• (GFD-2025-29824) Keliru: Muhammad Qodari Usulkan Gibran Sebagai Pahlawan Nasional

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/11/2025

    Berita

    NARASI bahwa Wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengusulkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai pahlawan nasional beredar di X [arsip] dan Facebook pada akhir Oktober 2025.

    Unggahan itu menyertakan foto Qodari berkemeja putih di dalam ruangan. Ia disebut mengajukan nama Gibran karena jasanya dianggap melampaui Soekarno dan Soeharto. Konten ini muncul saat pemerintah tengah membahas calon penerima gelar pahlawan nasional.



    Tapi benarkah Qodari mengusulkan Gibran menjadi pahlawan nasional?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi konten tersebut dengan pencarian gambar terbalik lewat Google dan membandingkannya dengan sumber kredibel. Hasilnya, Wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari tidak pernah mengusulkan Gibran sebagai pahlawan nasional.



    Foto Qodari yang dipakai dalam unggahan itu berasal dari tangkapan layar siniar Total Politik di YouTube pada 30 Oktober 2024. Dalam siniar berjudul “Megawati Bagian dari Pemerintahan Prabowo” itu, Qodari tidak pernah menyebut atau mengusulkan Gibran sebagai pahlawan nasional.  

    Dalam siniar berdurasi satu jam itu, Qodari bercerita tentang pengalaman dan kesannya bergabung dalam pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

    Ia mengatakan pembekalan ala militer yang diterapkan Prabowo kepada para menteri memberi pengalaman baru soal pengembangan diri dan kedisiplinan. Menurut Qodari, gaya Prabowo dalam membangun tim dipengaruhi latar belakang militernya. Namun ia menambahkan tidak semua presiden berlatar militer memiliki gaya serupa, seperti Susilo Bambang Yudhoyono.

    “Saya agak bisa memahami karena saya 15 Oktober, beliau 17 Oktober, sama-sama Libra… Banyak orang Libra di sini. Mas Gibran, 1 Oktober, Libra juga. Pak Dasco, 7 Oktober, Libra juga. Ini bukan pemerintahan militeristik, Libra,” kata Qodari pada menit ke-35.

    Qodari juga menyinggung penyusunan kabinet yang tidak hanya berasal dari partai politik, tetapi juga dari tim kampanye, profesional, dan orang-orang dekat. Ia menyebut PDIP tetap menjadi bagian dari pemerintahan Prabowo karena ada Budi Gunawan di kabinet, serta Megawati yang duduk di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Badan Riset dan Inovasi Nasional. Megawati masih menjabat sebagai Kepala BPIP dan Ketua Dewan Pengarah BRIN.

    “Megawati masih bagian dari pemerintahan Prabowo Gibran. Cuma tidak ikut retret ke Magelang, karena sudah dilantik duluan,” katanya. 

    Usulan Pahlawan Nasional

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyerahkan 40 nama calon pahlawan nasional kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Ia menyebut seluruh nama itu telah memenuhi syarat pengajuan. Beberapa pernah dibahas dalam tahun-tahun sebelumnya, sementara sebagian lainnya baru diusulkan.

    “Di antaranya adalah Presiden Soeharto, Presiden Abdurrahman Wahid, dan ada juga Marsinah,” kata Gus Ipul di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, pada Selasa, 21 Oktober 2025.

    Nama Presiden ke-2 Soeharto langsung memicu kontroversi. Koalisi masyarakat sipil menilai Soeharto tidak layak menjadi pahlawan karena rekam jejak pelanggaran hak asasi manusia selama masa kekuasaannya.

    Pilihan editor: Kemensos Usulkan Soeharto hingga Marsinah jadi Pahlawan Nasional

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim Muhammad Qodari usulkan Gibran sebagai pahlawan nasional adalah keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29825) Keliru: Israel Merobek Bendera Indonesia di Forum Perdamaian PBB

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/11/2025

    Berita

    SEJUMLAH akun di X dan Facebook [arsip] membagikan tautan video di YouTube berjudul Bendera NKRI dirobek Israel di Sidang Perdamaian PBB.

    Video itu menampilkan cuplikan seorang pria merobek bendera Merah-Putih di dalam gedung berlogo Perserikatan Bangsa-bangsa. Dalam rekaman, peserta sidang terlihat memprotes aksi tersebut. Narasinya menyebut Indonesia membalas peristiwa itu dengan mengerahkan seribu rudal ke Tel Aviv, ibu kota Israel.



    Tapi benarkah ada peristiwa diplomat Israel merobek bendera Indonesia di markas PBB?

    Tempo memverifikasi video tersebut menggunakan analisis visual, pencarian gambar terbalik, dan alat pendeteksi konten akal imitasi (AI). Hasilnya, kolase dalam video itu dibuat oleh akal imitasi.

