangan dengan ahli gizi India.
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto itu merupakan hasil rekayasa berbasis artificial intelligence (AI).
Foto Bahlil berjabat tangan dengan ahli gizi India dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini, pada November 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
BREAKING NEWS. Ahli gizi dari India resmi tiba di Indonesia untuk bantu awasi program makanan gizi gratis. Menindaklanjuti upaya pemerintah mengawasi nilai gizi MBG. Hal ini dilakukan agar masyarakat asupan gizi seimbang.
Screenshot Hoaks, Bahlil sambut kedatangan ahli gizi India
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan sejumlah kejanggalan yang mengindikasikan bahwa foto tersebut merupakan hasil rekayasa berbasis AI.
Pertama, orang yang disebut "ahli gizi India" tidak mengenakan pakaian formal meski bertemu dengan pejabat resmi negara.
Kemudian, foto itu dimaksudkan untuk menunjukkan situasi konferensi pers. Namun, para wartawan yang memegang kamera justru berdiri di belakang Bahlil dan "ahli gizi India".
Selanjutnya, Kompas.com mengecek keaslian foto tersebut menggunakan pendeteksi AI dari situs Undetectable AI.
Menurut hasil pemeriksaan Undetectable AI, foto Bahlil berjabat tangan dengan "ahli gizi India" merupakan hasil rekayasa AI. Kemungkinan foto itu asli hanya 34 persen.
Adapun, pemerintah memang melakukan studi banding ke India terkait pelaksanaan MBG. India memiliki program sejenis, yakni Pradan Mantri Poshan.
Sebagaimana diberitakan Kompas.com, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut, Indonesia meminta bantuan ke India untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG.
Menurut Dadan, bimbingan teknis dari India akan membantu kelancaran MBG di Indonesia.
"Ya kita kan, sebelum kita melaksanakan program makan bergizi, kita berkunjung ke India. Melihat role model di India. Dan saya kira nanti bimbingan teknis dari India akan membantu untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG di Indonesia," kata Dadan, 29 Oktober 2025.
Akan tetapi, tidak ditemukan pemberitaan kredibel tentang kedatangan "ahli gizi India" ke Indonesia yang disambut oleh Bahlil.
Bahlil juga bukan pejabat yang punya wewenang terkait program MBG. Tidak ada keterkaitan Kementerian ESDM untuk bertemu ahli gizi terkait MBG.
Pertama, orang yang disebut "ahli gizi India" tidak mengenakan pakaian formal meski bertemu dengan pejabat resmi negara.
Kemudian, foto itu dimaksudkan untuk menunjukkan situasi konferensi pers. Namun, para wartawan yang memegang kamera justru berdiri di belakang Bahlil dan "ahli gizi India".
Selanjutnya, Kompas.com mengecek keaslian foto tersebut menggunakan pendeteksi AI dari situs Undetectable AI.
Menurut hasil pemeriksaan Undetectable AI, foto Bahlil berjabat tangan dengan "ahli gizi India" merupakan hasil rekayasa AI. Kemungkinan foto itu asli hanya 34 persen.
Adapun, pemerintah memang melakukan studi banding ke India terkait pelaksanaan MBG. India memiliki program sejenis, yakni Pradan Mantri Poshan.
Sebagaimana diberitakan Kompas.com, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut, Indonesia meminta bantuan ke India untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG.
Menurut Dadan, bimbingan teknis dari India akan membantu kelancaran MBG di Indonesia.
"Ya kita kan, sebelum kita melaksanakan program makan bergizi, kita berkunjung ke India. Melihat role model di India. Dan saya kira nanti bimbingan teknis dari India akan membantu untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG di Indonesia," kata Dadan, 29 Oktober 2025.
Akan tetapi, tidak ditemukan pemberitaan kredibel tentang kedatangan "ahli gizi India" ke Indonesia yang disambut oleh Bahlil.
Bahlil juga bukan pejabat yang punya wewenang terkait program MBG. Tidak ada keterkaitan Kementerian ESDM untuk bertemu ahli gizi terkait MBG.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berjabat tangan dengan ahli gizi India adalah hoaks.
Foto itu merupakan hasil manipulasi AI. Selain itu, tidak ada pemberitaan kredibel tentang Bahlil menerima kedatangan ahli gizi India.
Foto itu merupakan hasil manipulasi AI. Selain itu, tidak ada pemberitaan kredibel tentang Bahlil menerima kedatangan ahli gizi India.
Rujukan
- https://www.kompas.com/tag/bahlil
- https://www.kompas.com/tag/ahli-gizi
- https://www.kompas.com/tag/cek-fakta
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122174995334391578&set=gm.24942441845417471&idorvanity=2177958275625818
- https://www.facebook.com/endrik.wijayanti.2025/posts/pfbid033juTHdpP43UqF3SgNuwNWV2N9Mxug5yZJNMzxKrAJCuKnRf6Xwx6rFS1KomfEQkel
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02mVCkvCwoN94rERE36ytjMGp2jAMHBZV9mQ7YM9Tt8ge1ujERbFo5XjhGps3JPtc1l&id=61554783132977
- https://www.facebook.com/senopatih.senopatih.549/posts/pfbid02NJpuA8X3JFBJcViZVxuiBBocEbM1fsJzDpsFHFboheqVyKiXiRtBTAbRgXoL5cNBl
- https://www.facebook.com/k13zamannow/posts/pfbid02fCDt9eytuyaN1mUZysfEFDd7XqJvBBLwP9YF4URD27qLSzUVStPafk8YE1QxYYCBl
- https://undetectable.ai/ai-image-detector
- https://nasional.kompas.com/read/2025/11/04/08361151/mbg-india-jadi-role-model-indonesia-meski-tak-diikuti-sama-persis?page=all#page2
- https://www.kompas.com/tag/bahlil-lahadalia
- https://www.kompas.com/tag/hoaks
- https://app.kompas.com/download?source=Kompas.com&medium=Referral&campaign=belowarticle
Halaman: 1258/8122



