• (GFD-2025-29640) Tidak Benar Video Rekaman Gempa di Sulawesi Utara

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/10/2025

    Berita

    tirto.id - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Laut Filipina dan Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/10/2025). Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7,4. Episenter gempa terletak pada koordinat 7,23° LU dan 126,83° BT, atau tepatnya di laut pada jarak 275 km arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 58 km.

    ADVERTISEMENT

    Menurut BMKG, gempa bumi ini dirasakan oleh masyarakat di beberapa daerah Sulawesi Utara. Di Tahuna, getaran tercatat pada skala intensitas IV MMI, yang berarti pada siang hari dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Sementara itu, di Manado, gempa dirasakan pada skala intensitas II MMI, di mana getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Di media sosial, beredar sebuah video yang diklaim menunjukkan dampak gempa bumi di sebuah toko di wilayah Sulawesi Utara akibat guncangan dari Laut Filipina. Dalam video tersebut, terlihat situasi di dalam toko yang bergetar hebat. Sejumlah petugas toko tampak berlarian dan berlindung di bawah meja saat gempa terjadi.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    ins.adsbygoogle[data-ad-status="unfilled"] {
    display: none !important;
    }






    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Narasi ini diunggah oleh sejumlah akun di antaranya “Umma Mellinda Hilliwilo” (arsip),“Vegas Tamba” (arsip) di Facebook pada Jumat (10/10/2025) dan Sabtu (11/10/2025) dan “zainnudinarsyad2” (arsip) di Tiktok.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang wilayah lepas pantai Mindanao, Filipina selatan, pada Jumat (10/10/2025) pagi waktu setempat,” tulis keterangan takarir salah satu unggahan tersebut.

    PERIKSA FAKTA Tidak Benar Video Rekaman Gempa di Sulawesi Utara.

    ADVERTISEMENT

    Sepanjang Sabtu (11/10/2025) hingga Selasa (21/10/2025) atau selama sepuluh hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 45 komentar dan 96 kali dibagikan.

    Lantas, bagaimana kebenaran video tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto mengamati video tersebut dari awal hingga akhir. Meski demikian, kami tidak menemukan adanya satupun petunjuk yang memberi petunjuk momen tersebut merekam dampak gempa bumi di sebuah toko di wilayah Sulawesi Utara.

    Untuk menelusuri asal usul dan konteks utuh video tersebut, kami melakukan penelusuran dengan menggunakan teknik reverse image search dari Google Images. Hasilnya, kami menemukan video serupa telah diunggah oleh sejumlah akun di beragam platform sejak beberapa bulan lalu.

    Tirto menemukan sejumlah kesamaan keterangan dalam beberapa video tersebut, yang menyebut video tersebut merupakan momen gempa yang terjadi di Myanmar pada bulan Maret 2025 lalu. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh sejumlah akun di beragam platform, di antaranya “RowanCreed-s4p”,“mymtvshow”, “K24Turkce” dan “ahaber”.

    Salah satu pengunggah video tersebut yaitu “ahaber” merupakan akun resmi dari salah satu media kredibel asal Turki bernama A Haber. Dalam keterangan unggahan akun yang telah terverifikasi resmi itu, disebutkan bahwa momen tersebut adalah peristiwa gempa bumi yang terjadi di Myanmar Maret lalu.

    "Rekaman baru terkait gempa berkekuatan 7,7 yang terjadi di Myanmar muncul ke publik," tulis keterangan takarir akun tersebut pada (15/5/2025).

    Sebagai informasi, gempa berkekuatan magnitude 7.7 (earthquake.usgs.gov) dengan titik gempa berjarak 13 KM arah utara-barat laut dari Kota Sagaing, Myannmar pada Jumat, (28/3/2025) sekitar pukul 13:00 waktu setempat. Gempa juga dirasakan hingga ke wilayah Thailand.