    Tautan itu mengarah ke video yang dipublikasikan kanal Suara Irma di YouTube pada 3 Oktober 2025. Kanal tersebut memberi label bahwa kontennya bersifat sintetis atau telah dimodifikasi. Label ini menunjukkan konten itu tidak berasal dari peristiwa nyata.

    Sebagai konten sintetis, sejumlah kejanggalan terlihat jika dibandingkan dengan kondisi sebenarnya. Misalnya, dalam gambar pria yang merobek bendera Indonesia, terdapat tiga papan nama di meja yang tidak terbaca. Tempo menandainya dengan kotak berwarna kuning pada gambar berikut.



    Pada awal video, terlihat gambra ruangan yang diklaim sebagai utama Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat. Namun tampilan ruang tersebut berbeda dengan interior asli gedung PBB sebagaimana tercantum di laman resmi PBB. 



    Gambar pada menit ke-1:59 juga tampak berbeda dengan tampilan meja delegasi Indonesia saat Sidang Umum PBB diselenggarakan pada 22 September 2025, Foto delegasi Indonesia dalam Sidang Umum PBB pernah dipublikasikan oleh Antara.





    Hasil analisis menggunakan alat AI or Not pada gambar pria yang merobek bendera Indonesia menunjukkan kemungkinan 64 persen konten melibatkan akal imitasi. Hal serupa terlihat dari hasil pemeriksaan dengan Was It AI.



    Tidak ada Perobekan Bendera Indonesia di Forum PBB 2025

    Tidak ada diplomat Israel yang merobek bendera Indonesia. Indonesia juga tidak pernah menembakkan rudal ke Tel Aviv. Faktanya, pada 26 September 2025, sejumlah diplomat memilih walk out saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato. Mereka melakukan aksi itu sebagai protes atas genosida Israel terhadap warga Palestina di Gaza.

    Selain itu, Sidang yang dibahas dalam video itu bukan forum perdamaian, melainkan Sidang Umum PBB ke-80 yang dibuka pada 9 September 2025. Tema utamanya “Bersama Lebih Baik: 80 Tahun dan Lebih untuk Perdamaian, Pembangunan, dan Hak Asasi Manusia”.

    Sidang Umum PBB mempertemukan seluruh negara anggota di Markas Besar PBB, New York. Forum ini menjadi ajang tahunan Majelis Umum untuk merumuskan kebijakan dan membahas isu global.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Tempo menyimpulkan hasil verifikasi bahwa ada aksi perobekan Bendera Merah Putih oleh perwakilan Israel di forum budaya perdamaian PBB adalah keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29826) Cek Fakta: Hoaks Hotman Paris Bagikan Rp 100 Juta dengan Menebak Kata di Facebook

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/11/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video pengacara Hotman Paris membagikan uang Rp 100 juta hanya dengan menebak kata di Facebook. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 31 Oktober 2025.
    Dalam postingannya terdapat video Hotman Paris dengan narasi sebagai berikut:
    "Hadiah 100 juta buat kalian yang bisa menjawab kuis tebak kata di bawah ini jangan sia-siakan kesempatan ini karena kesempatan untuk mendapatkan uang tunai 100 juta rupiah tidak datang dua kali. Tulis jawaban Anda sekarang"
    Dalam kolom komentar juga terdapat arahan untuk menghubungi nomor WhatsApp tertentu untuk pencairan hadiah.
    Lalu benarkah postingan video pengacara Hotman Paris membagikan uang Rp 100 juta hanya dengan menebak kata di Facebook?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu diunggah Hotman Paris di akun Instagramnya @hotmanparisofficial yang sudah bercentang biru atau terverifikasi.
    Video itu diunggah pada 8 September 2025. Kesamaan terdapat pada pakaian yang dipakai Hotman Paris dan juga latar belakang video dibuat.
    Namun dalam video asli sama sekali tidak membahas terkait kuis tebak kata di Facebook yang berhadiah Rp 100 juta. Video itu membahas klarifikasi Hotman Paris dalam konferensi pers kasus Nadiem Makarim.
    Pencarian dilanjutkan dengan menggunakan website pendeteksi AI, Hive Moderation. Di sana ditemukan bahwa video dalam postingan 99,9 persen merupakan modifikasi AI.
    Di sisi lain sangat berbahaya untuk mengisi atau memberikan data pribadi pada kontak atau website yang tidak dikenal. Pasalnya hal ini bisa disalahgunakan untuk penipuan, scam, hingga terhubung dengan pinjaman online ilegal.

    Kesimpulan


    Postingan video pengacara Hotman Paris membagikan uang Rp 100 juta hanya dengan menebak kata di Facebook adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29840) Tidak Benar Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/11/2025

    Berita

    tirto.id - Setelah sempat dikabarkan membagikan bantuan sosial hasil perampasan aset, Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polhukam) Mahfud MD, kini disebut berbagi bantuan usaha.