    Seperti dilansir Antara, selain menyebabkan getaran sangat keras di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, gempa tersebut juga dirasakan di Thailand dan China yang berbatasan dengan Myanmar.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan video yang diklaim merekam detik-detik gempa di Sulawesi Utara bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Video tersebut telah beredar sejak bulan Maret 2025 jauh sebelum terjadinya gempa terbaru di wilayah Laut Filipina yang mengguncang sejumlah daerah di Sulawesi Utara. Kemungkinan besar video itu merupakan momen gempa yang terjadi di Myanmar pada Maret 2025 lalu.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan

  • (GFD-2025-29642) [SALAH] Nadiem Makarim Ditahan Polisi Militer

    Sumber: threads.com
    Tanggal publish: 23/10/2025

    Berita

    Akun Threads “neneng_kulsum” pada Kamis (16/10/2025) mengunggah video [arsip] berisi cuplikan momen Nadiem Makarim (Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024) turun dari mobil tahanan dengan rompi tahanan berwarna pink dan kedua tangan diborgol.
    Unggahan disertai narasi:
    “Alhamdulillah _*Nadim ditahan di Polisi Militer*_ Negara sdh tdk percaya dgn kepolisian, tahanan bisa _tinggal nama_ supaya *tdk bisa bicara lagi*, karena Nadiem sdh menyebutkan Luhut dan Jokowi sudah terima bagian uang darinya.”

    Hingga Rabu (22/10/2025), unggahan telah disukai 2,3 ribu akun, 134 kali dibagikan ulang, serta menuai 465 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri sumber utama video dengan mengetikkan nama “ruzee.channel” (yang tercantum dalam video unggahan akun Threads “neneng_kulsum”) di mesin pencarian di TikTok. Pencarian teratas mengarah ke unggahan sebagai berikut:
    “Tersangka Nadiem Makarim tiba di Kejaksaan dan akan memberikan tanggapan atas prapidnya yang ditolak.” tulis akun “ruzee.channel” pada Rabu (14/10/2025).
    TurnBackHoax kemudian mengetikkan kata kunci “Nadiem Makarim ditahan di Rutan mana” di mesin pencarian Google. Hasilnya, ditemukan pemberitaan detik.com “Sidang Putusan Praperadilan Nadiem Makarim Digelar Hari Ini”.
    Berita yang tayang pada Senin (13/10/2025) itu melaporkan bahwa Kejagung menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook pada Kamis (4/9/2025). Ia langsung ditahan selama 20 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
    Terbaru, dilansir dari pemberitaan kompas.com, Nadiem pada Kamis (9/10/2025) sudah melanjutkan masa penahanannya di Rutan Salemba.
    Nadiem keluar dari mobil tahanan Jaksa Agung dikawal oleh Provost TNI yang bertugas menegakkan disiplin dan melakukan pengamanan terhadap tahanan.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “nadiem makarim ditahan polisi militer” tersebut merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29643) Keliru: Video Denny Sumargo Mempromosikan Judi Online

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/10/2025

    Berita

    SEBUAH video menampilkan pria mirip Denny Sumargo tengah mempromosikan situs judi online (judol) beredar di Facebook [arsip]. Pria itu tampak berbicara soal situs judol yang menguntungkan pemain tanpa gimmick, trik, dan strategi yang rumit. Rekaman itu dilakukan di dalam mobil.



    Namun, benarkah video Denny Sumargo promosi situs judol itu asli?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi video itu menggunakan alat deteksi akal imitasi (AI) dan wawancara. Hasilnya, video tersebut diubah dengan teknologi AI.

    Staf manajemen Denny Sumargo, Karenina, menjelaskan pemeran film 5 cm itu tidak pernah mempromosikan situs judi dalam kontennya. “Itu hasil rekayasa AI,” kata Karenina kepada Tempo, Rabu 22 Oktober 2025.

    Tempo tidak menemukan konten tersebut di seluruh akun media sosial Densu—panggilan Denny Sumargo. Karenina menduga konten tayang di Instagram Story yang hilang otomatis setelah 24 jam, dan mengenali video itu dari mobil yang ditumpangi mantan pebasket tersebut. “Bang Densu biasanya suka buat IG Story di dalam mobil,” katanya.

    Analisis menggunakan Hive Moderation juga menunjukkan kemungkinan 98,1 persen video tersebut dibuat menggunakan AI.



    Hasil yang sama juga didapat dari analisis audio menggunakan Hiya Deepfake Voice Detector. Skor keaslian audio menurut alat pengecekan ini hanya 3 dari 100. Semakin rendah skor menunjukkan penggunaan AI semakin tinggi.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan klaim Denny Sumargo mempromosikan situs judi adalah keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29644) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link untuk Periksa Status Penerima BLT Kesra 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/10/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk periksa status penerima BLT Kesra 2025, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 20 Oktober 2025.
    Klaim link untuk periksa status penerima BLT Kesra 2025 berupa tulisan sebagai berikut.
    "BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) KESRA 2025 TELAH DIBUKA!
    Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI kembali menyalurkan BLT Kesejahteraan Rakyat sebesar Rp900.000 untuk membantu kebutuhan masyarakat.
    📅 Penyaluran dimulai: Senin, 20 Oktober 2025
    💰 Nominal bantuan: Rp900.000 per penerima
    Mari bersama wujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
    Cukup isi data Anda dengan klik link di bawah ini untuk memeriksa penerimaan bantuan.
    #BLTKesra2025 #KemensosRI #UntukRakyat"
    Dalam unggahan tersebut, tedapat menu daftar jika diklik muncul link berikut.
    "https://blt.mensos.it.com/?fbclid=IwY2xjawNmXCdleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFCT1AxZjZVcUZtamppMVhDAR6wNKAJjdiNmqflRFeN7BRT-lebrcl7kGSkCY4qaUIgL2TrMF0PY-HDd1a4rQ_aem_7edn-tFO_fgNPSous-NfEA"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dengan meminta sejumlah identitas seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.
    Benarkah klaim link untuk periksa status penerima BLT Kesra 2025? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link untuk periksa status penerima BLT Kesra 2025, penelusuran mengarah pada pengumuman berjudul "Waspada Hoaks terkait Bantuan Sosial" yang dimuat dalam situs resmi Kementerian Sosial, Kemensos.go.id.
    Berikut pengumumannya:
    "Akhir-akhir ini banyak beredar pesan berantau berisi link/tautan yang di dalanya terdapat berita bohong (hoaks) terkait pencairan dan/atau pendaftaran bantuan sosial.
    Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial. Adapun penerima bantuan sosial Program Kartu Sembako/ BPNT dan PKH adalah masyarakat yang telah terdaftar ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jika masyarakat layak menerima namun belum terdaftar dalam DTKS, bisa diusulkan Pemerintah Daerah atau mengajukan melalui Aplikasi Cek Bansos di menu Usul-Sanggah."
    Masyarakat diimbau agar selalu mengecek ulang kebenaran berita dan tidak ikut menyebarkannya.
    Mari saling ingatkan dan lebih kritis terhadap informasi yang tidak dikeluarkan secara resmi oleh Kementerian Sosial RI agar kita terhindar dari hoaks maupun modus penipuan lainnya katanya menambahkan."
    Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "BLT Kesra Rp 900 Ribu Cair Hari Ini 20 Oktober 2025, Cek Status Penerima di Sini" yang dimuat Liputan6.com, pada 20 Oktober 2025.
    Artikel Liputan6.com menyebutkan, masyarakat dapat dengan mudah memeriksa status penerimaan BLT Kesra melalui dua metode resmi yang disediakan Kementerian Sosial. Kedua metode ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses informasi bagi calon penerima bansos.
    Pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi dari Kementerian Sosial atau pemerintah daerah. Hal ini penting untuk mendapatkan pembaruan terkait jadwal dan mekanisme pencairan BLT Rp 900.000 di masing-masing wilayah.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk periksa status penerima BLT Kesra 2025 tidak benar.
    Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial. Link tersebut tidak masuk dalam metode memeriksa status penerimaan BLT Kesra.

    Rujukan