    ADVERTISEMENT

    Akun Facebook bernama "prof mohammad mahfud md" (arsip) membagikan narasi ini dalam bentuk klip berdurasi 46 detik. Dalam video, Mahfud mengenakan kemeja berwarna putih dan berdiri dengan latar bendera Tanah Air.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Mahfud bilang, bantuan ini ditujukan bagi masyarakat menengah ke bawah. Bantuan ini berada di bawah program pemerintah bantuan modal, yang dibuat agar masyarakat bisa membuka usaha secara nyata dan amanah.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    "Jadi bagi kalian yang tidak mempunyai penghasilan tetap atau ingin menambah modal, silakan berkomentar di video ini. Nanti akan saya pilih secara random sebanyak 3 orang. Ingat jangan untuk difoya-foyakan, siapa saja boleh ikutan. Langsung menghubungi WhatsApp saya ya, tidak di Messanger karena saya tidak mau ada pihak ketiga," katanya dalam video.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha. foto/hotline periksa fakta tirto

    Unggahan bertanggal 19 Oktober 2025 ini sudah dibagikan sebanyak 10 kali dan memperoleh 816 tanda suka, serta 217 komentar, per Senin (3/11/2025). Selain ada warganet yang mempertanyakan kebenaran informasi ini, ada pula yang mempertanyakan mekanisme pendaftaran bantuan modal usaha tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, bagaimana kebenarannya?

    Hasil Cek Fakta

    Usai menyaksikan video dari awal sampai akhir, Tim Riset Tirto mencoba mengecek akun Facebook pengunggah. Rupanya akun mengatasnamakan Mahfud MD dengan foto profil gambar Mahfud tersebut bukanlah akun asli.

    Menurut keterangan profilnya, akun itu baru dibuat pada 19 Oktober 2025 dan hanya diikuti oleh 61 orang, sementara akun resmi “Mahfud MD” mempunyai centang biru dan sudah memiliki pengikut sebanyak 144 ribu.

    Lewat akun aslinya, Mahfud nyatanya sudah memberikan klarifikasi terkait video bagi-bagi bantuan dan uang yang beredar. Ia menyatakan klip tersebut tidak benar.

    “Sedang beredar postingan tidak benar di whatsapp dan medsos yg mencatut nama saya membagikan dana bantuan uang tunai, dan meminta untuk transfer uang administrasi. Saya sampaikan bahwa ini tidak benar alias Hoax,” tulis Mahfud, Jumat (31/10/2025).

    Video ini aslinya merupakan rekaman lawas yang ia unggah pada 2021. Saat itu Mahfud yang menjabat Menko Polhukam berbicara dalam konteks peringatan Sumpah Pemuda. Di video tertera pertanyaan soal tantangan generasi muda kini, lalu Mahfud mengutarakan pendapatnya.

    “Tantangan yang sekarang, kalau secara prinsip, secara kejiwaan sama saja sebenarnya, ego-ego setiap kelompok primodial itu kadang kala masih muncul. Oleh sebab itu hilangkan egoisme kelompok-kelompok primordial, karena perbedaan agama suku daerah dan sebagainya itu, karena ego seperti itu akan menimbulkan perpecahan dan perpecahan itu akan membawa kemunduran bahkan kehancuran,” ujar Mahfud dalam klip aslinya.

    Baca juga:Mahfud MD Sebut Aneh KPK Minta Lapor soal Dugaan Mark-Up Whoosh

    Sementara tantangan lain di luar ego dan di luar kejiwaan, menurutnya adalah kemajuan informasi, teknologi atau teknologi informasi, di mana budaya dan ide-ide luar itu masuk. Mahfud bilang, kadang kala kita tidak mampu atau ada di antara kita yang tidak mampu bertahan sehingga solidaritas dan kebersamaan menjadi kurang dan itu juga akan melemahkan kita.

    Sepanjang video, tak ada pernyataan Mahfud soal bagi-bagi uang maupun bantuan modal usaha. Itu artinya audio ini telah dimanipulasi secara digital.

    Jika video diamati lebih detail, audio Mahfud dalam rekaman beredar memang terlihat tidak sinkron. Saat dicek menggunakan situs Hive Moderation, kemungkinan audio ini dibuat dengan kecerdasan buatan/AI menyentuh 95 persen.

    Periksa Fakta Mahfud MD Umumkan Program Bantuan Modal Usaha. foto/hotline periksa fakta tirto

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran fakta yang telah dilakukan, Mahfud MD nyatanya sudah memberikan klarifikasi terkait video bagi-bagi bantuan dan uang yang beredar. Ia menyatakan klip tersebut tidak benar.

    Video ini aslinya merupakan rekaman lawas yang ia unggah pada 2021.

    Sepanjang video, tak ada pernyataan Mahfud soal bagi-bagi uang maupun bantuan modal usaha. Itu artinya audio ini telah dimanipulasi secara digital. Dengan begitu, dapat dikatakan video Mahfud MD berbagi bantuan modal usaha bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-12:23CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0001:27UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan